
"waduh... Raka,mereka media,loe bisa agak santai dikit nggak sih"Bisik kak armand sambil mendorong pelan masuk ke mobil
"kesel gue"kataku santai
"lama lama kayak jadi artis ya"kata Tiara tanpa beban
"biasa ti...calon suami loe kan sultan,lama lama juga loe kebiasa kok,anggap aja nyobain jadi artis sehari"goda tristan dari belakang kemudi
"ribet"jawab tiara lagi
"tenang...masih banyak cara kalau kamu mau keluar tanpa pemberitaan kan"bisikku pada tiara dan dia hanya tersenyum
....
Tiara POV
"titi bangun..."kata Neyra membangunkanku
"masih pagi Ney"jawabku ngantuk
"titi bangun...hari ini jadwal kita padet,itu Rindu dari tadi idah gedor pintu,loe sii keasikan kencan kemarin,eh...btw asik ya yang nonton berdua,mesra banget ya dipangku,nonton 2 film sekaligus,itu pantat nggak pegel"celocos Neyra
"gue ketiduran Nur"kataku sambil menyembunyikan wajahku di balik gulingku
"alahhhhh boong...bilang aja seneng napa sih,tapi gue seneng loe akhirnya luluh juga sama Raka,berita kencan loe dimana mana tau, pasangan terbaper tahun ini"kata Neyra menggodaku
"udahlaha biarin aja berjalan kayak air,ikutin aja dulu"kataku ngantuk
"Titi...bangun...hari ini kita sibuk,spa,cari baju dan ke salon buat ntar malem"kata Neyra
"Astaga...Ney ini hari minggu,baru jam 8 pagi,itu cuma makan malam biasa,tinggal buka lemari pake baju yang ada brangkat"kataku lagi
"titi...loe jangan gila ya,yang ngundang makan malam itu,ibu tiri loe,nggak mungkin ini makan malam biasa,dan Raka juga udah bilang kita bertiga nyari baju bareng,trus brangkatnya pake 3 mobil,elo sama Raka,gue sama Armand,Rindu sama tristan,jadi bangun..."paksa Neyra
"Ney...yang diundang cuma gue ma Raka,kalian ngapain ikutan"kataku mulai sadar dan menerka nerka
"Kak Armand curiga ini bukan makan malam biasa titi,bangun"paksanya lagi
"iya...ini aku bangun,mandi,sarapan,cus ke mall"kataku sambil bangun dengan malas
.....
16.30
Raka POV
"titi....loe diem dikit knapa sih"terdengar teriakan neyra dari dalam kamar
"Ney..buat apa ada mbak mbak salon kesini,nie kenapa rambut gue diginiin,loe sama rindu sih enak,simple selesai nah gue kenapa diginiin, mbak ini udah hampir 2 jam,rambut gue diapain sih,kaca mana kaca,Rindu...loe tolongin gue lah"celoteh manja tiara
"sapa suruh loe ganti warna rambut loe,rambut loe jadi rusak kan,jadi lama kan"jawab Neyra lucu
"mbak salon...panggil stylist mbak...atau mua gitu biar kerenan dikit,aduh mbak...duduk tenang dikit lagi 1 menit lagi deh,saya cuma ngembaliin warna asli rambut mbak aja,mbak juga udah gorgeous malah disembunyiin ihh...gemes nah beres kan"kata intan salah satu stylist yang terkenal di indonesia yang khusus aku pesan untuk tiara. sementara aku yang mengintip dari pintu yang sedikit terbuka hanya bisa terpaku melihat bayangan tiara,masih dengat bathrobe nya,wajah belum dirias, dengan rambut kecollatannya, astaga...semoga aku kuat...
