Path To God

Path To God
Ch 99. Melawan Pelahap(2)


Melihat aura di sekitar Ren Yuu, Pelahap langsung mengganti mangsanya menjadi Ren Yuu dari Cai'Zi sebelumnya.


Oni SiPemenggal tiba di sebelah Ren Yuu bersama dengan 4 orang memakai topeng dan memiliki kultivasi setengah langkah Gold Core tahap pertama.


Tentu saja mereka akan membantu Ren Yuu sebisa mereka.


Semua orang yang lain mencoba melenyapkan clone Pelahap yang jumlahnya sangat banyak. Di sisi lain, Ren Yuu menatap Pelahap yang berada di udara.


Pelahap yang hanya menggunakan insting langsung menyerbu ke arah Ren Yuu. Pelahap terbang seperti meteor ke arah Ren Yuu.


Melihat itu, Ren Yuu langsung menggunakan Artefak Elkaric tanpa sembunyi-sembunyi lagi karena akan mengganggu pertempuran jika di gunakan secara sembunyi-sembunyi.


Pola-pola rumit terbentuk di seluruh tubuh Ren Yuu dan juga di Dagger Ren Yuu. Ren Yuu menggunakan kemampuan bertahan agar tidak terbunuh instan oleh Pelahap.


Ketika Pelahap mendekat, Oni SiPemenggal langsung mengayunkan Pedang besarnya ke arah Pelahap.


"Gaya kedua..."


Heavenly Heartless Sword!!


Sring!!


Tebasan besar menerjang ke arah udara dan menuju Pelahap yang semakin mendekat. Pelahap langsung mengayunkan cakarnya ke arah serangan itu.


Tring!!


Serangan itu bubar sepenuhnya. Ren Yuu juga menyerang juga sekuat tenaga ke arah Pelahap begitu juga banyak orang di sekitar Ren Yuu.


Destructive Wind!!


Sring!!


Ren Yuu menggunakan kekuatan penuh dari teknik miliknya dan juga energi Yang Ekstrem terkuatnya.


Tebasan itu mendekat Pelahap. Pelahap masih sama dan mengayunkan cakarnya. Tapi, kali ini ketika bentrokan terjadi, cakar Pelahap robek sedikit menerima serangan itu. Pelahap tetap terus menerjang ke arah Ren Yuu dan tidak peduli sama sekali dengan kerusakan yang di alaminya.


Ketika mencapai Ren Yuu, Pelahap langsung membuka mulutnya dan membentuk pusaran hitam karena ingin melahap Ren Yuu.


Ren Yuu tersenyum melihat makhluk tidak berakal di depannya. Ren Yuu menggunakan Artefak Elkaric dan membentuk penghalang di depannya.


Rune mulai menjalar dari tubuh Ren Yuu seperti ular dan membentuk perisai yang terlihat memiliki banyak pola-pola aneh.


Rune Shield!!


Pelahap merasa tidak bisa melahap perisai itu dan membentuk aura hitam di tangannya. Cakar Pelahap memajang seketika dan itu mencapai setengah meter.


Pelahap mengayunkan cakar ke arah Rune.


Crang!!


Suara benturan terdengar keras dan itu tidak mampu merobek pelindung yang di ciptakan dari Rune. Itu hanya menggoresnya sedikit saja.


Semua orang mengambil kesempatan dan menyerang ke arah Pelahap walaupun masih penasaran apa yang di gunakan oleh Ren Yuu. Beberapa orang yang melihat itu tau apa itu karena pernah melihatnya sebelumnya.


Keserakahan terlintas di benak banyak orang karena merasa itu adalah benda yang menahan Pelahap sebelumnya di dalam gua.


Tapi mereka masih fokus ke Pelahap karena ini bukan saat yang tepat.


Serangan demi serangan meluncur ke tubuh Pelahap dan hanya mampu menggoresnya sedikit saja.


Dari jumlah hampir 10.000 orang yang bertempur, lebih setengah dari mereka melawan clone Pelahap.


Dan banyak juga kultivator yang pergi dari sana karena tidak mau ikut campur melawan Pelahap. Dan banyak juga yang hanya menonton.


Ren Yuu yang baru saja selesai menggunakan Rune, sedikit mengerut karena jika menggunakan kekuatan penuh, energi yang di konsumsi sangat banyak ketika menggunakan Artefak Elkaric.


"Sepertinya aku harus hati-hati dalam memakai Artefak Elkaric. Jika tidak, aku akan kehilangan energi dengan cepat," batin Ren Yuu dan menyimpan Daggernya.


Ren Yuu menggunakan tangan kosong kali ini dan melapisi semua tangannya dengan energi Yang Ekstrem.


Ren Yuu hanya melapisi sedikit tubuhnya dengan Rune agar tidak menyedot energi yang berlebihan.


