
Wu Sheng yang kembali ke Sekte Langit bersama Guang Yao membiarkan Guang Yao tinggal di Kediamannya sementara waktu meskipun Guang Yao bukanlah Murid Sekte Langit.
“Sheng-Gege, apakah sungguh tidak masalah jika aku tinggal disini? Tidakkah Murid Sekte Langit lainnya akan protes?” tanya Guang Yao khawatir.
“Jangan cemas karena hal buruk yang ada di dalam pikiranmu tak akan pernah terjadi!” jawab Wu Sheng serius.
“Apa maksud Sheng-gege?” tanya Guang Yao bingung.
“Kau akan mengetahuinya besok pagi. Sekarang masuklah dan beristirahatlah! Aku akan kembali setelah selesai laporan!” ucap Wu Sheng sambil menepuk puncak kepala Guang Yao lembut.
Guang Yao yang tak bertanya lagi karena sangat percaya pada Wu Sheng pun menganggukkan kepala dan dengan patuh menuruti perkataan Wu Sheng.
Wu Sheng yang datang menemui Ketua Dong memberikan Piala Kemenangannya di Pertandingan Pesahabatan Dinasti Yuan.
“Guru, tolong terimalah ini!” ucap Wu Sheng dengan percaya diri.
Ketua Dong yang tidak menyangka akan menjadikan Sekte Langit dalam Pertandingan yang sangat ketat itu menjadi sangat senang.
“Kau telah berhasil melakukan tugasmu dengan baik. Apakah ada yang kau inginkan? Guru akan mengabulkannya!” tegas Ketua Dong.
Wu Sheng yang telah menunggu kalimat itu keluar dari mulut Gurunya pun tersenyum bahagia dan tanpa rasa malu mengatakan keinginannya.
“Guru, tolong lindungi Yaoyao dan Keluarga Wu selama hidupmu! Murid memohon pada Guru!” ucap Wu Sheng bersujdu di lantai.
“Apa yang kau katakan Wu Sheng? Kau adalah Muridku, tentu saja Guru akan melindungi orang terdekatmu! Kau tak perlu memintanya karena Guru pasti akan melakukannya dengan sukarela!” jawab Ketua Dong panik.
“Terima kasih, Guru!” jawab Wu Sheng bahagia.
Wu Sheng yang telah mendapatkan janji dari Ketua Dong pun kembali ke Halamannya dan melihat Guang Yao yang sedang tertidur pulas di hadapannya.
“Ini seperti sebuah mimpi yang menjadi nyata! Setelah semua yang terjadi di masa lalu dan semua perjuangan yang aku lakukan di Kehidupan baru ini. Ini adalah hasil yang sangat memuaskan!”
Guang Yao yang terbangun karena merasakan ada seseorang yang membelai wajahnya dengan lembut pun melihat ke arah Wu Sheng yang duduk di hadapannya.
“Sheng-Gege! Apa kau sudah kembali? Bagaimana pertemuannya?” tanya Guang Yao yang mengantuk dengan sisa semangat yang tersisa.
“Semua berjalan dengan lancar. Kembalilah tidur. Kau pasti sangat mengantuk!” ucap Wu Sheng.
Wu Sheng yang tak bisa menahan diri pun berbaring di samping Guang Yao dan keduanya tidur di kamar dan tempat yang sama.
Keesokan paginya, Wu Sheng yang tak pernah merasa sangat segar setelah terbangun di pagi hari merasa hari-hari selanjutnya akan semakin bahagia pun memeluk Guang Yao yang ada di hadapannya.
“Selamat pagi!” ucap Guang Yao dengan senyum ceria.
“Pagi!” jawab Wu Sheng singkat.
Sementara itu, berita tentang adanya orang asing di Sekte Langit menyebar dengan cepat, Murid-murid yang iri dengan kehadiran orang asing yang bisa tinggal di Sekte Langit begitu mudah karena orang dalam mulai bergosip.
‘Hah! Ini sungguh tidak adil! Hanya karena dia adalah wanita dari Murid Ketua Sekte, bagaimana wanita itu bisa masuk ke Sekte Langit dengan mudah!’
‘Aku jadi penasaran dengan wajah wanita itu. Dia pasti menggunakan tubuhnya yang indah untuk menggoda Tuan Muda Wu!’
