Getaran Hati Nirmala

Getaran Hati Nirmala
Rindu


Seminggu berlalu tanpa kehadiran Jeff di sekolah. Tak seorang pun tahu kalau Jeff mengalami kecelakaan. Chika yang datang ke sekolah langsung menemui gurunya Jeff mengatakan bahwa Jeff mengalami kecelakaan, Chika meminta kepada guru walinya agar tak memberitahukan kepada teman-teman di sekolahnya, cukup guru nya saja yang tau.


Nirmala tidak mencoba menghubungi Jeff. Tidak sekalipun sejak kejadian malam minggu kemarin yang gagal. Jeff tidak memberi kabar apapun, itulah sebabnya Nirmala tidak ingin menghubunginya lagi.


Seminggu di rumah sakit membuat Jeff sangat bosan setengah mati. Sekarang dia sudah sembuh, dia ingin cepat-cepat bertemu dengan Nirmala.


"Jeff, mau kemana? kamu harus banyak istirahat Jeff, Jeff ... ya ampun anak itu." Chika mencoba menahan tapi Jeff sudah terlanjur pergi.


Jeff naik motor dengan kecepatan tinggi agar bisa secepatnya sampai dirumah Nirmala. Saat di perjalanan, Jeff melewati sebuah taman, ada kursi panjang di sana yang biasa di gunakan orang-orang untuk bersantai. Jeff melihat pemandangan yang mengejutkan.


Nirmala sedang bersama Tirta. Mereka tidak sengaja bertemu di taman dan mengobrol santai. Jeff yang terbakar api cemburu langsung mendekati mereka berdua. Dengan motor kebanggaannya honda cbr, Jeff menghampiri dan hanya sebentar dia menghentikan motornya lalu melajukan lagi dengan kecepatan tinggi.


Tirta merasa puas mendapatkan moment tak terduga seperti itu. Nirmala lalu berpamitan kepada Tirta, dia ingin segera pulang. Tirta pun pulang dengan arah yang berlawanan dengan Nirmala. Saat Nirmala sedang berjalan, tiba-tiba ada suara motor seperti mendekati dirinya. Benar saja, itu suara motor Jeff. Jeff kembali menemui Nirmala.


Nirmala menyapa dengan senyuman.


"Jeff, apa kabar?"


Jeff hanya diam.


"Aku tidak sengaja bertemu dengan Tirta, kami hanya mengobrol sebentar saja, tidak lama kamu datang"


Jeff diam.


"Kau kemana saja? selama seminggu ini menghilang tanpa kabar".


Jeff masih diam.


Nirmala melanjutkan langkah kakinya, Jeff yang sedari tadi hanya diam mengikuti dengan motornya berjalan sangat pelan.


"Nirmala,"


"Iya,"


"Kamu tidak merindukan aku?"


"Mana mungkin, kamu sudah membuatku kesal. Malam minggu kemarin kamu kemana?"


"Aku minta maaf untuk malam minggu kemarin aku tidak menepati janjiku, kau boleh marah"


"Untuk apa aku marah? tidak ada gunanya juga,"


"Jadi kamu tidak marah?"


"Sama sekali tidak."


Padahal dalam hati yang paling dalam, Nirmala sangat marah. Tapi dia tidak ingin memperlihatkannya pada Jeff. Nirmala mencoba mengatur emosinya agar tetap stabil.


"Kamu tidak bertanya, kemana aku selama satu minggu kemarin?"


"Untuk apa aku menanyakan hal yang tidak ada hubungannya denganku?"


Jeff terdiam memikirkan sesuatu. Nirmala tidak pernah menganggap dirinya, Nirmala menganggap tidak ada kaitannya dengan dirinya. Jeff mengira Nirmala akan mengkhawatirkannya. Ternyata salah, Nirmala tidak peduli.


Nirmala mencoba menahan perasaannya. Sebenarnya dia sangat merindukan Jeff beberapa hari yang lalu karena lama tidak bertemu. Tapi Nirmala khawatir kalau perasaannya untuk Jeff bertepuk sebelah tangan. Nirmala memilih untuk menyembunyikan perasaan nya itu hingga Jeff mengungkapkannya lebih dulu.


"Mala,"


"Iya,"


"Bagaimana kalo sekarang aku ajak kamu jalan-jalan untuk menebus janji aku yang kemarin, kamu mau kan?" Jeff penuh harap mengajak Nirmala jalan-jalan.


"Maaf Jeff, tapi aku sudah ada janji,"


"Dengan siapa?" Jeff penasaran.


