
Acara Pelelangan yang telah berlangsung tiba-tiba menjadi ramai setelah dua harta karun yang menjadi incaran beberapa orang tidak tersedia.
“Apa yang terjadi? Kenapa Menara Formasi sangat tidak profesional?”
“Aku tidak tau! Bagaimana bisa mereka meletakkan Harta Karun yang tidak dilelang ada di dalam Katalognya?”
“Aku juga tidak padahal aku sudah mengumpulkan banyak uang untuk membeli Selendang Dewi Air untuk Nona Bai!”
“Hmmm, aku bahkan telah menjual semua hartaku untuk bisa memiliki Pedang tingakt Surgawi itu!”
Ketua Zuge yang tidak ingin perdebatan yang terjadi selama Acara Pelelangan akan membuat Wu Sheng tidak nyaman pun berdiri di atas podium.
“Maafkan atas ketidaknyamanan karena dua harta yang terlihat di katalog tak bisa dilelang tapi sebagai gantinya Menara Formasi menawarkan dua Harta Karun ini!”
“Kedua harta ini adalah Pil Hitam Suci yang terdiri dari tiga butir dan Kertas Formasi Bintang Brahma sebanyak tiga lembar!”
Ketuga Zuge yang melihat semua orang telah diam dan matanya terfokus pada kedua Harta yang dibawanya pun menjelaskan terperinci satu per satu Harta yang dilelang dengan Pil Hitam Suci terlebih dahulu.
“Di dalam kotak ini adalah Pil Hitam Suci yang berjumlah tiga butir!”
“Seperti yang diketahui bahwa Pil Hitam Suci adalah Pil yang cara pembuatannya telah menghilang ratusan tahun yang lalu tapi sekarang Pil ini muncul disini!”
“Pil Hitam Suci atau bisa disebut juga sebagai Pil Kehidupan dimana siapapun yang menelan Pil ini dapat dipastikan akan mendapatkan vitalitasnya kembali!”
“Oleh karena itu, jika orang yang berada di ujung kematian menelannya maka dia akan kembali hidup dan segar seperti semula!”
“Di sebelahnya adalah Kertas Formasi Bintang Brahma dengan jumlah tiga lembar. Formasi Bintang Brahma adalah Formasi tingkat Empat yang bisa membuat orang yang mengaktifkan Formasi ini bisa naik tiga Tahap dari basis kultivasinya semula!”
Semua orang yang melihat dua harta karun pengganti itu pun berhenti berkomentar dan dengan tegas menginginkan salah satu Harta Karun yang dilelang.
“Apa ini? Kedua Harta karun pengganti ini bahkan jauh lebih baik dari sebelumnya!”
“Aku tidak akan menyia-nyiakan kesempatan bagus ini! Aku harus mendapatkannya!”
Di sisi lain, Bai Hong yang memaksa dirinya datang di Acara Pelelangan segera membuka matanya lebar setelah mendengar Pil Hitam Suci yang dilelang.
“Bai Qingyu, ambil uang simpanan dan juga surat tanah yang kita miliki di wilayah barat kemari! Kita harus mendapatkan Pil Hitam Suci itu bagaimanpun!”
Pangeran Rong Yang dan Pangeran Rong Zhou yang juga datang ke Acara Pelelangan itu pun ternyata tidak bisa melepaskan pandangannya dari kedua harta yang baru saja dilelang.
“Pil Hitam Suci itu harus aku dapatkan! Aku akan memberikannya kepada Ibundaku!” ucap Pangeran Rong Yang dengan tekad kuat.
“Ambil semua uang dari tempat Perjudian! Aku ingin gulungan Formasi itu menjadi milikku!” ucap Pangeran Rong Zhou
Di saat semua orang berlomba-lomba mengeluarkan uangnya untuk mendapatkan Harta Karun, Wu Sheng dan Ketua Zuge yang menjadi orang yang paling bahagia.
“Kedua Harta ini akan dibagi tiga jadi kedua Harta Karun ini akan dilelang per item!” ucap Ketua Zuge dengan senyum lebar.
‘Jika aku melakukan cara yang sama seperti saran Tuan Muda Wu maka keuntungan yang akan aku dapatkan pasti akan lebih banyak lagi!’
Sementara itu, Wu Sheng yang hanya duduk santai sambil memakan kue yang ada di depannya diam-diam tersenyum bahagia mendengar teman-temannya berkomentar.
“Siapa orang yang ingin melelang kedua Harta Karun itu?” tanya Hua Nan penasaran.
