Terjerat Pertunangan

Terjerat Pertunangan
51.Kenalan Lama


Ruang makan


"Yank....bisa duduk di sampingku nggak,jangan duduk di meja kepala gitu,toh kita cuma ber 4 kan "kata Tiara terdengar manis dan santai sambil menunjuk kursi makan di sebelah kanan ya,awalnya tempat itu disediakan untuknya, kali ini aku yakin ada sesuatu yang ingin diperlihatkannya,


"oke,aku suka kalo kamu bersikap manis begini,jadi coba cerita apa saja yng kalian lakukan tadi"kataku berpura pura mengikuti permainannya


"hal hal biasa aja kok,makan...belanja....ntalon nonton nothing special"kata Tiara sambil menerima sup yang disajikan oleh pelayan kami, hah...sejak kapan dirumah ini punya tradisi disajikan makanan begini


"maaf tuan untuk menyambut mbk Tiara,bi rani menyuruh kami untuk membuat sup ini tuan",kata pelayan tadi


"baiklah ayo kita mulai "kataku pelan tapi kenapa sup ini sangat pedas,pedasnya sampai menyengat leherku dan kenapa Kak Armand,Tiara dan Neyra biasa saja


"eehhmmm....ehhmm....."


"kenapa yank ,keselek minum dulu"kata tiara padaku dan ketika aku akan meminum airku tiba tiba tiara melarangku


"hati hati dengan gelasnya sayank,tadi aku melihat bibir gelas itu berbelah,itu bisa melukai bibirmu," kata tiara manis sabil memperlihatkan sisi gelas yang retak dan memutar gelqs itu dan menyerahkannya padaku,oke...aku agak mengerti permainan ini,aku akan mencoba mengikutinya dulu dan kami pun melanjutkan makan


"tuan Raka...karena semua sudah selesai makan,saya diperintah bi Rani untuk membawa es krim ini,untuk makanan penutup,"kata pelayan sambil menyajikannya


"yippie es krim,vanila ini enak dan ini rasa kesaukaan loe kan titi? ,wah...bi rani ini perhatian sekali"kata Neyra riang dan di jawab anggukan ceria oleh Tiara


"ka...gue baru tau kalo hari ini adalah makan malam yang special,dan es krim ini memang enak,apa setelah ini ada makanan atau acara lainnya"goda kak Armand padaku


"tentu....semua special,apa sup tadi juga seenak es krim ini?" kataku memancing Neyra dan kak armand mereka mengangguk setuju dan saat aku mencicipi es krimku,itu rasa vanila dan mint dan ini pahit,dan ini sudah lebih dari cukup.


"pyangg.....panggil semua pelayan di dapur tanpa kecuali termasuk Bi Rani ke ruang tamu sekarang" kataku marah pada pelayan tadi sambil melempar gelas es krimku ke lantai


"Raka loe kenapa? "tanya Armand bingung sementara Neyra mengkerut ketakutan dan Tiara yang tetap Tenang menikmati es krimnya,melihat sikap tenangnya akunlangsung mengambil gelas itu dan melemparnya ke lantai


"cukup dengan semua ekspresi tenangmu ini,katakan permainan apa ini?"kataku marah


"Seharusnya kamu bertanya pada pelayan pelayanmu bukan padaku,atau setidaknya tunggu mereka datang,aku akan jelaskan sedikit padamu"kata Tiara tenang


.....


