
Wu Sheng yang tidak ingin temannya yang lain mendapatkan masalah dengan Hewan Buas yang mengejarnya pun memutuskan untuk memisahkan diri.
“Saudara Su! Tunggu! Kau tidak boleh pergi sendirian! Itu berbahaya!” ucap Yan Duxing dengan suara yang lantang dengan wajah yang cemas.
“Aku tidak apa-apa. Aku punya cara untuk mengatasi Hewan Buas ini dan yang terpenting Hewan Buas ini mengincar diriku bukan kalian!” ucap Wu Sheng dengan ekspresi wajah yang serius sambil berlari pergi menjauh.
Yan Duxing dan Zhixia yang berniat mengejar Wu Sheng ternyata terjebak dengan Hewan Buas yang mengepung mereka sehingga tidak bisa membantu Wu Sheng.
Wu Sheng yang terus berlari dengan sangat cepat dengan menggunakan Langkah Angin tanpa disadari telah terpisah jauh dengan temannya yang lain.
Wu Sheng yang mengetahui itu pun menghentikan langkahnya dan memasang wajah yang serius di hadapan Semua Hewan Buas yang mengincarnya.
“Bagi Seorang Pengecut, ini adalah hal yang sangat merugikan dan membahayakan tapi bagiku ini adalah keberuntungan!” ucap Wu Sheng dengan tatapan mata yang tajam.
“Tidak disangka aku akan bisa mendapatkan Hewan Buas yang bisa aku jadikan sebagai lawan tanding dan juga sumber daya tambahan dengan memanfaatkan Inti Kristal yang kalian miliki!” ucap Wu Sheng dengan ekspresi wajah yang bahagia.
Wu Sheng yang tidak ingin kehilangan kesempatan berharga itu terus memaksa dirinya mencapai batasnya dan bertarung dengan Semua Hewan Buas satu per satu.
“Hah! Hah! Hah! Aku telah membunuh banyak sekali Hewan Buas selama dua hari dua malam dan aku pun telah mengumpulkan puluhan Inti Kristal!” ucap Wu Sheng dengan nafas yang tidak beraturan.
Wu Sheng yang merasa senang mendapatkan banyak keberuntungan setelah semua yang terjadi meskipun dirinya harus bekerja cukup keras tapi hal itu tidak membuat Wu Sheng melupakan inti permasalahan yang terjadi padanya.
“Aku sebenarnya ingin terus menghadapi kalian hingga tak ada satu pun yang akan menghalangiku lagi tapi aku masih harus memberikan tiga orang bodoh itu pelajaran berharga!” ucap Wu Sheng dengan wajah yang kesal.
Wu Sheng yang sudah mengetahui dari awal bahwa obat yang digunakan untuk menarik perhatian Hewan Buas ada pada pakaiannya pun memutuskan untuk mencari danau atau kolam yang besar lalu berendam di sana.
“Tapi sebelum aku memberikan pelajaran kepada tiga idiot itu sebaiknya aku menghilangkan obat yang ada pada tubuhku!” ucap Wu Sheng dengan wajah yang lelah.
Wu Sheng yang telah membersihkan dirinya dengan baik pun menggantikan pakaiannya dengan yang baru.
“Aku telah mengganti pakaianku! Saatnya aku mencari ketiga idiot itu dan meminta kompensasi yang sebanding!” ucap Wu Sheng dengan senyum yang licik.
Wu Sheng yang mengetahui kemampuan Gruxiao dalam mencari Harta Karun sangatlah hebat mencoba membuat Gruxiao mencari keberadaan Gong, Song dan Rong.
“Jika kau berhasil menemukan keberadaan ketiga idiot itu dengan pasti maka aku akan memberikan semua daging Rubah Ekor Sembilan bakar itu padamu!” ucap Wu Sheng dengan percaya diri.
Gruxiao yang sangat bersemangat pun berlari dengan sangat cepat mencari keberadaan Tiga Serangkai dengan pecahan pakaian salah satu dari ketiganya saat Wu Sheng menyelamatkannya.
Pencarian itu ternyata tidak berlangsung lama, Wu Sheng yang melihat ketiganya sedang memanen Tanaman Obat pun tersenyum licik.
“Hmmm, kalian bertiga sungguh memiliki nyali yang besar!” sindir Wu Sheng yang bersandar di atas ranting pohon dengan sangat santai.
“Setelah memberikan obat kepada penolong kalian, kalian bahkan dengan sangat santai memanen tanaman obat di sini!” ucap Wu Sheng yang mengalihkan pandangannya ke arah ketiganya dengan tatapan yang tajam.
Tiga Serangkai yang tidak pernah menyangka jika Wu Sheng akan selamat pun menjadi sangat terkejut sehingga kesulitan berbicara dengan jelas.
