
Ren Yuu tersenyum kecil akan hal tersebut.
Yu Ling Er menatap Ren Yuu yang tersenyum. Ia merasa heran mengapa Ren Yuu tersenyum. "Ada apa paman?" Tanya Yu Ling Er penasaran.
Ren Yuu tersadar dari lamunannya dan memasang wajah jelek karena di panggil paman.
"Tidak apa-apa." Jawab Ren Yuu datar.
"Paman.. Apa itu tadi? Aku melihat ada tanda di dahimu seolah aku pernah melihatnya." Ucap Yu Ling Er penasaran.
Ren Yuu menaikkan sedikit alisnya. Ia merasa heran awalnya. Tapi, mengingat Bloodline Yu Ling Er, mungkin karena itu.
"Itu hanya perasaan kamu saja. Ada banyak orang di luar sana seperti itu." Jawab Ren Yuu.
Xiao Xiao di sisi lain terus menatap Ren Yuu dengan seksama. Ia tau bahwa Ren Yuu telah menemukan sesuatu yang istimewa tentang Yu Ling Er.
"Apakah kamu menemukan sesuatu, Yuu-Yuu?" Tanya Xiao Xiao lewat transmisi suara.
"Ya..." Lalu Ren Yuu menceritakan apa yang di temukan olehnya dari tubuh Yu Ling Er yang membuat Xiao Xiao terkejut juga.
Tapi, ada sesuatu yang membuat Ren Yuu penasaran. Bagaimana bisa Yu Ling Er memiliki Bloodline tersebut.
"Apakah itu muncul dengan sendirinya? Tidak mungkin bagi clan Barbarian datang ke dunia ini melihat sikap mereka." Batin Ren Yuu. Ia sudah membuat spekulasi bahwa pendahulu Yu Ling Er memilihnya secara sukarela karena kemungkinan tidak ada lagi anggota clan Barbarian yang tersisa.
Mendengar jawaban Ren Yuu, Yu Ling Er hanya mengangguk karena mungkin apa yang di katakan Ren Yuu adalah kebenaran.
Lalu hari terus berlalu. Ren Yuu telah membuat rencana sendiri di kepalanya. Ia sudah semakin licik dari waktu ke waktu.
Kapal perlahan bergerak menuju Cave Paradise Continent. Kapal akan tiba dalam waktu 1 bulan.
Ren Yuu saat ini sedang berkultivasi untuk menerobos Tier Immortal Ascension tahap kedua dan Xiao Xiao mencoba menerobos Tier Immortal Ascension tahap kedelapan.
3 hari sebelum mencapai tujuan
Prang!
Suara pecahan kaca terdengar di benak Ren Yuu. Ia membuka matanya lalu bergumam. "Immortal Ascension tahap kedua."
Jika sebelumnya ia tidak terluka, kemungkinan ia akan mencapai Immortal Ascension tahap keempat sekarang. Ren Yuu hanya bisa mendesah karena itu. Esensi darahnya juga tidak akan lama lagi pulih sepenuhnya.
Sementara Xiao Xiao telah menerobos Tier Immortal Ascension tahap kedelapan beberapa hari yang lalu.
Ren Yuu melihat ke arah Yu Ling Er yang merasa kesulitan menembus setengah langkah Nascent Soul. Itu wajar baginya karena itu merupakan halangan terbesar baginya yaitu memasuki dunia Nascent Soul.
Yu Ling Er membuka matanya sambil berbisik. "Kenapa aku tidak bisa menembus setengah langkah Nascent Soul? Apakah karena aku tidak berbakat?"
Ren Yuu dan Xiao Xiao yang mendengar bisikan Yu Ling Er tersedak seketika.
Ren Yuu ingin mengomel mendengarnya tapi tetap menahannya. "Lebih baik aku membantunya untuk masuk ke Nascent Soul dalam sekali jalan." Batin Ren Yuu.
Menatap Yu Ling Er yang sedih, Ren Yuu langsung menghampirinya.
"Aku akan membantumu untuk menerobos." Ucap Ren Yuu lalu berdiri di belakang Yu Ling Er.
Yu Ling Er bingung dengan perkataan Ren Yuu karena merasa tidak semudah itu membantu seseorang menerobos.
"Fokuslah." Perintah Ren Yuu lalu memegang kepala Yu Ling Er.
