
Wu Sheng yang melakukan latihan tertutup pun menggunakan semua yang sumber daya yang dimilikinya untuk berhasil naik tingkat.
“Aku tidak boleh gagal lagi kali ini! Aku harus naik tingkat dan menjadi lebih kuat dalam waktu singkat agar aku bisa membawa pulang Yaoyao!” ucap Wu Sheng dengan tekad yang kuat.
Wu Sheng yang menghabiskan empat ribu poin untuk Inti Kristal pun menyerap semua Inti Kristal ke dalam tubuh dan mengelolanya menjadi Energi Qi miliknya.
Energi Qi yang sangat banyak yang berada di dalam tubuh Wu Sheng pun mulai bereaksi dan menyebabkan semua Meridian dan juga Lautan Qi miliknya penuh.
Wu Sheng yang merasakan tanda bahwa dirinya akan segera naik tingkat pun tidak ingin menunda lagi dan perlahan tapi pasti naik tingkat.
“Ini adalah momennya! Aku tidak akan menyerah! Aarrrgghhhh!” teriak Wu Sheng dengan suara yang lantang dengan keringat yang mengalir sangat banyak di wajahnya.
Gruxiao dan Wu Se Long yang tidak ingin terkena pusaran Energi Qi yang dikeluarkan oleh Wu Sheng pun bersembunyi untuk melindungi dirinya.
“Gawat! Orang ini ingin melakukan terobosan sekarang! Semuanya menjauh dan berlindung! Jika tidak maka kalian akan terluka parah!” ucap Wu Long dengan wajah yang terkejut dan cemas di saat bersamaan.
Wu Sheng yang akhirnya berhasil naik pun berdiri dengan tegap dengan kekuatan baru yang dimilikinya.
“Aku berhasil! Sekarang aku adalah Kultivator Level Langit Tingkat Awal Tahap Dua!” ucap Wu Sheng dengan wajah yang sangat puas dengan tekad yang membara.
Wu Sheng yang melihat kekacauan yang dibuat olehnya pun mencari keberadaan Gruxiao dan Wu Se Long dan akhirnya menemukan sebuah kenyataan yang mengejutkan.
“Apa yang kalian berdua lakukan? Apa kalian sedang bermain petak umpat sekarang?” tanya Wu Sheng dengan wajah yang bigung.
“Petak umpat? Jangan bercanda! Ini semua karenamu! Jika kau bisa mengendalikan Energi Qi dan angin yang ada di dalam tubuhnya tapi setidaknya kau harus memikirkan dua Hewanmu ini!” ucap Wu Long dengan wajah yang marah sambil menunjuk ke arah Gruxiao dan Wu Se Long.
Wu Sheng yang menyadari kesalahannya dan meminta maaf dan berjanji akan memberikan makanan lezat untuk Gruxiao dan memberikan Inti Kristal lagi untuk Wu Se Long.
Wu Sheng yang masih memiliki waktu untuk tetap berada di Ruang Latihan yang dipenuhi dengan Energi Qi Murni pun mengeluarkan beberapa Alat Alkemianya.
“Hmmm, aku akan membuat Pil Penyembuh, Pil Terobosan, dan Pil Kecantikan untuk aku jadikan uang atau aku tukarkan dengan Poin nantinya.” Ucap Wu Sheng dengan wajah yang serius.
Wu Sheng yang mengeluarkan Tripod Naga Emas Suci dan juga beberapa Tanaman Obat yang tersimpan di dalam Cincin Penyimpanannya pun memulai proses Alkemia.
Wu Sheng yang telah meletakkan Tanaman Obat ke dalam Tripod Naga Suci Emas pun mulai mengekstrak Tanaman Obat dan menjadikannya sebuah Pil dengan Pelahap Api.
Wu Sheng yang terus mengulang kegiatan itu hingga belasan kali pun berhasil mengumpulkan sangat banyak Pil.
“Aku tidak disangka dengan membuat Pil di dalam Ruang Latihan ini ternyata sangat besar manfaatnya!” ucap Wu Sheng dengan wajah yang senang.
“Aku tidak hanya mendapatkan Energi Qi Murni yang cukup untuk menjaga Tanaman Obat yang aku ekstrak tapi juga memberikan ketenangan dan rasa aman dari Orang Luar yang siap mengganggu kapanpun!” ucap Wu Sheng dengan sangat puas.
Wu Sheng yang telah berhasil semua Pil yang dibuatnya pun meletakkan Gruxiao dan Wu Se Long di dalam pakaiannya dan berjalan keluar meninggalkan Ruang Latihan.
Wu Sheng yang berjalan keluar menuju tempat Papan Pengumuman Tugas diletakkan menjadi sangat bingung saat melihat Yan Duxing berdiri di depan pintu seolah sedang menunggu dirinya keluar.
“Kau? Apa yang kau lakukan disini?” tanay Wu Sheng dengan ekspresi wajah yang bingung dan nada suara yang datar.
