
Wu Sheng yang memasuki Kolam Tanaman Obat pun merasakan banyak sekali manfaatnya. Tubuh yang lelah langsung berubah menjadi sehat dan luka yang timbul akibat bertarung dengan Ular Raksasa langsung sembuh.
"Hah! Kolam ini sangat hebat. Aku tidak menyangka jika aku bisa sembuh dengan sangat cepat lebih cepat daripada menggunakan Pil ataupun Elixir!" gumam wu Sheng dengan wajah yang bahagia.
Di saat Wu Sheng sedang berendam secara tak terduga Wulong keluar dan memberikan saran yang langsung dilaksanakan Wu Sheng tanpa berdebat.
"Air di dalam Kolam ini sangat bagus untuk menetaskan telur. Airnya tak hanya memiliki panas yang pas tapi juga mengandung Energi Qi Murni yang tinggi!" ucap Wulong yang melayang di udara.
"Apa maksud ucapanmu? Apakah telur yang aku dapatkan di Gunung Tianghe akan menetas jika aku letakkan di dalam kolam ini?" tanya Wu Sheng dengan wajah penasaran.
"Bisa jadi seperti itu lalu kenapa tidak kau coba!" ucap Wulong dengan tatapan mata yang berbinar penuh dengan rasa penasaran.
"Hmmm, baiklah. Aku akan melakukannya karena aku juga sebenarnya penasaran dengan wujud dari bayi Griffin!" ucap wu sheng dengan senyum yang lebar.
Wulong yang mendengar Hewan yang tersembunyi di dalam cangkang telur itu adalah Griffin pun menatap dengan tajam.
Wu sheng yang mengeluarkan telur yang disimpan di dalam cincin penyimpanannya pun mengeluarkannya dan meletakkannya di tengah kolam.
"Hmmm, aku sudah meletakkan telur itu disana. Lalu apa yang harus aku lakukan sekarang?" tanya Wu Sheng bingung sambil melihat ke sekeliling.
"Gruuuuuu! Gggrrrruuuu! Grruuuuu!" ucap Gruxiao dengan suara yang keras sambil mengarah ke semua Tanaman Obat yang ada di sekitar Kolam.
"Hmmm, kau benar Gru! Aku bisa mengambil semua Tanaman Obat ini dan menyimpannya di dalam Cincin Penyimpananku!” ucap Wu Sheng dengan wajah yang penuh semangat.
Wu Sheng yang mulai mengumpulkan Tanaman Obat pun mengambil semua Tanaman Obat yang ada dan tak penyisakan apapun.
“Wah! Aku tidak menyangka jika aku akan memanen Tanaman Obat dengan sangat mudah. Sekarang aku bisa membuat Pil apapun yang aku butuhkan dengan persediaan Tanaman Obat sebanyak ini!” ucap Wu Sheng dengan nada suara yang ceria.
“Aku pun bisa menjadi sangat kaya jika menjual Pil tersebut dan menjual beberapa Tanaman Obat yang tidak aku butuhkan ini! Hehehe....” ucap Wu Sheng dengan tawa yang sangat lebar.
Namun, saat Wu Sheng mulai menghitung jumlah Tanaman Obat yang didapatkannya , Wulong datang memberitaunya sesuatu.
“Kenapa kau hanya berdiri di sini? Lihatlah kesana!” ucap Wulong dengan suara yang keras dengan wajah yang kesal.
Wu Sheng yang bingung mendengar ucapan Wulong pun melihat ke arah Telur yang diletakkannya di tengah Kolam dan menyimpan semua Tanaman Obat yang didapatkannya ke dalam Cincin Penyimpanan tanpa menghitungnya lebih dulu.
“Telur tersebut bergerak! Apakah Griffin akan segera keluar dari dalam sana?” tanya Wu Sheng dengan wajah yang penasaran.
“Aku harus mendekat dan melihatnya dalam jarak yang dekat!” ucap Wu Sheng dengan tekad yang kuat sambil berjalan memasuki Kolam kembali.
Air Kolam yang awalnya tenang berubah menjadi sebuah pusaran yang sangat besar dengan Telur itu sebagai pusatnya.
Wu Sheng yang ada di dekatnya pun hampir terjatuh dan hanyut dibawa oleh Arus Kolam yang perlahan menjadi semakin kuat.
“Kau harus menguatkan kakimu! Jika kau terjatuh dan menabrak dinding Kolam maka kau akan mati dan menjadi makanan Hewan Buas yang baru saja menetas!” ucap Wulong tanpa ada rasa kasihan sama sekali.
Wu Sheng yang tak ingin mati awal lagi bukan karena memiliki janji dan juga banyak hal yang menunggunya tapi karena Wu Sheng tak ingin merasakan mati untuk kedua kalinya.
“Hah! Kau sangat menikmatinya saat aku merasa takut dan cemas Wulong tapi tak ada lagi yang bisa aku lakukan jadi aku mengerti! Aku tidak akan melakukan kesalahan apapun!” ucap Wu Sheng dengan wajah yang pasrah.
Telur yang perlahan pecah sedikit demi sedikit akhirnya melihat ada sebuah tangan dan kaki yang keluar tapi saat Hewan Buas itu keluar, Wu Sheng menemukan sebuah keanehan.
