
"yan.... kayaknya kita jadi perhatian orang banyak deh"kata Neyra
"gimana nggak diperhatiin coba liat gaya kita,tiara gayanya santai pake masker kaca mata dah kayak artis aja kan,dah gitu yang gandeng pake baju santainya tapi mewah tanpa menutupi siapa dirinya,gantengnya dan kayanya nggak usah ditanya,baru aja viral karena abis konfrensi pers,trus loe inget kan salah satu kalimatny bilang wanita bagi dia ya cuma tunangannya doang,dan dia lagi tahap jinakin tunangannya lagi kan,jadi menurut gue ya,semua orang juga tau rambongan ini siapa dan mereka pasti penasaran tampang si tunangan kayak apa"kata adrian
"wah jangan jangan di satu sisi si Raka sengaja ya nunjukin ke semua orang klo dia ada tunangan,dan disisi lain dia nggak mau liatin mukanya tiara ya,makanya tampilan temen kita kayak gitu"ucap Neyra
"loe jangan lupa keberadaan bodyguardnya, menurut gue selain untuk jagain kita dia mau nunjuin kalo dia mampu dan jaga keamanan tiara,noh liat tangannya si raka yang anteng di pundaknya temen kita,itu tanda kepemilikan dan kalo dia superior sama pasangannya,da nggak bisa di ganggu gugat,tapi itu menurut gue ya"spekulasi Adrian
"wah... kayaknya temen kita lawannya tangguh ya,eh loe percaya nggak pas si raka bilang setelah ini dia nggak bakal ganggu yiara lagi"tanya Neyra
"Gue brani taruhan Uang saku Beasiswa gue 6 bulan,itu nggak mungkin,dan menurut gue dia cuma nyusun siasat"kata Adrian
"trus kita mesti gimana?"tanya Neyra
"sebagai temen dan saudara kita jaga Tiara aja sisanya serahin keputusan sama dia,menurut gue Raka itu baik,mungkin dulu dia kurang mengekspresikan diri aja"kata adrian dengan santai
....
"nggak usah peluk kayak gini bisa nggak sih, risih tau"kata tiara
"risih kenapa?aku peluk tunangan sendiri, biasain aja,orang orang pada liat,mereka lagi spekulasi tentang hubungan kita kan"kataku santai
"loe nggak ngerasa gimana gitu tentang berita di media online tadi,loe nggak ngerasa kesudut atau kehina gitu"tanya tiara
"lain kali kalo masih loe gie,aku cium aja ya,ngapain kesudut,nggak ada yang salah dari pernyataanku kan?pengusaha muda yang bucin pada tunangannya,sang pacar impian yang sedang mengejar kembali tunangannya,apa lagi tadi"kataku santai
"serah kamu aja,abis ini toh kita nggak akan ketemu lagi"katanya dingin
jangan terlalu mimpi sayang,karena dari awal semua pun tau kau hanya milikku,kalaupun aku harus menjauh percayalah itu hanya sementara
"asal kau menepati janjimu nanti dan tanpa drama,karena aku tak terlalu suka drama dalam hidup kita"kataku dengan santai
"sebelum nonton,kamu nggak ada mau minta beli apa gitu ke aku"tanyaku santai
"diihh...emang aku cewek matre apa apa minta dibeliin, jangan samain aku kayak cewek cewekmu ya" kata Tiara dingin
"cewek yang mana,cewek terakhir yang bisa deketin aku ya maulinda,setelah itu aku terlalu malas mencari masalah, dan dia ya nggak mungkin sama dengan kamu,aku hanya memberinya recehan, seperti katamu,aku mencari tempat untuk membuang recehanku sayang,bedalah sama kamu,jangankan uang recehan,kamu minta mall ini juga aku beliin,kamu minta semua hartaku juga bisa setelah nikah nanti."kataku santai..
