
Menara Adven
Destructive Wind!!
Srak!!
Ren Yuu menebas dari atas ke bawah sekuat tenaga dan menyalurkan hampir semua energi mendalamnya ke dalam dua tebasan Dagger.
Carberus yang terkena serangan terbelah menjadi tiga bagian. Itu karena Ren Yuu menggunakan elemen Yang Ekstrem miliknya dan membuat pertahanan api Carberus robek seketika.
"Hah.. hah.. hah.. hah.. akhirnya binatang monster ini mati juga," Ren Yuu terengah-engah karena sudah kelelahan dan kehabian energi. Ren Yuu ingin meditasi memulihkan energinya. tapi, tubuh Ren Yuu roboh terlebih dahulu karena terlalu lelah dan mengalami banyak luka.
Ren Yuu tidak akan menduga akan datang hari di mana dia roboh karena bertarung sampai menghabiskan semua energi mendalamnya dan luka bakar yang di alaminya juga parah.
Jika masih banyak binatang monster yang tersisa, Ren Yuu akan mati sekarang. Ren Yuu beruntung karena menghabisi bintang monster yang lebih lemah terlebih dahulu. Hanya menyisakan tiga binatang monster Tier Core Formation tahap kedelapan di dalam ujian.
Ren Yuu tidak akan merasa kesulitan melawan mereka semua. Ren Yuu sudah melawan tiga binatang monster yang sangat kuat dan masih keluar sebagai pemenang walaupun memakai cara licik
Tiga jam kemudian Ren Yuu terbangun dari tidurnya dan merasa seluruh tubuhnya sakit di semua tempat.
Ren Yuu perlahan berdiri dan berjalan pergi mencari tempat berlindung sambil melirik ke arah mayat Carberus.
Ren Yuu mendesah dan terus berjalan selama beberapa menit dan menemukan sebuah gua. Ren Yuu langsung masuk kedalam lalu mengeluarkan banyak herbal dan obat-obatan dan langsung mengolesnya ke seluruh tubuhnya.
"Aku tidak menduga akan roboh karena kelelahan. Jika ini di luar aku pasti sudah terbunuh. Aku harus lebih hati-hati kedepannya." Batin Ren Yuu sambil terus mengoles saleb ke tubuhnya.
"Aduhh... Ini sangat sakit. Ini lebih sakit dari selama ini yang aku alami karena ini luka bakar," Ren Yuu sedikit kesal karena membutuhkan waktu untuk membunuh Carberus dan tidak seperti Minotaur yang kebetulan sangat mudah karena Minotaur hanya ahli menyerang jarak dekat.
Tidak seperti Carberus dan Golden Titan Ape yang memiliki skill eklusif jarak dekat dan jauh. Jika Minotaur bisa seperti itu, kemungkinan melawannya akan lebih merepotkankan dari Carberus.
"Lebih baik aku istirahat dulu karena masih ada tiga lagi binatang monster yang tersisa untuk di basmi," batin Ren Yuu sambil mendesah lalu membaringkan tubuhnya di dalam gua karena Ren Yuu malas bermeditasi dan ingin tidur karena merasa lelah.
Waktu terus terlewati dan hampir satu hari kemudian Ren Yuu bangun dari tidurnya dan langsung bermeditasi memulihkan energinya yang hanya pulih sedikit sewaktu tidur.
Tidak sampai satu jam, Ren Yuu merasa segar kembali dan menggunakan pakaian baru karena dia hampir telanjang karena pakaiannya di bakar Carberus.
"Sudah waktunya menyelesaikan ujian. Ketiga binatang monster yang tersisa jauh lebih lemah dari tiga binatang monster sebelumnya. Tidak akan lama membunuh mereka," Ren Yuu tersenyum dan keluar dari gua.
Ren Yuu langsung bergerak mencari binatang monster yang tersisa dan langsung menemukannya. Ren Yuu tidak membuang banyak waktu dan menggunakan teknik terkuatnya untuk membunuh tiga binatang monster itu karena terlalu malas bermain.
Binatang monster terakhir adalah harimau berwarna putih. Ren Yuu tidak tau namanya karena mungkin itu adalah spesies harimau baru.
