
Blood Prison
Ren Yuu tiba di kota besar terdekat yang ada di peta. Setiap kota di Blood Prison selalu berganti-ganti nama sesuai dengan nama penguasa di kota tersebut.
Di pinggiran kota, ia memperhatikan banyak juga kultivator yang masih dalam keadaan meridian di segel. Sebab, tidak semudah itu melepaskan segel yang di letakkan di meridian.
Semua individu di Blood Prison juga mengambil keuntungan dari itu. Setiap tahanan baru yang ingin membuka energi mendalamnya harus bekerja terlebih dahulu.
Di sekitar kota juga terlihat banyak orang-orang yang menjadi pengemis di jalanan. Banyak juga anak-anak di sana sini karena lahir di dalam Blood Prison.
Ren Yuu yang melihat keadaan mereka hanya menggelengkan kepalanya karena ia bukanlah juru selamat bagi semua orang. Ia tidak memiliki kewajiban membantu semua orang yang ada walaupun sebenarnya tidak terlalu tega melihat keadaan mereka yang terlahir di sini.
Ketika mencapai gerbang, penjaga menatap Ren Yuu dengan tatapan mengerut.
"10 batu roh kelas atas." Penjaga langsung berkata kepada Ren Yuu untuk biaya memasuki kota.
Ren Yuu hanya melempar 10 batu roh kelas atas kepada penjaga itu lalu perlahan lewat tanpa melihatnya.
Penjaga pintu masuk kota hanya mengangguk karena Ren Yuu langsung membayar.
"Sepertinya aku harus mencari orang yang berpengaruh di kota ini agar memberiku informasi yang aku cari." Batin Ren Yuu lalu memfokuskan energi spiritualnya. Dengan kekuatan jiwa yang sangat kuat, Ren Yuu bisa melacak seluruh isi kota untuk mencari orang terkuat.
Ren Yuu mengerut karena di kota yang di datanginya, ada banyak kultivator Ascension tapi tidak ada Immortal Ascension yang terlihat.
Tatapan Ren Yuu tertuju pada sebuah bangunan biasa karena orang terkuat di kota tersebut berada di tempat itu.
"Kenapa orang itu menyembunyikan kultivasinya?" Gumam Ren Yuu pelan. Untuk dirinya, tidak akan sulit untuk menentukan posisi seseorang yang sebenarnya walaupun menyembunyikan kultivasinya.
Ren Yuu berjalan ke arah bangunan sederhana tersebut. Walaupun di kota memiliki banyak orang, kota terasa sangat sepi karena hampir semua orang menderita di Blood Prison.
Jika tidak memiliki batu roh, sudah dipastikan bahwa tubuh mereka akan melemah dari waktu ke waktu. bahkan sebelum Ren Yuu tiba di kota, banyak mayat tergelatak di jalan dekat dengan kota.
Beberapa di bunuh dan banyak juga mati karena terkontaminasi oleh energi yang ada di udara. Akan wajar jika sebagian besar kultivator di Blood Prison tidak bersemangat untuk melanjutkan hidup.
Ketika mencapai bangunan sederhana tersebut, Ren Yuu langsung masuk karena tempat tersebut adalah tempat menjual barang-barang campur seperti senjata, pil, dan sebagainya.
Sesampainya di dalam, mata Ren Yuu tertuju pada seorang wanita cantik yang terlihat sedang minum teh dengan santai.
Ren Yuu tidak menyangka orang terkuat di kota yang di singgahi olehnya adalah seorang wanita.
Wanita tersebut melihat ke arah Ren Yuu sekilas. Awalnya ia tidak tertarik. Tapi, ketika merasakan Ren Yuu mengukurnya, ia mengerut sedikit karena belum lama sebelumnya ia merasakan energi spiritual yang sangat besar menyapu seisi kota.
Ia tidak menyangka energi spiritual itu berasal dari seorang anak berusia 14 tahun setengah.
"Ada apa kau mencariku nak?" Tanya wanita tersebut karena merasa tertarik dengan Ren Yuu.
Ren Yuu sudah tau bahwa beberapa individu akan merasakan energi spiritualnya ketika melacak seisi kota.
Mendengar pertanyaan wanita tersebut, Ren Yuu tidak langsung menjawab. Ia perlahan mendekat ke arah wanita tersebut. Sesampainya di depannya, Ren Yuu duduk seolah-olah dia adalah tamu penting yang membuat wanita itu menaikkan sedikit alisnya.