“Aku tidak tau tapi satu hal yang perlu dipertanyakan adalah apakah orang itu bodoh. Kenapa dia mau melelang Harta yang sangat berharga itu?” tanya Yan Duxing bingung.
Zhixia yang mengalihkan pandangannya pada Wu Sheng yang diam-diam tersenyum pun menjadi curiga.
“Saudara Wu!”
“Apakah kedua Harta Karun yang dilelang adalah milikmu?”
“Lalu apakah kau yang memiliki dua Harta Karun yang tak jadi dilelang hari ini?”
Wu Sheng yang melihat Zhixia yang sangat tangkas itu pun tersenyum lebar lalu menganggukkan kepalanya sebagai tanda pembenaran.
Yan Duxing yang terkejut pun mengeluarkan kembali anggur yang diminumnya dan menjadi semakin tidak mengerti tujuan Wu Sheng.
“Harta yang aku lelang itu bukan apa-apa bagiku karena aku bisa membuat Pil itu dan menggambar Formasi itu kapanpun!”
“Kalian tidak perlu menawar untuk kedua harta itu karena aku akan memberikan kalian satu dari setiap Harta yang dilelang itu secara gratis!”
Master Luo yang tau jika Wu Sheng adalah Master Alkemia dan Master Formasi di saat bersamaan tidak percaya bahwa Wu Sheng dapat membuat kehebohan dengan bakat yang dimilikinya.
Semua orang yang tidak ingin kehilangan kesempatan emas itu pun menerima hadiah pemberian Wu Sheng.
“Te-terima kasih Saudara Wu!” ucap Zhixia sambil memeluk kedua Harta pemberian Wu Sheng dengan senyum bahagia.
Wu Sheng yang mendapatkan apa yang diinginkannya dari Acara Pelelangan pun pergi ke Kediaman Keluarga Bai untuk bertemu Bai Hong.
“Selamat untuk kemenanganmu di Babak Pertama dalam Pertandingan Dinasti Yuan!” ucap Bai Hong datar.
“Terima kasih tapi tujuan kedatanganku bukanlah untuk menerima ucapan selamat dan saya rasa Tuan Bai sudah mengetahuinya.
Bai Hong tau jika hari dimana dirinya harus membuat keputusan dari tawaran yang diberikan Wu Sheng menarik nafas yang panjang.
“Apakah begitu sulit membuat keputusan, Tuan Hong?” tanya Wu Sheng dengan mata tajam.
“Jika kau khawatir akan terjadi masalah dengan Keluarga Kerajaan jika membatalkan Pertunangan dengan Pangeran Rong Yang maka anda tidak perlu khawatir karena aku akan mengatasinya dengan baik!” ucap Wu Sheng percaya diri.
Bai Hong yang mengikuti Pelelangan ternyata berhasil membawa pulang Pil Hitam Suci untuk Bai Xiu dengan mengorbankan dua tahun pendapatan Keluarga Bai.
Namun ternyata hal itu salah, Pil Hitam Suci tidak bisa menyembuhkan Bai Xiu sepenuhnya. Meskipun Bai Xiu selamat dari ambang kematian tapi dirinya akan cacat menjadi orang yang cacat karena cederanya.
Bai Hong yang juga menderita karena racun yang telah menyebar ke tengah bagian tubuhnya hingga membuatnya terpaksa harus menahan rasa sakit setiap malam.
Bai Hong yang tidak memiliki pilihan lain pun menganggukkan kepalanya sebagai tanda persetujuan yang membuat Wu Sheng tersenyum puas.
“Keputusan yang sangat bijak Tuan Bai. Agh, tidak. Anda telah menerima tawaranku maka itu artinya sekarang anda adalah Kakek Mertuaku jadi aku akan memanggil Tuan Bai sebagai Kakek Bai!” ucap Wu Sheng dengan senyum lebar.
Bai Hong yang tidak bisa marah atau mengeluarkan emosi apapun karena situasi yang menjadi semakin sulit untuk Keluarga Bai.
Namun kebahagiaan Wu Sheng tertunda saat seorang pria muda muncul di belakang dan menolak keputusan Bai Hong.
“Apa yang kakek lakukan? Kenapa kakek menerima tawaran dari orang yang memiliki darah rendah seperti itu?” tanya Bai Zhongzi.
#Bersambung#
Siapa Bai Zhongzi? Apakah Bai Hong akan menarik kembali keputusannya? tebak jawabannya di kolom komentar ya...