Begal Terpaksa Menikah

Begal Terpaksa Menikah
Part 136


Sebelum kejadian itu..


Setelah sekian tahun di penjara akhirnya Tati bebas juga. Penampilan nya berubah, dia tidak lagi gendut. Tati banyak menderita di penjara, dia menyimpan dendam untuk itu.


Saat dia pulang ke rumah dia tidak menemukan Aria sebagai tetangganya, malahan orang lain yang mengisi rumah itu.


“Buk di mana Aria?”


“Dia udah lama pindah”


“Ke mana?”


“Kau ingin minta maaf padanya ya? bawalah sesuatu, jangan tangan kosong”


“Di mana dia tinggal sekarang bu!”


“Tanya Sari, ibu juga tidak tau di mana”


Tati menuju rumah Sari tapi Sari tidak ada, Tati tidak tau kalau Sari sudah menikah. Namun Tati mendapatkan alamat Sari dari ibu nya.


Tok tok tok.


Tati mengetuk pintu rumah Sari sambil bergumam. “Besar jug rumah Sari, mereka hidup enak sedangkan aku menderita di penjara”


“Siapa?” Tanya Sari sambil menggendong anak nya.


“Ini aku Tati”


“Tati!? gak mungkin ah Tati kan gemuk”


“Sari di mana rumah Aria?”


“Mau ngapain kau?”


“Aku ingin meminta maaf”


“Cih! tau pun kau salah. Yaudah, dia tinggal di...”


Sari memberitahu alamat Aria, dia pikir Tati datang dengan niat baik jadi biarkan saja.


>>>


Di depan gedung apartemen.


“Apa apan ini! mereka benar benar hidup enak” Tati semakin geram. Baru saja mau masuk namun tidak jadi kerna dia melihat Izana dan Aria yang berperut besar keluar dari gedung itu masuk ke dalam mobil.


Mobil berhenti ketika sampai di sebuah supermarket. Tati duduk di tempat lain sementara menunggu waktu yang tepat, dia sudah menyiapkan pisau dapur yang ia bawa dari rumah, tekad nya sudah kuat.


“Kalau bukan kerna kau, aku tidak akan sampai ke neraka itu Aria”


Tati melihat kesempatan, Aria berdiri sendiri tengah sibuk dengan HP nya, mulailah dia beraksi.


Srak!


Wanita sialan!


Geram Tati kerna wanita itu melindungi Aria, ingin menusuk lagi tapi Aria sudah berteriak duluan teriak memanggil Izana.


“BANG!”


Tati panik, dia segera berlari sialnya kendaraan di jalan tidak mau berhenti, telunjuk Aria yang mengarah padanya membuat Tati terburu buru, langsung saja dia menerobos jalan dan..


Brak!


Tubuh Tati di tabrak mobil yang melaju kencang, dia tidak pingsan, dia sadar. Rasa sakit Tati rasakan ketika dirinya sudah tidak lagi bisa bergerak.


“Sakit, sakit sekali. Tuhan ku mohon buat aku pingsan!”


Mungkin ini yang di namakan karma, dulu Tati mendorong Aria ke jalan hingga wanita itu hampir mati kini dia merasakan di tabrak mobil seperti Aria dulu, bedanya saat ini dia sadar merasakan sakit nya kehilangan kulit dan patah tulang kaki.


Sangking sakit nya, Tati tidak sanggup menahan nya. “Hiks aku tidak sanggup!” Tati sudah kehilangan akal akan rasa sakit yang luar biasa itu.


Ngeng~


Motor lewat begitu saja menabrak pisau yang terpelanting dari genggaman Tati. Namun pisau itu malah terbang ke arah Tati yang terkapar.


Jleb.


“Ahhhk!”


Jantung Tati tertusuk pisau yang ia bawa sendiri, di detik kemudian Tati meninggal dengan mata terbuka, naas sekali, niat mau membunuh malah diri sendiri yang mati.


Sebut aja ini sebagai karma.


Tbc.


...Sebelum Lanjut biasakan Like terlebih dahulu...


...Author sangat berterimakasih jika kalian menyempatkan untuk Vote atau hanya sekedar komentar....