"nah sekarang rambut sudah,sekarang tinggal rias wajah dikit,riasan sederhana aja,kita akan menampilkan keaan seksi,menggoda tanpa menghilangkan kesan innocent,saya yakin deh,cowok cowok bakalan pangling dan tara,sekarang tinggal bajunya,kita pilih yang seksehhh....."kata Intan sambil memilih beberapa dres hitam tanpa lengan potongan dada yang tinggi serta belahan di pahanya dan itu membuat jantungku hampir melompat keluar
"Eh...eh...maaf Tuan saya hanya bercanda"kata mbak intan sambil menunduk
"aku mau pakaian yang elegant"kataku sambil mengambil terusan putih simple,warna hitam,tanpa lengan tapi tetap menutupi dada tiara dengan rapi dengan panjang selutut tanpa belahan pahadan menyerahkannya pada Tiara
"aduh... Raka santai aja knapa,ini terlalu santai,lihat kamu dengan pakaianmu,masa aku santai" kata Tiara mulai jengkel sambil menunjuk ke arahku dengan pakaian resmiku
"nggak ini cocok untukmu,pakailah,aku tunggu disini,aku nggak mau pandangan pandangan nakal melihatmu nanti"kataku memaksa
"it's just a dinner,kenapa harus se ketat ini aturannya "keluh Tiara sambil berjalan ke walk in closet nya
"simple? i dont thing so"kataku santai
"udah"kata tiara sambil memperlihatkan dirinya
"nah ini baru cantik,dengan tambahan perhiasan tunangan yang kemarin"pujiku sambil memakaikan perhiasannya
"oh ya aku ada satu hadiah lagi untukmu"kataku sambil menyerahkan anting model jepit yang melingkari hampir di sepanjang tulang telinga Tiara
"perfect"kataku lagi
"kamu tau darinmana aku suka anting ini"kata tiara sambil menyentuh halus anting itu
"sayang percaya nggak kalo aku bilang,aku slalu tau langkah atau apapun yang kamunmau lakuin sebelum kamu menentukan maumu apa"kataku lembut sambil mengecup kening Tiara
"dam* you look soo hot honey"bisikku di telinga Tiara
"awww....bucin...."teriak intan tanpa sadar,dan menyadarkanku
"18.00,jadi ayo brangkat"kataku sambil menggandeng Tiara
"silahkan masuk Cinderella,pastikan nona pulang sebelum jam 12 malam ya"goda Margo sambil membuka pintu mobil kami
"apaan coba"kata tiara lucu
"Raka...bukannya yang diundang hanya kita berdua?"tanyanya lagi
"hmm...tidak masalah, aku sudsh mengkondirmasi kedatangan rombongan kita,yang menjadi masalah sekarang,apakah kamu sudah siap bertemu dengan mereka?dan aku juga meragukan makan malam ini"kataku lembut sambil membenarkan rambut tiara yang
"maksudnya?"tanya nya
"keluargamu bukan keluarga yang biasa Tiara,ayahmu memang menyanggupi pernikahan kita, dengan harga tawar yang luar biasa" kataku
"apa?,dia menukar restunya dengan apa?"tanya tiara
"sebidang kebun teh yang liar biasa luasnya" sambung margo
"astaga...apa kamu menyanggupinya"tanya tiara antara kesal dan sedih
"sayang...seandainya ayahmu meminta semua yang aku punya,dan asal itu diberikan ke kamu, aku akan langsung menyetujuinya,tapi dia tidak melakukannya,dia memintanya dengan nama perusahaan,bukan sebagai mas kawin untukmu, Tiara,bagiku tidak masalah walau ayahmu meragukanmu,ibu tiri dan nenekmu membencimu, adik adikmu merindukanmu,aku akan tetap disisimu,aku akan slalu menjadi sekutumu,aku akan jadi penghukum bagi orang yang menyusahkanmu,satu hal yang harus kamu tau,kuatkan hati dan mentalmu,karena hanya aku yang boleh tau tangismu,sayang undangan ini tidak mungkin hanya acara biasa dan aku sudah menyelidikinya,jadi siap untuk keluar?"tanyaku ketika kami sampai
"ramai sekali,ini acara apa?"tanya tiara kaget
"tersenyumlah yang cantik,hari ini adalah perayaan ulang tahun pernikahan ayah dan ibu tirimu,dan undangannya hampir menyentuh 100 orang"kataku tenang