
Aula Utama clan Feng
Feng Jiu Er melebarkan matanya mendengar transmisi suara yang di kirim Ren Yuu sebelum di seret keluar dari Aula Utama clan Feng.
"Dia benar-benar cucuku." Feng Jiu Er ingin mengejar mereka dan membantai semua anggota clan Feng yang menyeret Ren Yuu keluar. Tapi, karena tujuan Ren Yuu adalah menyelamatkan Feng Xuer dari Blood Prison, ia menahan diri sambil mengepalkan tangannya sekuat tenaga.
Ia agak tenang juga bahwa Feng Xian'er sekarang berada di tempat yang aman tapi tetap khawatir karena Ren Yuu akan memasuki Blood Prison.
"Tunggu waktunya tiba. Nenek akan membantumu keluar dari Blood Prison bersama dengan ibumu!" Batin Feng Jiu Er sambil melirik ke arah Feng Yin lalu menganggukkan kepalanya sebelum menghilang dari Aula Utama clan Feng juga.
Feng Yin yang melihat itu sudah mengerti bahwa ia akan langsung mendapatkan bala bantuan juga. Awalnya ia ingin mencari Feng Jiu Er dan Feng Luo ketika ingin menyelamatkan Ren Yuu dari Blood Prison. Tapi, pekerjaannya berkurang sebab, jika dia sendiri yang meminta bantuan, sudah di pastikan bahwa akan sulit membuat Feng Jiu Er dan Feng Luo percaya pada kata-katanya.
Tetua Agung dan Patriak clan Feng melihat ke arah beberapa Tetua termasuk Feng Yin.
"Kawal penjahat itu ke Blood Prison. Jangan sampai dia kabur!" Perintah Tetua Agung clan Feng lalu menghilang dari Aula Utama.
Semua Tetua mengangguk mendengar perkataan Tetua Agung clan Feng.
Feng Yin tersenyum karena merasa clan Feng telah memancing amarah individu paling berbakat dari sejarah clan Feng untuk kedua kalinya.
Kultivasi Ren Yuu saat ini di segel oleh salah satu Tetua. Ia di bawa ke sebuah alat transportasi milik clan Feng untuk langsung berangkat menuju Blood Prison.
Ren Yuu terus memasang wajah datar dari waktu ke waktu. Itu menunjukkan bahwa ia sama sekali tidak takut di buang ke Blood Prison.
Semua Tetua tidak suka dengan reaksi Ren Yuu.
"Nikmati sisa hidupmu di dalam Blood Prison, bocah!" Ucap Feng Li sambil menendang Ren Yuu sekeras mungkin karena merasa puas bahwa Ren Yuu di buang ke sana.
Ren Yuu terpental sambil memuntahkan sesuap darah di dalam transportasi menuju Blood Prison. Ia hanya menatap Feng Li dengan tatapan membunuh yang sangat kuat.
Niat membunuh itu membentuk iblis berwarna hitam seakan ingin merekam Feng Li.
Feng Li yang merasakan niat membunuh Ren Yuu mundur beberapa langkah.
Feng Ho Zen memegang bahu Feng Li sambil berkata, "kenapa kau takut hanya dengan niat membunuh bocah ini? Ini tidak seperti dirimu Feng Li."
Feng Li tersadar karena perkataan Feng Ho Zen dan merasa sangat marah. Ia ingin membunuh Ren Yuu di tempat tapi berhenti karena mendengar suara yang membuatnya takut.
"Hentikan! Apa kau tidak malu menindas anak-anak? Apa aku perlu melakukan hal yang sama agar kau mengerti bagaimana rasanya di tindas oleh orang yang lebih kuat?" Suara itu adalah suara Feng Yin yang merasa sifat Feng Li terlihat seperti anak-anak.
"Feng Yin!" Geram Feng Li sambil melototi Feng Yin.
"Apa? Apa kau ingin bertarung? Ayo kita lihat berapa lama kau akan bertahan!" Feng Yin muncul di belakang Feng Li sambil menangkap kepalanya lalu menarik jiwa Feng Li.
"Arrrggghh!"
Feng Li berteriak keras seperti ayam yang di cekik. Feng Ho Zen tidak mau ikut campur dan mundur mengambil jarak dari mereka berdua.