Setelah duduk, Ren Yuu langsung menjawab, "aku ingin informasi."
Wanita itu merenung sejenak. Ia kemudian mengukur Ren Yuu lagi dan merasa heran bahwa tingkat kultivasi Ren Yuu hanya di Tier Gold Core puncak.
"Informasi apa yang kau inginkan nak? Dan apa yang akan aku dapat?" Tanya wanita itu karena sedikit tertarik bahwa seorang anak berani bernegosiasi dengannya.
Untuk berjaga-jaga, Ren Yuu tidak langsung mencari informasi tentang ibunya karena akan berbahaya jika mencari secara langsung. Semua tahanan di Blood Prison pasti mencari keuntungan dengan penipuan.
"Aku ingin melihat daftar anggota clan Feng yang masuk ke sini 20 tahun terakhir serta tempat dia sering muncul. Dan imbalan yang akan kau terima..." Ren Yuu berhenti sejenak lalu mengeluarkan Crystal Roh sebanyak 100 yang membuat wanita itu tercengang.
Crystal Roh yang di milikinya saat ini berasal dari cincin ruang milik Ciu Dongfang yang di berikan oleh Feng Yin.
Ren Yuu menyimpan kembali Crystal Roh yang dimilikinya. Walaupun Crystal Roh berharga, ibunya jauh lebih berharga dari pada semua yang dimilikinya saat ini.
"Apa kau tidak takut aku akan merampokmu nak?" Tanya wanita itu sambil tersenyum setelah sadar dari keterkejutannya.
100 Crystal Roh bukanlah jumlah yang sedikit. Itu adalah 100 juta batu roh kelas atas.
"Coba kalau kau bisa." Jawab Ren Yuu datar.
Wanita itu tersenyum kecil karena merasa Ren Yuu tidak sesederhana itu hanya dengan energi spiritual yang di lepaskan olehnya sebelumnya.
"Baik. Biaya untuk itu semua adalah 30 Crystal Roh. Harganya sedikit mahal. Tapi, aku akan memberi informasi sedetail mungkin." Wanita itu tentu saja akan meraup untung dari Ren Yuu karena tidak ada kejujuran di dalam Blood Prison.
"20 Crystal Roh. Terima atau aku mencari orang lain." Ren Yuu tentu saja mengerti sejak pemilik bar meraup untung darinya. Tapi karena itu hanya 20.000 batu roh kelas atas, ia merasa tidak masalah sama sekali.
Wanita itu mengerut karena biaya operasi untuk mencari informasi itu sudah pasti memakan 7-8 Crystal Roh. Walaupun sebenarnya ia sudah mendapatkan untung, tentu saja bagi orang yang berada di dalam Blood Prison tidak akan membuang sumber daya begitu saja walaupun itu melalui negoisasi atau penjualan barang dan informasi.
Melihat tatapan Ren Yuu yang acuh tak acuh, wanita itu tau dia akan kehilangan 12-13 Crystal Roh jika memperpanjang argumen.
"Baik. Tunggu dalam waktu 1 bulan lagi. Kau akan menerima semua informasi yang kau cari." Wanita itu hanya bisa setuju dengan tawaran Ren Yuu.
Ren Yuu mengangguk lalu melempar 10 Crystal Roh sebagai uang muka. Ia sudah paham dengan urusan pembelian Informasi. Itu akan lebih cepat jika di beri bayaran di muka.
Wanita tersebut tersenyum karena Ren Yuu seperti sama sekali tidak peduli dengan Crystal Roh.
"Qianye."
"Ren Yuu."
Ren Yuu perlahan berbalik setelah memperkenalkan diri juga. Ia terlihat seperti seseorang profesional saat ini dalam berbisnis.
Qianye tersenyum karena tidak pernah mendengar nama Ren Yuu sama sekali. Bahkan nama depan Ren juga tidak pernah di dengar olehnya.
Setelah Ren Yuu menghilang, Qianye bergumam pelan, "sungguh anak yang menarik. Dia pasti berasal dari clan Feng dengan warna rambutnya. Tapi, tidak pernah ada anggota clan buangan yang di lempar ke Blood Prison seperti dia."
Tok! Tok! Tok!
Qianye mengetuk mejanya tiga kali lalu seseorang muncul di dekatnya.
"Cari semua informasi tentang anggota clan Feng yang dibuang ke Blood Prison dalam waktu 20 tahun terakhir serta tempat mereka sering muncul." Perintah Qianye datar.
"Baik Nona." Jawab individu tersebut lalu menghilang.