‘Aku tidak akan pernah terima wanita yang tak memiliki apapun selain wajahnya bersanding dengan Saudara Wu yang begitu hebat!’
‘Tentu saja, Nona Zhixia pasti jauh lebih baik dari wanita itu!”
Ketua Dong yang mendengarkan gosip tersebut dari Tetua Ming langsung melakukan sesuatu karena dirinya telah berjanji akan melindungi Guang Yao.
“Tak ada cara lain untuk menutup mulut orang-orang bodoh yang tidak memiliki akal panjang dengan memberikan bukti nyata di hadapan matanya!” gumam Ketua Dong.
“Tentu Ming! Panggil Wu Sheng dan Guang Yao ke Arena Pertandingan! Kumpulkan juga semua Murid di Arena Pertandingan! Aku akan membuat mereka semua melihat kenyataannya!” tegas Ketua Dong.
Wu Sheng yang selalu mendukung Guang Yao dengan cepat memberikannya semangat untuk menunjukkan talenta yang dimilikinya.
“Sheng-Gege percaya pada Yaoyao jadi jangan khawatir! Apapun yang terjadi, Sheng Gege pasti akan melindungi Yaoyao. Sheng-gege berjanji!”
Wu Sheng yang mendengar ucapan Wu Sheng pun menganggukkan kepalanya lalu menguatkan tekadnya.
‘Aku harus menunjukkan kemampuanku! Aku tidak bisa terus-menerus menjadi beban untuk Sheng-gege! Aku akan menjadi penguat Sheng-Gege dan bukan kelemahannya!’
Guang Yao yangg berjalan menuju Arena Pertandingan dengan cepat melakukan hal yang sama seperti Murid Sekte Langit lainnya.
Guang Yao yang melakukan Tes Bakat menunjukkan kepada semua orang bahwa dirinya memiliki bakat yang sangat spesial.
Semua orang yang terkejut dengan kemampuan dan talenta yang dimiliki Guang Yao langsung berkomentar tanpa henti.
‘A-Apa itu? Apakah itu bakat khusus yang dimilikinya?’
“Tu-tunggu! I-itu adalah Kekuatan Es! Apakah Nona Yao adalah Kultivator Es!”
Master Luo yang menghargai orang-orang yang berbakat dengan cepat berdiri di atas Arena Pertandingan mengajukan proposal kepada Guang Yao.
“Kultivator Es! Sungguh langka dan menarik! Apakah kau bersedia menjadi Murid Intiku? Aku akan membantumu menjadi Kultivator Es terkuat!” ucap Master Luo percaya diri.
Guang Yao yang tak bisa menolak tawaran yang sangat bagus itu dengan cepat menganggukkan kepalanya sebagai tanda persetujuan.
“Pilihan yang bijak! Mulai hari ini, kau adalah Murid Intiku!” tegas Master Luo.
Di sisi lain, Zhixia yang melihat semuanya dari bawah Arena Pertandingan mengepalkan tangannya dengan sangat erat menahan emosi yang menggebu-gebu.
Zhixia yang tak ingin siapapun melihat dirinya yang sedang iri dan merasa tersaingi dengan kehadiran Guang Yao memilih pergi meninggalkan Sekte Langit untuk berlatih mandiri.
Beberapa bulan berlalu, Pangeran Rong Yang yang awalnya Pangeran biasa berubah menjadi Kaisar Kekaisaran Dinasti Yuan karena Kaisar terdahulu memutuskan untuk turun takhta.
“Hidup Yang Mulia Kaisar yang baru!”
“Hidup Yang Mulia Kaisar yang baru!”
“Hidup Yang Mulia Kaisar yang Baru!”
Pangeran Rong Yang yang naik Takhta langsung mendapatkan Gelar Kaisar Rong dan langkah pertama yang dilakukannya setelah menjadi Kaisar membuat semua Bangsawan ketar-ketir.
“Mantan Pangeran Rong Zhou dan Mantan Permaisuri Lan yang telah terbukti melakukan pemberontakan akan diambil semua Asetnya!”
“Tak hanya itu, Semua Bangsawan yang terlibat dalam Pemberontakan akan dihukum pancung tiga generasi dan semua asetnya akan disita!”