"Kenapa aku harus? Biar orang ini tau tempatnya dan tidak suka menindas orang yang lebih lemah." Dengus Feng Yin lalu mencabik-cabik jiwa Feng Li yang membuatnya berteriak lebih keras.
"Cukup Tetua Yin! Itu tidak masalah karena yang di tindas olehnya adalah seorang penjahat!" Teriak Tetua tersebut.
Feng Yin berhenti lalu menendang Feng Li ke samping. Ia melihat Tetua tersebut sambil bertanya, "penjahat? Seharusnya kau tau siapa penjahat sebenarnya di sini. Jika kau di posisi bocah itu, apa yang akan kau lakukan?"
Tetua tersebut terdiam karena jawabannya sudah jelas. Ia juga pasti akan membunuh Feng Hu karena mengancam nyawanya.
Feng Li perlahan berdiri setelah mendarat sambil meneteskan keringat di dahinya.
Feng Yin melihat ke arah Feng Li dengan tatapan mencemoh sambil bertanya, "bagaimana rasanya di tindas oleh orang yang lebih kuat darimu? Apakah rasanya menyenangkan?"
Feng Li hanya melototi Feng Yin tapi tidak berani menjawab sama sekali karena ia merasa sangat dekat dengan kematian beberapa saat lalu.
Melihat tatapan Feng Li, Feng Yin melanjutkan, "suatu hari nanti kau akan mengerti dan akan menyesal karena mengusik orang yang salah."
Feng Yin langsung pergi ke dekat Ren Yuu lalu duduk di sebuah kursi.
Feng Li hanya mengira bahwa perkataan itu menunjuk diri Feng Yin. Ia tidak akan menduga bahwa maksud Feng Yin adalah ia akan menyesal karena telah mengusik Ren Yuu yang membuat Ren Yuu sangat dendam padanya.
Hari terus berlalu. Tidak sampai 2 minggu kemudian, mereka tiba di Blood Prison.
Alat transportasi mereka perlahan mendarat di pinggir pulau Darah. Mereka semua perlahan turun dari alat transportasi dan terlihat Tetua yang berspesialis dalam kutukan menyeret Ren Yuu.
Ia tidak bisa menanamkan kutukan sewaktu di dalam alat transportasi karena tempat yang tidak memadai.
Beberapa penjaga sudah ada di sana seperti biasa untuk menerima tamu baru. Mereka semua melihat ke arah Ren Yuu dengan tatapan dingin seakan ingin merobeknya kapan saja.
"Oh tidak terduga bahwa clan Feng akan melemparkan satu lagi anggota clan mereka ke Blood Prison yang sangat damai ini!" Ucap seorang penjaga yang memiliki posisi tinggi sebagai kepala penjaga pintu masuk.
Semua Tetua hanya mendengus mendengar perkataan itu.
"Tahan sebentar. Aku akan memasang kutukan pada bocah ini terlebih dahulu untuk membatasi Bloodline miliknya." Ucap Tetua tersebut sambil melempar Ren Yuu ke tanah yang berwarna merah.
Tetua itu langsung mengeluarkan banyak bahan dari cincin ruang miliknya lalu membuat diagram di tanah. Setelah selesai membuat persiapan, ia melempar Ren Yuu ke tengah tempat itu.
Tetua tersebut bergumam beberapa kata lalu pola diagram tersebut memasuki tubuh Ren Yuu. Ketika diagram itu memasuki tubuh Ren Yuu, rambut putihnya berubah menjadi abu-abu seperti dulu. Setelah selesai, Tetua itu mendatangi Ren Yuu lalu menyalurkan energi mendalamnya ke arah Ren Yuu untuk mengunci kutukan.
"Selesai. Bawa penjahat ini ke dalam!" Perintah Tetua tersebut lalu langsung berbalik.
Feng Yin hanya menatap Ren Yuu yang di seret oleh beberapa penjaga ke dalam gerbang raksasa ke dalam Blood Prison. Ia kemudian berbalik pergi karena sudah selesai menjaga Ren Yuu agar tidak di lumpuhkan oleh Feng Li atau Feng Ho Zen.
Ren Yuu yang di seret melihat ke arah gerbang dengan tatapan penuh tekad. "Aku akan menemukanmu, ibu.."