
Setelah makan, mereka pun melanjutkan perjalanan. Harimau putih kini sudah berada di dalam dunia ruang milik Yun Yi, kata Zisè ia akan melatih nya. Yun Yi masih belum memberi ya nama, ia akan memikirkannya lain kali.
Lalu kelinci tadi sekarang sudah menjadi hewan kontrak Mei Liu, dan sekarang kelinci itu tengah Mei Liu usapi.
Yun Yi melirik kelinci yang ada di gendongan Mei Liu. "Apakah lenganmu tidak pegal?" Tanya nya.
Mei Liu menggeleng. "Dia sangat ringan." Sahut Mei Liu.
Yun Yi hanya mengangguk, mereka pun melanjutkan langkah mereka. Mata Yun Yi terus mengamati sekitar, banyak Hewan Spiritual tingkat merah di sini, Bintang mereka rata-rata bintang tiga, tapi ada juga bintang empat, namun sangat jarang.
"Wang Lan, kau akan memburu hewan apa?" Tanya Yun Yi.
Wang Lan mengangkat bahunya. "Entahlah, yang pasti kita harus menangkap Hwan spiritual dengan tingkat yang lebih tinggi dari yang di dapat pemenang tahun sebelumnya." Ujar Wang Lan.
"Memangnya siapa yang menjadi juara pada tahun sebelumnya?" Yun Yi kembali bertanya.
"Tahun sebelumnya, Pangeran ke tiga Kekaisaran ini yang menang. Dia menangkap Beruang tanah tingkat kuning bintang enam." Sahut Wang Lan.
Yun Yi menganggukan kepalanya tanda mengerti, lalu berucap. "Wang Lan, hewan apa yang berada di tingkat lebih tinggi dari beruang tanah yang di tangkap pangeran ketiga?"
"Entahlah, aku belum pernah bertemu Hewan Spiritual Tingkat kuning di hutan ini." Ucap Wang Lan.
"Aku kira kamu tahu." Gumam Yun Yi pelan.
Merekapun terus mengamati sekitar. "Apakah kita harus pergi ke hutan tingkat dua? Mungkin di sana kita dapat menemukan Hewan Spiritual tingkat kuning." Ujar Mei Liu.
Kepala Yun Yi mengangguk. "Boleh, boleh saja. Lalu bagaimana menurutmu Wang Lan?" Tanya Yun Yi.
"Baiklah, mari ke tingkat dua."
Setelah itu, Yun Yi, Mei Liu dan Wang Lan melesat menggunakan Qinggong mereka. Luas hutan tingkat satu sekitar lima sampai enam kilometer sampai hutan tingkat dua. Jadi, dengan kecepatan sedang mereka sampai di hutan tingkat dua tidak sampai satu dupa.
"Jadi di sana adalah tingkat dua?" Tangan Yun Yi menunjuk hutan yang nampak sama saja dengan hutan tingkat satu ini. Yun Yi kira hutan tingkat dua akan berubah, dari segi penampilan.
"Wang Lan, kenapa hutan tingkat satu dan dua sepertinya sama saja?" Pertanyaan Mei Liu benar-benar mewakilinya.
"Ah, aku lupa kalau kalian belum pernah ikut acara ini." Gumam Wang Lan dengan suara agak pelan, namun masih bisa di dengar oleh Yun Yi.
"Biar aku jelaskan tentang hutan ini. Orang-orang di Kekaisaran Wu selalu menyebut hutan ini dengan Wuang, tapi nama Wuang ini bukan nama dari hutan ini. Di rumorkan nama Wuang ini di ambil dari marga orang yang menemukan hutan ini. Di jelaskan bahwa tingkat satu dan dua tidak begitu terlihat perbedaannya, tapi jika di perhatikan dari pohon sampai tanaman terkecil nya, banyak sekali perbedaannya. Dan tingkat tiga mulai di penuhi tanaman herbal yang cukup berharga, lalu di tingkat empat adalah tempat Hewan Spiritual Tingkat kuning. Lalu di tingkat lima di rumorkan banyak tanaman racun yang belum pernah di ketahui fungsinya, bahkan para Dewa-Dewi pun tidak tahu. Di tingkat ke enam, di sana di katakan ada reruntuhan yang tentu saja banyak harta benda yang berharga dan langka. Dan tingkat teratas, yaitu tingkat tujuh, di rumorkan banyak tanaman langka, mah itu herbal atau tanaman racun, banyak juga rumor yang beredar kalau ada Hewan Spiritual paling kuat yaitu tingkat Hitam dan Putih." Jelas Wang Lan panjang kali lebar kali tinggi.
