Martial Art Heaven Peak

Martial Art Heaven Peak
BAB 51. Wu Se Long


Wu Sheng yang tak ingin menarik perhatian banyak orang dengan kehadiran Gruxiao dan Bayi Naga Hitam pun menyimpan keduanya ke dalam pakaiannya.


“Hah! Jika orang-orang tau jika aku memiliki Hewan Mistis yang bisa menemukan Harta Karun dan Hewan Kontrak Seekor Naga Hitam maka nyawaku pasti akan dalam bahaya!” ucap Wu Sheng dengan wajah yang cemas.


“Aku harus menyimpan keduanya dimana?” tanya Wu Sheng dengan wajah yang bingung saat melihat ke sekelilingnya.


“Aku tidak bisa menyimpan kalian di dalam Cincin Penyimpanan karena itu hanya bisa menyimpan Benda Mati!” ucap Wu Sheng dengan wajah yang sedih.


“Hmmm,meski ini sangat tidak nyaman dan sempit tapi aku mohon untuk kalian bersabar. Tolong bertahanlah sebentar di sini Aku berjanji akan memberikan kalian makanan yang lezar nanti saat kita kembali ke Sekte!” janji Wu Sheng kepada Kedua Hewan yang dimilikinya.


Wu Sheng yang tau jika Ular Raksasa itu memiliki manfaat yang besar pun menyimpannya ke dalam Cincin Penyimpanan dan berniat memasaknya setelah sampai di Sekte.


Tak hanya Mayat dari Ular Raksasa bahkan Cangkang dari Telur Naga Hitam pun dibawa pulang oleh Wu Sheng.


“Hmmm, Ular Raksasa ini jika dipanggang akan memberikan efek yang bagus untuk Kultivasi dan Cangkang Telur Naga Hitam ini pun sangat bagus jika dijadikan Sup!” ucap Wu Sheng dengan ekspresi wajah yang senang.


Wu Sheng yang menyadari tak ada lagi yang bisa didapatkannya di dalam Goa pun pergi menuju pintu keluar dan melihat Yan Duxing sedang menunggunya di bawah Pohon besar.


“Saudara Yan! Tidak disangka ternyata kau telah keluar lebih dulu dari dalam Goa itu!” ucap Wu Sheng dengan wajah yang ceria.


“Benar! Aku menemukan dua Buku Kuno ini. Aku yakin jika aku membawa Buku Kuno ini pulang maka Ayahku pasti akan sangat senang dan bangga padaku!” ucap Yan Duxing yang menunjukkan Buku tentang cara Menjinakkan Hewan Buas.


Wu Sheng yang melihat persamaan dengan Buku yang dimilikinya di masa lalu pun hanya diam berpikir.


“Hmmm, bukankah ini Buku yang membuatku menjadi Seorang Ahli Penjinak Hewan Buas di Kehidupanku di Masa Lalu tapi aku mendapatkannya dari Rumah Lelang!” ucap Wu Sheng dalam hati dengan ekspresi wajah yang bingung.


“Hmmm, jika Buku ini milik Keluarga Yan lalu kenapa kedua Buku itu bisa ada di Rumah Lelang? Apakah ada Seorang Penghianat di Keluarga Yan?” tanya Wu Sheng pada dirinya sendiri.


Wu Sheng yang tidak ingin ikut campur dengan urusan orang lain termasuk Yan Duxing pun memutuskan untuk mengesampingkan pikirannnya tentang Buku yang ada di tangan Yan Duxing.


“Kita telah mendapatkan banyak keberuntungan saat di dalam Goa tersebut jadi sekarang lebih baik kita kembali ke Sekte Langit sekarang!” ucap Wu Sheng dengan senyum yang ramah.


Tanpa menunda waktu keduanya pun kembali ke Sekte Langit dengan sangat cepat dan pergi ke Paviliun Pelatihan menukar Hewan Buas yang ditangkap keduanya dengan Poin untuk berlatih.


