Terjerat Pertunangan

Terjerat Pertunangan
26.Kembali Ke Statusmu


"Siapa yang minta bantuan,loe emang sengaja bikin perangkap ke gue kan,kenapa perduliin hidup gue" amuk tiara sambil mulai melempar barang barang di ruangan


"Tiara... tenangkan dirimu sedikit, kita bicarakan dengan kepala dingin" kataku santai untuk memancing marahnya,aku mau melihatnya karena saat kamu marah,pipimu memerah dan kamu justru terlihat semakin indah


"tenang apa? loe ngawasin gue kayak buruan, loe pikir gua apa" kata tiara semakin marah.


pajangan, guci,porselen, gelas dan entah apa lagi, ruangan semakin terlihat kacau,dan yang membuatku takjub hanya buku dan dokumen yang terlempar kearahku,tidak ada satupun benda pecah belah yang terlempar kearahku,penguasaan dirimu sungguh hebat


"tenang,kalo kamu marah marah gini nggak bakal nyelesaiin masalah"kataku


"enak aja loe suruh tenang,gue nggak suka ya loe campurin urusan gue,apa coba maksud loe ngancurin bisnis gue?"tanya Tiara berang


"duduk,sabarku ada batasnya dan kamu pasti tau kalo kamu hampir ngelawatin batasan itu"kataku dengan tenang


"loe pikir gue takut "kata tiara dengan sangat dingin


"oke kalo kamu nggak takut biar aku jelasin apa mauku"tanyaku sambil berjalan diatas kekacauan ini dan dengan pelan ke arahmu


"loe nggak usah deket deket"kata tiara sambil mundur dan terduduk.dan akupun ikut duduk di sampingnya


"nggak takut tapi malah menghindar, nggak takut tapi datengnya rame-rame, mana kata katamu yang bener, jadi sekarang duduk, tenangin dirimu, dan tanya aku apapun yang ingin kau tanya?"kataku dan kamu pun langsung duduk


"kenapa loe lakuin ini?jahat"kata tiara


"lakuin apa? mana yang jahat? nyokong usaha kalian dengan memberi banyak orderan pada usahamu? supaya ada biaya untuk hidup dan pengobatan ibu ayu?, mengirimu uang supaya kamu tidak kekurangan uang? memberimu beasiswa agar bisa kuliah dan kembali ke jakarta? memberimu kafe agar kamu tak sibuk mencari part time atau karena menempatkan penjagaan maksimal untukmu?, hal mana yang jahat? hal apa yang salah?" tanyaku tenang


"gue nggak pernah minta loe bantu hidup gue"kata tiara


"oke,clear aku sudah hentikan semuanya,lalu apalagi yang salah, kenapa merajuk kayak anak kecil" pancingku tenang


"loe terlalu"kata tiara marah


"Tiara,aku bantu kamu salah,stop bantuannya juga salah, kamu maunya apa?" tanyaku tenang


"loe emang bajing*n breng..."langsung saja kutarik wajahnya dan mencium bib*rnya dengan cepat untuk menghentikan kata kata tidak sopan yang hampir dia keluarkan


"benar, aku memang bajinga*n brengs*k seperti katamu,tapi aku juga tau kalo bajing*n brengs*k ini jugalah orang yang ada di otak dan hatimu,dan kendalikan dirimu,berhenti ngomong kasar, loe gue, aku nggak suka dan aku bukan temanmu yang biasa kamu ajak ngomong gaya itu, jadi kita langsung saja ke point apa ya kuinginkan,Tiara senja winata, jangan ingkari statusmu,kau tunangan seorang Raka Aiden Wiley, kembali ke sisiku,hentikan semua mainanmu ini,fokus saja menjalankan statusmu" kataku tenang dan ketika kulihat ke dalam matamu masih terlihat banyak perlawanan disana


"kenapa?dulu kamu yang nggak mau mengakuiku keberadaanku, kamu yang tidak membuka hati padaku, kau bahkan menghianatiku, sudah aku capek,aku cuma mau kebebasanku,apa itu salah?" kata tiara tajam


"aku tidak mengakuimu?atas dasar apa omonganmu itu? setahun kita bertunangan kapan aku menolak saat kamu slalu menjadi ekorku? kapan aku nolak saat kau mau aku menemanimu? kapan aku menolak mengantar jemputmu sekolah? hanya karena satu pertanyaan saat aku gusar, kamu tidak bisa melihat semua perbuatanku? kapan aku menghianatimu?maulinda?klo kamu nggak suka aku jalan sama dia, kenapa kamu nggak bilang,kenapa malah tersenyum? palsu itu? aku hanya maubtunanganku berterus terang tentang sifatnya,bukan sifat yang dipaksakannoleh keluargamu, aku bukan cenayan yang slalu bisa baca apa maumu"tegasku


