Game Setan

Game Setan
bab 4


Sudah 3 orang yang pergi, dan sore ini satu nenek kami yang meninggal gara2 terlicin di kamar mandi dan terjatuh, nenek itu memang sendirian tinggal di rumahnya, anak2nya sudah pada menikah semua dan mungkin karna sakit dan nenek kami terjatuh, semua orang terkejut dan tentu kami juga terkejut, dan untuk itu sudah 4 orang yang meninggal sebelum 1 Minggu, dan para tetua mengumumkan untuk acara ritual dilakukan agar tidak ada yang meninggal lagi, dan tiba2 saja nenek sebelah meninggal yah karna si nenek itu sudah tua, dan total sudah tambah lagi yang meninggal dan entak kenapa ritual itu juga harus memotong sapi dan di persembahkan untuk para arwah leluhur kata mereka, dan tulang belulang harus di cuci dengan air jeruk dan bunga Safa katanya, gimana mau diberkati desa kami ini kalau masih banyak yang menjujung arwah para leluhur itu, dan nenek yang membawa pergi ke kuburnya, apa hubungannya dengan orang2 yang meninggal tiba2 saja, apakah mereka juga sama memuja arwah leluhur itu, sungguh membingungkan, dan untuk acara ritual itu juga ada sejenis Gondang yang di gaungkan untuk memanggil para arwah leluhur itu dan mereka memasuki para tetua itu, entahlah itu masih ku denger dan pembicaraan mereka, dan aku juga tidak tau kapan di buat acara ritual pemanggilan arwah itu oleh para tetua itu, aku pengen bertanya ke ibuku dan ibu mengatakan tidak usah ikut campur urusan orang tua, tapi aku penasaran untuk acara2 ritual itu, dan acara penguburan sudah dilakukan dan desa kami masih sama sunyi, dingin dan tidak kedengaran suara apapun, yang kudenger hanya suara anjing melolong panjang dan suara2 seperti gemerincing gelang kaki tengah malam, begitu lagi dan kulihat tidak ada orang diluar, kemudian aku tidur lagi, dan besok aku bertanya ke ibu saja pikirku, mungkin ada orang lewat pakai gelang kaki, tetapi siapa yang pakai gelang kaki tengah malam begini, rupanya bukan aku saja yang mendengarnya tetangga sebelah juga mendengarnya rupanya, dan aku bertanya pada ibuku, apakah kamu juga mendengarnya kata ibu, Iyah Bu, kenapa ada perempuan yang lewat pakai gelang kaki tengah malam Bu bukankah kalau sudah makan kita bukannya tidur, bila ada suara gererincing tengah malam itu ada maklup kasat mata yang lewat kata ibu, tapi maklup apa itu Bu, yah seperti hantu atau sejenisnya kata ibu, apa ibu percaya kataku, tidak tapi namanya iblis dia bisa aja ada, tergantung kita mempercayainya kalau kamu lemah maka akan mudah kamu juga diperdaya kata ibu, dan sudah sampai 6 orang Bu, kalau sudah 7 baru berhenti kata ibu, kenapa begitu, yah memang kalau disini begitu kalau tujuh sudah menutup, aku tidak mengerti maksud ibu, nanti kamu pasti mengerti kata ibu, tapi untuk apa ritual pemanggilan arwah itu, acara untuk hormat kepada leluhur , tapi apakah harus, kalau tidak dilakukan apakah semakin banyak yang meninggal Bu, ibu tidak tau kitabikuti saja tetapi bukan untuk ikut masuk didalam, kuatkan iman dan banyak doa, dan itu juga ada acara makan2nya nanti kata ibu, aku tau Bu, itu yang dibicarakan tetua2 kampung dan ada bendera setan juga di kibarkan katanya Bu, ibu juga tidak tau kita lihat saja besok ya, apakah jadi ritualnya atau tidak, mungkin makan satu kampung bersama2 juga menyenangkan dan tidak usah mencampuri urusan orang tua dan tetua2 itu, mereka lebih tau kata ibu.