Martial Art Heaven Peak

Martial Art Heaven Peak
BAB 109. Penyamaran


Wu Sheng yang sangat penasaran dengan pembicaraan Pengunjung tersebut tentang Keluarga Bai pun menggunakan beberapa trik untuk bisa mendapatkan informasi yang diinginkannya.


Wu sheng yang memanggil Pelayan datang dan memesan makanan terlezat dan minuman terenak pun menawarkannya ke meja dua orang yang menjadi target Wu sheng.


"Maafkan aku atas kelancanganku. Aku sangat penasaran dengan gosip yang beredar saat ini!" ucap Wu sheng dengan yang lembut.


"Jika Tuan-tuan tidak keberatan, maukan Tuan-tuan menikmati makanan dan minuman ini sambil berbicara?" ucap Wu sheng sambil menunjukkan beberapa Pelayan yang membawa makanan dan minuman yang lezat.


"Anda sangat baik. Silahkan duduk! Mari kita berbincang disini!" ucap keduanya dengan wajah yang bersahabat dan senyum yang lembut.


Wu Sheng yang duduk mendengarkan semua informasi yang didapatkannya bergegas meninggalkan Restoran setelah membayar makanan dan minuman yang dipesanya.


"Aku ada urusan mendadak. Aku akan kembali ke Penginapan nanti!" ucap Wu sheng yang pergi begitu saja dengan buru-buru.


Wu Sheng yang pergi ke gang sempit dan gelap bergegas mengganti pakaiannya dan mengubah penampilannya secara keseluruhan.


"Sekarang lebih baik. Aku telah mengganti pakaianku lebih baik karena aku tidak ingin di pandangan rendah di hadapan Yaoyao jadi sekarang saatnya aku pergi!" ucap Wu sheng sambil berjalan dengan tubuh yang tegap.


Wu Sheng yang akhirnya sampai di Kediaman Keluarga Bai setelah membayar seorang anak laki-laki untuk memandu jalannya.


"Terima kasih! Ini bayaranmu! Kembalilah lagi kemari saat matahari senja!" ucap Wu sheng yang memberikan tiga koin emas.


"Te-terima kasih banyak, Tuan Muda! Sa-saya pasti akan datang!" ucap Anak tersebut dengan wajah yang ceria sambil membungkukkan tubuhnya lalu menghilang.


Wu Sheng yang melihat dua penjaga yang berjaga di depan pintu gerbang sambil membawa tombak pun memakai jubah hitam lalu menunjukkan tujuan kedatangannya.


"Aku mendengar bahwa Kepala Keluarga Bai terluka. Aku datang untuk menyembuhkannya!" ucap Wu sheng dengan tegas lalu menunjukkan Token Alkemis miliknya.


Penjaga yang sangat mengenal Token yang dikeluarkan Wu Sheng dengan cepat menundukkan kepala dengan sopan lalu membawa Wu sheng ke ruang tunggu karena tidak sanggup melawan Master Alkemis.


Wu sheng yang menyadari identitas Murid Sekte besar tidak berguna kecuali dia adalah Murid Inti dibanding idetitas Master Alkemia dan Master Formasi pun memilih menggunakan identitas yang cocok menurutnya.


Wu sheng yang melihat Kediaman Keluarga Bai sangatlah besar dan juga indah diam-diam memanggil Wulong lalu memberikannya sebuah tugas.


"Cari tau tentang kediaman Istriku! Aku tau jika kau mengingat wajahnya jadi pastikan kau akan mendapatkan informasinya!" ucap wu sheng dengan suara berbisik.


"Jika kau melakukannya dengan baik, aku berjanji aku akan memberimu tiga buah benda pusaka saat Acara Lelang yang akan diadakan dua hari lagi!" ucap Wu sheng yang memberikan tawaran kepada Wulong.


"Baiklah. Aku mengerti. Aku akan mencaritau tapi kau harus tetap di kediaman ini dan menunggu hingga aku kembali karena aku tidak bisa terpisah jauh dari Pedang Wu!" ucap wulong dengan suara yang tegas.


"Jangan khawatir. Aku akan menunggu sampai kau kembali jadi segera temukan Yaoyao!" ucap Wu Sheng dengan tatapan mata yang tajam.


Wu Sheng yang telah duduk di ruang tunggu pun menunggu kedatangan orang yang akan membawanya ke Kepala Keluarga Bai.


Sementara itu, Bai Hong yang menderita karena racun ular yang ada pada tangannya merasa sangat tidak berdaya saat semua tabib yang dimintanya datang menyelamatkannya menyatakan ketidakmampuannya.


