Path To God

Path To God
Ch 295. Pembantaian


Ren Yuu yang memundurkan Trident Of Destiny awalnya langsung menghunuskannya lagi ke arah Leviathan.


Karena Ren Yuu memakai energi mendalam terkuatnya, Trident Of Destiny memancarkan silau biru muda di sekitarnya. Aura itu seperti mempertajam Trident Of Destiny.


Jleb!!


Trident Of Destiny tertancap tepat di dahi Leviathan. Itu menusuknya hampir satu meter. Tapi, karena ukuran Leviathan yang sangat besar, itu hanya seperti luka kecil bagi Leviathan.


Tapi, Leviathan tetap merasakan sakit karena aura tertentu dari Trident Of Destiny.


"Kaaaaaaa..."


Leviathan terlihat seperti berteriak karena merasa sakit. Ia mencoba melepaskan diri dari Trident Of Destiny.


Ren Yuu yang melihat itu tersenyum karena energi yang berasal dari Trident Of Destiny sangat mudah untuk membuat makhluk laut kesakitan jika terkena tusukan.


"Sepertinya, semakin kuat energi di dalam Origin Core Water milikku, kekuatan yang bisa aku kerahkan dari Trident Of Destiny semakin besar. Tapi, aku tidak mempunyai informasi tentang penggunaan untuk menunjukkan kekuatannya yang sebenarnya. Yaitu takdir." Batin Ren Yuu sambil terus menusuk Trident Of Destiny semakin dalam ke kepala Leviathan.


Melihat Trident Of Destiny yang hanya sepanjang 2 meter, Ren Yuu tau bahwa tidak mungkin menusuk Leviathan yang sangat besar.


Ren Yuu tersenyum kecil karena ingin mencoba sesuatu. Ia kemudian mencengkram erat tongkat Trident Of Destiny.


Trident Of Destiny bergetar sedikit lalu mulai menyerap energi di dalam laut sedikit demi sedikit.


Tidak sampai 2 detik, Ren Yuu langsung mengendalikan energi tersebut. Energi tersebut melapisi Trident Of Destiny di pinggirannya.


"Sudah saatnya." Batin Ren Yuu.


"Mati!"


Jrezhh!!


Aura yang menyelimuti Trident Of Destiny langsung memanjang puluhan meter. Aura itu terlihat persis sama dengan Trisula.


Serangan tersebut menembus kepala Leviathan sampai ke bawah rahangnya.


"Kaaaa..."


Leviathan meraung keras karena merasakan sakit tiada tara. Leviathan terus memberontak agar Ren Yuu terjatuh dari kepalanya.


Melihat reaksi Leviathan, Ren Yuu menyeringai kejam. Ia mengambil Bloody Mist Sword dengan tangan kirinya. Ia mencabut Trident Of Destiny lalu menusukkan Bloody Mist Sword ke dalam lubang yang ada di kepala Leviathan.


Jleb!!


"Sedot darahnya sampai kering!" Perintah Ren Yuu kepada Iblis Darah.


Iblis Darah yang berada di dalam Bloody Mist Sword hanya mendengus tapi tetap menyedot darah Leviathan secepat yang dia bisa.


Leviathan terus menerus memberontak. Ia berenang ke sana ke mari seperti binatang kesurupan. Badannya perlahan-lahan mengering karena Bloody Mist Sword dengan rakus menyedot semua darah serta esensi darahnya.


Tidak sampai 15 detik, Leviathan mulai melambat dan perlahan-lahan mengurus. 5 detik kemudian, Leviathan berhenti dan perlahan-lahan mengapung ke atas permukaan air laut.


Ren Yuu tersenyum melihat itu karena Leviathan menjadi ikan mumi saat ini. Tidak, lebih tepatnya itu terlihat seperti ikan busuk.


Setelah itu, Ren Yuu menarik Bloody Mist Sword keluar dari kepala Leviathan.


Iblis Darah muncul dan langsung berbicara. "Jangan lupakan perjanji-..."


Ren Yuu langsung menyedot Iblis Darah dan menyimpan Bloody Mist Sword ke dalam tubuhnya sebelum Iblis Darah menyelesaikan ucapannya.


"Dasar manusia sialan! Kau menipuku! Aku tidak akan pernah membantumu lagi!" Teriak Iblis Darah di dalam Bloody Mist Sword tapi sama sekali tidak di dengar oleh Ren Yuu.


Ren Yuu menunggu beberapa saat tapi tidak menemukan jalan keluar setelah Leviathan mati.


"Di mana jalan keluarnya?" Bisik Ren Yuu dan melihat ke sekeliling tapi tetap tidak menemukannya.


Lalu Ren Yuu melihat ke arah Leviathan. Dari tubuh Leviathan ada reaksi energi aneh. Ia langsung tau bahwa jalannya ada di dalam sana.


Ren Yuu langsung bergerak ke dalam perut Leviathan secepat yang dia bisa. Ketika masuk ke dalam, ia menebas ke sana ke mari sebab banyak daging kering Leviathan yang menghalangi jalannya.