Ketika penghalang Rune sebelumnya yang menahan serangan Pelahap hilang, Ren Yuu langsung bergerak ke arah Pelahap.


Silent Teleport!!


Pelahap mengayunkan cakarnya yang panjang ke arah Ren Yuu juga. Ren Yuu melihat jalur lintasan serangan dan melapisi tubuhnya lebih padat di sekitar daerah lintasan serangan dengan Rune.


Bang!!


Crang!!


Pelahap mudur sedikit dan tubuhnya yang terkena pukulan menggeliat karena terkena energi Yang Ekstrem.


Sementara Ren Yuu terpental puluhan meter karena kekuatan cakar Pelahap sangat kuat. Karena Ren Yuu melindungi tubuhnya dengan Rune, Ren Yuu hanya terpental jauh karena berat serangan walaupun tidak akan melukai tubuhnya.


"Para pengguna elemen Api bersiap serangan kejutan. Jangan bergerak di daerah depan," seseorang memberi komando melawan Pelahap.


Sementara di tempat lain yang melawan clone Pelahap juga sama. Mereka di komandoi oleh beberapa orang agar serangan menjadi teratur.


Ren Yuu yang baru saja terpental jauh berdiri perlahan dan melihat Pelahap menuju ke arahnya walaupun di serang dari segala arah.


"Sialan... sepertinya aku akan menjadi tumbal kali ini karena makhluk menjijikkan itu berusaha memburuku dengan segala cara," batin Ren Yuu dan bergerak juga untuk memulai bentrok secara langsung.


Ren Yuu tidak khawatir tentang luka. Tapi khawatir tentang energinya yang di kuras karena menggunakan Artefak Elkaric secara terus-menerus.


Silent Teleport!!


Ren Yuu langsung bergerak ke sebelah Pelahap dan mencoba mengikuti pergerakan Pelahap.


Ketika Pelahap ingin menyerang, Ren Yuu langsung menunduk ke bawah walaupun serangan baru di mulai.


Srak!!


Serangan hampir mengenai kepala Ren Yuu. Jantung Ren Yuu seakan hampir berhenti karena sangat dekat dengan kematian di sepersekian detik yang lalu.


Ren Yuu yang menunduk memukul ke arah Pelahap sekeras mungkin tepat di perutnya yang memiliki cairan lendir.


Bang!!


Pelahap terkena pukulan dan mundur beberapa meter. Ren Yuu tidak berhenti dan menggunakan Silent Speed ke samping Pelahap.


Ren Yuu memukul ke arah pinggang Pelahap lagi dengan kekuatan penuh juga.


Bang!!


Pelahap mundur sedikit lagi dan Ren Yuu tidak berhenti di situ. Ren Yuu terus-menerus menyerang di sekitar tubuh Pelahap dan membuat permukaan kulit Pelahap menggeliat karena tekena panas dari energi Yang Ekstrem milik Ren Yuu.


Pelahap meraung keras karena merasa sakit di sel-sel tubuhnya. Di tubuh Pelahap, aura hitam merembes keluar. Pelahap menggunakan keempat tangannya dan menusuk tanah dengan cakarnya.


"Mundur Yuu'er," suara Moon Sovereign terdengar dalam kepala Ren Yuu.


Silent Teleport!!


Ren Yuu mundur sejauh mungkin dari Pelahap.


Ketika Ren Yuu mundur, ribuan cakar berwarna hitam muncul dari dalam tanah dan membunuh banyak kultivator.


Cai'Zi tiba di sebelah Ren Yuu karena ingin membantu Ren Yuu.


"Jangan dekat denganku Cai'Zi. Aku adalah incaran dari makhluk ini sekarang," Ren Yuu memperingatkan Cai'Zi agar mundur sejauh mungkin.


"Aku ingin membantumu," ucap Cai'Zi pelan.


"Kenapa semua wanita sangat keras kepala?" Bisik Ren Yuu karena terlalu lelah berada di sisi wanita manapun.


Cai'Zi tidak merespon perkataan Ren Yuu dan tidak pergi sama sekali.


"Apa maksudmu semua wanita keras kepala?" Suara Moon Sovereign terdengar di kepala Ren Yuu lagi dan Ren Yuu tidak tau harus menjawab apa.


"Guru... bukan waktunya untuk bercanda sekarang," Ren Yuu berkata dalam pikirannya dan menatap Pelahap yang baru selesai membantai lebih dari 100 kultivator dalam sekali serang.


"Sepertinya aku harus mengikatnya dengan Artefak Elkaric sementara," batin Ren Yuu dan bersiap menggunakan rencana terakhir karena hanya Artefak Elkaric yang bisa menahannya saat ini.


Bersambung...