Yun Yi dan Mei Liu hanya mengangguk-angguk kepala sedari tadi, mulut Mei Liu membulat, sedangkan Yun Yi kini tengah terpaku dengan ucapan Wang Lan yang berkata ada tanaman racun yang belum di ketahui fungsinya.
"Untuk apa kita ke sana? Kita hanya perlu pergi ke tingkat empat untuk menemukan Hewan Spiritual tingkat kuning." Alis Wang Lan bertaut, 'Sepertinya Xiăo Jiě Huang sangat tertarik dengan tanaman racun.' Pikir Wang Lan.
"Tentu saja mengambil tanaman racun yang kau katakan. Aku ingin menelitinya." Ujar Yun Yi.
Zisè yang mendengar itu menghela nafasnya. 'Xiăo Jiě, bukan kah kau belum meneliti racun yang membunuh Selir Ayahmu bukan. Lalu kenapa sekarang malah ingin meneliti hal lain?' Tanya Zisè.
'Kau tenang saja, aku bisa meneliti semuanya sekaligus.' Sahut Yun Yi dengan nada sombong.
Zisè berdecih, merasa tidak percaya dengan ucapan majikannya itu.
"Xiăo Jiě Huang, kenapa kamu malah tertarik dengan tanaman racun? Bukankah tanaman herbal lebih berguna?" Tanya Mei Liu, tidak paham dengan pemikiran Yun Yi.
"Tanaman herbal memang berguna, tapi aku tidak bisa mengolahnya, aku hanya bisa meracik racun." Jelas Yun Yi.
Mei Liu mengangguk, sekarang ia mengerti mengapa Yun Yi begitu tertarik dengan tanaman racun. Sedangkan Wang Lan menatap bingung ke arah Yun Yi.
"Bukankah jika bisa meracik racun akan mudah meracik obat?" Tanya Wang Lan.
Kepala Yun Yi menggeleng, matanya memutar malas. "Bukan gitu juga kali konsepnya."
"Hah?" Tidak hanya Wang Lan yang terdiam, tidak mengerti ucapan Yun Yi. Namun, Mei Liu juga sama-sama tidak mengerti.
Ah, Yun Yi lagi-lagi mengucapkan kata-kata dari dunianya dulu. Yun Yi melambaikan tangannya. "Lupakan, lupakan."
Yun Yi pun berjalan lebih dulu, ia segera memasuki tingkat dua. Wang Lan dan Mei Liu pun mengikuti langkah Yun Yi, walau mereka masih penasaran dengan maksud dari perkataan Yun Yi tadi.
Memasuki tingkat dua, kini Yun Yi tahu apa perbedaannya. Di sini seperti ada sebuah tekanan yang terus menekan dada Yun Yi, ya.. walau tidak terlalu kuat. Tapi jika manusia biasa yang masuk ke dalam hutan tingkat dua ini, dalam waktu kurang lebih satu dupa, mereka mungkin akan pingsan, bahkan mati.
"Ugh, kenapa udaranya menjadi seperti ini?" Gumam Mei Liu.
"Ini adalah salah satu perbedaan tingkat satu dan tingkat dua. Di tingkat ini jarang sekali ada hewan spiritual yang hidup, bukan hanya karena udaranya yang menekan, tapi juga tanaman dan serangga di sini tidak dapat di makan. Tapi tanaman dan serangga di sini juga bukan racun." Ujar Wang Lan kembali menjelaskan.
Yun Yi yang berada di depan, membalikan badannya. "Jika tanaman ini bukan tanaman racun lalu tanaman apa?" Tanyanya.
Wang Lan menghendikkan bahunya. "Jangan tanya padaku, bahkan para Pangeran Kekaisaran ini pun tidak tahu. Mungkin hanya Kaisar Wu saja yang tahu."
...🔸️To Be Continued🔸️...