Terjerat Pertunangan

Terjerat Pertunangan
27.Kejam?


"kalo aku nggak mau gimana"tanyaku sambil menatapnya


"kamu mengenal watakku dengan jelas Tiara,aku bukan orang baik,aku terpaksa baik karena aku harus menjaga milikku dengan baik,dan sebenernya aku tidak perduli dengan nasib pegawai, hipotek atau lahanmu itu, aku dengan nasib ibu dan tantemu, atau gimana kalau sekalian saja aku hancurkan perusahaan keluarga temanmu yang itu atau aku rusak nama selegram itu sehingga dia tak bisa kerja dimanapun atau kuhancurkan saja perusahaan winata grup?saat ini aku sudah memegang 25% sahamnya"katanya dan membuat kedua temanku pias


"kamu nggak akan sekejam itu"kataku mengejek


"kejam?,just try me baby, "katamu dengan santai


"sekarang aku berikan penawaran terakhirku, kamu ikuti kata kataku tadi,kita hentikan semua drama ini,kembalilah ke statusmu maka aku akan menyelesaikan semua masalah ini,hilangkan angan angan aku membelimu,di luar sifat kerasmi, kau sulung dari keluarga winata, walau tidak sekaya aku,tapi kamu mampu. anggap saja itu penyesalanku atas kejadian 6 tahun kebelakang, atau bersembunyilah dan jadilah pengecut lagi dan aku janji aku akan lakukan semua cara untuk kehancuran disekitarmu dan aku akan tetap menyeretmu pulang dengan segala drama yang kamu inginkan. dan kali ini aku sangat serius"katamu dengan santai,


ngeri...itu hal pertama yang kupikirkan, aku hanya bisa diam karena aku tau apa yang dikatakannya akan dilaksanakan, kadang Raka bisa menjadi seorang yang keras dan tidak mau berkompromi dan aku juga harus memikirkan orang orang disekitarku. sudahlah aku ikuti dulu apa maunya dan mencari cara sampai dia sendiri yang melepaskanku


"ya aku bisa bilang apa lagi,aku akan menepati janjiku,tapi sebelumnya aku mau semuanya aman" kataku berpura pura tenang


"keputusan yang bagus, Kak Armand tolong bereskan semua,dan siapkan kontrak kerja pegawai Tiara agar bisa segera bekerja di hotel atau vila kita yang diubud, dan selama pelatihan gajinya tetap full,lalu untuk tanah dan lahan apakah sudah selesai?" tanyanya pada Armand


"untuk masalah tanah dan lahan sudah beres, sudah ada di ruangan tuan Raka di jakarta, untuk masalah pegawai mbak tiara, saya sudah siapkan hotel yang jaraknya dekat dengan lokasi loundry dan dapur catering mereka,kita tinggal sosialisasikan kepindahannya saja dan supaya mereka tidak kaget, ibu citra akan kita angkat sebagai manajer hrd di hotel mereka kerja"ucap Armand


"baiklah,karena semua sudah berjalan seperti maumu,pulanglah dulu nanti sore aku akan kesana dan menyapa ibu ayu,dan menjelaskannmasalah yang ada, lalu dalam dua hari bereskan semua barang kalian dan kembali ke jakarta,"kata Raka dengan santai.


"tunggu masih ada beberapa syarat lagi"kataku tenang


"Tiara apa menurutmu kamu dalam posisi bisa mengajukan syarat,tapi cobalah"kata raka tenang


"pertama kita tunangan,pasti akan ada pembicaraan pernikahan dan kamu harus tunggu sampai aku siap dan nggak boleh ada kelicikan lagi dalam hal itu, kedua kalo kamu sampai ada hubungan dengan wanita lain kamu harus melepasku, ketiga aku nggak mau ketemu keluarga winata, terakhir aku mau tetap terlindung dari media ."kataku


