Martial Art Heaven Peak

Martial Art Heaven Peak
BAB 58. Pil Linxi


Zhixia yang datang ke Perlombaan Alkemia secara tak terduga melihat seorang pria yang memakai pakaian yang memiliki ciri-ciri yang sama dengan petunjuk yang didapatkannya.


“Tu-tunggu! Bukankah itu Zu Gong? Jadi orang yang telah membunuh Pelayan tersebut dan mengambil mayatnya adalah dia!” ucap Zhixia dengan ekspresi wajah yang terkejut.


Zhixia yang mengetahui Zu Gong adalah orang yang tidak akan pernah melakukan sesuatu tanpa ada orang yang memerintahkannya pun mengikuti Zu Gong dari belakang.


“Aku harus mengetahui siapa Tuannya agar aku tau siapa musuhku sebenarnya! Aku harus hati-hati karen akau tidak mau kehilangan jejak atau petunjuk lainnya lagi!” ucap Zhixia dengan ekspresi wajah yang dingin dan mata yang tajam.


Zhixia yang terus mengikuti Zu Gong pun akhirnya melihat Zu Gong berhenti di sebuah pohon dengan seorang pria yang sedang bersembunyi di balik pohon tersebut.


“Siapa orang itu? Dengan siapa Zu Gong berbicara sekarang?” tanya Zhixia dengan ekspresi wajah yang penasaran.


“Sepertinya aku harus tenang dan menunggu di sini sampai Zu Gong pergi lalu menunggu hingga orang yang bersembunyi itu menunjukkan dirinya.


Zhixia yang melihat Zu Gong berlutut dengan satu kaki di hadapan seseorang sambil menyerahkan sebuah kantong yang dapat diyakini Zhixia bahwa isi dari kantong tersebut adalah Inti Kristal dengan kualitas tinggi.


Zhixia yang terus menunggu dan bersabar pun langsung bersembunyi saat Zu Gong berbalik arah dan pergi meninggalkan tempatnya.


Lalu tak lama setelah kepergiannya, Zhixia melihat wajah dari orang yang sangat dikenalnya dan juga tak disukainya.


“Mo Sanlang! Jadi kau adalah orang yang telah memberikan aku Racun Perangsang Wanita dan mencoba untuk mengambil kesucianku!” ucap Zhixia dengan suara yang rendah dengan wajah yang marah.


“Sungguh manusia yang sangat rendah dan hina. Kau berani menggunakan cara yang kotor untuk bisa menggapai tujuanmu. Aku tidak akan pernah memaafkanmu!” ucap Zhixia yang mengepalkan tangannya dengan sangat erat.


Zhixia yang tak ingin hawa keberadaannya ketahuan oleh Mo Sanlang yang kenyataannya lebih kuat darinya pun pergi bergitu saja.


Namun sebelum Zhixia pergi meninggalkan tempatnya Zhixia mendengar sesuatu yang sangat mengejutkan dan memutuskan untuk menemui Wu Sheng.


“Sialan! Ternyata dia mengetahui bahwa Wu Sheng adalah orang yang telah menolongku dan berencana untuk menghancurkan Wu Sheng untuk kesenangannya.” Ucap Zhixia dengan ekspresi wajah yang kesal.


“Aku bukanlah orang yang tidak bermoral yang tidak tau cara berterima kasih. Aku harus mempringatkannya!” ucap Zhixia yang dalam sekejap telah menghilang.


Zhixia yang tau jika Wu Sheng pergi menemui Tetua Ming dari Gurunya pun pergi menunggu di luar hingga Wu Sheng keluar lalu memberikannya peringatan kepadanya.


Namun Zhixia yang tidak senang karena Wu Sheng mempermainkannya pun menjadi sangat kesal lalu pergi meninggalkan Wu Sheng sendirian.


“Dasar Pria M*sum Br*ngsek! Beraninya dia mempermainkanku! Jangan harap aku akan membantunya jika dia mendapatkan masalah dari Mo Sanlang!” ucap Zhixia dengan nada suara yang terdengar kesal dan wajah yang marah.


Sementara itu, Wu Sheng yang sudah mengetahui bahwa ada orang yang berniat menggagalkan dirinya untuk menjadi Juara dalam Pelombaan Alkemia pun menemukan alasannya.


“Hmmm, jika Nona Zhixia datang memperingatkanku, itu artinya Nona Zhixia tau identitas orang yang ingin aku gagal!” ucap Wu Sheng dengan ekspresi wajah yang serius.


“Hah! Sepertinya orang itu adalah orang yang telah memberikan racun kepada Nona Zhixia dan dia telah mengetahui bahwa aku adalah orang yang telah menggagalkan rencananya!” ucap Wu Sheng dengan nafas yang berat.


“Sungguh merepotkan!” gumam Wu Sheng dengan wajah yang kesal lalu berjalan kembali menuju Arena Perlombaan.


Wu Sheng yang telah berada di tempatnya sebelum Perlombaan di Babak Kedua dimulai pun melihat Tetua Dong telah duduk di tempatnya lalu secara tak terduga ada sebuah kertas kecil berada di tempat Ujiannya.


