
Ren Yuu dan Cai'Zi terus menonton pertarungan antara Black Ouroboros dengan anggota sekte Sword Heaven.
Pertarungan sangat sengit dan berlarut-larut. Ren Yuu merasa bosan karena ingin merobek mereka semua tapi tetap menahan diri agar tidak ceroboh.
"Mereka sangat lama," desah Ren Yuu pelan karena sudah bosan melihat pertarungan mereka.
Cai'Zi melihat Ren Yuu sekilas dan langsung mengabaikannya.
Setelah 1 jam berlalu, akhirnya pertarungan berakhir dengan kematian dua anggota mereka. Ren Yuu menyerengai karena pasukan musuh berkurang.
"Ayo," Ren Yuu langsung bergerak ke arah anggota sekte Sword Heaven tanpa menunggu jawaban dari Cai'Zi.
Cai'Zi hanya diam dan langsung bergerak juga mengikuti Ren Yuu.
Ren Yuu menggunakan Eliminate Existence agar kehadirannya tidak di deteksi oleh ketujuh anggota sekte Sword Heaven.
Ren Yuu berencana untuk membunuh salah satu dari mereka dengan menyergapnya agar musuh berkurang satu lagi.
Cai'Zi mengerti apa yang akan di lakukan Ren Yuu karena dia hanya bisa merasakan sedikit aura kehadiran Ren Yuu bahkan di jarak beberapa meter.
Ketika sudah mencapai jarak 50 meter, Ren Yuu berhenti sejenak dan bergerak perlahan agar bisa menggunakan tekniknya.
Setelah jarak terpenuhi, Ren Yuu melihat semua dari mereka yang paling terkuat apakah ada yang terluka parah atau tidak.
Ren Yuu menemukan satu orang dan merasakan bahwa pria paruh baya itu berbahaya. Tapi, pria itu sudah terluka parah. Ren Yuu yakin bahwa orang itu Setengah Langkah Gold Core tahap pertama.
"Orang itu terluka parah. Dan orang itu adalah tiga dari orang terkuat di regu mereka," batin Ren Yuu dan sudah memutuskan target.
Ren Yuu mengeluarkan Daggernya sebentar dan berhenti tiba-tiba. Ren Yuu merenung sejenak karena ingin menggunakan Palu tapi Ren Yuu menggelengkan kepalanya karena sulit membunuh satu pukulan kalau lawan lebih kuat darinya.
"Apakah kamu sudah siap?" Ren Yuu menoleh ke arah Cai'Zi di sebelahnya.
Cai'Zi hanya mengangguk pelan dan mengambil Dagger dan Pedang.
Cai'Zi menggunakan Dagger di tangan kanan dan Pedang di tangan kiri. Ren Yuu sedikit terkejut bahwa Cai'Zi menggunakan Dagger juga.
Lalu Ren Yuu melihat lagi ke arah tujuh orang itu.
God Armor!!
Silent Teleport!!
Ren Yuu muncul di sebelah pria itu dan langsung menusuk kepala serta jantungnya secara bersamaan.
Pria paruh baya itu yang sedang kelelahan dan terluka tidak sempat bereaksi karena dari awal tidak waspada sama sekali.
Jleb! Jleb!
Kedua Dagger bersarang di kepala dan jantung pria paruh baya itu.
Enam orang tersisa tertegun karena tiba-tiba ada seseorang yang menyerang mereka.
Silent Speed!!
Ren Yuu muncul ke arah yang terlemah yang berada di Core Formation tahap kedelapan.
Quick Slash!!
Srak!!
Cai'Zi di sisi lain juga langsung menebas satu orang yang berada di Tier Core Formation tahap kesembilan.
Hanya empat orang yang tersisa dan mereka berempat langsung melompat mundur karena waspada. Mereka tau bahwa musuh bukan orang sembarangan.
"Pewaris clan Ren!!" Seru salah satu dari mereka karena mengenal Ren Yuu dari sketsa wajah yang di dapatnya dari seseorang.
"Apa itu benar Tetua Han?" Tanya salah satu dari mereka juga pria paruh baya.
"Ya, dia adalah orang yang kita buru selama ini. Aku tidak menyangka anak ini akan muncul dan menyergap kita di sini," jawab Li Han yang merupakan kakak dari Li Si, ibu Li Pao.
