
Tetua Dong yang memiliki sesuatu yang ingin dibicarakan dengan Wu Sheng pun bicara empat mata di Kediaman Wu Sheng.
"Guru! Silahkan duduk!" ucap Wu Sheng dengan nada suara yang lembut dan sikap yang ramah sambil memberikan kode kepada Pelayan menuangkan teh dan kue kering.
Tetua Dong yang berniat membantu Wu Sheng jika dirinya kalah bertanding dengan memberikan sesuatu sebagai imbalan nyawa Wu sheng menjadi lega saat mengetahui bahwa Wu Sheng adalah Pemenangnya.
"Guru sangat bangga dan senang untuk kemenanganmu!" ucap Tetua Dong dengan ekspresi wajah yang bahagia dan senyum yang bangga sambil menepuk pundak Wu Sheng perlahan.
Tetua Dong yang memiliki rencana lain untuk membawa Wu Sheng ke Sekte Langit setelah Pertandingan Hidup dan Mati dilaksanakan pun mengatakan hal itu dengan serius.
"Kau telah cukup dewasa untuk berkelana dan kau membutuhkan pengalaman serta sumber daya yang tak terbatas untuk mempercepat kenaikan Level yang lebih tinggi!" ucap Tetua Dong dengan ekspresi wajah yang serius.
"Jadi aku ingin kau pindah ke Sekte Langit segera!" ucap Tetua Dong dengan nada suara yang tegas dengan ekspresi wajah yang serius.
"Aku tidak masalah untuk pindah tapi bisakah aku membawa Yaoyao pergi bersamaku, Guru!" ucap Wu sheng dengan ekspresi wajah yang serius.
"Yaoyao? Siapa dia? Apakah dia hewan kecil yang bersamamu di Gunung?" tanya Tetua Dong yang tidak tau tentang Guang Yao yang merupakan Tunangan wu Sheng.
"Bukan! Hewan itu bernama Gruxiao. Aku pun berencana akan membawanya bersamaku!" ucap Wu Sheng dengan ekspresi wajah yang serius.
"Yaoyao adalah Tunanganku dan wanita yang aku cintai. Aku pun berencana akan segera menikahinya setelah Pertandingan ini aku menangkan!" ucap Wu Sheng dengan tatapan mata yang tajam.
"Jika kau ingin membawanya maka dia harus lulus dalam Tes Ujian Masuk Sekte Langit!" ucap Tetua Dong wajah yang berubah serius dan tatapan mata yang tajam.
Wu Sheng yang mendengar perkataan Tetua Dong pun terdiam dan tak lama kemudian Guang Yao datang dengan berita baik.
"Maafkan kelancangan saya! Makan malam telah siap! Master Guru dipersilahkan untuk makan malam di Kediaman Utama!" ucap Guang Yao dengan nada suara yang lembut.
Tetua Dong yang menemukan sesuatu yang sangat menarik pada Guang Yao setelah mengaktifkan mata langit pun memberitau Wu sheng.
"Apakah kau memiliki titik tiga di pergelangan tangan kananmu, Nona Guang?" tanya Wu Sheng dengan ekspresi wajah yang penasaran.
Guang Yao yang bingung dan tak tau harus menjawab apa pun menatap Wu Sheng dan menjawab pertanyaan itu sebenarnya.
"Benar sekali! Aku memiliki tanda lahir seperti itu di pergelangan tangan kananku!" ucap Guang Yao yang langsung menunjukkannya kepada Tetua Dong dan Wu sheng.
"Jika seperti itu maka aku akan memberikan restu untuk pernikahan kalian dan juga hadiah khusus!" ucap Tetua Dong dengan wajah yang serius.
Tetua Dong yang telah menyiapkan Api Biru di ujung jarinya pun mengarahkan itu ke perut Guang Yao hingga membuat Guang Yao memuntahkan darah hitam.
"Jika kau ingin menjadi wanita yang bisa diandalkan bagi Wu sheng dan berdiri di sampingnya maka kau harus menahan ini!" ucap Tetua Dong dengan ekspresi wajah yang serius.
"Tidak! Yaoyao!" teriak Wu sheng dengan sangat keras lalu berlari ke arah Guang Yao dan membantu Guang Yao berdiri.
"Guru kenapa kau lakukan pada Yaoyao? Apa yang sebenarnya terjadi?" tanya Wu Sheng yang tak mengerti alasan Tetua Dong memukul Guang Yao.
"Tu-tunggu Kakak Sheng! A-aku..." ucap Guang Yao yang menunjukkan pada Wu sheng perubahan yang terjadi padanya.
#Bersambung#
Perubahan apa yang sebenarny terjadi pada Guang Yao? Apa maksud titik tiga di lengan Guang yao? tebak jawabanny di kolom komentar ya..