Martial Art Heaven Peak

Martial Art Heaven Peak
BAB 26. Pertandingan Dimulai


Wu Sheng yang telah kembali ke kamarnya pun memutuskan untuk membuat Pil Penguat Tubuh dengan tanaman obat yang diberikan oleh Griffin.


Wu sheng yang telah sangat menguasai Alkemia dapat membuat Pil tingkat tiga hanya dalam waktu tiga puluh menit dimana orang biasa membutuhkan waktu hingga sepuluh jam.


"Hmmm, akhirnya aku bisa membuatku yang sekuat baja ini menjadi sekuat perak!" ucap Wu Sheng yang mengarah pada tingkat kekuatan tubuh.


Wu Sheng yang memulai proses penguatan tubuhnya pun duduk bersilang dan memfokuskan semua energi qi pada kulit-kulit tubuhnya.


Gruxiao yang tak memiliki hal lain di kerjakan hanya berbaring di bantal yang ditariknya ke samping wu sheng yang sedang berlatih.


Keesokan harinya, Wu sheng yang telah mencapai tingkat perak pada proses Peningkatan Kekuatan Tubuh mengeluarkan aroma yang sangat busuk karena sisa-sisa dari Energi Qi yang terintegrasi ke tubuhnya.


"Uweekk! Aku sangat bau. Sebaiknya aku mandi sekarang jika tidak maka tak akan ada kesempatan lagi untuk membersihkan diri!" gumam Wu Sheng yang langsung bergegas memasuki kamar mandi.


Sementara itu, Pertandingan Hidup dan Mati antara Wu Sheng dan Wu Fang yang akan segera terjadi telah menarik perhatian semua orang termasuk Walikota Kota Tianxi.


Beberapa orang berpengaruh di Kota Tianxi pun ikut datang untuk melihat hasil Pertandingan Hidup dan Mati karena bagi mereka hasil dari Pertandingan ini menentukan masa depan Keluarga Wu.


"Siapa yang akan menang dalam Pertandingan ini nantinya?"


"Aku tak tau tapi siapapun yang menang, dia adalah Kepala Keluarga Wu di masa depan!"


"Aku rasa yang menang adalah Tuan Muda Wu Fang yang telah berada di Level Bumi tingkat Akhir tahap Menengah!"


"Hmmm, aku juga dengar bahwa Tuan Muda Wu Fang diterima sebagai Murid Elit dari Sekte Tao! Jadi sudah dapat dipastikan pemenangnya adalah Tuan Muda Wu Fang!"


"Tapi aku mendengar kabar bahwa Tuan Muda Wu sheng baru kembali dari latihan tertutupnya di Gunung Tianghe!"


"Hmmm, aku juga dengar bahwa Tuan Muda Wu sheng tak dapat diremehkan seperti dulu!"


Semua orang terus berbicara mengutarakan pendapatnya hingga membuat tempat sekitar Arena Pertandingan sangat hidup.


Wu Fang yang datang lebih awal bersama Wu Feng dan Keluarga Lu pun menunggu kedatangan Wu Sheng dan yang lainnya dengan percaya diri.


"Nak Fang, aku harap kau tidak melupakan janjimu setelah Pertandingan ini!" ucap Lu Huaishan dengan ekspresi wajah yang bahagia dan senyum yang lebar.


Lu Huaishan dan Lu Fuqin yang telah menunggu perkataan itu keluar dari mulut wu Fang menjadi sangat bahagia yang membuat Lu Huaishan membiarkan Lu Fuqin tetap bersama Wu Fang untuk merayunya hingga sampai pada semua rencana terwujud.


Wu Sheng yang tak berniat mengulur waktu sama sekali langsung berdiri di atas Arena Pertandingan saat dirinya telah sampai.


Wu shanghe dan wu Lei yang juga datang langsung mengambil posisi sementara Guang yao berdiri di sisi lain untuk memberikan Wu Sheng semangat.


"Kakak Sheng! Kau harus menang!" teriak Guang yao dengan suara yang keras di sisi lain yang berbeda memberikan semangat.


Wu fang yang tak ingin kalah pun ikut memasuki Arena Pertandingan dan berdiri berhadapan dengan Wu Sheng.


Master Zhang yang merupakan Wasit pada Pertandingan Hidup dan Mati tersebut telah berdiri di tengah-tengah untuk melakukan tugasnya.


"Ini adalah pertandingan hidup dan mati yang telah disepakati oleh kedua pihak dan Pertandingan ini tak dapat dihentikan hingga salah satu dari keduanya mati!" ucap Master Zhang dengan suara yang sangat keras dengan wajah yang serius.


"Jika salah satu pihak mencoba menghentikan Pertandingan ini karena tak ingin orang yang seharusnya kalah mati maka Hukum Dewa yang akan menantinya!" ucap Master Zhang yang mengingatkan kepada Peserta dan keluarganya.


Tetua Feng yang percaya diri jika Putranya yang selalu dibanggakannya akan menang pun mencoba memprovokasi Wu Shanghe tapi gagal.


"Agh, hal ini pun sangat berlaku untuk Kepala Keluarga. Aku harap Kepala Keluarga tak akan melakukan hal yang memalukan itu!" sindir Tetua Feng dengan tawa yang keras.


"Hmmm, terlalu dini kau mengatakan itu karena bisa saja hal buruk itu kau lakukan mengingat kau pun selama ini selalu melakukan hal yang buruk dan curang, Tetua Feng!" ucap Wu shanghe dengan nada suara yang dingin dan sikap yang tak peduli.


Master Zhang yang tak ingin menuunda waktu pun mengumumkan pertandingan hidup dan mati itu dimulai dengan Wu Fang menunjukkan kekuatannya yang sebenarnya di hadapan semua orang.


"Aaarrrgghhh!" teriak Wu fang dengan suara yang sangat keras dengan angin yang snagat kencang keluar dan kumpulan Energi Qi yang mengelilingi Wu Fang.


"Lihatlah perbedaan kekuatan kita! Kau tak akan pernah bisa menang melawanku!" ucap Wu Fang dengan nada suara yang sombong dengan tawa yang keras tapi tak membuat Wu Sheng takut sama sekali.


#Bersambung#


Siapa yang akan menang dalam Pertandingan itu nanti? Akankah Wu sheng bisa mengalahkan Wu Fang? Tebak jawabannya di kolom komentar..