Path To God

Path To God
Ch 100. Melawan Pelahap(3)


Ren Yuu sudah membuat rencana untuk menahan Pelahap.


Oni SiPemenggal dan dua rekannya tiba di sebelah Ren Yuu karena dua lagi tewas terkena serangan Pelahap.


"Jadi, apa yang akan kita lakukan sekarang?" Tanya Oni SiPemenggal.


"Apakah hanya kalian bertiga dari Aliansi Pendekar Iblis yang tersisa?" Tanya Ren Yuu sambil melirik Oni SiPemenggal.


"Tidak, lebih dari 20 tersisa tetapi mereka semua berpencar melawan makhluk yang lebih kecil," jawab Oni SiPemenggal.


Ren Yuu mengerut karena tidak tau harus mengandalkan siapa kali ini.


Melihat Ren Yuu diam, Oni SiPemenggal tidak melanjutkan lagi.


Pelahap yang baru saja melepaskan serangan langsung melihat ke arah Ren Yuu lagi. Pelahap langsung terbang menuju Ren Yuu. Semua orang heran mengapa Ren Yuu di kejar oleh Pelahap dan tidak berniat melepaskannya.


"Kenapa makhluk ini terus mengejarmu?" Tanya salah satu teman Oni SiPemenggal.


"Makhluk itu merasa bahwa energi panas yang aku miliki sangat berbahaya baginya. Itulah sebabnya mahluk itu ingin membunuhku lebih dulu," jawab Ren Yuu.


Mereka mengerti tentang itu karena informasi tentang Pelahap telah menyebar ke semua orang bahwa Pelahap takut dengan panas.


Cai'Zi di sebelah Ren Yuu merasa gugup karena Ren Yuu terus-menerus di incar dan mencoba mencari cara membantunya.


Pelahap semakin mendekat ke arah rombongan Ren Yuu. Ren Yuu sudah membuat keputusan untuk menahan Pelahap menggunakan Artefak Elkaric jika ada kesempatan.


"Beri aku kesempatan untuk menjebak makhluk itu," ucap Ren Yuu serius.


Oni SiPemenggal mengangguk bersama dengan dua rekannya lalu meniup peluit.


Semua anggota Aliansi Pendekar Iblis mendengar itu langsung mundur melawan Pelahap yang lemah dan menuju Oni SiPemenggal.


"Ayo ulur waktu sampai mereka datang." Ren Yuu langsung bergerak karena Pelahap sudah dekat.


Silent Teleport!!


Ren Yuu menggunakan Silent Teleport dua kali dan tiba di depan Pelahap.


Pelahap seperti biasa memiliki insting yang sangat tajam dan mengayunkan cakarnya ke arah Ren Yuu.


Ren Yuu langsung melapisi arah lintasan cakar dengan Artefak agar tidak seperti sebelumnya.


Ren Yuu memukul sekuat tenaga ke arah tubuh Pelahap lagi sekuat tenaga.


Bang!!


Crank!!


Suara benturan terjadi lagi dan kali ini Ren Yuu mencoba menahan tubuhnya agar tidak terlempar jauh.


Ren Yuu mundur lebih dari 20 meter kali ini dan langsung menggunakan Silent Teleport lagi ke sebelah Pelahap.


Sebelum Ren Yuu menyerang, Pelahap menyalurkan energi hitam ke arah tanah melalui kakinya. Beberapa cakar muncul di bawah Ren Yuu dan mencoba menusuk Ren Yuu.


"Sial!!" Seru Ren Yuu dan melapisi bagian bawahnya dengan Rune.


Tring! Tring! Tring!


Perisai Rune menghalangi serangan itu dan Ren Yuu memukul ke arah perut Pelahap.


Bang!!


Pelahap mundur beberapa meter lagi. Dari belakang Pelahap, Oni SiPemenggal beserta dua temannya menyerang bersamaan.


Heavenly Heartless Sword!!


Demon Bird Slash!!


Kamaitachi Slash!!


Srak! Srak! Srak!


Tiga serangan mengenai Pelahap dan Cai'Zi muncul dari sebelah kiri Pelahap.


"Gaya keenam..."


Heavenly Gargoilye Slash!!


Sring!!


Tebasan itu merobek sayap Pelahap. Sebagian sayap Pelahap robek tapi pasti masih bisa di gunakan.


Pelahap melihat ke arah Cai'Zi kali ini dan menyerang menggunakan dua lengannya ke arah Cai'Zi.


Sementara dua lengan lagi ke arah Oni SiPemenggal beserta temannya.


Ren Yuu langsung menggunakan Rune di sekeliling Pelahap secara langsung.


Kecepatan gerakan Rune sangat tidak masuk akal dan itu berkali-kali lebih cepat dari gerakan Pelahap.