"apa arti bebas untukmu? menyembunyikan diri? jauh dari keluarga dan lingkunganmu?hidup penuh kekurangan? pengobatan ibu ayu yang tersendat? honey are you kidding me?" kataku santai


"aku dituntut untuk memperlakukanmu dengan baik,atau aku akan mendapat pelajaran untuk itu,dan setelah semua perjuanganku ternyata Tunanganmu belum tentu Aku,Diandra pun bisa menjadi tunanganmu,kenapa kalian mempersulitku?, dan keluargamu hanya ibu,keluarga ibuku dan 2 orang temanku,aku tak perlu penghianat yang lain?"kata tiara mulai meninggikan suaranya lagi


"kata siapa?apa kamu sudah pernah baca draf perjanjian itu? tunanganku adalah putri winata yang memiliki jarak umur paling dekat denganku dan orang itu kamu, dan seandainya pasal itu tak ada,akulah yang berhak memutuskan siapa tunanganku dan itu tetap kamu"kataku tenang


"saat kamu hanya mengakui mereka inilah keluargamu, apa kau pernah memikirkan perasaan 2 adikmu? yang 1 hampir mengorbankan cita citanya menggantikan posisimu, demi memperlancar kamu yang kabarnya akan menikah dengan pacar Chinese hayalanmu, yang lain bolak balik singapura untuk mencarimu dan hampir masuk penjara karena mencuri data no ponsel untuk mengetahui keberadaanmu,itu yang namanya penghianat? kenapa nangis kaget?,maka berpikirlah panjang sebelum memusuhi duniamu"kataku kejam, maaf sayang tapi kali aku harus tegas


"aku nggak tau itu"tangis tiara


"gimana bisa tau kalo kamu menutup hatimu dari kami,kau terjebak pada emosimu dan aku yakin ada pihak lain yang mengasutmu atau ibu ayu dan membuat kalian pergi tanpa membalikkan badan, jadi sekarang mauku adalah kamu kembali ke statusmu, jadilah dirimu yang dulu,hentikan semua ini' kataku tenang


"setidaknya kasi aku waktu berpikir"kata Tiara sendu


"kamu sudah punya 5 tahun untuk berpikir tapi kamu tetap memilih bersembunyi, dan aku bahkan memberimu waktu empat bulan untuk kembali tanpa drama,tapi kamu tetap tak bergeming, kurasa itu waktu yang cukup untuk berpikir"kataku tajam


"kamu nggak bisa memaksaku, aku masih bisa menolak dan pergi?"jawab tiara sengit


"tidak untuk kali ini Tiara,kamu bukan orang yang pengecut, kamu ingat perjanjian kita empat bulan lalu? pertama aku sudah menepati bagianku dan kini kamu pasti menepati bagianmu, lalu yang kedua tadi kamu datang dari bank kan?kamu nggak bisa mencairkan dana untuk menolong perusahaanmu kan?" Tiara hanya bisa menatapku dengan ngeri


"aku baru tau kamu sekejam itu,kau memerangkapku, dan pasti ada jalan untuk menyelamatkan perusahaanku, karena aku tidak akan menukar kebebasanku dengan uangmu"ucap tiara lantang


"Yakin? 50 orang staf yang kamu rekrut dari ibu sekitar yang perlu uang akan kehilangan penghasilan,hipotek rumah nenekku yang kamu gadaikan untuk modal akan dilelang,tanah lahan tempat perusahaan tidak bisa terbayar yang paling parah,bagaimana melanjutkan pengobatan ibu ayu?"tanyaku


"kamu ngancam aku?"tiara tau dia terjebak dan kedua temannya hanya bisa menenangkannya


"aku tidak mengancammu dan aku tidak membelimu,perjanjian 4 bulan lalu cukup untuk membawamu kembali kan tunanganku?sebagai tunanganmu aku hanya memberimu kemudahan,kembali ke statusmu,aku akan bertanggung jawab atas semua ini"kataku sambil mengelus kepalanya


"aku nggak akan meninggalkan mereka?"


"seluruh pegawai catering dan loundrymu akan menjadi pegawai di vila dan hotel di ubud yang baru kuresmikan,tantemu akan menjadi salah satu manajernya,hipotek rumahmu dan lahan usahamu sudah kubayarkan lunas,hipotek rumah dan setengah nilai beli lahan perusahaan akan kukembalikan ke tantemu,lahan itu akan aku dirikan resort atas namamu tapi tetap dibawah wiley grup,untuk menjagamu tetap tenang disisiku"Tiara hanya diam dan menyimak perkataanku.