“Tu-tunggu! I-Itu bukan telur Griffin!” teriak Wu Sheng dengan wajah yang bingung sambil mengangkat Bayi Hewan Buas ke atas.
“Aku sudah menduganya bahwa telur itu bukanlah berisi Griffin!” ucap Wulong dengan ekspresi wajah yang serius sambil mengangguk-anggukkan kepalanya beberapa kali.
“La-lalu... He-hewan apa ini? Aku menemukannya di dalam Sarang Griffin. Jika ini bukanlah telur Griffin maka hewan apa ini yang sedang aku angkat?” tanya Wu Sheng dengan wajah yang bingung.
“Hmmm, melihat bentuknya saat bayi. Hewan itu adalah Bayi Naga Hitam!” ucap Wulong dengan nada suara yang tegas di akhir kalimat.
Wu Shen yang terkejut pun secara tak sengaja menyentuh cangkang telur dari Naga Hitam dan secara tak terduga sebuah cahaya yang sangat terang muncul.
Wu Sheng yang tidak bisa melihat apapun karena silau pun akhirnya menutup mata dan membuka matanya kembali setelah tak merasakan cahaya yang menyilaukan itu lagi.
“Hmmm, dimana aku? Kenapa aku sering sekali masuk ke dalam sebuah dimensi aneh yang tak pernah aku datangi?” tanya Wu Sheng saat mengingat kejadian dirinya di masa lalu yang pernah masuk ke Dimensi Pedang Wu dan Ketua Nue di Tangga Seribu.
Wu Sheng yang melihat sebuah Naga Hitam yang sangat besar di depannya yang sedang bertengkar dengan Naga lainnya pun mulai ketakutan.
“A-apa ini? A-apa sekarang aku ada di dalam Dimensi dimana Naga Hitam berasa?” tanya Wu Sheng dengan wajah yang terkejut.
“Tu-tunggu... I-ini tidak nyata! Dimensi ini tidak nyata!” ucap Wu Sheng yang merasakan jika tangannya basah saat terduduk di tanah yang kering.
Wu Sheng yang bingung pun mengamati kejadian yang ada di depannya dan akhirnya menemukan alasan yang masuk akal dari semua itu.
“Hah! Ternyata ini adalah ingatan yang dihasilkan saat aku menyentuh cangkang telur Naga Hitam dan ini adalah kejadian saat Telur Naga Hitam tertukar dengan Telur Griffin!” ucap Wu Sheng dengan ekspresi wajah yang serius.
“Hmmm, jika pemikiranku tidak salah maka Telur Griffin saat ini sudah tidak ada di hancur!” ucap Wu Sheng dengan percaya diri.
Wu Sheng yang akhirnya kembali ke Dunia Nyata pun melihat ke arah Naga Hitam yang ada di tangannya.
“Kau sungguh tidak terlihat seperti Naga Hitam sekarang. Justru saat ini kau terlihat seperti Bayi Kadal Hitam!” ucap Wu Sheng dengan hembusan nafas yang sangat panjang.
“Hmmm, Ibu Griffin berpikir jika kau adalah anaknya yang hilang tapi ternyata bukan tapi itu bukan masalah. Aku akan tetap menepati janjiku padamu. Aku akan menjagamu dan merawatmu!” ucap Wu Sheng dengan tekad yang kuat sambil mengeluar Naga Hitam yang ada di pangkuannya dengan lembut.
Namun saat Wu Sheng berniat keluar dari dalam Kolam tiba-tiba Naga Hitam menggigit tangan Wu Sheng hingga mengeluarkan darah.
Darah Wu Sheng yang keluar itu pun dijilat oleh Naga Hitam dan bekas luka yang disebabkan oleh giggitan Naga Hitam pun menghilang lalu sebuah Simbol Ikatan antara keduanya terbentuk.
“Tu-tunggu.... Apa kau baru saja membuat kontrak denganku?” tanya Wu Sheng dengan wajah yang bingung dengan mata yang terbuka lebar.
Wulong yang diam saja pun akhirnya mengeluarkan pendapatnya dan membuat Wu Sheng bahagia setelah mengetahuinya.
“Sepertinya Bayi Naga Hitam ini melihatmu sebagai Pengganti Ibunya tapi karena tak ada ikatan di antara kalian berdua jadi Bayi Naga Hitam pun membuat Kontrak denganmu!” ucap Wulong dengan tatapan mata yang tajam.
“Jadi itu artinya saat ini aku telah memiliki Hewan Kontrak?” tanya Wu Sheng dengan wajah yang sangat senang.
“Ya. Bayi Naga Hitam itu adalah Hewan Kontrakmu sekarang!” ucap Wulong dengan nada suara yang tegas.
“Ini sungguh kemajuan yang hebat. Di masa lalu, aku tak memiliki kesempatan memiliki Hewan Kontrak dan sekarang aku memilikinya bahkan Hewan Kontrakku adalah Naga Hitam!” ucap Wu Sheng dengan wajah yang puas.
#Bersambug#
Hmmmm, secara tak terduga ternyata Naga Hitam yang keluar dari telur yang dibawa Wu Sheng selama ini. Apakah Naga Hitam akan menjadi bantuan yang hebat untuk Wu Sheng di masa depan? tebak jawabannya di kolom komentar ya...