"makin kesini kamu makin pinter ngerayu ya"jawabnya jengkel
"jadi mau beli apa,kamu ngitemin wajah sama pake softlancenya buat nyamarin warna matamu kan,belum lagi baju tangan panjangmu, kita beli aja produknya lagi,biar kamu punya stok,jangan ditolak ya,anggap hadiah perpisahan sementara kita,dan kalo kamu nolak aku akan tetep beliin semuanya dan kirim ke rumahmu,kalo kamu tolak juga,aku akan pecat satu per satu pegawe di stand kosmetik ini,dan ya aku bisa lakuin itu,karena kebetulan mall ini memang di bawah grup Wiley" kataku pura pura mengancamnya
"sifat maksamu itu belum berubah juga ya "kata Tira kesal dan aku hanya bisa tersenyum mendengarnya
"Neyra, Adrian kalian mau apa,ambil aja gpp ntar biar aku yang bayar,apalagi Neyra kan Selegram pasti banyak kosmetik yang ingin di review,gimana kalo aku kasi privilege buat ngereview kosmetik atau apapun yang ada di mall ini"tawarku pada Neyra dan Adriwn,anggap saja aku mendekatimu melalui sahabatmu
"Neyra...Adrian loe pada gila ya,yang satu ngambil laptop yang lain ngambil kamera,gila nggak kira "ucap Tiara berbisik
"nah lu juga sama itu tas, kosmetik,malah beli minuman,boneka shooky,baju olahraga sama hp yang diiklanin bts, lu mau dikatain matre" bisik adrian
"Gue kelepasan..ini juga mau ngembaliin tapi nggak tau caranya"kata Tiara tapi tetap memeluk boneka anehnya itu,
"kenapa dikembaliin,kamu imut kalo kayak gitu,Dan aku nggak keberatan kok,kak Armand tolong bawa ke mobil ya,trus sekarang kita beli minum sana snack dulu baru nonton,soalnya filmnya uda mau mulai"kataku sambil membimbingnya masuk ke bioskop
"nah sekarang film udah selesai,saatnya aku nganter kamu pulang ya,dan setwlah hari ini sepwrti janjiku tadi aku nggak akan ganggu kamu,sampe kamu nyari aku"kataku pada tiara,dan dia hanya diam seperti orang linglung
"aku...."katanya tanpa makna
"sayang,kita bisa batalin perjanjian aneh ini sekarang,kamu hanya perlu bilang kamu pelu aku,dan aku janji semua akan baik baik saja"kataku dan aku sangat berharap kamu bilang ya tiara dan aku akan hentikan rencanaku padamu,aku akan menjagamu dan kita akan baik baik saja
"Aku cuma mau bilang makasih atas semua acara hari ini dan setelah ini aku senang aku bisa terbebas darimu"kata tiara dengan nada kurang mantap
"baiklah sayang kalo itu maumu biar aku antarkan kamu pulang anggap sebagai perpisahan sementara kita,kenapa aku katakan sementara,karena aku yakin kau akan datang padaku"
"nggak usah mimpi"kata tiara dan itu membuatku tercengang,baiklah karena kamu sekeras ini,aku terpaksa melanjutkan rencanaku
"sayang semua kesuksesan berawal dari mimpi,ayo kuantar kamu pulang baru kuantarkan adrian pulang"kataku dengan mantap dan menggiringnya masuk ke mobil
...
"baiklah aku hanya bisa mengantarmu sampai sini ,so.. have a good night, for two of you, aku pergi dulu dan kak armand antar adrian ke kosnya dulu"kataku di depan kosnya
"ingat janjimu dan trimakasih"kata tiara dingin,suasana hati yang cepat berubah atau kau baru menyadari tadi kamu kembali menjadi dirimu yang dulu sayang,senyumku
"Adrian"ucapku membuka pembicaraan ketika mobil sudah bergerak menjauhi kosan tiara
"pindahlah ke kos di depan kamar tiara, bantu aku menjaganya sementara"ucapku
"dan kenapa aku harus menurutimu"tanya Adrian santai
"yang pertama karena akulah yang mengutusmu unruk menjemput tiara di hari kedatangannya,dan tanpa kau sadari akulah yang memilih orang orang di sekitar tiara dan yang kedua aku akan membantumu menemukan stella dan anakmu,kak Armand berikan foto itu"kataku lalu kak armand menyerahkan foto stella dan anak kira kira berusia 2 tahun yang sedang berjalan santai
"namanya putra Rayan"kataku menambahkan
"dimana dia dan aku tidak mau menghianati saudaraku" kata Adrian
"orang orangku menemukannya di yunani, disanalah mereka bersembunyi, tenang aku menaruh orang untuk melindungi mereka..aku masih mencari cara untuk mebawanya pulang dan menghentikan pertikaian keluarga kalian, dan aku tidak memintamu menghianati Tiara,tidak memintamu melaporkan apa saja yang dilakukan tiara padaku,aku hanya memintamu untuk menjaganya"kataku singkat
"jaga dia "kata adrian dan turun dari mobil
" percayalah aku mencari istri anakmu bukan untuk mengancamku,tapi karena teman tunanganku adalah temanku, selama aku tak didekatnya, tolong jaga tiara untukku "kataku
"baiklah aku akan pindah secepat yang aku bisa,dan smoga kau berhasil mendapatkan jatinya lagi"kata Adrian