Kaisar Rong yang bergerak sangat cepat dengan bantuan Asosiasi yang Rahasia yang dibangunnya beberapa bulan terakhir berhasil menghapus semua musuhnya di masa depan!”
Kaisar Rong yang tidak pernah melupakan janji dan sumpah yang telah dibuatnya dengan Wu Sheng mengirim Kasim Ong untuk menyampaikan Dekrit Khusus darinya.
“Wu Sheng, Penerus Keluarga Wu di masa depan! Dengan diberikannya Plakat Hitam ini sebagai tanda bahwa Keluarga Wu akan mendapatkan Perlindugan dari Kekaisaran dari ancaman kejahatan apapun!”
Wu Sheng yang dengan senang hati menerima Plakat Hitam yang telah dijanjikan Kaisar Rong padanya pun memegangnya dengan sangat baik.
‘Dengan Plakat Hitam ini maka tak akan ada hal yang membahayakan yang akan mengancam Keluargaku lagi!’
Kasim Ong yang memiliki banyak pekerjaan memutuskan untuk kembali ke Istana Kekaisaran dan meninggalkan Kediaman Wu.
Tepat setelah Kasim Ong pergi, Guang Yao yang merasa tidak sehat sejak beberapa hari terakhir tiba-tiba jatuh pingsan hingga membuat semua orang panik.
"Yaoyao!"
"Nyonya Muda!"
Wu Sheng yang cekatan dengan cepat membawa Guang Yao ke kamar dan memeriksa keadaan Guang Yao tapi tiba-tiba Wu sheng merasakan ada yang aneh.
"Ada apa Sheng'er? Apakah terjadi sesuatu pada Yaoyao?" tanya Wu Shanghe panik.
"Aku tidak tau pasti Ayah tapi akan lebih baik memanggil Tabib yang kompeten kemari!" tegas Wu Sheng.
Wu Shanghe yang setuju dengan saran dari wu sheng langsung memanggil Tabib dan membiarkan Tabib untuk memeriksa kondisi Guang Yao secara teliti.
Tabib yang melakukan pengecekan berulang akhirnya sampai pada semua kesimpulan saat mengajukan beberapa pertanyaan kepada Wu sheng.
"Hmmm, jika seperti yang Tuan Muda Wu jelaskan maka dapat dipastikan bahwa Nyonya Muda Wu saat ini sedang hamil!"
"Kehilangan nafsu makan, tidak bisa mencium bau yang menyengat bahkan merasa mual, ingin muntah dan pusing di pagi hari adalah tanda awal kehamilan!"
Wu sheng yang merasakan ada yang berbeda pada denyut nadi Guang Yao secara samar akhirnya menyadari yang sebenarnya terjadi.
'Itu artinya denyut nadi samar yang aku rasakan adalah denyut makhluk kecil di dalam tubuh Yaoyao!'
Wu sheng yang tak percaya bahwa kehidupannya telah berubah total menjadi sangat bahagia bahkan Wu sheng yang tak bisa mengendalikan kebahagiaannya memeluka Guang Yao yang baru saja sadar.
"Terima kasih! Terima kasih untuk semuanya!"
Guang Yao yang tak mengerti dengan yang terjadi menatap kebingungan sehingga membuat Wu shanghe mengambil alih mengatakan yang disampaikan oleh Tabib.
"Terima kasih Yaoyao karenamu rumah ini yang sepi akan segera mendengar suara tawa bahagia seorang bayi!"
Guang Yao yang awalnya bingung langsung menangis terharu akan informasi yang diterimanya. Guang Yao yang sangat bahagia saling berpelukan dengan Wu sheng yang duduk di sampingnya.
Wu shanghe dan Wu Lei yang sangat bahagia dengan kenyataan akan menjadi kakek dan paman dengan cepat menyebarkan kebahagiaan ke semua orang.
"Segera buat perayaan untuk berita gembira ini!"
"Jangan lupa bagikan pakaian, makanan dan juga koin emas kepada semua orang di Kota Tianxi!"
"Sebarkan kebahagiaan untuk semuanya!"
Wu sheng yang merasa semua harapan dan keinginannya saat kembali ke masa lalu telah tercapai semuanya memiliki sebuah harapan baru.
'Aku akan terus menjaga kebahagiaan dan senyum ini selamanya!'
TAMAT