"Kamu tidak perlu tahu siapa, lagipula itu bukan urusan kamu,"


Telepon genggam Nirmala berbunyi, tanda panggilan masuk. Itu panggilan dari Kevin. Malam ini Kevin berniat mengenalkan Nirmala dengan Chika. Kevin sebelumnya sudah bilang akan mengajak Chika makan malam, tapi Kevin akan membawa seseorang. Seorang yang usianya seusia Jeff.


***


Malam tiba, Kevin dan Nirmala menuju ke restoran Aksara, Restoran paling mewah di seluruh kota itu. Rupanya, Chika mengajak Jeff. Detak jantung Nirmala mendadak berirama, berdetak sangat kencang saat dia bertemu dengan Jeff. Kevin mengenalkan Nirmala kepada Chika dan Jeff.


Setelah perkenalan, Nirmala minta izin untuk pergi ke toilet. Tidak lama, Jeff menyusul Nirmala. Lagi-lagi Jeff seperti orang yang terbakar api cemburu, dia menunggu Nirmala di depan toilet wanita. Nirmala kaget saat keluar dari toilet, ternyata ada Jeff sedang menantinya.


"Jadi Kevin yang membuat kamu menolak untuk aku ajak pergi?" Jeff tiba-tiba menanyakan hal yang bukan urusannya.


"Aku sedang malas ribut," Ujar Nirmala.


Jeff menarik paksa tangan Nirmala dan membawa nya keluar restoran. Tiba-tiba Kevin datang mengagetkan.


"Rupanya kalian sudah saling kenal ya," Kata Kevin.


"Kak, a ... ku mau pulang saja" Nirmala meminta izin untuk pulang.


"Biar aku saja yang mengantarnya pulang." Jeff menawarkan diri.


"Aku yang mengajaknya kesini, aku juga yang akan mengantarnya pulang. Kau tidak perlu repot-repot." Kevin sambil tersenyum menolak tawaran Jeff.


Kevin mengajak Nirmala untuk masuk kembali ke restoran dan menikmati makanan yang sudah di pesan.


"Kalian darimana saja?" tanya Chika penasaran.


Tapi tak seorangpun yang menjawab. Makanan sudah datang, menu yang di pesan sudah siap untuk di nikmati. Kevin duduk di sebelah Nirmala dan mengambilkan beberapa menu makanan untuk Nirmala. Semakin membuat Jeff kepanasan.


Nirmala menyadarinya, mungkin Jeff cemburu.Tapi untuk apa Jeff cemburu, apa Jeff suka sama aku. Ah, itu tidak mungkin. Diluar sana banyak yang tergila-gila dengan Jeff dan tak ada satu pun yang berhasil memikatnya. Bahkan Anah, sahabatnya sendiri yang jago berdandan saja tidak bisa memikatnya. Apalagi dirinya yang selalu tampil sederhana apa adanya.


Makan malam selesai dan mereka pulang kerumah masing-masing. Sekarang Jeff ada di kamar dan melamunkan Nirmala. Nirmala begitu cantik, Jeff yakin kalo Kevin juga menyukai anak pembantu itu. Semakin banyak saja saingan untuk mendapatkan Nirmala, pikirnya.


Jadi selama ini cinta kak Chika bertepuk sebelah tangan, karena Kevin sebenarnya menyukai Nirmala. Benar-benar anak pembantu itu, bagaimana bisa dia bersaing dengan kakakku. Oh tidak, tidak, Nirmala tidak bermaksud bersaing, tapi Kevin lah yang jatuh cinta padanya.


Malam semakin larut, tidak terasa mata Jeff mulai terpejam.


***


"Nirmala, ada yang ingin aku katakan padamu,"


"Katakan saja,"


"Aku suka kamu,"


"Kamu pasti bercanda,"


"Aku serius, kamu mau kan jadi pacar aku,"


"I ... iya, aku mau."


Nirmala menunduk malu saat Jeff mengatakan perasaannya kalo dia mau menjadi kekasih Jeff. Jeff sangat bahagia sekali karena dia bisa mengungkapkan perasaan yang selama ini terpendam.


"Untuk merayakan hari jadi kita, bagaimana kalo kita jalan-jalan ke pantai,"


"Jangan ke pantai, kita ke gunung saja ke kebun teh," Nirmala menolak pergi ke pantai dan memilih untuk jalan-jalan ke perkebunan teh saja.


Jeff langsung menyetujuinya, saat itu juga mereka pergi ke perkebunan teh. Mereka Naik motor, kali ini Jeff tanpa ragu menyuruh Nirmala untuk memeluk dirinya saat sedang naik motor. Nirmala pun tidak menolaknya. Dia memeluk erat Jeff dari belakang.


Namun, tiba-tiba ...


"Jeff .... Jeff ayo bangun sudah siang," Chika membangunkan Jeff dari tidurnya.


Astaga, Jeff tersadar bahwa ternyata yang barusan terjadi itu hanyalah mimpi.