“Master Luo! Kami telah menyelesaikan Tugas ini dan ini adalah Hewan Buas yang kami dapatkan!” ucap Wu Sheng dengan wajah yang senang dan senyum yang lebar.


“Bagus sekali! Kalian mendapatkan Hewan Buas ini dalam keadaan hidup!” ucap Master Luo dengan wajah yang puas.


“Pergilah kesana dan ambil Poin milik kalian. Aku akan mengurusi Hewan-Hewan ini!” ucap Master Luo yang langsung berdiri dengan senyum yang menakutkan.


Wu Sheng dan Yan Duxing yang tak ingin berada di samping Master Luo yang mengeluarkan Aura yang menakutkan pun pergi mengambil hadiah keduanya.


Setelah mengantri selama beberapa lama akhirnya keduanya melihat jika jumlah poin yang ada di Plakat milik keduanya.


“Hah! Ini sungguh tidak adil. Kita menangkat keenam Hewan Buas itu hidup-hidup tapi kita hanya mendapatkan Poin yang sangat sedikit!” ucap Yan Duxing dengan wajah yang tidak senang.


“Apa yang kau harapkan? Menjadi orang yang kuat tidak akan semudah itu!” ucap Wu Sheng dengan tawa kecilnya.


“Hentikan protesmu! Ayo kita pergi. Sebaiknya kita berlatih di Ruang Latihan!” ucap Wu Sheng yang memberikan saran kepada Yan Duxing yanng kesal.


“Hmmm, kau benar. Daripada aku mengeluh lebih baik aku berlatih dan menjadi lebih kuat sepertimu!” ucap Yan Duxing dengan tekad yang kuat.


Wu Sheng dan Yan Duxing yang telah membuat keputusan pun pergi ke Ruang Latihan yang ada di lantai dua di dalam Paviliun Pelatihan.


Namun saat keduanya sedang meminjam Ruang Latihan dengan poin yang dimiliki keduanya secara tak langsung Wu Sheng pun melhat Zhixia.


“Hmmm, wanita itu sedang marah-marah lagi sekarang. Sepertinya menjadi Anggota Dewan Kedisiplinan itu kerjaannya marah-marah saja!” gumam Wu Sheng dengan suara rendah lalu berjalan masuk ke dalam ruangannya.


“Hmmm, saatnya aku menjadi kuat sekarang!” ucap Wu Sheng yang memegang Inti Kristal dan Pil Peningkat Kekuatan.


Namun di saat Wu Sheng ingin memulai latihannya tiba-tiba Bayi Naga Hitam keluar dan mengabil Inti Kristal dan Pil Peningkat Kekuatan dan menelannya.


“Tu-tunggu... Jangan kau makan itu!” ucap Wu Sheng dengan wajah yang terkejut dan menjadi tak berdaya saat keduanya hilang ke dalam perut Bayi Naga dalam hitungan detik.


Wu Sheng sangat ingin marah tapi tak bisa berbuat apapun karena yang melakukannya adalah Hewan Kontrak miliknya sendiri.


“Hah! Sepertinya kau juga sangat lapar sekarang. Maafkan aku yang tidak memberimu makan lebih awal sebelum pergi melakukan Pelatihan Tertutup ini!” ucap Wu Sheng dengan wajah yang besalah.


“Tapi kau tidak boleh melakukan itu lagi. Kau tidak boleh memakan sesuatu tanpa izinku lagi. Apa kau mengerti sekarang?” ucap Wu Sheng sambil menggendong Bayi Naga Hitam di pangkuannya.


“Rooar!” ucap Naga Hitam dengan nada suara yang perlahan dan sedih dengan wajah yang ditekuk ke bawah membuat Wu Sheng tidak tega.


“Hah! Aku tidak akan menyiksamu. Aku akan memberikanmu Pil ataupun Inti Kristal padamu secara berkala tapi kau harus berjanji bahwa kau tidak akan melakukan hal ini lagi!” ucap Wu Sheng setelah menarik nafas yang panjang.


