Martial Art Heaven Peak

Martial Art Heaven Peak
BAB 60. Dimensi Panlong


Wu Sheng yang ditinggal Zhixia pun melihat dua orang pria yang sedang membicarakan sesuatu hal yang sangat menarik.


Wu sheng yang penasaran pun memutuskan untuk bersembunyi dan duduk di atas pohon yang tinggi di antara dedaunan yang lebat.


“Apa kau sudah mendengar berita bahwa Sekte Langit akan membuka Dimensi Lain untuk membantu Muridnya agar bisa naik tingkat dengan cepat?”


“Benarkah? Apa kau membicarakan Dimensi Panlong? Jika benar begitu, bukankah ini akan menjadi berita baik?”


Namun secara tak terduga kedua orang tersebut bergegas pergi meninggalkan tempat tersebut setelah mengingat bahwa Master Luo telah menunggu mereka.


Wu Sheng yang masih duduk di atas pohon menjadi penasaran dan tertarik dengan cerita yang didengarnya sehingga memutuskan untuk mencari Yan Duxing.


“Aku harus pergi mencari Saudara Yan. Orang itu selalu memiliki informasi terbaru jadi aku rasa dia pasti tau tentang Dimensi Panlong!” ucap Wu Sheng dengan senyum yang licik.


Seperti sebuah takdir, Wu Sheng yang pergi mencari Yan Duxing tidak menyangka jika Yan Duxing ternyata menunggunya di depan kamarnya.


“Saudara Wu! Akhirnya kau kembali, aku sudah menungumu sangat lama!” ucap Yan Duxing dengan wajah yang ceria.


“Ada apa? Apakah terjadi sesuatu yang buruk?” tanya Wu Sheng dengan nada suara dan wajah yang datar.


Yan Duxing yang mendengar pertanyaan itu dengan cepat menggelengkan kepalanya lalu memberitau Wu Sheng berita penting.


“Tentu saja tidak ada masalah. Aku datang karena ingin mengucapkan terima kasih karena bantuanmu aku berhasil menerobos dan saat ini aku telah ada di Level Langit Awal!” ucap Yan Duxing dengan wajah yang gembira.


“Aku juga ingin memberitau bahwa dalam waktu dua minggu Dimensi Panlong akan dibuka dan hanya Murid Sekte yang telah berada di Level Langit Awal Tiga yang bisa masuk!” ucap Yan Duxing dengan ekspresi wajah yang serius.


“Kenapa bisa seperti itu? apa alasannya?” tanya Wu Sheng yang penasaran dengan rasa ingin tau yang tinggi.


“Itu semua karena di dalam Dimensi Panlong sangatlah berbahaya. Terdapat banyak Hewan Buas yang kuat serta beberapa bahaya lainnya!” ucap Yan Duxing dengan nada suara yang tegas.


“Aku mengerti. Jadi hanya Murid yang telah mencapai syarat tersebut yang bisa masuk ke dalamnya!” ucap Wu Sheng yang langsung dibalas dengan anggukan kepala.


Wu Sheng yang telah mendapatkan jawaban yang dibutuhkannya pun memutuskan untuk pergi ke Paviliun Pelatihan untuk meningkatkan kekuatannya sama seperti Yan Duxing yang memutuskan untuk melakukan Latihan Tetutup di dalam Hutan.


Setelah keduanya berpamitan dan pergi menuju tujuan masing-masing pun memutuskan untuk kembali ke Aren Dimensi Panlong dibuka satu minggu lagi,


“Aku harus menjadi lebih kuat lagi dan mempersiapkan semuanya dengan baik!” ucap Wu Sheng dengan ekspresi wajah yang serius.


Wu Sheng yang telah sampai di Paviliun Pelatihan pun berdiri di depan meja tempat Senior Penjaga berada.


“Aku ingin menukar semua poinku dengan waktu menggunakan Ruang Latihan!” ucap Wu Sheng dengan ekspresi wajah yang serius sambil meletakkan Token miliknya di atas meja di hadapan Senior Penjaga.


“Baiklah! Ini adalah Kunci Ruang Latihanmu! Kau bisa menggunakannya selam satu minggu jadi gunakan waktumu dengan sebaik mungkin!” ucap Senior Penjaga dengan nasehat yang tidak terlalu ditanggapi oleh Wu Sheng.


Wu Sheng yang mendapatkan Kunci dimana dirinya bisa berlatih pun bergegas masuk dan mengeluarkan Gruxiao dan Wu Se Lang yang bersembunyi di dalam pakaiannya.


“Gruxiao! Ini adalah janjiku padamu! Kau bisa mendapatkan semua daging itu!” ucap Wu Sheng dengan senyum yang lebar.