"Sial! Kenapa hal ini harus terjadi! Jika Keluarga Han tau dan menyerang Keluarga Bai secara tiba-tiba maka akan sulit bagi Keluarga ini keluar dari situasi sulit itu!" ucap Bai Hong dengan wajah stres.


"Tuan Besar, ada Seorang Master Alkemia datang menyatakan bahwa beliau ingin menyembuhkan anda!" ucap Penjaga tersebut dengan kepala tertunduk ke bawah dengan sopan.


"Master Alkemia? Tunjukkan jalannya! Kita tidak boleh membuat Master Alkemia menunggu lama!" ucap Bai Hong dengan wajah yang penuh harap.


Di saat yang sama, Bai Qingyu yang mendengar adanya Master Alkemia yang datang untuk mengobati Bai Hong bergegas menemui Wu Sheng dengan tujuan memintanya untuk mengobati Bai Xiu juga.


"Aku masih belum menikah dan aku masih membutuhkan Ayahku untuk tetap hidup. Aku tidak bisa membiarkan Ayah terluka. Aku harus meminta Master Alkemia itu untuk menyembuhkan Ayah!" ucap Bai Qingyu dengan tekad yang kuat.


Bai Qingyu yang datang lebih awal dari Bai Hong menjadi terpesona dengan ketampanan Wu sheng saat Wu Sheng melepaskan jubah hitamnya.


"Selamat datang di Kediaman Kelurga Bai, Master Alkemia. Namaku adalah Bai Qingyu dan aku adalah Nona Kedua Keluarga Bai!" ucap Bai Qingyu dengan percaya diri.


"Namaku Wu Sheng. Aku adalah Master Alkemia tingkat Empat!" ucap Wu sheng dengan sopan lalu menatap Bai Hong yang datang setelahnya.


Bai Hong yang menyadari keberadaan Bai Qingyu pun menatapnya dengan dingin yang membuat Bai Qingyu menggigit bibir bawahnya menahan ketakutannya.


"Maafkan telah menganggu. Saya permisi dulu!" ucap Bai Qingyu sambil memberikan salam lalu menghilang dari pandangan.


Wu sheng yang tidak peduli apapun yang terjadi di Kediaman Keluarga Bai kecuali Guang Yao pun memfokuskan tujuannya.


"Master Alkemia, aku tidak tau bagaimana kau mendapatkan informasi ini dan bersedia datang membantu. Aku merasa sangat senang." ucap Bai Hong dengan wajah yang bahagia.


"Tapi aku terkena racun Hewan Buas, Ular Raksasa. Kau bisa melihatnya sendiri dan Putraku terluka parah mungkin itu alasan kenapa cucuku datang terlebih dulu saat mendengar kedatangan anda!" ucap Bai Hong dengan wajah yang putus asa.


Wu sheng yang menyadari bahwa situasi Keluarga Bai sangatlah buruk saat ini setelah mendengar semua situasi secara keseluruhan pun memutuskan membuat penawaran.


"Aku dapat menawarkan racun di tubuhmu dan aku pun dapat menyembuhkan luka putramu tanpa cacat serta membantumu melakukan terobosan tapi dengan satu syarat!" ucap Wu sheng dengan tatapan mata yang tajam.


"Berikan cucumu, Guang Yao, menjadi Istriku! Aku mencintainya!" ucap Wu sheng dengan suara yang tegas dengan wajah yang serius.


Bai Hong yang tidak menyangka syarat yang diberikan padanya di saat seperti ini pun masuk ke dalam dilema tapi tatapan curiga pun ikut menyertai.


Wu sheng yang menyadari tatapan mata yang diberikan Bai Hong padanya pun tersenyum kecil lalu mengeluarkan satu set jarum perak miliknya.


Wu sheng yang merobek lengan pakaian milik Bai Hong tanpa izin dengan cepat meletakkan beberapa Jarum Perak ke lengan Bai Hong.


Bai Hong yang awalnya sangat marah tapi saat menyadari rasa sakit yang ditahannya menghilang seketika dengan cepat menahan diri.


"Aku sudah meredakan sakit karena racun yang kau rasakan hanya dalam beberapa menit! Menyembuhkanmu dan Putramu secara menyeluruh bukanlah hal yang sulit bagiku asalkan Kekuarga Bai bersrdia menerima syaratku!" ucap wu shrng dengan percaya diri.


#Bersambung#


Pilihan apa yang akan diambil Bai Hong? Akankah Wulong menemukan keberadaan Guang Yao? Tebak jawabannya di kolom komentar y..