Martial Art Heaven Peak

Martial Art Heaven Peak
BAB 62. Dimensi Panlong Dibuka


Beberapa hari berlalu dan Dimensi Panlong yang ditunggu untuk segera dibuka ternyata menarik perhatian semua Murid Sekte Langit.


Wu Sheng yang telah ada di tengah lapangan yang menjadi tempat Pembukaan Dimensi Panlong pun berdiri bersama Yan Duxing dan dua Saudara Su.


"Tuan Muda Wu! Tuan Muda Yan! Senang melihat kalian ada di sini! Semoga kita berhasil mendapatkan banyak keberuntungan di dalam Dimensi Panlong!" ucap Su Zhulan dengan senyum yang lebar.


"Semoga saja dan Nona Su apakah kau telah mencapai Level yang menjadi syarat untuk memasuki Dimensi Panlong?" tanya Yan Duxing dengan wajah yang penasaran.


Su zhulan yang mendengar pertanyaan Yan Duxing pun terdiam dan tak berani mengatakan apapun sehingga membuat Su Jing yang kasihan pada Saudarinya yang menjawab.


"Lan'er masih belum mencapai persyaratan meskipun begitu aku yakin tahun depan Lan'er pasti akan bisa masuk ke dalam Dimensi Panlong!" ucap Su Jing yang dengan lembut mengelus atas kepala Su zhulan.


Wu sheng yang tidak ingin membuat Su Zhulan ikut merasa sedih karena hanya dirinya yang tidak bisa ikut di antara mereka pun memberikan Pil Terobosan tingkat Tiga kepada Su Zhulan.


"Ambillah ini! Meskipun kau tidak bisa masuk dan mendapatkan keberuntungan di dalam tapi dengan ini kau pasti bisa menaikkan kekuatanmu saat kami keluar nanti!" ucap Wu Sheng dengan wajah yang datar.


"Te-Terima kasih, Tuan Muda Wu!" ucap Su zhulan dengan wajah yang memerah karena malu sambil menggenggam botol Pil yang diberikan oleh Wu sheng kepadanya dengan sangat erat.


Di saat keduanya sedang bicara tiba-tiba Tetua Hu yang menjadi Pemimpin dalam Pembukaan Dimensi Panlong pun berdiri di hadapan semua Murid.


Wu sheng yang melihat ke arah Tetua Hu menjadi sangat kesal karena mengingat perbuatan buruk Tetua Hu kepada Gurunya di bawah Gunung Tianhe.


"Aku tidak akan membiarkanmu berada di posisimu itu terlalu lama. Aku akan pastikan akan melampauimu dan menghancurkanmu lalu membongkar semua kejahatanmu kepada Guru!" ucap Wu Sheng dalam hati dengan tangan terkepal erat.


Tetua Hu yang mewakili Tetua dan Master lain di Sekte Langit pun memberikan beberapa petunjuk kepada semua Murid yang telah hadir.


“Aku sangat senang melihat ambisi yang membara pada semua Murid tapi ada beberapa hal yang harus aku sampaikan kepada kalian semua!"


"Dimensi Panlong telah ada di Sekte Langit sejak Ketua Pertama yang mendirikan Sekte Langit dan karena Dimensi Panlong Murid Sekte Langit menjadi yang terkuat di antara tiga Sekte lainnya!”


“Dimensi Panlong memiliki banyak Sumber Daya dan Harta Karun yang tersembunyi di dalammya karena berasal dari Dimensi Luar yang memiliki Energi Qi tiga kali lebih murni di seluruh tempat di Daratn ini!"


"Bersamaan dengan keuntungan yang tersimpan Dimensi Panlong juga memiliki banyak sekali bahaya yang siap mengambil nyawa kalian kapanpun!”


“Oleh karena itu, Pihak Sekte Langit membuat aturan dimana hanya Murid yang telah berada di Level Langit Awal Tiga yang bisa memasukinya karena Murid tersebut dinyakan telah mampu melindungi dirinya sendiri!”


Semua Murid yang mendengar penjelasan dari Tetua Hu menjadi semakin bersemangat dan tak jarang ada Murid yang belum mencapai Level yang ditentukan tetap berniat untuk masuk.


“Apa itu aturan? Bukankah aturan ada untuk dilanggar? Hahaha....”