“Rooaarr!” ucap Bayi Naga Hitam yang kembali ceria dan tersenyum lebar di dalam pangkuan Wu Sheng.


Wu Sheng yang tau jika Hewan Kontrak yang kuat akan membantu pemiliknya menjadi semakin kuat juga. Oleh karena itu, Wu Sheng memutuskan untuk menyediakan sumber daya untuk Bayi Naga Hitam miliknya.


“Baiklah. Aku hanya memiliki ini sekarang tapi aku akan mencari lagi lebih banyak nanti jadi sekarang ayo kita mulai berlatih!” ucap Wu Sheng dengan wajah yang bahagia.


Wu sheng yang membagi Pil Peningkat Kekuatan dan Inti Kristal yang dimilikinya dengan Bayi Naga Hitam pun mulai berlatih.


“Hah! Aku sudah menduga ternyata ini benar-benar tidak cukup! Aku tetap tidak bisa naik tingkat jika tidak memiliki Pil dan Inti Kristal lebih banyak lagi meski dengan bantuan Energi Qi yang banyak ini!” ucap Wu Sheng dengan wajah yang kecewa.


Wu Sheng yang melihat Bayi Naga Hitam bermain dengan Gruxiao dan Wulong di dalam Ruang Latihan saat dirinya sedang berlatih pun menjadi sangat senang.


“Hmmm, paling tidak ketiganya sekarang menjadi sangat dekat dan memiliki hubungan yang baik!” ucap Wu Sheng dengan wajah yang puas.


Wu Sheng yang tau jika waktunya hampir habis pun memberi tau Gruxiao dan Bayi Naga Hitam untuk kembali bersembunyi di dalam pakaiannya.


“Waktu bermain telah habis. Saatnya kita keluar sekarang!” ucap Wu Sheng dengan senyum yang lebar.


Wu Sheng yang menyadari bahwa dirinya belum memberi nama untuk Bayi Naga Hitam yang telah menjadi Hewan Kontrak pun memutuskan untuk memberinya nama.


“Hmmm, aku tak tau apa yang harus aku lakukan untuk memanggilmu jadi aku akan memberimu nama.” Ucap Wu Sheng dengan wajah yang serius.


“Bagaimana dengan Roar?” tanya Wu Sheng yang merujuk pada kata yang sering dikeluarkan oleh Bayi Naga Hitam saat berkomunikasi.


Bayi Naga Hitam yang tidak menyukai nama yang diberi oleh Wu Sheng pun akhirnya menerima satu nama terakhir yang disebutkan.


“Hah! Kau tidak menyukainya ternyata. Bagaimana dengan Xiao? Grong? Rong? Roarxiao?” tanya Wu Sheng dengan wajah yang bingung.


“Hmmm, kau membuatku pusing dengan menolak semua nama yang aku berikan. Baiklah ini adalah pilihan terakhirmu!” ucap Wu Sheng dengan wajah yang menyerah.


“Kau adalah Seekor Naga dan berwarna Hitam maka aku akan memberimu nama Wu Se Long yang artinya Naga Hitam Keluarga Wu!” ucap Wu Sheng dengan wajah yang ceria.


“Bagaimana? Apakah kau menyukai nama itu?” tanya Wu Sheng dengan senyum yang lebar lalu melihat ke arah Bayi Naga Hitam yang ada di pangkuannya yang langsung mengangguk setuju.


“Bagus! Maka sudah diputuskan maka namamu adalah Wu Se Long!” ucap Wu Sheng dengan senyum yang lebar.


#Bersambung#


Hmmm, Wu Sheng yang gagal naik tingkat karena kekurangan sumber daya merasa sedikit lega karena ada Wulong, Gruxiao dan Wuselong di sampingnya. Lalu apa yang akan dilakukan Wu Sheng untuk mendapatkan Sumber Daya yang lebih? Tebak di kolom komentar ya...