
"nay ruang BEMnya gede banget ya,kayaknya kampus kita emang kampus elit ya,liat deh anggotanya orangnya juga keliatan orang kaya,gayanya wah cantik ya.."kataku
"Sstt...ntar ketahuan kalo kita wong ndeso"ucap nayla sambil tertawa pelan
"permisi mbak,kami maba penerima beasiswa tahun ini,tadi kata panitia,kami diarahkan kesini"kataku menyapa salah satu dengan ramah
"oh ini toh mahasiswa yang kuliahnya gratisan,enak yang gak perlu keluar uang,ntar ujung ujungnya nyari cowok kaya,biar ngerubah hidupnya,tapi klo ceweknya kayak kalian mending kubur impian itu deh,standar"ucap salah satu dari mereka
"celine loe kenapa sih,nggak baik ngomong kayak gitu,ntar mereka nangis,kita disalahin deh,si kaya yang menistakan si miskin"kata yang satu lagi sambil tertawa cekikikan
"bener juga sih kata loe rin"
"mbak kita kesini bukan buat dihina ya"kata nayla dengan ketus
"diihh...si anak panti baper,kenapa...kok bengong loe kaget kita tau ya, data loe berdua disini semua,yang satu anak panti yang satu cuma ada nama ibunya ,kalian mikir kami bakal kasian gitu,jangan ngarep ya"tanya celine
"sebenernya salah kami apa,kenapa kalian ngebully kami"kata nayla berkaca kaca dan itu cukup membuatku kesal
"kalian nggak seLevel sama kami dan..nggak usah pansos ya Neyra larasati,tiara senja wiratmaja "kata celine dengan lantang
"mereka udah terlalu ngehina kita ney,loe diem tenang,gue yang handle,dari awal kita harus lawqn klo nggak manusia kayak gini bakal nargetin kita,dan kayak yang loe tau ,gue nggak mau banyak perhatian ke gue"kataku berbisik ke neyra
"oke gue kasi panggungnya ke elo,pas stok sabar gue masih ada "dengus neyra sambil duduk
"gini ya mbk,masalah asal usul kami,itu urusan kami sama tuhan,kalian nanya ke tuhan deh kalo kepo banget masalah asal usul kami, kami memang miskin ,tapi setau kami syarat bisa nerima Beasiswa adalah otak bukan miskin,jadi kalo kalian masuk kampus ini bayar brarti... yah,kalian ngerti lah seberapa isi otak kalian kalo dibandingin kami ya, trus kalo masalah nyari pacar kaya,itu namanya takdir mbk,mending kalian tebelin otak dan bedak kalian lagi deh supaya cowok kaya yang kalian maksud nggak ngelirik kita"kataku dengan tenang dan sejauh yang kulihat mereka hanya bengong mendengar kata kataku,hanya suara cekikikan nayralah yang kemudian
"brani loe sama gue,loe tau gue sapa nggak"serang celine
"ya gue nggak tau lah loe siapa kak,makanya kami mau kenalan kan dan smoga kita bisa bergaul dengan baik"jawabku tenang dan berjalan untuk duduk di sebelah neyra
"kalian berdua nggak bakal kami lepas"ujar rina
"gue tunggu kak berhubung gue bisa taekwondo walau dikit,cukup buat ngelawan loe dua"kata neyra dengan tenang
"eh loe bisa juga gue juga,kapan kapan kita latian bareng ya"kataku menakuti senior kami
.........
"liat itu kak,tiara yang dulu akan pergi begitu saja jika ada yang mengganggunya,sementara tiara yang sekarang akan menghadapi gangguannya sampai habis,jadi menurutku 5 tahun di luar lingkungannya membuatnya kuat dan mandiri,dan kurasa akan ada perlawanan besar saat aku memintanya menjalankan posisinya sebagai tunanganku "kataku pada armand
"kau harus sabar Ka,beri dia waktu untuk terbiasa melihatmu disekelilingnya"jawab kak armand
"Dan 5 tahun adalah waktu yang panjang untuk bersembunyi dan sekarang saatnya dia menerima takdirnya,ayo kita masuk dan liat reaksinya kak"kataku cepat, ya aku benar benar tak sabar untuk mendekatimu
"perkenalkan saya armand sentosa selaku wakil organisasi,dan Raka A wiley ketua, seperti kebijakan tahun ini,penerima beasiswaakan langsung menjadi anggota,dengantujuan agar kamu mudah mengawaai kalian,pihak kampus juga berpesan agar kami menyampaikan aturan bagi kalian yang nanti akan diinfokan oleh pak ketua,sebelum itu apa tadi ada masalah?"tanya armand
"tidak,kami menyesuaikan diri dengan baik"kata tiara
"baik kalau begitu silahkan perkenalkan diri kalian"kata armand
........
