Reinkarnasi Sang Dewi Alam

Reinkarnasi Sang Dewi Alam
Informasi


Setelah mengantarkan Yang Hua, kini Yun Yi sudah kembali lagi ke kediaman Zhao. Yun Yi berdiri di depan jendela, menatap bulan yang sangat terang di langit.


Yun Yi masih terpikirkaan tentang perkataan ular merah. Kepalanya masih terus di penuhi dengan pertanyaan, bagaimana Yue Yi bisa memimpin dunia siluman?


Kemana Ye Lian?


"Besok pagi, aku harus menggali informasi dari Zhao Yan Shui."


Yun Yi segera beranjak dari sana, kemudian dirinya membaringkan tubuhnya di peraduan.


Yun Yi menatap langit-langit kamar, entah bagaimana Yun Yi malah teringat dengan Raja Xin.


"Huft, ku harap aku bisa menemukan cara untuk memulihkan A'Jian." Yun Yi bergumam, sebelum matanya mulai tertutup dan pergi ke alam mimpi.


...> > > ✧✧✧ < < <...


Pagi ini, Yun Yi langsung mencari Yan Shui, dirinya harus segera mencari tahu, apa saja perubahan yang terjadi di dunia siluman selama dirinya tidak ada.


Ketika Yan Shui datang ke ruang utama, dirinya langsung duduk di sebrang Yun Yi.


"Sepertinya ada banyak pertanyaan yang harus ku jawab." Ujar Yan Shui yang baru saja duduk.


Yun Yi tidak menyembunyikan niatnya, dia langsung mengangguk. "Bahkan mungkin kita akan menghabiskan hari ini dengan duduk di sini."


Yan Shui hanya bisa mengangguk pasrah. "Pertama, saya ingin bertanya terlebih dahulu. Apakah bawahan anda tidak melaporkan semua kejadian di berbagai dunia pada anda?"


"Aku baru saja mendapatkan semuanya. Jadi masih belum ada yang memberitahuku informasi tentang dunia."


Mendengar itu Yan Shui mengangguk paham.


"Baiklah, tidak perlu basa-basi lagi, aku akan langsung bertanya." Yun Yi memperbaiki posisi duduknya, wajahnya kini terlihat datar dan serius.


"Mengapa yang menjadi pemimpin adalah Yue Yi, bukan Ye Lian?"


Baru saja mempersiapkan diri, Yan Shui sudah di kejutkan dengan pertanyaan Yun Yi yang langsung ke tahap yang begitu serius.


"Uhuk," Yan Shui terbatuk pelan, entah di sengaja atau tidak.


Setelah mengambil nafas, Yan Shui pun bercerita. "Setelah menghilangnya anda, entah bagaimana pangeran Yue Yi memiliki nyali dengan menantang Ayahnya sendiri, Kaisar sebelumnya. Bahkan waktu itu, pangeran Ye Lian juga sangat terkejut. Apalagi, Pangeran Yue Yi membawa banyak pasukan siluman dan monster."


"Pada hari itu juga, Kaisar sebelumnya kalah, dan pangeran Ye Lian di turunkan dari posisi putra mahkota. Dan sejak saat itu, pangeran Yue Yi mengaku bahwa dirinya adalah pemimpin baru di dunia siluman ini."


"Awalnya baik-baik saja. Tapi, setelah tiga bulan kepemimpinan, secara tak terduga Kaisar Yue Yi menghapus beberapa peraturan yang sudah ada dan menggantikannya dengan peraturan baru."


"Dari waktu itulah, Kaisar Yue Yi menyalahgunakan kekuasaannya untuk kepuasan dirinya sendiri."


"Pada perayaan ulang tahun Kaisar Yue Yi yang ke seratus empat puluh tahun, ada beberapa Klan yang memberontak. Mereka dengan berani menyatakan ketidak setujuan dengan kepemimpinan Kaisar Yue Yi. Awalnya saya mengira mereka akan menang, karena mereka sangat unggul dari segi jumlah. Tapi entah bagaimana, dunia atas malah memijak Kaisar Yue Yi, sehingga para pemberontak itu habis dalam satu serangan."


Mata Yun Yi membola, bagaimana bisa dunia langit bisa ikut campur dalam urursan dunia siluman. Bukankah peraturan langit sudah jelas tertulis, kalau mereka tidak bisa mencampuri urusan dunia lain.