“Wu Se Lang! Ini adalah Inti Kristal bagianmu! Kau harus menjadi lebih kuat dalam waktu satu minggu karena setelah satu minggu kita akan menghadapi hal yang sangat berbahaya!” ucap Wu Sheng dengan senyum yang ramah sambil mengelus kepala Wu Se Lang dengan lembut.


“Ini adalah momen yang ditunggu! Aku tidak bisa menyia-nyiakan semua Inti Kristal dan Pil yang telah aku gunakan. Aku harus melakukan terobosan.” Ucap Wu Sheng dengan ekspresi wajah yang serius dan tekad yang kuat.


Wu Sheng yang tidak ingin kehilangan momennya pun menyerap semua Energi Qi Murni yang ada di sekitarnya lalu menelan mentah-mentah Tanaman Obat berusia lebih dari seribu tahun.


Semua usaha dan pengorbanan yang dilakukan Wu Sheng pun membuahkan hasil. Terobosan yang telah diharapkan pun datang.


“Aaaaarrggghhhhh! Aaaarrgghhh! Aaarrgghh!” teriak Wu Sheng dengan suara yang keras disertai angin yang kencang.


“Aku berhasil! Sekarang aku adalah Kultivator Level Langit Menengah!” ucap Wu Sheng dengan wajah yang gembira.


Wulong yang melihat Wu Sheng berhasil menaikkan kultivasinya perlahan tapi pasti pun ikut gembira dan memberikannya selamat.


“Bagus! Aku yakin jika kau pasti akan berhasil melebihi Kultivasimu di masa lalu!” ucap Wu Long dengan wajah yang senang.


Wu Long yang tidak ingin Wu Sheng melupakan janjinya kepadanya pun mencoba mengingatkan Wu Sheng kembali.


“Kuharap kau tidak akan melupakan janjimu padaku Keturunan Keluarga Wu!” ucap Wu Long dengan tatapan mata yang tajam.


“Jangan khawatir. Aku tidak akan pernah melupakan janjiku padamu. Aku telah membuat keputusan untuk mendapatkan Harta Karun di dalam Dimensi Panlong untuk meningkatkan kembali kekuatanmu yang telah menghilang!” ucap WU Sheng dengan ekspresi wajah yang serius.


“Aku mengerti tapi kau harus berhati-hati di dalam sana karena pasti akan terdapat banyak bahaya yang mengintai! Kau harus sungguh-sungguh mempersiapkan diri!” ucap Wu Long dengan wajah yang serius.


“Aku mengerti. Aku memutuskan untuk membuat Pil Penyembuh dan Pil Penambah Stamina yang banyak!” ucap Wu Sheng dengan percaya diri.


Wu Long yang mendengar perkataan Wu Sheng pun menganggukkan kepalanya tapi di saat bersamaan Wu Long pun memberikan saran lainnya.


“Rencanamu sangat bagus tapi kau juga harus membuat racun dan juga senjata tersembunyi untuk melindungimu di situasi genting!” ucap Wu Long yang mengingatkan Wu Sheng.


Wu Sheng yang mendengar perkataan Wu Long pun mengingat tentang dua Saudara Nu yang ditolongnya saat dijual menjadi budak.


"Jika membicarakan masalah senjata rahasia maka dua saudara itu ahlinya tapi meskipun aku tidak sehebat mereka tapi aku tidak akan kalah dari keduanya!" ucap Wu Sheng dengan tatapan mata yang tajam.


Wu Sheng yang memulai proses alkemia kembali pun mengeluarkan Tripod Naga Emas Suci dari dalam Penyimpanannya dan memasukkan Tanaman Obat yang dibutuhkannya.


"Ekstrak! Padatkan!" teriak Wu sheng sambil berkonsenntrasi mengendalikan Apinya agar Pil yang dibuatnya tidak gagal.


Wu Sheng yang mengulangi proses tersebut berulang kali pun menjadi sangat puas saat melihat hasil yang didapatnya.


"Hah! Membuat Pil benar-benar menguras banyak Energi Qi tapi aku yang berada di tempat yang memiliki Energi Qi yang banyak memungkinkanku bisa memulihkan diri dengan sangat cepat!" ucap Wu Sheng dengan wajah yang telah semangat kembali.


Wu sheng yang tau jika waktunya menyewa Ruang Latihan telah berakhir pun memutuskan untuk keluar.


Wulong yang tau jika Wu sheng telah menjadi semakin kuat pun mengingatkan Wu Sheng untuk rencana selanjutnya.


#Bersambung##


Rencana apa yang dimaksud oleh Wulong? Apa yang akan terjadi di BAB selanjutnya? Tebak jawabannya di kolok komentar ya..