Tidak lama kemudian, Ren Yuu tiba di dalam perut Leviathan. Ia melihat ada pusaran yang terlihat seperti portal di dalam sana.


"Kenapa Goddess Of The Sea membuat portal di sini? Apakah itu untuk candaan?" Tanya Ren Yuu heran.


Ren Yuu tidak tau bahwa alat untuk menciptakan portal di telan oleh Leviathan. Itulah sebabnya portal tercipta di dalam perut Leviathan.


Ren Yuu tidak membuang waktu dan langsung bergerak ke dalam portal tersebut.


"Akhirnya selesai." Batin Ren Yuu. Ia merasa panennya lumayan besar kali ini karena mendapatkan senjata kuat serta peningkatan kultivasi yang langsung naik ke Immortal Ascension.


Itu sama seperti Cai'Zi terakhir kali. Kultivasi Cai'Zi juga meroket tinggi karena kenaikan Bloodline miliknya.


Ketika Ren Yuu keluar dari portal, ia terkejut apa yang di lihat olehnya.


Pemandangan di depannya adalah pembantaian sebenarnya. Ratusan atau bahkan mungkin ribuan kultivator dan Beast Race tergeletak di tanah tidak bernyawa sama sekali.


Penyebabnya adalah Xiao Xiao. Xiao Xiao saat ini di penuhi oleh darah dan luka di sana sini.


Xiao Xiao juga sedang bertarung dengan puluhan Beast Race puncak Immortal Ascension.


Ren Yuu marah dalam sekejap melihatnya. "Aku akan membunuh kalian semua!!" Teriak Ren Yuu sekuat tenaga.


God Armor!!


Domain Yin Ekstrim!!


Ren Yuu juga langsung mengaktifkan Heavenly Bloodline Atlantis miliknya. Ia langsung melesat secepat mungkin ke arah Xiao Xiao yang sedang dipojokkan.


Xiao Xiao yang merasakan kedatangan Ren Yuu meneteskan air matanya. Tidak tau mengapa seperti itu.


Ren Yuu melesat ke arah kerumunan.


Crescent Moonlight!!


Moonlight Speed Body!!


Kecepatan Ren Yuu saat ini telah melampaui Immortal Ascension. Itu sama seperti kultivator Receival Early.


Ren Yuu langsung tiba di salah satu Immortal Ascension puncak sambil menghunuskan Trident Of Destiny.


Jleb!!


Trident Of Destiny langsung tertancap di kepalanya dan membunuh kultivator tersebut seketika.


Ren Yuu mengendalikan bulan sabit lalu muncul di depan kultivator lain. Ia menyimpan Trident Of Destiny lalu mengambil Bloody Mist Sword.


"Mati!"


Sraing!!


Ren Yuu langsung melewati kultivator tersebut dan membunuhnya seketika.


Semua kultivator dan Beast Race perlahan mundur karena Ren Yuu terlalu cepat.


Ren Yuu yang sangat marah langsung membuat gerakan menggunakan Pedangnya.


"Gaya Ketujuh, Angel Of Light..."


Light God's Sword!!


Dua proyeksi wanita mengayunkan Pedang di tangan mereka bersamaan ke arah kultivator manusia dan Beast Race.


Sraing!!


Tebasan raksasa tercipta dan itu menerjang ke arah kerumunan. Semua dari mereka bekerja sama menahan serangan milik Ren Yuu.


Srak! Srak! Srak!


Sekitar 10 kultivator dan Beast Race terbelah seketika menerima serangan tersebut.


Bushh!!


Kedua tebasan itu juga menciptakan jurang yang sangat panjang sampai ke tempat yang sangat jauh.


"Orang itu terlalu berbahaya. Ayo lari!" Teriak salah satu kultivator.


Tapi, apakah Ren Yuu membiarkan mereka lari setelah melukai istrinya?


Jawabannya tentu saja tidak.


"Kalian semua harus mati hari ini!" Suara Ren Yuu bergema dan ia melesat ke sana ke mari.


Sraing! Sraing! Sraing! Sraing!


Tidak mungkin bagi mereka menyamai kecepatan milik Ren Yuu.


"Arrrggghh!"


Teriakan terjadi di mana-mana selama kurang dari 1 menit. Ren Yuu berhasil membunuh mereka semua dalam waktu singkat.


Tubuhnya di tutupi oleh banyak darah dan Bloody Mist Sword juga seperti itu. Bloody Mist Sword dengan rakus menyedot darah tersebut.


Di bawah, puluhan mayat kering tergeletak dan itu adalah pemandangan yang tidak enak di lihat.


Ren Yuu langsung menghampiri Xiao Xiao lalu memeluknya. "Maaf aku terlambat.."


Xiao Xiao memeluk Ren Yuu dengan erat sambil menangis. Ren Yuu tidak tau berapa lama dia berada di tempat tersebut dan perkiraannya, itu pasti sangat lama.