Terjerat Pertunangan

Terjerat Pertunangan
93


Raka POV


"Raka,apa kamu yakin? kamu bahkan nggak tau kemana dia pergi,dan bersama siapa"cela nenek Winata


"apa yang membuat nenek yakin selama ini aku nggak sama dia"tantangku


"apa maksudmu"bantah nenek winata bingung


"nek selama ini kita sama sama tau kalau Tiara dan ibu ayu ada di bali,bedanya nenek bersikap tidak perduli, sementara aku menopangnya dalam diam, menjaganya agar slalu terhindar dari bahaya memastikan dia bisa mandiri dan tentunya memastikan dia aman"ucapku santai


"mungkin aja dia bertemu calon suami bulenya di bali"bantah nenek winata


"sudahlah nek,aku sudah punya bukti klo sampai hari ini dan di hari kedepan aku adalah satu satunya pria bagi cucumu,jadi hentikan semua omong kosong dan pengalihan isu ini,aku hanya mau tau dimana atau kemana rekening milik tunanganku tentunya beserta isinya"ucapku penuh penekanan sementara Raya Winata mulai resah


"om Tama,aku rasa om pasti bisa memberiku jawaban untuk hal ini kan,om kan ayahnya Tiara, jadi menurutku om pasti mau tau tentang ini juga" tanyaku santai


"mana kita tau,dia yang teledor kan,tiara coba kamu ingat ingat dimana kamu taruh rekening itu,jangan bikin kita kayak pencuri gitulah" ucap Tante Raya gusar


"Teledor? pencuri? aku bahkan belum menyebutkan hal itu"ucapku meremehkan


"sejak 5 tahun lalu,tiara dan ibu ayu ada di bali sementara ada penarikan sejumlah besar uang dari rekening Tiara dari Mesin atm yang ada di jakarta,aneh nggak om"ucapku sambil mengambil minuman


"kalian Tau nggak kenapa rekening itu terblokir?,itu karena aku sudah membeli bank itu dan membekukan rekeningnya,rekening itu hanya bisa menerima kiriman uang,tapi tidak bisa kutarik,jadi kira kira siapa yang menarik uang itu?"ucapku santai


"dan Om aku rasa hari semakin malam,besok Tiara harus kuliah,jadi kami pamit dulu" ucapku sambil mengajak tiara pergi


"kami pergi dulu"ucap Tiara sambil berdiri


"ah om Tama,sebagai calon menantu yang baik,aku akan memberi sedikit kelonggaran, aku memberi kalian waktu 3 hari untuk mengembalikan buku rekening itu,lengkap dengan kiriman uang yang sudah pernah diambil atau aku akan mengajukan tuntutan hukum dan pemberitaan tentang ini tentunya akan membuat guncangan untuk winata corp ya" ujar Raka santai


"satu lagi,sebagai ayah yang baik, tau diri sudah melukai,mentidak perdulikan dan memanfaatkan anak sendiri, harusnya om datang dan menikahkan tiara padaku seminggu lagi,tapi kalo nggak pun nggak masalah,toh surat ijin menikah sudah om tanda tangani"ucapku santai sambil membimbing Tiara Pergi.


"tunggu"ucap tante Raya


"apa bagusnya dia, Diandra lebih segalanya dari dia,Diandra juga memiliki kekayaan yang lebih besar dari dia, kamu juga tidak pernah menyukainya,Tiara... nak sadar ini untuk kebahagiaanmu, kamu nggak bisa handle Raka,kamu lupa dia selingkuh saat kamu slalu bersamanya,nak pulanglah demi ibu ayu, mama bisa mencarikan jodoh yang lebih cocok untukmu"ucap Tante Raya keras sehingga para tamu bisa mendengarny.


tangan Tiara terasa sedikit bergetar mendengar pernyataan tadi, hatinya pasti sakit mendengar pernyataan tadi Tante Raya memang sangat pintar sementara aku hanya bisa mempererat genggaman tanganku.


.....


