
Semua kebun yang rata dengan tanah sudah selesai di gali oleh pekerja dari kota yang paman kerahkan dan entah mengapa selalu ada saja yang meninggal, mungkin karena hutan yang biasa dan sekarang matahari sudah bersinar terang dan tidak kelihatan lagi pohon - pohon yang teduh disana dan aku tentunya sangat senang karna bibit sudah mulai bisa di tanam kembali, apalagi buah - buahan langka dan tentunya akan sangat berguna untuk di jual ke kota
Tetapi paman belum mendapatkan emas sedikitpun padahal semuanya tanah sudah di bongkar dan aku yakin paman masih penasaran untuk melakukan pembongkaran disana padahal aku sudah membagikan uang untuk penjualan tanah itu ke kota tetapi paman masih saja kurang puas untuk itu dan bagaimana nanti kalau mereka masuk lebih dalam ke dunia binatang siluman ular itu dan tentu saja di sana banyak harta yang berlimpah apalagi manusia yang serakah sering memuja ular siluman itu disana dan paman ini merasa dirinya sudah hebat dan mau meratakan tanah itu juga, aku hanya tarik napas untuk itu.
Nak, bantulah aku pamanmu ini, paman seperti mendapat sesuatu kalau masuk ke hutan sana dan apakah hutan itu milikmu ?
Benar paman, kalau yang disana aku sudah membelinya dengan uangku sendiri, tetapi kalau masuk kesana bahaya paman disana banyak ular hitam yang sangat ganas paman, aku tidak mau paman melakukan usaha yang sia - sia saja.
Kenapa ?
Kalau paman membongkar hutan itu tentu saja semuanya akan ke kampung dan tentu saja mengganggu paman, jika terkena gigitan ya maka yang di gigit akan mati, apa paman mau semua pekerja paman akan mati sia - dia.
Mati itu bukan pilihan nak tetapi jika memang mati di gigit ular maka mungkin sudah takdirnya di gigit ular dan jika memang harus menambah orang maka kita akan menambah lagi soalnya emas itu harus kita dapatkan dan jika memang tidak ada maka pencarian emas itu tidak akan pernah di cari lagi dan walaupun harus mengunakan tenaga yang ekstra maka kita akan menambahkannya sekalian kami akan membawa anti bisa ular dari kota untuk di bawa kemari dan jika penduduk takut akan bisa ular itu maka bisa ular sudah di datangkan dari luar negeri, jadi pekerja dan penduduk tidak usah takut dan itu sudah datang hari ini.
Paman, serius untuk menangani hutan ini dan untuk pohon - pohon yang besar ini bagaimana paman , kamu boleh menjualnya ke kota dan bangunlah desa kalian untuk tempat posyandu ataupun sekolah dan untuk sumber manusianya kami akan mengajukan ke kota biar desa kalia. Tidak tertinggal lagi serta jalan pun akan di buat secepatnya dan untuk ularnya kami akan menangkapnya karna orang luar negeri itu memang mengincar ular berbisa itu katanya untuk pengobatan dan tentu saja satu ular akan di bayar mahal.
Aku akan membicarakannya lagi dengan ayahku paman, karna aku takut nanti banyak yang jadi korban dan paman yang akan di tuntut untuk itu, tetapi sangat berterimakasih karna lahan - lahan yang kosong sudah bisa di tanami dan jurang - jurang itu juga sudah selesai di timbun , terimakasih paman untuk bantuan paman.
Sudah beberapa hari aku tidak ke kebun lagi karna di kebun sudah banyak pekerja baik dari desa maupun dari kota untuk mengakut buah - buahan itu dan untuk kayu yang akan di tebang juga sudah ada yang mengangkutnya ke kota dan untuk sekarang buah masih laris, masih banyak permintaan dari kota dan tentu saja dikirim ke luar negeri, aku selalu membagi keuntungan buat orang - orang yang bekerja denganku bahkan tetua selalu kami berikan dan tidak sedikitpun niatku untuk memakan hasil bumi itu sendirian walaupun itu adalah hasil dari kebun kami.
Sama Juga dengan lahan yang sudah di perbaiki, tidak ada satupun yang ingin menanam sayuran ataupun yang ikut untuk membuat kebun walaupun aku sudah menimbun dengan tanah gembur di atasnya tetap saja penduduk tidak mau, lahan kami itu sangat lebar dan untuk membangun kebun yang luas membutuhkan biaya yang sangat banyak, modal saja aku dan bapak sudah ke kelelahan karna tanah liat yang kami jual kamu tukar lagi dengan tanah humus dan tentunya membutuhkan banyak modal untuk itu, sedangkan ada sebahagian penduduk tidak mau untuk ikut menanam padahal tinggal tanam saja dan beberapa bulan hasilnya akan di dapat, mereka terlalu takut rugi padahal aku juga masih kecil dan tidak terlalu paham tentang uang dan semuanya, aku paham uang itu bisa menghancurkan segalanya.
Kenapa paman tidak mau uangnya paman? Kan itu kami berikan untuk paman dan jika paman kurang aku akan mengatakan kepada bapak.
Tidak usah nak ! Kalian juga butuh modal untuk itu dan jika nanti kalian sudah berhasil bolehkah memberikan kepada paman. Sekarang ini paman lihat kalian juga kesulitan sedangkan bos paman juga memberikan uang gaji untuk kami, jadi simpan saja dulu ya?
Baiklah paman, tetapi paman sudah membantu kami dengan mobil besar itu dan tanah gembur itu paman ? Kami sangat berterimakasih paman ? Kataku kepada paman lagi?
Tidak, itu humus punya paman dan tanah liatnya juga ke perusahaan paman, jadi kita sama - sama untuk serta kamu bisa membantu desa ini, kamu berhasil membangunnya dan tentu saja penduduk akan senang disamping juga penduduk punya pekerjaan selain ini jalan - jalan juga semakin bisa dipergunakan sehingga mobil - mobil itu bisa bergerak dengan sempurna.
Selama ini paman susah mendapatkan tanah liat untuk pembuatan keramik yang jika jatuh maka keramik akan pecah, tetapi tanah liat di kebun kalian tidak pecah sama sekali, mungkin inilah harta karunnya itu, bukan emas tetapi kita harus mengolahnya dulu menjadi barang baru bisa di belikan emas nak, aku baru sadar bahwa tanah liat inilah harta karunnya jadi paman menjalankan semuanya tanpa ada yang tersisa untuk di jadikan bahan industri untuk kemajuan desa kalian ini.
Aku tidak ingin paman rugi waktu untuk mencari emas itu paman bahkan desa kami juga sudah banyak perubahan, kalau memang benar tanah liat desa kami bisa di gunakan berarti aku tidak usah berpikir malam ini untuk tidur paman.
Maksudnya...
Aku memikirkan paman, aku dapat keuntungan tetapi paman emasnya juga tidak dapat dan aku kasihan melihat paman, emasnya tidak ketemu paman ?
Sudah ketemu nak....
Paman aku baru mengerti paman, karna di balik paman bekerja keras paman juga bisa menemukan ide untuk itu, aku harap paman mengerti apa yang aku maksudkan paman.