Pola-pola rumit muncul di sekitar Pelahap dan mencoba menahan semua serangan yang mampu membunuh kultivator setengah langkah Gold Core secara instan.


Crang!!


Crang!!


Semua serangan dihalau oleh Rune dan Ren Yuu langsung melepaskan Rune lagi. Banyak yang tiba tidak membuang kesempatan dan menyerang ke arah Pelahap.


Begitu juga Oni SiPemenggal dan semua rekannya dari Aliansi Pendekar Iblis. Mereka menyerang bersama-sama sekuat tenaga.


Ren Yuu juga meninju ke arah Pelahap sekuat mungkin. Kali ini Ren Yuu melebarkan ruang lingkup elemen Yang Ekstrem miliknya agar membakar tubuh Pelahap.


Bang!!


Srak!!


Srak!!


Boomm!!


Segala jenis serangan menghampiri Pelahap dan membuat Pelahap menjerit kesakitan karena terlalu banyak serangan yang mendarat di tubuhnya.


Ketika Pelahap ingin menyerang, Ren Yuu mengeluarkan Artefak Elkaric dari tubuhnya.


"Rune Seal..."


Pola-pola rumit berkeluaran dari Tablet Besi yang merupakan Artefak Elkaric dan membentuk rantai.


Rantai yang terbuat dari Rune mengelilingi Pelahap secara langsung di bagian keempat tangannya, dua kaki dan sayapnya.


Pelahap meraung keras karena tidak bisa melepaskan diri. Semua orang tau bahwa ini adalah kesempatan membunuh Pelahap.


Lebih dari ratusan orang menyerang bersamaan ke arah Pelahap.


Bom! Bom! Bom!


Serangan bertubi-tubi mengenai Pelahap. Semakin banyak orang yang tiba dan seseorang memberi komando untuk pengguna elemen api menyerang.


Ren Yuu juga tidak ketinggalan, Ren Yuu tau bahwa Artefak Elkaric akan menguras energinya perlahan semakin lama Ren Yuu menggunakan Rune untuk mengikat Pelahap.


"Ini kesempatan!! Serang bersama-sama..." Teriak salah seseorang dan lebih dari ribuan kultivator dari segala jenis kultivasi menyerang


"Ingat Yuu'er, ambil inti monster itu," suara Moon Sovereign terdengar lagi di kepala Ren Yuu.


Ren Yuu langsung setuju dengan perkataan Gurunya.


"Gunakan Dagger milikmu dan robek bagian jantung makhluk itu. Jantung makhluk itu merupakan inti dari monster Jurang ini," Moon Sovereign berkata agar Ren Yuu cepat melenyapkan Pelahap.


Ren Yuu mengambil kedua Daggernya dan melapisinya dengan energi Yang Ekstrem.


Ren Yuu menyerang ke arah jantung Pelahap sesuai instruksi dari Moon Sovereign.


Jleb!!


Jleb!!


Kedua Dagger bersarang di tubuh Pelahap dan Ren Yuu langsung memutar arah Dagger di dalam tubuh Pelahap.


Ren Yuu langsung merobek jantung Pelahap. Ren Yuu dapat melihat jelas Crystal berwarna hitam di dalam tubuh Pelahap.


Karena sudah menemukannya, Ren Yuu mencabut Dagger dan menggunakan elemen Yang Ekstrem di tangannya lalu memasukkannya ke dalam jantung Pelahap.


Ren Yuu menyentuh Crystal itu dan langsung menariknya keluar. Ketika hampir keluar, Ren Yuu langsung memindahkan Crystal ke dalam Dimensional Life


Pelahap meraung keras karena intinya telah hilang. Semua tiruan Pelahap langsung tergeletak di tanah dan berubah menjadi cairan menjijikkan lagi.


Setelah itu, Ren Yuu langsung mengambil Artefak Elkaric lagi. Ren Yuu tau setelah ini dia akan di buru lagi oleh semua orang.


"Bakar mayat makhluk ini," teriak seseorang dan semua pengguna elemen api langsung menyerang bersamaan ke arah Pelahap.


Mayat Pelahap yang terkena api menggeliat perlahan karena merasakan kesakitan.


Ren Yuu bingung bagaimana Pelahap merasakan sakit ketika sudah mati.


"Bagaimana bisa makhluk ini masih hidup setelah menjadi mayat, Guru?" Tanya Ren Yuu dalam pikirannya.


"Makhluk ini berbeda dengan apa yang kamu pikirkan Yuu'er. Suatu hari nanti Guru akan menjelaskannya padamu," jawab Moon Sovereign.


Ren Yuu mendesah dan hanya diam sambil terus melihat ke arah Pelahap yang di bakar.