Ren Yuu langsung memenggalnya seketika. Ketika harimau itu mati, Ren Yuu berhenti sejenak karena menunggu pemberitahuan.
Tidak sampai satu menit kemudian, pusaran hitam terbentuk tidak jauh dan Ren Yuu yang menuju pusara hitam itu tanpa membuang waktu.
Ketika Ren Yuu sudah melewati portal, Ren Yuu tiba di lantai teratas Menara Adven. Itu adalah ruangan putih bersih dan tidak apa-apa di dalam. Ren Yuu bingung karena tidak ada yang menunggunya atau ada pemberitahuan.
Tiba-tiba Menara Adven bergetar keras. Tubuh Ren Yuu di selimuti aura berwarna putih. Ren Yuu tidak tau dan tidak melawan karena Ren Yuu tidak merasa energi itu mengancamnya.
Lalu sebuah Menara Adven miniatur setinggi 10 cm muncul di depan Ren Yuu. Ren Yuu tersenyum dan sudah tau hal ini akan terjadi.
Ren Yuu langsung menyalurkan energi mendalamnya ke arah miniatur Menara Adven. Tetapi tidak ada yang terjadi yang membuat Ren Yuu merasa heran.
"Kenapa tidak ada reaksi sama sekali? Apa aku tidak bisa memiliki Menara Adven?" Ren Yuu mengerut karena tidak puas dengan yang terjadi saat ini.
Ren Yuu mencoba menggunakan inderanya dan menggunakan kekuatan Spiritualnya.
Tiba-tiba miniatur Menara Adven bergetar dan melesat ke arah kepala Ren Yuu. Ren Yuu tercengang dan tidak menduga bahwa Menara Adven adalah sejenis Artefak yang berhubungan dengan jiwa.
"Seingatku, Patriak clan Song berkata bahwa Menara Adven digunakan untuk menenangkan pikiran mereka yang memasuki ujian."
"Cukup masuk akal," Ren Yuu mengangguk karena tau kenapa itu menggunakan energi rohnya untuk mengendalikannya.
"Sudah waktunya untuk keluar dari tempat ini," Ren Yuu berkonsentrasi untuk keluar dari Menara Adven karena Menara Adven juga adalah Artefak.
Ren Yuu muncul di depan gerbang awal dan Ren Yuu langsung membuka gerbang itu. Ren Yuu dengan santai berjalan keluar karena sudah lupa apa yang terjadi sebelumnya.
Ren Yuu kaget karena mengira orang-orang akan pasti pergi dengan menghitung waktu ketika dia mengikuti ujian. Tapi, Ren Yuu tidak tau bahwa dia salah perhitungan. Waktu yang di jalani olehnya di dalam menara hanya sekitar sepuluh hari untuk mereka di luar.
"Yuu Shawn!!" Suara gadis merdu terdengar di telinga Ren Yuu dan mengenal dengan jelas suara siapa itu.
Ren Yuu gugup mendengarnya karena pemilik suara itu adalah sumber masalah sebenarnya di sini.
Ren Yuu melihat ke samping dan tiba-tiba seorang gadis cantik dan panas memeluknya dengan erat.
"Mati aku!!" Batin Ren Yuu karena jika dia dekat dengan wanita di pelukannya, hari-harinya akan menderita lagi.
Tentu saja gadis di pelukannya adalah Lan Xiuro.
"Aku takut kamu tidak akan selamat!!" Lan Xiuro terisak sedikit dan Ren Yuu tau itu adalah air mata palsu walaupun sebenarnya Lan Xiuro memang khawatir padanya.
"Akhirnya kau keluar juga bocah sialan," suara tidak mengenakkan di gendang telinga terdengar dan Ren Yuu mengerut lalu melihat ke arah sumber suara.
Itu adalah Gong Da'i, Tuan muda dari clan Gong.
Ren Yuu tidak takut lagi karena kultivasinya sudah naik ke tahap keempat Core Formation. Walaupun hanya sebanding dengan Core Formation tahap kedelapan, Ren Yuu tidak akan takut berhadapan dengan Gong Da'i.
"Ada apa?" Tanya Ren Yuu dingin kepada Gong Da'i.
Karena banyak orang yang berada di sekitar, Gong Da'i mencoba untuk menjerumuskan Ren Yuu dan di kejar oleh semua orang.
