Terjerat Pertunangan

Terjerat Pertunangan
18.kafe yang rame


"akhirnya kuliah selesai,masalah juga selesai, Ney gue laper,ke kafe bentar trus minta bang Rio bikinin Nasi goreng yukk"kataku pada Ney


"yuukk,tapi abis itu kita ngemall ti,cuci mata siapa tau ada cowok bening"Kata Neyra


"kuy...telpon Adrian dulu,kelasnya uda selesai apa belum,apa kita nonton aja ya itung itung ngerayain nggak jadi ngumpet ke bali,gimana kalo kita nonton drakor di kafe aja ya,kalo nggak salah di kantornya ada Smart tv,lebih hemay "kataku ringan


"kuy,kapan kapan kita beli sepeda ya,jaraknya deket tapi capek juga kalo jalan dari kampus ke kafe trus kata adrian dia langsung ke kafe"


.....


"Ti...Neyra...sini,lewat dapur masuknya"tiba tiba adrian menarik kami, ketika kami akan memcapai kafe


"Kenapa Yan"kataku bingung


"Jangan bilang Tiara ketahuan,kita jadi ke bali nie"kata Neyra dengan bingung


"gue juga nggak ngerti tadi masuk ke kafe,rame banget wartawannya,jadi ya gue keluar trus nunggu loe dua,ti...mending loe tanya ke bang Rio ada apa deh"


"bang Rio ada apa ya,kok rame gini"tanyaku setelah kami memasuki dapur


"Loh non tiara nggak dikasi tau ,kata tuan Armand hari ini kafe kita di booking untuk konfrensi pers sama,atau non langsung nanya aja ke tuan Armand sama Tuan Raka mereka ada di kantor"ucap bang Rio


"oke,bang sekalian buatin nasi goreng 3 ya,saya laper,,Ney,Yan kuy ke kantor' kataku mengajak mereka


"Kak Suga KW kesini ngajain wartawan buat apa,bukannya temen kakak yang disana itu udah bilang nggak bakal libatin aku ya"tanyaku langsung dengan menyindir Raka


"oh tadi,gue sempet telp loe,mau bilang kalo gue mau sewa kafe buat konfrensi pers tapi hape loe mati,nah pas kita keluar kelas ,keburu di kejar wartawan jadi daripada dapet masalah di kampus ya sekalian aja gue arahin kesini,sambil nunggu loe dateng"kata armand dengan santai,,sementara mahluk yang satu lagi malah sibuk dengan Hapenya


"nggak bisa gitu dong kak,kayak nggak ada tempat lain aja,kan kita belum deal, gue tau si kafe ini aslinya punya orang onoh,tapi kata dia udah dihibahin ke gue,kalo gini caranya ya ambil aja lagi kafe ini "kataku sini


"Tiara buka harga aja brapa sewa kafe ini 2 jam, soalnya kalo aku pindah kafe,takutnya wartawan pada curiga, aku yakin sekarang mereka pasti sadar kafe ini latarnya mirip sama foto yang mereka dapet"tiba tiba Raka angkat Bicara dan berdiri mendekatiku


"Gue nggak ngomong sama loe ya"kataku mangkel dan menjauh


"aku nggak brani jamin mereka nggak akan nyelidikin kamu, kalo kita pindah kafe" kata Raka masih dengan nada santai


"kak armand loe bilang sama temen loe, jangan suka ngancam Gue" kataku dingin


"udah Ti...ngalah dikit,Raka itu udah nyabar nyabarin diri tuh dari tadi"kata Adrian pelan


"25 juta per jam bayar sekarang "kataku kejam dan aku akui ada sedikit rasa takut dihatiku karen Ku yakin Raka Slalu menepati kata dengan harga setinggi itu kupikir dia akan pindah tempat. nddrrtt....ddrrtt... ternyata notifikasi uang 100 juta masuk ke rekeningku