Yu Ling Er tidak yakin tapi tetap menurut.
Xiao Xiao di samping sudah tau bahwa itu hal mudah bagi Ren Yuu untuk membantu Yu Ling Er menerobos Nascent Soul. Sebab, Ren Yuu adalah ahli dalam masalah jiwa. Dan kultivator yang ingin menerobos ke Nascent Soul selalu mengalami masalah karena jiwanya kurang kuat.
Dan untuk Yu Ling Er, itu akan menjadi kendala terbesarnya karena Bloodline miliknya berfokus pada tubuh.
Ren Yuu perlahan menyalurkan energi spiritualnya ke jiwa Yu Ling Er.
"Gadis kecil, tahan sedikit karena ini mungkin menyakitkan." Ren Yuu mengirim transmisi suara kepada Yu Ling Er.
Deg!
Energi spiritual yang besar menimpa jiwa Yu Ling Er. Jiwanya seakan di di peras karena Ren Yuu memurnikan jiwa Yu Ling Er dengan proses yang sama saat di Kuil Jiwa.
Merasakan tekanan spiritual itu, Yu Ling Er berkeringat. Jiwanya adalah kelemahannya. Sangat beruntung baginya untuk bertemu dengan Ren Yuu yang ahli dalam kekuatan spiritual.
Seluruh tubuh Yu Ling Er di tutupi oleh keringat akibat tekanan.
Ren Yuu pertama menggunakan tekanan untuk memperkuat jiwa Yu Ling Er. Setelah setengah jam, ia melakukan hal yang lain yaitu membersihkan jiwa Yu Ling Er dengan energi spiritualnya.
Proses tersebut memakan waktu lebih dari dua jam. Yu Ling Er semakin pucat dari waktu ke waktu.
"Tahan gadis kecil, jika tidak, semua yang aku lakukan akan percuma. Kamu tidak akan pernah menjadi kuat jika tidak mampu menahan ini. Apa kamu tidak ingin membalas dendam dengan tanganmu sendiri atas musnahnya clan Yu?" Ren Yuu memprovokasi Yu Ling Er agar semangatnya meningkat.
Dan sesuai dugaan, semangat Yu Ling Er berkobar dan ingin menjadi lebih kuat.
Dan proses terakhir adalah yang paling menyakitkan. Yaitu, meningkatkan energi spiritual Yu Ling Er.
Yu Ling Er sebenarnya sudah bisa menerobos beberapa tahap karena energi di dalam dantian-nya sudah sangat padat. Tapi terhalang karena jiwanya yang sangat lemah.
Ren Yuu mengubah tekanan dan pembersihan menjadi penggabungan energi spiritualnya sendiri terhadap jiwa Yu Ling Er.
Proses ini membuat jiwa Yu Ling Er menderita karena energi spiritual milik Ren Yuu bukanlah miliknya dan tidak sejalan.
Ren Yuu juga membutuhkan konsentrasi tinggi agar tidak berlebihan meningkatkan energi spiritual Yu Ling Er dengan energi spiritualnya.
Setelah 2 jam berlalu, Ren Yuu tersenyum tipis karena Yu Ling Er langsung menerobos ke Nascent Soul tahap kedua dalam sekali jalan.
Ren Yuu langsung menghentikan apa yang di lakukannya karena Yu Ling Er terlihat sangat menyedihkan.
Setelah selesai, Yu Ling Er langsung tergeletak di lantai begitu saja karena kelelahan di jiwanya.
"Xiao Xiao, tolong urus Yu Ling Er." Perintah Ren Yuu dengan nada lembut.
Xiao Xiao langsung menghampiri Yu Ling Er lalu membawanya ke sebuah kamar kecil di ruangan mereka.
"Haah.. ternyata sangat sulit meningkatkan jiwa kultivator yang khusus dalam meningkatkan kekuatan tubuh." Ren Yuu mendesah lalu perlahan duduk bersila. Ia bermeditasi untuk memulihkan energi spiritualnya yang terkuras hanya karena melakukan itu.
Wajar saja bila Ren Yuu merasa lelah karena ia harus ekstra berhati-hati dalam membantu Yu Ling Er yang memiliki jiwa sangat lemah.
Jika terjadi sedikit kesalahan, Yu Ling Er akan tewas karena jiwanya binasa.