"karena kamu sudah membicarakan pernikahan,sepertinya 6 bulan adalah waktu yang cukup untuk membuatmu siap menerima pernikahan kita, tidak akan ada wanita lain itu kamu bisa pegang kata kataku,dan jika ada laki laki lain dihatimu percayalah melenyapkannya adalah hal yang mudah bagiku, ketiga untuk hubunganmu dengan keluagamu yang lain aku akan selalu mendukung dan melindungimu dan apapun keputusanmu, tapi coba kamu pikirkan untuk bertemu kedua adikmu,karena setelah berita kemarin aku hampir gila menjawab pertanyaan mereka"kata Raka


"masalah melindungimu dari media, bukannya aku melarang, tapi setelah kelakuanmu yang dengan santainya menunjukkan diri dan langsung memindahkan salah satu karyawanku,aku rasa itu akan sulit, lagipula kenapa harus sembunyi dari media, aku adalah incaran media,mereka hampir setiap waktu mengincarku dalam acara acara yang kutemui, jadi otomatis tunanganku pasti akan terseret"kata raka tenang


"Wah...perubahan rencana,Kak Armand bukakan 3 president room untuk tiara dan Neyra, 1 untuk ibu dan tante Citra dan 1 lagi untuk Adrian, mulai hari ini mereka akan tinggal disini dan ketika kembali jakarta kamu,ibu dan teman temanmu,kalian bisa tinggal di mansionku" kata raka santai


"aku memang bilang akan menepati janjiku,tapi bukan berarti harus slalu denganmu apalagi tinggal bersamamu kita tunangan bukan menikah dan aku ke bali untuk liburan,bukan untuk diam di hotel,aku mau pulang, capek, bomat sama semuanya" kataku sambil memakai maskerku


"saat kau keluar dari ruangan ini kasak kusuk akan siapa dirimu akan dimulai,dan atas berita tadi aku nggak yakin,diluar nggk ada wartawan, lalu mereka akan mulai mengetuk pintu rumahmu hanya untuk melihat aslimu"kata raka


"terserahlah toh udah pake masker, kuy brangkat, ntar aja dibicarain dirumah lagi, kita bicarain lagi, stes lama lama kayak gini" kataku santai dan mengajak rombonganku keluar


"mending kita liburan ke pantai daripada kayak gini"aku benar benar malas untuk berpikir lagi


.....


"kak bawa 2 security kita,ikuti mereka dan kali ini,gerakanmu sangat cepat,itu IGmu kan kak?"kataku tersenyum dan diikuti senyum kecil oleh kak Armand


tak sampai beberapa menit,rombongan itu satang lagi,tiara datang dengan menghentakkan kakinya dengan kesal,aku berusaha sekuat kuatnya menahan tawaku, membayangka ekspresi lucunya dibalik masker,kacamata dan topinya itu


"kamu sengaja kan,beresin kekacauan di depan,aku mau pulang, dan buka blokir ATMku,disana nggak cuma ada uang cafe aja, semua uang bekalku juga disimpan disana" katanya dengan nada kesal


"katakan apa yang terjadi,atau setidaknya katakan tolong," tanyaku dengan tenang


"jangan pura pura nggak tau,aku keluar hotelmu ini banyak orang bawa kamera langsung mendatangiku,untung ada kak armand,Adrian dan security,entah apa yang mereka lakukan disana,mana yang katamu kau akan melindungiku?"katamu tak terima dan duduk dengan kesal,neyra dan tante Citra hanya bisa bengong melihat aksimu


"Neyra,tante citra tunggu di ruangan armand sebentar ya,ada yang mau kubicarakan berdua sama Tiara"kataku sambil membuka ruang asistenku,mempersilahkan mereka duduk dan menutup pintu ruangan berkaca tersebut,mereka tetap bisa melihat ke arah ruanganku tapi tak bisa mendengar yang kami bicarakan


"Honey, dimana sikapku yang nggak jaga kamu, itulah tujuanku memintamu menginap disini dan tinggal di mansion saat kita kembali supaya keamananmu terjamin jangan lupa kamu tunangan seorang wiley, apalagi selama ini sosokmu selalu dicari,"tanyaku lembut dan duduk di samping tiara,tidak ada penolakan akan kedekatan kamu,awal yang baik,kamu cuma terlihat terdiam dan berpikir