
wajah Tiara memerah saat aku menggodanya dan dia terlihat sangat imut,dari tadi pagi aku memang berusaha diam padanya,bukan karena sibuk,kemarin dia begitu kecewa saat tau sebenarnya dia bisa menyelesaikan masalahnya tanpa bantuanku,mungkin dia berpikir jika dia tau dia tidak kekurangan anggaran untuk usahanya dia tidak akan masuk dalam jeratanku.
tapi dia salah karena di akhir cerita dengan cara apapun dia akan slalu menjadi bagian dariku,aku juga ingin dia mengakui kalo dia juga menginginkanku, selebihnya hanya sedikit kesal karena saat kita liburan dia malah kembali ke penyamarannya
"sudah selesai?ayo kita ke boat"kataku sambil membantunya berdiri.makan di warung pinggir jalan bukanlah satu hal yang menakutkan bagiku,karena saat aku sekolah aku dan teman teman sering melakukannya,dan aku sengaja bersikap enggan atau sedikit aneh di depan tiara,aku hanya suka saat dia berpikir bahwa dia berhasil mengerjaiku
"ini naiknya gimana?"tanya Tiara,
"ga apa apa tinggal di gendong atau sedikit nerobos air"kataku santai sambil melihat neyra dan Adrian yang dengan ceria menerobos air sementara ibu ayu dibangu oleh 2 stafku untuk masuk ke boat
"ya udah ayo jalan"kata tiara ceria dan berjalan ke tepi pantai,awalnya aku bersikap biasa saja karena kupikir dia akan minta kugendong atau mengeluh dia akan basah tapi ternyata tidak dia dengan ceria berjalan disisiku dan masuk ke pantai menuju boat, dan ketika awak boat mengajukan dirinya untuk mengangkat Tiara, aku langsung menarik tiara dan membopongnya agar bisa naik ke boat,aku tidak rela orang lain menyentuh gadisku seperti itu
"Raka malu ih...orang pada ngeliatin"kata Tiara malu
"mending malu daripada kamu harus dipegang orang lain kayak gitu,ayo duduk disana'"kataku santai sambil mengajaknya duduk di salah satu kursi boat
"kamu pernah kesini sebelumnya"tanya tiara
"aku sering ke bali Ti..untuk melihat beberapa anak perusahaanku,sekalian untuk melihatmu juga"kataku santai
"kenapa kamu bisa memiliki usaha atas nama sendiri,kenapa tidak menggunkaan willey grup,toh kamu penerus mereka"tanyaku bingung
"kamu penyebabnya,"kataku sambil mengelus kepalaku
"maksudmu"tanyaku
"kamu ingat saat aku bilang aku menghukum diriku karena kamu hilang? melihatmu melalukan konfensi pers itu adalah hukuman dari orang tuaku untuk mental dan harga diriku, sementara kamu yang tiba tiba tidak ada di sekitarku adalah hukuman untuk perasaanku tapi itu belum cukup,saat aku tau kamu brani pergi dengan meninggalkan semua milikmu,karena kebodohanku, aku membuatmu keluar dari zona nyamanmu disana aku menghukum diriku untuk tidak memakai sepeserpun uang Wiley"kataku tenang
"lalu tanpa uang wiley kok bisa kamu kayak gini? ngepet? tanya tiara lucu dan kuhadiahi jitakan lembut dikepalanya
"kamu lupa kemampuanku nulis lagu ya?aku jual semua laguku itu,untungnya lagunya disukai, hasilnya kebih dari lumayan,lalu uang itu kuputar lagi,uangnya kubelikan kafe yang kuberi untukmu, dan aku sedikit bermain saham,mungkin tuhan setuju aku memperbaiki diriku,semua usahaku menghasilkan.lalu setelah aku menemukan keberadaanmu di bali, aku jual beberapa sahamku dan aku mulai membuka usaha di bali untuk bisa menyokong keberadaanmu, tentu semua nggak segampang yang kuceritakan,aku juga sangat beruntung punya kak Armand, dia benar benar membantu kami untuk mendapat semua ini"kataku bangga dan ternyata kak armand mendengarnya dan tersenyum