"lain kali jangan cuma minta 20 juta, mintalah 1 milyar dan kamu akan lihat brapa menit uang itu masuk ke rekeningmu" kata Raka dengan santai


"kenapa nggak kamu kirim ke rekening Kafe dan darimana kamu tau rekening pribadiku" tanyaku kesal


"biar kamu Tau kalo uangnya langsung masuk dan darimana aku tau rekeningmu pribadimu, tiara...pernahkah kamu curiga kalo jumlah uang saku yang kamu terima per bulan dari ibumu jumlahnya besar? pernah nggak kamu cek keuntungan usaha laundry dan catering ibumu? aku kasi tau ya uang sakumu perbulan itu sama dengan penghasilan usaha ibumu perbulannya bahkan lebih. Dan jangan salahkan ibu ayu, karena dia juga tidak tau hal ini, aku slalu memastikan pengiriman uang untukmu dariku sama waktunya dengan yang pengiriman uang dari ibumu,sayang.. jika kamu mau jujur melihat keadaan,kamu akan tau kalo kamu nggak pernah kekurangan uang,padahal kamu tidak menyentuh rekening dari keluarga winata, kamu juga tau bahwa usaha ibumu tidak sebesar itu sehingga bisa membiayai sekolah, hidup, sekaligus obat obatan ibu ayu " kata Raka lembut dan membuatku diam dan berpikir


"uang 100 juta itu harus aku apakan?"gagapku


"kenapa nggak kamu pake untuk setting kafemu, setidaknya buat mereka,terkesan dengan kafemu dan jadi langganan disini"kata Raka sambil mengelus rambutku,aku bahkan tidak tau kapan jarak kami sedekat ini


"nggak usah pegang pegang dan deket deket aku benci kamu,dan pembicaraan kita tadi belum selesai" kataku sambil ngedumel


"ya aku tau kamu maaih marah sama aku, take your time babe, i'll be here and i think you know i never leave you alone"kata raka dengan lembutnya dan tiba tiba mencium keningku dan bodohnya aku hanya menerima hal itu


"Diem, bang Rio,Neyra,Kak Adrian,yukk setting kafe biar bagus"kataku mengajak mereka dan keluar dari kantor


"ahh ..pertengkaran suami istri ini pun yang menemukanmu titik terang" terdengar suara kak armand di kejauhan yang diiringi kekehan ringan Raka,sia*lan tunggu aja abis ini kita omongin lagi..


"Adrian,Ney ini mesti gimana,gue belum pernah ngurusin kafe,kasi masukan kek"tanyaku bingung


"giliran bingung aja baru minta pendapat,tadi pas ngamuk knapa nggak denger omongan saudara saudaramu ini sih, btw loe ngambekan sama lemes ya orangnya,Si Raka sampe tahan napas tadi ngeladenin loe,mungkin kalo orang lain yang ceramahin dia kayak tadi,plus di depan bawahannya, entah apa jadinya dia plus keluarganya" kata Adrian


"kali ini gue setuju ama loe yan"kata Neyra dengan nada herannya


"udah itu lanjutin ntar aja,gimana kalo kita bagi tim, Bang Roy ajak 2 orang handle bagian menu yang gampang tapi enak buat snack, minuman dingin dan makan siamg,kita buat prasmanan aja letakin di pojok sana biar mereka gampang ngambilnya" kataku sambil menunjuk tempat yang strategis


"Kak Yan ajak 1 orang handle masalah sound ya,sama dekor tempatnya biar pas untuk konfrensi pers


"Neyra masalah prmasaran dan rekam ya, sebarin di berbagai media sosial,cek juga biar ada tempat yang punya tampilan pas buat selfi juga"


"gue chek masalah kebersihan dan persiapan lain lain,untuk biaya,gue transfer ke rekening masing masing, sekarang dan ayok kita mulai,ada 30 menit sebelum acara dimulai,dan smoga semua berjalan lancar