"Kak armand,perketat penjagaan Tiara" pintaku saat kami ada di ruang kerjaku


"bro tadi kupikir pas dia denger ibu tirinya ngomong,dia bakal ngamuk tapi kok dia hanya senyum dan tenang,menurutku itu lebih nakutin"jawab Armand


"omongan ibunya itu bener bener membawa ingatan buruknya ke aku kembali,dan ngeliat sikapnya selama ini,itu pasti bakalan jadi kemundurqn bagi hubungan kami,dan satu lagi kak predikeiku dia pasti bakal biat rencana untuk kabur"ucapku


"jangan terlalu yakin kak"ucapku


....


Tiara POV


"Ti.... kamu Ok kan"tanya neyla kawatir sambil memelukku yang masih sesegukan


"aku nggak apa apa "ucapku menenangkan


"bersihin mukamu dulu,baru tidur,mukamu sembab"ucap Neyla sambil menarikku ke meja rias


"Titi....ke aku jangan gitu,kalo kamu sedih bilang sedih,kalo nggak bilang nggak"ucap Neyla dan kami pun menangis bersama


"hatiku sakit,aku bener benar benci keluargaku, aku benci Raka,dulu aku ngira dia bakal jadi tumpuanku tapi ternyata dia malah lebih nyakitin dari yang lain"ucapku kelu


"Titi gimana kalau kita kabur sebentar"tantang Neyla


"bentar lagi aku nikah Ney,bisa kabur gimana lagi, kalau kabur gimana nasib pegawai di bali, gimana nasib ibu?" ucapku pilu


"titi bisa nggak kali ini kamu mikirin dirimu sendiri,dan kita nggak kabur,cuma istirahat sebentar sambil nunggu Pak Raka nemuin keberadaan loe,kayaknya seminggu cukup buat nenangin diri kan, jangan mikir yang lain dulu,masalah ibu ayu,tenang tadi aku udah nelpon bang adrian dan tante citra dia bilang sementara dia bisa handle masalah ibu,ibu udah dipindahin ke tempat aman,masalah uang,aku dan Rindu ada uang untuk jaga jaga,yang penting mentalmu sehat dulu"ucap Neyla berbisik


"tapi gimana caranya Ney,rumah ini udah kayak penjara"ucapku kesal


"tapi tunggu dulu ti,loe cuma mau healing kan ya bukan kabur,kalo kabur beneran gue nggak setuju,di luar bahaya"ucap Neyla tiba tiba


"Ney...jujur ya awalnya gue mau kabur dari dia tapi lama kelamaan gue juga sadar,nggak ada dia hidup kerasa agak kurang,tapi gue juga nggak bisa boong,gue masih kesel sama dia,coba deh loe jadi gue ney,selama ini apa sih yang nggak tak korbanin buat dia, trus apa lebihnya cewek itu dari gue,dia bukannya ngedeketin gue malah main di belakang gue,harga diri gue ditaruh dimana ney,trus pas gue kabur gue bener bener ngarap dia nyariin ,eh malah diem" kataku menumpahkan kekesalan


"jadi klo sekarang gue pengen kabur dari pernikahan ini,bisa kan?sepadan kan sama sakit yang gue rasa" lanjutku


"trus abis itu gimana, loe ngarepnya apa?" tanya Neyla


"gue pasrah Ney ,klo kali ini dia ngejar brarti dia beneran udah berubah brarti dia care ke gue,klo dia nggak ngejar brarti gue anggap dia memang bukan jodoh gue"ucapku sedih


"brarti loe mau dia ngejar loe gitu?"ucap neyla


"iya"ucapku ragu


"titi...kalo loe mau dia care ke elo,kenapa nggak bilang aja?coba liat dia,terlepas dari apa yang dia lakuin dulu ya,coba loe inget inget,dia slalu care ke elo ti.." ucap Neyla lembut


"tapi dia pernah selingkuh daei gue Ney,siaa yang bisa jamin kalo itu nggak bakal keulang?"ucapku pilu