"itu pasti sangat berat untukmu ya?lalu kapan kamu ketemu kak Armand?aku tidak pernah melihatnya dulu?lalu apa maksudmu kalo dia sekarang sudah punya pawang?diandra?bagaimana kabar keluargaku?"tanyaku
"sama beratnya dengan hidupmu sayang,sama aja,dulu kamu jarang ngeliat aku dan kak Armand karena aku jarang memperkenalkan semua temanku padamu,dan aku juga belum begitu mempercayaimu,kamu tau kan bagiku kak armand bukan sekedar asistenku,dia kakakku,dia pelindung dan pembinaku,,saat itu posisinya sedang lemah jadi aku belum bisa memperkenalkannya pada banyak orang"kataku pelan
"bilang aja Raka, dia berhak tau tentang kakakmu ini,saat kamu datang ke kehidupan Raka, saat itu dia masih membantuku melepaskan diri dari pergaulan yang salah,tiara dulu aku ini anak geng, kriminal dan pecandu aku sedang di rehab untuk ketergantunganku itu, Raka,tiara suatu hari nanti pasti akan menjadi pendampingmu dan jika karena masa laluku memalukan dan menjijikkan dan kalo tiara nggak suka,aku akan menjaga jarak dari kalian terutama saat kamu sedang sama raka, aku hanya meminta sedikit kelonggaran darimu, Tolong beri aku sedikit tempat yang terjauh darimu untuk tetap memantau Raka,karena dia satu satunya keluargaku"kata Armand dengan pelan
"terima kasih"kata Armand pada tiara dan pura pura kembali fokus pada hpnya
"kamu tau,setiap hari aku slalu bisa menambahkan hal baik di catatanku tentangmu, dan trimakasih sudah menerima kakakku" kataku sambil mencium gemas bib*rnya
"ehhmm... sepertinya kalian lupa ada kami disini dan mama juga disini,mah..gimana ini mereka kayak gitu terus,aku kan iri"kata Neyra
"kawinin aja buruan mah"kata adrian
"nikah dulu baru kawin ,sampe di jakarta kita akan atur pernikahan mereka, supaya nggak jadi berita aneh aneh di luarnya"goda bu ayu
"mamah ih...ini juga Raka jangan suka ci*m ci*m lagi rame juga"kata tiara kesal
"panggil aku raka lagi,aku akan tunjuin ke kamu mana yang namanya cium*n..."kataku dengan tenang dan harus terputus karena ternyata kami sudah sampai di nusa penida tanpa kami sadari
....
"wah pulau ini sangat bagus,liat pantainya ti...jernih banget,bayangan kita keliatan,ayo ayo sekarang kita kemana"tanya Neyra semangat
"sabar, aku juga nggak tau"kata tiara
"mobil jemputan sudah ada disana kita akan ke salah satu resortku berlibur 1 malam disini, bil aku ngecek resortku, besok kita alan pergi ke pulau kedua namanya Nusa lembongan dan menginap di salah satu vilaku disana,nah sekarang pertanyaanku kalian mau naik mobil ke resort atau kita naik motor dan keliling pulau"kataku pada mereka
"wahh...seru juga kalau kita touring naik motor"kata Adrian
"kalo ibu kayaknya istirahat di hotel aja deh"kata ibu ayu
"kalau kalian setuju dan karena medannya juga agak susah, pegawaiku akanmemboncengmu ko Adrian, Aku akan membonceng tiara, Kak Armand bisa membonceng Neyra,lalu ibu ayu akan naik mobil dengan beberapa staf lain ke resort,bagaimana"tanyaku
"apa itu aman untuk kita"tanya tiara
"percayakan ke aku sayank,semua ok,aku dan kak adrian sudah sering kesini,jadi kami sedikit hafal dengan pulau ini"kataku.
"baiklah,ayo brangkat"kata Tiara menyetujuinya