duh kenapa bisa begini,gimana caranya menghindar kalo malah satu organisaai,apa yang harus aku lakukan,apa aku berhenti saja ya,supaya aman,tapi kalo berhenti bakal mengecewakan ibu dan nenek,mereka pasti mengerti dengan keputusanku,sekarang kita lihat apa dia mengenaliku apa tidak,toh aku bukan orang yang penting baginya 5 tahun sejak terakhir kali kami bertemu, jadi masih ada harapan dia tidak mengenaliku,apalagi dengan tampilanku sekarang
"hai nama saya Neyra Larasati 19 tahun aal malang jurusan manajemen bisnis, seperti dua kakak angkatan tadi sebutkan saya anak yatim piatu dan sebelumnya tinggal di panti asuhan"kata Neyra dengan tenang dan membuat gugup 2 orang yang bermaksud membully kami tadi
"ti...giliran loe..bengong aja kesambet pesona kak Raka ya"bisik neyra dan menyadarkanku,ya ampun jangan bilang aku dari tadi memperhatikannya,ti....sadar jangan sampe 5 tahunmu sia sia,kau sudah melupakannya dia bukan siapa siapa
"nggak bakal aku ijinin hal itu terjadi lagi ney"bisikku
"lagi...wah loe harus cerita ke gue masalah ini" sialnya satu kata menjadi sedikit clue untuk neyra,see...tiara,itulah yang terjadi kalo kau kurang menguasai dirimu
"ehhmm...yang satu lagi,silahkan,bisik bisiknya ntar aja ya"tegur armand sambil tersenyum
"maaf kak,sepertinya saya terpesona sama kakak, sampe lupa"kelakarku
"jangan terpesona sama kakak ya dek,takutnya masa depan kakak jadi suram karena itu"kata armand sambil melirik cepat ke arah raka,seakan memberiku kode,dan aku berusaha keras untuk tidak melihatnya.
"perkenalkan Nama saya Tiara Senja Wiratmaja,panggilan senja umur 19 jurusan manajemen bisnis , asal bali dan ini pertama kalinya saya ke jakarta"ucapku pelan pada nama tiara dengan nada riang
"Orang bali,dan belum pernah ke jakarta,tapi kenapa namamu nggak isi made,putu...atau apa, seperti umumnya anak bali, Tiara?"Raka tiba tiba memberi pertanyaan
"eh...itu...itu....karena nenekku yang orang bali kak,jadi otomatis namaku tanpa itu,dan namaku senja "jawabku aku sengaja langsung melihat kepadanya,dengan begitu dia tidak akan merasa ada yang kusembunyikan"
"oh begitu,Apa kau mengenalku"tanya Raka tiba tiba
"Tidak"jawabku dengan mantap dan keteguhan hati yang besar.
....
aku hanya bisa tersenyum mendengar jawaban itu, sedikit gelagapan tapi langsung menguasai keadaan menatap kearah lawan supaya tidak terlihat gentar.taktik bagus,serang sebelum diserang ,tapi harusnya mataku yang kau pandang bukan bahuku.
nama belakang dirubah dan mengganti panggilanmu sayang,pintar sekali tapi pernahkah kau terpikir kalau ijasahmu sampai sekarang dan bahkan akta nikah kita kelak pun tetap dengan nama Tiara winata,tapi jika kau ingin menambahkan nama Senja, aku akan setuju,nama itu cocok untukmu,karena saat melihat matanya,aku bisa melihat langit Senja, Tiara Senja Winata,dan saat kita menikah aku akan secara resmi mengubahnya menjadi Tiara Senja Wiley