"kontrol sedikit emosimu sayank,kita akan mendapat penjelasan apa yang terjadi,ayo kita tunggu mereka di ruang tamumu"kataku pelan


"ada yang bisa menjelaskan pada kami sebenarnya apa yang terjadi"tanya Armand bingung


"tenang semua akan baik baik saja,kalian akan melihat drama yang mirip drakor,siapkan cemilanmu Neyra" kataku santai dan duduk di sofa ruang tamu di samping Raka


"jadi semua sudah berkumpul,jelaskan apa yang terjadi hari ini padaku"kata Raka pada pelayan yang tengah berdiri di depan kami 15 orang staf rumah tangga,jumah yang lumayan seukuran rumah ini


"tuan Raka Semua sama seperti biasanya"kata Salah satu pelayan dengan pelan


"Di sofa kamar tunanganku banyak jarum pentul,pakaian berbau kamper,kamar mandi yang kurang bersih di benerapa tempat,lalu makanan tadi hanya aku yang mendapat sup yang kaya akan rasa lada,bibir gelas yang pecah yang hampir melukai bibirkulalu terakhir kenapa di saat semua mendapat es krim vanila aku mendapat rasa mint yang pahit,siapa diantara kalian yang berani mengerjaiku?majikan kalian sendiri"pancingku marah


"Apa...?siapa yang brani melakukan itu padamu" bentar Armand marah sambil berdiri


"tapi tuan itu tidak mungkin"bisik Bi rani lemah


"jangan jangan kamu pelakunya? atau mungkin sasaranmu adalah tunanganku?karena aku hari ini bertukar duduk dengan tunanganku" pancingku marah


"bu...bukan saya tuan,saya tidak berani,saya loyal pada anda tuan....mungkin bibinah,arau marta,kan tuan tau dia naksir tuan "kata Bi rani terbata bata,hal ini sangat lucu,dia yang dulu biasa menyiksaku tiba tiba ketakutan dan hal itu membuatku tertawa terpingkal pingkal


"maaf...maafkan aku...aku hanya tidak bisa menahannya lagi"kataku sambil tertawa


"loe gila ti...nggak ada yang lucu,loe hampir di celakain orang malah ketawa"ketus Neyra


"Bi Ranita,kita ketemu lagi "kataku tenang


"saya nggak ngerti maksud non..."kata Bi Rani sambil tetap menunduk,


"sayang tau nggak,dengan posisimu sekarang di dalam rumahmu hanya akan ada 4 type pelayan, pertama orang yang royal dan setia padamu, ada yang ingin menggoda atau menjilatmu,ada mata mata yang dikirim orang tuamu dan terakhir, mata mata yang dikirim oleh keluargaku, jadi kenalilah mereka"kataku santai


"sayang...duduklah dulu,aku mau menceritakan sedikit dongeng pada neyra, Ney.....dulu kala ada seorang gadis belia anak orang kaya tiba tiba bertunangan dengan seorang pemuda tampan dan yang jauh lebih kaya, sebut saja namanya bunga" kelakarku lucu


"keluarga bunga takut dia mengecewakan si tunangan maka diutuslah seorang kepercayaan mereka untuk mengajarinya tata krama dan untuk taat,jarum pentul di sofa adalah karena tanda bunga ceroboh menaruh perlengkapan menjahit,kamar berbau green tea karena Tunangan suka wangi itu,padahal bunga sangat tidak suka,makanan pedas karena tunangannya suka makan pedas padahal bunga nggk bisa makan pedas,selain itu bunga juga dulu tidak bisa makan tomat dan sangat membenci rasa mint"kenangku


"bunga awalnya sering sekali memberontak, sang kepercayaan sering memberi pelajaran pada bunga,menguncinya di kamar,memaksa memakan hal yang dibencinya,bahkan secara sengaja memberi piring atau gelas yang retak,pelajaran itu semakin brutal saat sang majikan menginginkan anak kandung atau cucu kesayangannya menggantikan posisi bunga,sang kepercayaan dengan senang hati mengumpulkan teman teman pelayannya untuk membully dan menyiksa bunga dan ibunya dengan tujuan menakuti mereka,benar gitu bu Rani?"kataku tenang


"gila ternyata dunia kalian seseram itu ya titi,mending jadi orang biasa aja deh,lebih nyaman"kata Neyra


"maaf saya nggak ngerti non bilang apa"kata bi Rani tetap menunduk


"belum mengakuinya,baiklah anak angkatmu pasti bisa mengenalimu kan? Rindu keluar" kataku dengan tenang