
Benar firasatku jika jalan becek begini mobil akan sulit berjalan apalagi kalau tidak ada pasir atau batu yang di taruh di atas jalan itu maka tanah hitam ini semakin becek saja dan lihatlah awan mulai hutan dan buah jika terkena hujan maka harus di keringkan kembali sebelum di bungkus dan warnanya yang ungu indah akan berubah menjadi ungu busuk dan akupun segera mengambil kemudi mobil dan paman pun turun, mobil kembali hidup kamipun jalan lagi sebelum hujan gelap yang menimpa bumi dan petir sudah mulai kedengaran keras padahal belum saja hujan, paman salut kepadamu masih kecil sudah pandai bawa mobil dan berbisnis kata paman said, paman aku tidak apa - apa tanpa paman kataku dan paman lah yang terhebat yang mengajari aku bukan? Nah kita sudah sampai paman biar nanti aku masukkan ke gudang saja dulu setelah makan nanti biar di bungkus sama bik Sumi dan kalau hujan biasanya juga bik sum dan yang lainnya tidak datang paman karna mereka takut hujan becek katanya yah mungkin besok pagi kita bungkus dan siang kita bawa ke kota.
Apa kamu gak kecapekan sekolah nanti dan bapakmu marah kalau tidak sekolah, biasanya bapak yang ke kota paman tetapi ada tamu di rumah pasien paman dan tidak mau pulang ke rumahnya karna kakaknya kesurupan paman dan aku meninggalkannya tadi di rumah karna paman sendirian di kebun dan tidak akan selesai sampai malam jika paman sendirian dan aku tau paman tidak takut apapun tetapi aku sudah janji sama paman untuk membantu paman tadi pagi bukan? Setelah selesai memasukan semua buah ke gudang dan menurunkannya kamipun kembali ke rumah masing - masing tetapi paman belum bisa pulang akhirnya kamipun membungkus buah - buahan itu Samapi semuanya sudah siap dan tidak terasa hujan sudah berhenti dan paman sudah kembali ke rumahnya dan besok aku harus memberikan uang yang lebih kepadanya, paman said sangat baik sekali kepada siapapun dan tidak pernah sedikitpun meminta uang lebih berapapun dia terima, katanya karna bekerja denganku paman bisa membeli motor dan membantu orang dan bisa makan nasi setiap harinya dan setelah semuanya kami bungkus, bapak datang ke gudang mencariku karna memang hujan lebat jadi kami berteduh sekalian membawa payung untuk paman katanya tetapi hujan sudah berhenti dan paman pulang sudah gerah dan lapar dan bapak menyuruh paman membawa rantang lauk kami dan menyuruhku pulang ke rumah untuk mandi.
Dengan senang hati paman membawa lauk ikan kuah pedas itu pulang karna di rumah banyak kata bapak, kamipun pulang dan akupun langsung mandi setelahnya makan karna yang lain sudah makan duluan dan jam sudah 08.00 malam setelah semuanya kegiatanku selesai dan aku melihat kakak itu duduk manis dan belum kesurupan karna wajahnya sangat cantik sekali dan tidak ada kuku yang hitam seperti waktu tadi siang dan kulihat bapak masih saja meramu obatnya dan akupun duduk disitu sambil mengantuk sebentar, ibu jangan bangunkan aku ya, mobil kami tadi masuk becek capek sekali membawanya keluar dorong dan dorong lagi, akupun tertidur dan kulihat ibu juga tidur di luar dan hanya bapak saja yang di dalam kamar.
Aku tertidur pulas sekali dan kulihat si Lusi sedih sekali dan mengatakan kepadaku pamanku itu serakah sekali, aku tau Lusi dan kamu jugalah yang membuat paman begitu, semuanya ilmu kebatinan kamu berikan sehingga paman jadi sombong, apa susahnya menyembuhkan orang walaupun dia miskin dan tidak punya apapun ketika paman itu sakit kamu juga tidak ada di sana Lusifer, kamu pergi tidur di kerajaan apimu dan sibuk menyembuhkan putramu padahal putra kesayanganmu sudah ada dimana - mana dan kamu tau aku tidak tertarik untuk menjadi salah satu putramu Lusi dan aku hanya ingin bisa membantu orang saja dan bukan membuat orang lari dari kenyataan dan jin yang ada di kakak itu tidak bisa masuk karna bunga sorga itu menghalangi mereka masuk, bukankah dia juga salah satu anakmu yang kamu lemparkan dan anakmu mau bertobat dan tidak ingin kembali ke jalan sesat dan dia bukanlah Gabriel yang selalu kamu hukum tanpa tau bahwa kamu adalah sama sepertinya dulu dan lihatlah hasil perbuatanmu Lusifer pamanku berubah menjadi jahat dan tidak tau mana yang baik lagi dan lihatlah kakak ini korban dukun yang rela di bayar mahal untuk mengirimkannya ke tubuhnya dan jin itu sudah di luar sana mengintip adakah celah yang bisa membawanya masuk bukan? Kataku kamu sama saja Lusifer dan aku belum melihat Gabriel, biar adik bukan hanya jalan sesat tetapi jalan kebenaran pun harus seimbang dan kamu sudah bertemu dengannya anak kecil, kamu aja yang tidak tau, kalau kamu jeli kamu sudah menemukannya anak kecil, Lusifer jangan kamu kira aku kecil mau mengalah kepadamu cukup pamanku saja dan yang lainnya yang mengorbankan jiwanya dan rohnya kepadamu dan kenapa mesti kamu menjumpai ku di saat tidur, si kakak itu sombong menghina pemuda miskin dan lihatlah dia menderita sekarang dan pemuda itu merasa terhina karna sudah menolak dia karna miskin, kamu salah Lusifer si kakak tidak mencintainya lagian juga si kakak juga masih kuliah dan belum ingin menikah, kenapa di paksa kalau belum bisa mencintai dan aku juga akan menolak pemuda itu jika aku gadis karna pemuda itu tidak bagus sifatnya pasti kalau ada yang lebih cantik atau karna si kakak kaya makanya pemuda itu mencintainya, dasar pemuda tidak sadar diri dan lihatlah si kakak memang orang baik Lusifer aku bisa melihatnya dan ya sudah aku mau tidur lagi dan aku yakin kami juga entah dimana Lusifer buktinya kamu beraninya masuk mimpiku, aku tidak bisa datang bunga sorga itu akan menelanku sama dengan jin itu sudah di makannya dan untungnya kamu orang baik anak kecil kalau tidak kamu pasti jadi orang gila', dan bunga itu akan jadi baik kalau orang baik yang memilikinya dan akan jadi jahat jika orang jahat yang memilikinya dan tentunya aku paham anak kecil karna akulah yang membuatnya.
Kota B, 23 Juni 2023
pukul 21.46 Wib.