*Semangat! Kau pasti menang!*


“Guru! Jangan khawatir! aku pasti akan menang seperti pesanmu dan aku tidak akan mengecewakanmu di Kehidupanku sekarang!” ucap Wu Sheng dengan tekad yang kuat.


Wu Sheng yang mengetahui bahwa Babak Kedua adalah memperbaiki dan meningkatkan Pil yang diberikan pun sedikit deg-degan.


Wu Sheng yang melihat kotak kayu yang ada di depannya pun menjadi penasaran dan saat Pengumuman Pertandingan Babak Kedua dimulai pun segera membuka kotak Pil.


Wu Sheng yang melihat Pil yang didapatkannya pun tertawa dengan sangat keras yang menyebabkan Peserta yang lain menjadi penasaran dan bingung.


“Apa yang terjadi padanya? Kenapa dia tertawa bergitu keras?”


“Aku tidak tau tapi aku penasaran dengan Pil yang didapatkannya!”


Wu Sheng yang mendengar orang lain membicarakannya menjadi tidak peduli dan fokus dengan Pil yang ada di depan matanya.


“Tidak disangka ternyata orang itu sangat ingin aku kalah! Sayangnya aku tidak akan kalah semudah itu!” gumam Wu Sheng dengan senyum kecil di sudut bibirnya.


“Pil ini mungkin sulit untuk diperbaiki ataupun ditingkatkan bagi Semua Peserta yang mengikuti Perlombaan ini tapi bagiku Pil ini sangatlah mudah!” ucap Wu Sheng dengan percaya diri.


Wu Sheng yang ingat di masa lalu dirinya dapat dikenal sebagai orang yang sangat berbakat di Alkemia karena berhasil menjadikan Pil Linzu atau Pil Peningkat Kekuatan menjadi Pil Linxi yang dapat meningkatkan Kenaikan Kekuatan 100 persen.


Wu Sheng yang tak ingin menunda waktu lagi pun membuat Pil yang telah diputuskannya dengan menggunakan Tripod Naga Suci Emas dan Pelahap Api serta Tanaman Obat yang telah disediakan untuknya.


Wu Sheng yang langsung memasukkan semua Tanaman Obat yang dibutuhkannya pun mulai mengekstrak semua Tanaman Obat dan membentuknya menjadi sebuah Pil yang sempurna.


Wu Sheng yang sadar jika dirinya tidak hanya harus memperbaiki tapi juga meningkatkan kemampuan Pil yang dibuatnya pun akhirnya menjadi orang terakhir yang belum menyelesaikan Pilnya.


Su jing dan Su zhulan yang ikut mengikuti Perlombaan pun mulai berkomentar tentang Pil yang sedang dibuat oleh Wu Sheng.


“Apa yang sedang dilakukan Tuan Muda Wu? Kenapa Pil yang dibuatnya belum selesai juga?” tanya Su Zhulan dengan wajah yang cemas.


“Aku pun tidak tau tapi semoga saja Pil itu segera selesai karena waktunya hampir habis!” ucap Su Jing dengan ekspresi wajah yang juga ikut cemas.


"Jangan khawatir semua akan baik-baik saja. Aku percaya pada Saudara Wu!" ucap Yan Duxing dengan ekspresi wajah yang serius.


Tak hanya ketiganya bahkan orang-orang yang mengenal Wu sheng pun ikut cemas kecuali Mo sanlang yang sengaja memasang jebakan itu.


"Kau pasti akan kalah karena tak akan ada yang bisa meningkatkan Pil Peningkat Kekuatan!" ucap Mo Sanlang dengan percaya diri dengan wajah yang bahagia.


Namun semua perasaan cemas dan bahagia akan kekalahannya menghilang setelah bau wangi dari Pil yang hampir selesai keluar memenuhi Arena Pertandingan.


Wu Sheng yang merasakan momentumnya akan segera datang pun melakukan tindakan terakhir dan tutup Tripod terbuka lalu mengeluarkan tiga buah pil dengan bau yang sangat harum.


Tiga buah Pil itu pun keluar dan bergerak ke tangan Wu Sheng yang membuat wu sheng sangat puas dengan hasilnya.


Wu sheng yang sadar jika Pil yang dibuatnya akan membuat orang-orang yang ada di Arena Perlombaan menjadi sangat antusias pun tetap memasang wajah yang santai.


"Ini adalah Pil yang telah aku perbaiki dan aku tingkatnya. Ini adalah Pil Linxi dan Pil ini dapat meningkatkan kemungkinan terobosan dengan tingkat kemungkinan 100 persen!" ucap Wu sheng dengan percaya diri.


Master Zhong dan Tetua Ming yang berdiri di depan langsung terdiam dan terkejut lalu mengambil tersebut.


"Aku akan mencoba Pil ini!" ucap Tetua Ming yang tanpa disadarinya telah mengakui kemampuan Wu Sheng tanpa batas.


#Bersambung#


Bagaimana hasil dari Percobaan Pil Linxi? Apakah Tetua Ming sungguh berhasil melakukan terobosan? Akankah Wu sheng menang pada akhirnya? Tebak jawabannya di kolom komentar..