“Kau benar sekali! Kesempatan ini adalah kesempatan langka yang sangat jarang ada. Jika kita melewatkannya maka semua kesempatan bagus itu akan menjadi milik orang lain!”


“Aku tidak akan menyia-nyiakannya! Aku harus masuk ke dalam dan mendapatkan keberuntunganku!”


Tepat setelah kata sambutan diucapkan, Sebuah Pola Formasi muncul di udara dengan sebuah lubang besar yang dalamnya tak bisa terlihat di belakangnya.


"Ingatlah ini! Sekte Langit tidak pernah memaksa Muridnya untuk memasuki Dimensi Panlong dan apapun yang terjadi di dalam Dimensi Panlong tidak menjadi tanggung jawab Sekte Langit!" ucap Tetua Hu dengan suara yang tegas.


Meskipun Tetua Hu telah memberikan peringatan tapi tak ada satu pun Murid Sekte Langit yang peduli karena yang ada dipikiran mereka hanyalah Sumber Daya dan Harta Karun.


Su Zhulan yang memiliki pemikiran yang sama dengan yang lain pun memiliki niat yang sama untuk memaksa masuk ke dalam Dimensi Panlong meskipun tidak memenuhi syarat.


"Aku akan mencoba masuk terlebih dahulu setelah Kakak Jing dan Tuan Muda Wu dan Yan masuk. Mungkin saja ini hanyalah gertakan untuk membuat kami yang belum mencapai syarat takut." ucap Su Zhulan dalam hati dengan tekad yang kuat.


Tetua Hu yang telah menyingkir dari posisinya pun secara resmi membuka Dimensi Panlong untuk semua Murid Sekte Langit.


"Selamat berjuang! Waktu kalian adalah satu bulan! Lewat dari satu bulan maka Dimensi Panlong akan tertutup sendiri dan kalian yang masih ada di dalam tidak akan bisa keluar kecuali Dimensi ini dibuka kembali tahun depan!" ucap Tetua Hu dengan suara yang lantang dan wajah yang gembira.


Satu per satu Murid Sekte Langit yang telah melewati persyaratan yang telah ditentukan pun memasuki Dimensi Panlong.


"Minggir! Aku masuk duluan!"


"Semua Harta Karun itu milikku!"


"Menyingkirlah Pecundang! Aku akan menjadi orang yang terkuat nanti setelah keluar dari Dimensi itu!"


Antusias yang ditunjukkan Murid Sekte Langit itu ternyata membuat Murid lain yang tidak ingin melepaskan kesempatan yang ada di depan matanya berpikir ulang.


Tidak sedikit yang berpikir untuk mengabaikan peringatan yang diberikan sehingga membuat Murid lain yang belum memenuhi syarat untuk memaksa masuk ke dalam Dimensi Panlong.


Seperti sebuah mata pisau, setiap tindakan dan keputusan akan selalu memiliki konsekuensi dan akibatnya sehingga membuat Murid yang sengaja melanggar peraturan mendapatkan hukumannya.


"Aaaarrggghhh! Mataku! Tidak!"


"Aarrrghhhh! Tanganku patah!"


"Aaaarrggghhhh! Dadaku sakit sekali!"


Su Zhulan yang melihat orang-orang yang tidak memenuhi syarat jatuh ke tanah dengan luka yang parah pun menjadi takut.


"Jangan melakukan hal bodoh! Tetaplah disini dan turuti saran dari Tuan Muda Wu! Aku akan segera kembali!" ucap Su Jing dengan senyum yang menenangkan yang membuat Su zhulan menyerah dan menganggukkan kepalanya.


Wu Sheng dan Yan Duxing yang masih belum masuk ke dalam Dimensi Panlong pun saling berhadapan dan menganggukkan kepala lalu masuk ke dalam Dimensi Panlong bersama-sama diikuti Su Jing di belakangnya.


Ketiganya yang melompat ke atas pun melewati Pola Segel Formasi dan masuk ke dalam Dimensi Panlong dengan aman namun tepat setelah ketiganya sampai sesuatu terjadi.


#Bersambung#


Apa yang terjadi sebenarnya di dalam Dimensi Panlong? Apa yang telah menunggu ketiganya di dalam? Tebak jawabannya di kolom komentar ya..