Li Han sudah mencari keberadaan Ren Yuu terus menerus karena sangat menginginkan warisan clan Ren.
"Kultivasinya hanya di tahap keenam Tier Core Formation. Tidak akan sulit mengalahkan anak ini. Anak ini hanya bisa menyelinap sebelumnya menggunakan keahlian clan Ren untuk menyerang kita. Sepertinya ini hari keberuntungan kita karena bisa mendapatkan warisan clan Ren," salah satu dari mereka seorang pria tua berkata lagi dan tersenyum, pria tua itu sama sekali tidak prihatin dengan kematian temannya.
"Hati-hati dengan gadis itu," yang terakhir memperingatkan regunya dan melanjutkan, "gadis ini adalah jenius dari Heavenly Palace, Cai'Zi, dan juga murid dari Tetua Agung Heavenly Palace."
Pria tua sebelumnya terkejut dan tersenyum lagi sambil berkata, "tidak masalah soal itu. Tidak akan ada yang tau tentang kita membunuhnya di sini."
Mereka semua setuju dengan perkataan pria tua itu.
Ren Yuu memeriksa semua lawannya. Pria tua dan Li Han berada di Setengah Langkah Gold Core tahap pertama dan kedua sisanya berada di Core Formation tahap kesembilan.
"Cai'Zi.. urus pria tua itu dan satu lagi yang di sebelahnya. Aku akan melawan orang dari clan Li karena aku punya hutang yang harus di lunasi dengannya," Ren Yuu langsung mengeluarkan Palunya dan memegang di tangan kanan serta Dagger di tangan kiri.
Ren Yuu sedikit bingung karena merasa sangat nyaman memakai Palu sama halnya memakai Dagger.
Cai'Zi mengangguk mendengar perkataan Ren Yuu. Memang benar bahwa pria tua itu adalah yang terkuat di antara mereka. Tapi Cai'Zi sama sekali tidak takut dengan Setengah Langkah Gold Core tahap pertama bersamaan dengan Core Formation tahap kesembilan.
Aura di sekitar Cai'Zi berubah dan ada tanda aneh di dahinya bersinar. Kultivasi Cai'Zi naik satu tingkat menjadi Setengah Langkah Gold Core tahap pertama.
Ren Yuu terkejut melihat itu karena tau apa itu dan berkata dalam hati, "Royal Bloodline?"
Royal Bloodline adalah garis darah yang kuat. Itu hanya satu tingkat di bawah tubuh Ilahi.
Di buku tua yang di baca Ren Yuu, pengguna Royal Bloodline bisa terus meningkatkan garis darah mereka sampai melampaui tubuh Ilahi biasa.
Ketika garis darah mereka berkembang, itu akan naik ke tingkat berikutnya yaitu, Emperor Bloodline. Dan masih ada lagi di atas Emperor Bloodline yang masih bisa di raih oleh orang yang memiliki Royal Bloodline apa lagi jika Royal Bloodline mereka adalah Royal Bloodline kelas atas.
Ren Yuu sekarang mengerti mengapa Cai'Zi mengatakan bahwa dia bisa menandingi seseorang yang melampaui tahap kultivasinya sendiri. Ternyata karena Cai'Zi adalah pemegang Royal Bloodline.
"Jika Royal Bloodline milik Cai'Zi adalah Royal Bloodline kelas atas, maka Cai'Zi adalah orang yang sangat kuat," batin Ren Yuu.
Ren Yuu menyampingkan pemikirannya tentang Bloodline dan tetap menatap Li Han.
"Hati-hati, gadis itu pemilik Royal Bloodline yang langka," Li Han memperingati semua rekannya karena pemilik Royal Bloodline sudah punah di benua Azure Dragon.
Semua rekan Li Han langsung menjadi serius seketika dan tau gadis kecil di depan mereka sangat kuat.
"Tidak heran anak ini menjadi satu-satunya murid Tetua Agung Heavenly Palace," bisik pria tua itu dan mengambil pedangnya.
"Aku akan menyerahkan gadis itu padamu. Aku akan melawan pewaris clan Ren," Li Han juga mengambil pedangnya dan bersiap bertarung dengan Ren Yuu.
Ren Yuu melihat dua orang dengan serius, terutama Li Han. "Sudah waktunya melunasi hutang!"
Silent Speed!!
Bersambung...