"Zhao Fūrén, kamu jangan membuat. Bagaimana bisa dunia langit ikut campur dalam hal ini?"


Yan Shui udah menduganya sedari awal, jadi dia dengan tenang berkata. "Waktu itu, saya juga sangat terkejut, dan merasa tidak percaya. Tapi, kalau bukan orang-orang dari dunia langit, siapa lagi yang bisa menggunakan pedang dewa langit?"


Yun Yi terdiam, dia masih terkejut. Bagaimana bisa ada seseorang yang menggunakan pedang dewa langit untuk membersihkan pemberontak di dunia lain.


Semakin mendengar banyak cerita dari Yan Shui, Yun Yi semakin merasa kalau semsta sekarang sudah sangat kacau. Peraturan-peraturan yang ada, entah bagaimana bisa di tentang begitu saja.


"Lalu, apakah kamu juga mengetahui keadaan dunia lain?" Tanya Yun Yi.


"Tentu." Yan Shui mengangguk.


"Keluarga Zhao adalah keluarga pengumpul informasi. Dari informasi besar, sampai informasi tersembunyi pun, kamu akan mendapatkannya."


"Kalau begitu jelaskan semuanya." Tuntut Yun Yi.


Sudut mulut Yan Shui berkedut, dirinya merasa kesal karena mengangguk, tadi.


Hari ini benar-benar di habiskan dengan menjawab semua pertanyaan yang di berikan oleh Yun Yi.


Dan informasi yang Yun Yi dapat adalah, dunia manusia yang sering mengalami bencana, entah itu kekeringan, terlalu sering terjadi banjir, tanah yang tidak subur, dan masih banyak lagi.


Bahkan kabar yang paling membuat Yun Yi terkejut adalah, terbukanya gua monster yang dulu tersegel. Dan itu berarti, bukan hanya dunia manusia yang akan mendapatkan masalah, tapi seluruh dunia.


Lalu mengenai dunia iblis, mereka adalah yang paling stabil. Selama Yun Yi tak ada, tidak banyak yang berubah di sana. Hanya saja, tempat-tempat di dunia iblis semakin berbahaya, bagi makhluk lain yang tidak tinggal di dunia iblis.


Sedangkan mengenai dunia langit, Zhao berkata bahwa Shi Wen entah bagaimana begitu semakin menonjol di antara Dewi yang lain. Dan Zhao berkata, dia merasa sangat aneh dengan aura Dewi itu, entah aneh bagaimana yang di maksudkan, Yun Yi pun belum paham, karena dirinya belum bertemu dengan wanita itu setelah mendapat tubuh baru.


Ada beberapa kejadian yang di ceritakan Yan Shui yang membuat kening Yun Yi mengkerut, salah satunya adalah, keanehan yang selalu terjadi pada penjaga gerbang setiap dunia. Penjaga gerbang dunia antah bagaimana selalu mengalami hal yang aneh, seperti ular besar penjaga gerbang dunia siluman.


Salah satu kejadiannya adalah, pada saat ular besar itu bertemu dengan Yun Yi saat akan pergi ke acara perburuan di Kekaisaran Wu.


Setelah menerima semua informasi dari Yan Shui, entah kenapa Yun Yi merasa semua ini silih berkaitan. Seperti sudah ada seseorang yang mengatur.


Ketika dirinya dan Yan Shui tengah sibuk dengan pemikirannya masing-masing. Sebuah suara bising terdengar dari luar ruang utama.


Brak brak brak


"Kepala keluarga Zhao, ZhaoFūrén!"


Seseorang berteriak sangat keras dari luar, tak lupa dengan suara ketukan pintu yang begitu bising.


"Sebenarnya ada apa? Sampai-sampai begitu bising seperti ini?" Yan Shui bangkit dari duduknya, karena dirinya merasa terganggu dengan suara keras itu.


Ketika pintu terbuka, seorang gadis dengan baju pelayan kelas satu terlihat terengah-engah. Matanya memerah, dan ada bekas air mata di pipinya.


"Kenapa kamu berteriak di kediaman Zhao ini?" Tanya Yan Shui mencoba sabar.


"Zhao Fūrén... tolong bantu nona saya." Pelayan itu memohon dengan air mata yang kembali mengucur.


"Memangnya ada apa dengan nonamu?"


"Dia... dia di bawa Kaisar."


...🔸️To Be Continued🔸️...