“Aku datang menunggumu keluar dari Pelatihan Tertutupmu karena kau mendengar bahwa kau pergi kemari!” ucap Yan Duxing dengan senyum yang ceria.
Wu Sheng yang mendengar perkataan Yan Duxing menjadi sangat tidak tertarik dan mengalihkan pandangannya ke Papan Pengumuman Tugas.
“Jika kau hanya ingin mengatakan hal ini maka aku akan pergi! Aku harus melihat tugas yang tersisa di Papan Pengumuman Tugas!” ucap Wu Sheng dengan wajah yang cuek.
“Aku harus bisa mendapatkan Poin yang banyak untuk bisa mendapatkan Sumber Daya yang lebih banyak sehingga aku bisa naik tingkat lebih cepat!” ucap Wu Sheng sambil terus berjalan dengan diikuti oleh Yan Duxing di belakangnya.
Yan Duxing yang mendengar perkatan Wu Sheng pun mengingat sesuatu dan mengatakan hal yang sangat penting kepada Wu Sheng.
“Hmmm, jika kau membutuhkan Poin untuk bisa memiliki Sumber Daya yang tak terbatas maka kau harus mengikuti ini!” ucap Yan Duxing sambil menyerahkan sebuah Selebaran kepada Wu Sheng.
“Apa ini?” tanya Wu Sheng dengan wajah yang tidak senang sambil menatap rendah ke arah kertas yang diberikan kepadanya.
“Ini adalah Selebaran yang isinya tentang Lomba Alkemia yangmana siapapun yang memenangkan Lomba Alkemia itu akan mendapatkan Poin sebesar lima ribu poin.” Ucap Yan Duxing dengan wajah yang penuh semangat.
Wu Sheng yang mendengar jumlah poin yang didapatkannya jika memenangkan lomba pun menjadi tertarik dan mengabil selebaran yang diberikan kepadanya.
Wu Sheng yang membaca isi dari selebaran itu akhirnya memiliki ide lain dan memutuskan untuk mendapaftar lalu mendapatkan hadiah utama.
“Ini adalah hal yang sangat bagus! Aku memang membutuhkan cara cepat untuk bisa mendapatkan poin dan menjadi lebih kuat! Oleh karena Lomba ini memberikan kesempatan untukku maka aku akan putuskan untuk ikut!” ucap Wu Sheng dengan tekad yang kuat.
“Benarkah? Kalau begitu maka kau harus mendaftarkan dirimu hari ini karena hari ini adalah hari terakhir!” ucap Yan Duxing dengan wajah yang gembira dan sedikit tatapan mata kekhawatiran.
Wu Sheng yang mendengar perkataan Yan Duxing pun buru-buru pergi ke tempat Pendaftaran di Departemen Alkemia.
Wu Sheng yang sampai tepat waktu pun melihat bahwa tak ada seorangpun yang mengantri mendaftar pun menjadi bingung.
Namun setelah mengetahui alasannya pun tersenyum licik dan mengikuti semua prosedur yang ada.
“Hmmm, di sini sangat sepi untuk merujuk pada hari terakhir pendaftaran!” ucap Wu Sheng dengan wajah yang bingung.
“Itu semua karena hanya Anggota dari Departemen Alkemia yang diperbolehkan ikut dalam Lomba tersebut!” ucap Senior yang ditugaskan untuk berjaga.
“Hanya Anggotanya saja yang boleh ikut lalu kenapa kalian menyebarkan selebaran itu ke seluruh Murid di Sekte Langit?” tanya Wu Sheng dengan wajah yang sedikit kesal sambil bersembunyi di balik topengnya.
“Tentu saja tidak! Murid Sekte Langit yang tidak terdaftar tapi ingin ikut tetap boleh mendaftar dengan syarat telah berhasil melewati tes menjad Anggota Depertemen Alkemia.
“Hmmm, sungguh menarik sekali! Baiklah! Tunjukkan padaku tempat dimana kalian aka mengujiku!” ucap Wu Sheng dengan senyum yang licik dan tatapan mata yang tajam.
Wu Sheng yang pergi mengikuti perginya Senior Penjaga pun akhirnya sampai di sebuah Aula yang sangat besar dan Aula tersebut dipenuhi dengan Murid-Murid dari Sekte Langit yang sedang mencoba lulus dalam Ujian yang diberikan kepada keduanya.
“Hmmm, di dalam sini ternyata berbanding terbalik dengan tempat pendaftaran. Bagaikan Langit dan Bumi!” gumam Wu Sheng dengan senyum kecil di sudut bibirnya.
Wu Sheng yang mengikuti Tes menjadi Anggota Departemen Alkemia pun mulai menunjukkan bakat yanng dimilikinya hingga hanya dengan beberapa gerakan telah membuat semua orang menerimanya sebagai Anggota.
#Bersambung#
Bagaimana hasil dari Lomba Alkemia yang ingin diikuti WU Sheng? Akankah Wu Sheng berhasil menang nantinya? Hal apa yang akan terjadi pada Wu Sheng selama Lomba dilaksanakan? Tebak jawabannya di kolom komentar ya.