Wu Sheng yang sudah bisa menebak bahwa ketiganya pasti akan menyangkal semuanya pun melompat dari posisinya dan berdiri tepat di hadapan ketiganya.
“Aku tidak sebodoh itu untuk percaya pada Serigala Berbulu Domba!” ucap Wu Sheng dengan senyum yang licik.
Gong yang menyadari bahwa dirinya tidak akan bisa bicara baik-baik dengan Wu Sheng ataupun lepas dari situasi itu dengan mudah pun memberikan sinyal kepada dua saudaranya yang lain untuk menyerang Wu Sheng bersamaan dengan sebuah anggukan kepalanya.
Namun rencana itu ternyata tidak berhasil karena tepat setelah ketiganya mulai bergerak sebuah pisau yang sangat kecil dan tipis telah menancap di leher ketiganya dengan mulus.
Ketiganya yang terkena racun yang telah diolesi di pisau kecil segera terjatuh ke tanah dan tidak bisa menggerakkan tubuhnya sama sekali bahkan kesulitan berbicara.
“Hmmm, bagaimana rasanya menjadi tidak berdaya? Apakah menyenangkan?” sindir Wu Sheng sambil berdiri tegap di hadapan Gong, Rong dan Song.
Wu Sheng yang tidak ingin menghabiskan tenaga dan waktunya memberikan hukuman kepada ketiganya pun mengambil Cincin Penyimpanan Ketiganya.
“Hmmm, ketiga Cincin ini menjadi milikku sekarang! Aku akan menjadikannya sebagai kompensasi atas hadiah kecil dari kalian!” ucap Wu Sheng dengan wajah yang bahagia.
“Aku juga akan mengambil semua poin kalian! Aku anggap semua ini sebagai hadiah karena aku telah menyelamatkan kalian bertiga dari Kelompok Serigala Merah!” ucap Wu Sheng dengan senyum yang lembut tapi terlihat menakutkan di mata ketiganya.
Wu Sheng yang telah mendapatkan semua yang dibutuhkan dan diinginkannya pun menyimpan semuanya dengan sangat baik lalu memberikan hadiah terakhir kepada ketiganya.
“Agh, kalian memberikan aku hadiah yang sangat bagus sebelumnya jadi aku akan memberikan hadiah yang sama untuk kalian! Jadi aku harap kalian akan menyukainya!” ucap Wu Sheng yang mengeluarkan sebotol bubuk yang didapatkannya dari Yan Duxing sebelum memasuki Dimensi Panlong.
Wu Sheng yang menaburkan bubuk itu ke tubuh ketiganya dan bukan ke pakaiannya pun tersenyum licik.
“Kalian akan bisa bergerak lagi lima menit dari sekarang dan obat ini akan bekerja sepuluh menit kemudian jadi sebaiknya kalian berlari dengan sangat cepat dan menemukan solusinya jika tidak aku bahkan tidak tau berapa banyak Hewan Buas yang akan mendatangi kalian nantinya!” ucap Wu Sheng dengan senyum yang lebar.
Wu Sheng yang melihat ketiganya memelas dengan tatapan mata yang memohon tapi tidak bisa mengatakan apapun ataupun melakukan apapun merasa sangat puas.
Wu Sheng yang tidak peduli akan nyawa ketiganya pun memutuskan untuk bergegas pergi menuju pintu keluar dari Dimensi Panlong.
“Hmmm, waktu yang tersisa untuk tinggal di sini satu hari lagi jadi aku harus segera mencapai pintu keluar dalam satu hari jika aku tidak ingin terjebak di dalam sini selama satu tahun!” ucap Wu Sheng dengan ekspresi wajah yang serius.
Sementara itu, Mo Sanlang yang sebelumnya telah mendapatkan laporan dari Tiga Serangkai bahwa mereka telah menjalankan misi dengan sangat baik membuat perasaan Mo Sanlang menjadi sangat bagus.
Mo Sanlang yang sangat yakin jika Wu Sheng tidak akan bisa selamat dari Serangan Hewan Buas yang akan terus menyerangnya tanpa henti sebelum dirinya menghilangkan bubuk obat yang ada pada dirinya menjadi sangat senang.
“Aku sangat senang karena tidak akan ada lagi orang yang akan menghalangi jalanku!” ucap Mo Sanlang dengan tawa yang lantang.
“Sebaiknya kita pergi ke pintu keluar! Aku ingin melihat dengan mataku sendiri kesedihan dari Zhixia yang telah kehilangan penyelamatnya!” ucap Mo Sanlang dengan tatapan mata yang tajam.
#Bersambung#
Akankah Wu Sheng berhasil mencapai Gerbang Dimensi Panlong tepat waktu? Bagaimana reaksi Mo Sanlang setelah mengetahui Wu Sheng selamat? Tebak jawabannya di kolom komentar ya...