"Kamu pasti menemukan sesuatu yang berharga di dalam sana bukan?" Tanya Gong Da'i sambil tersenyum lebar.
Ren Yuu menyipitkan matanya dan tau Gong Da'i sengaja membuat semua orang ingin menyerangnya.
Tapi Ren Yuu tidak bodoh. Ren Yuu langsung melepas cincin ruangnya dan berkata, "kalian semua periksalah apakah ada yang berharga atau tidak di dalamnya."
Gong Da'i tercengang melihat cincin ruang yang berada di tanah. Ren Yuu langsung memindahkan beberapa barang seperti kedua Daggernya dan beberapa herbal yang berguna ke Dimensional Life.
Ren Yuu menyisakan beberapa barang berharga di dalam tapi Ren Yuu akan mudah mencarinya.
Semua orang melihat ke arah cincin ruang yang berada di tanah dan tidak tau harus bagaimana. Mereka berpikir bahwa Ren Yuu juga mencoba membuat mereka bertarung. Tapi, tidak ada gunanya menyerbu Ren Yuu karena telah membuang cincin ruangnya.
Gong Da'i marah karena berpikir Ren Yuu sengaja, "lalu apa yang kau lakukan di dalam sana selama 10 hari?"
"Terserah dia mau apa di dalam Gong Da'i!! Kau terlalu suka mencampuri urusan orang lain," Lan Xiuro langsung menjawab dingin dan tidak memberi wajah sama sekali dan terus memeluk Ren Yuu dan tidak mau berpisah darinya.
Gong Da'i marah karena melihat Lan Xiuro berpelukan mesra dengan Ren Yuu tetapi hanya menunggu jawaban dari Ren Yuu.
"Tentu saja membersihkan energi yang menyerang tubuhku sebelumnya. Apa kau tidak terlalu idiot karena bahkan tidak menduga itu?" Ren Yuu mendengus kesal ke arah Gong Da'i.
Gong Da'i tercengang karena di sebut idiot dan ingin menyerang tapi Ren Yuu melanjutkan.
"Di dalam Menara ada ujian dan setiap orang yang menyelesaikan ujian akan di beri hadiah yang di pilih. Tentu saja hadiahku adalah membersihkan energi sebelumnya. Banyak hadiah yang bisa di pilih. Tapi, sayangnya aku lebih sayang nyawa dari pada hadiah lain." Ren Yuu berkata dengan wajah serius dan jujur.
Semua orang melebarkan matanya dan merasa bersemangat. Gong Da'i juga merenung sebentar.
"Aku masih bisa mengejar orang ini kemanapun. Tapi..." Gong Da'i melihat sekeliling dan melihat anak buahnya juga. Gong Da'i mengangguk karena kesempatan mendapatkan barang berharga akan hilang. Anak buah Gong Da'i juga mengangguk mengerti.
"Apa saja hadiahnya?" Tanya seseorang kultivator dan mengambil cincin ruang Ren Yuu dan memeriksanya. Memang ada barang berharga di dalam tetapi tidak terlalu berharga untuk menaruh nyawa di atasnya.
Mereka semua bergantian melihat cincin ruang Ren Yuu.
"Ada teknik Tier Supreme menengah, senjata Black Sword Tier Supreme, dan ada beberapa lagi seperti pil yang mampu menaikkan kultivasi tiga tahap di Tier Gold Core." Ren Yuu berkata pelan dan kemudian Gong Da'i melempar cincin ruang Ren Yuu kembali karena dia juga bisa mendapatkan semua yang di miliki Ren Yuu di cincin ruangnya.
Semua orang terkejut mendengar jawaban Ren Yuu dan semakin bersemangat.
"Jika kau berbohong, aku akan memburumu ke ujung benua ini," Gong Da'i mengancam Ren Yuu dan langsung bergerak menuju Menara Adven bersama anak buahnya.
Semua orang juga ikut ke dalam, Ren Yuu sudah mengatur Menara Adven dengan energi rohnya agar terlihat seperti ada ujian dan tersenyum dalam hati.
"Aku akan memusnahkan kalian semua di dalam," batin Ren Yuu sambil menyerengai kejam.