Path To God

Path To God
Ch 240. Melawan Dengan Kecepatan


Blood Prison, Mlubery City


Colosseum


Suasana di arena menjadi tegang. Para penonton dengan antusias ingin melihat apa yang terjadi pada peserta lainnya setelah Ren Yuu melepaskan teknik berskala besar ke arena.


Di arena, debu akibat teknik yang di lepaskan oleh Ren Yuu perlahan memudar. Mata para penonton melotot ke arah arena karena ingin melihat apa yang terjadi.


Setelah debu menghilang, dapat terlihat bahwa hanya beberapa individu yang masih berdiri. Hanya ada lima kultivator yang masih berdiri. Dua diantaranya berada di Tier Nascent Soul tahap ketujuh dan tiga lainnya berada di Tier Nascent Soul tahap keenam.


Walaupun lima kultivator tersebut selamat dari teknik Ren Yuu, mereka terlihat berantakan. Di sekujur tubuh mereka, terlihat banyak luka sayatan. Di sekitar mereka, darah berceceran di mana-mana. Sebab, semua kultivator yang lain tewas mengenaskan.


"Whoooaaaa!"


Penonton berteriak dengan antusias karena bersemangat menyaksikan adegan tersebut.


Ren Yuu yang berada di udara sedikit mengerutkan dahinya karena masih ada lima kultivator yang tersisa. Sudah dipastikan bahwa dia akan di incar oleh kelima kultivator tersebut. Awalnya ia mengira hanya akan ada dua atau paling banyak tiga yang akan selamat dari teknik yang di lepaskan olehnya.


"Dasar bocah sialan!" Salah satu kultivator berkata dengan nada marah sambil melihat ke arah Ren Yuu yang masih berada di udara.


"Aku akan membunuhmu atas apa yang kau lakukan bocah!" Teriak satu lagi kultivator ke arah langit.


Tiga lainnya hanya menggertakkan gigi mereka karena masih merasakan sakit yang begitu kuat. Sebab, di dalam tubuh mereka, energi cahaya yang sangat tajam mencabik-cabik sel-sel mereka.


"Ayo bunuh bocah itu lebih dulu!" Saran satu kultivator Tier Nascent Soul tahap keenam.


Keempat yang lainnya langsung mengangguk mendengar saran tersebut. Tapi, mereka juga mempunyai rencana untuk membunuh yang lainnya jika memiliki kesempatan.


Melihat kelima kultivator ingin menyerangnya bersama, Ren Yuu tidak membuang waktu. Ia kemudian mengangkat tangannya ke langit.


Crescent Moonlight!!


Ren Yuu langsung melepaskan teknik andalannya saat ini untuk menghabisi semua kultivator tersebut walaupun akan sulit karena perbedaan kekuatan. Ia hanya bisa mengandalkan kecepatan.


Bulan sabit perlahan melayang di langit. Setelah itu, Ren Yuu langsung membuat teknik gabungan lainnya.


Moonlight Speed Body!!


Tubuh Ren Yuu langsung di baluti oleh cahaya berwarna putih.


"Ayo serang dia!" Teriak salah satu kultivator dan mereka semua langsung bergerak ke arah Ren Yuu.


"Ayo coba kalau bisa!" Ren Yuu langsung mengendalikan bulan sabit dengan tangan kiri. Di tangan kanannya masih ada Pedang seperti semula.


Zhep!!


Ren Yuu melesat ke arah mereka juga. Pertandingan berubah menjadi adegan pengeroyokan yang terlemah.


"Sial!" Seru mereka berlima karena tidak mungkin mengikuti pergerakan Ren Yuu.


Dengan Pedang di tangan kanannya, Ren Yuu melesat seperti meteor berwarna putih ke arah mereka. Ia langsung mendekat ke kultivator Tier Nascent Soul tahap keenam dalam sekejap.


"Gaya ketiga, Light Slash..."


Light God's Sword!!


Sring!!


Ren Yuu menebas dari jarak hampir mencapai 20 meter dari mereka. Tebasan itu sangat lebar dan membentuk bulan sabit tipis berwarna putih.


Srak! Srak! Srak!


Tiga kultivator kena secara telak dan dua sisanya berhasil menghindar. Tapi, hanya satu kultivator yang terbunuh secara instan.


"Bocah sialan!" Teriak kultivator yang terkena tebasan di lengan kirinya. Kultivator tersebut melesat ke arah Ren Yuu sambil mengayunkan Pedangnya.


Tapi ia kecewa karena Ren Yuu langsung menggerakkan lengan kirinya. Ia mengendalikan bulan sabit yang membuat ia berpindah secepat cahaya ke tempat lain.


Keempat dari mereka berhenti di udara karena tidak Ren Yuu sudah lebih dulu bergerak ke samping.


Setelah mundur, Ren Yuu langsung menggerakkan bulan sabit di atas ke arah keempat kultivator yang tersisa.


Zhep!!


Ren Yuu langsung melesat secepat cahaya ke arah mereka. "Kalian bukanlah tandinganku!" Teriak Ren Yuu sambil mengayunkan Pedangnya ke arah kultivator terlemah yang terluka.


Kultivator tersebut buru-buru menaikkan Pedangnya ke arah atas tapi terlambat karena kecepatan Ren Yuu saat ini tidak masuk akal untuk di lawan.


Sraing!!


"Sisa tiga..." Gumam Ren Yuu.


Ketiga kultivator tersebut mengambil kesempatan menyerang bersama ke arah Ren Yuu.


Melihat serangan yang sudah sangat dekat, Ren Yuu merasa tidak mungkin bergerak lagi ke arah lain. Jika ia melakukan itu, kemungkinan salah satu serangan akan mengenainya.


Moonlight Shield!!


Ren Yuu tidak memiliki cara lain karena tekniknya akan pudar ketika memasuki Dimensional Life. Teknik Crescent Moonlight dan Moonlight Speedy Body masih tersisa hampir setengah menit yang membuatnya sayang untuk di batalkan.


Setelah menggunakan teknik pertahanan, tubuh Ren Yuu di baluti oleh cahaya membentuk lingkaran seperti bulan purnama.


Tring!!


Ketiga serangan mendarat di perisai milik Ren Yuu yang membuat mereka bertiga terkejut hebat. Serangan mereka hanya mampu merobek penghalang tapi tidak melukai Ren Yuu sama sekali.


"Sepertinya taruhanku berhasil." Batin Ren Yuu. Ia tidak membuang waktu dan langsung mengayunkan Pedangnya ke arah mereka bertiga.


"Gaya kedua..."


Light God's Sword!!


Ren Yuu mengayunkan Pedangnya sekuat tenaga ke arah mereka bertiga. Ketika melaksanakan itu, penghalang langsung menghilang agar tidak menghalangi serangannya.


"Sialan!" Teriak ketiga kultivator sambil mengangkat Pedang mereka menahan tebasan Ren Yuu.


Srak! Srak! Tring!


Dua kultivator tertebas dan satu lagi berhasil menahan tebasan Ren Yuu. Kultivator terakhir Tier Nascent Soul tahap keenam tewas akibat tebasan tersebut sementara satunya lagi yang terkena tebasan mendapatkan luka yang sangat dalam di dadanya. Itu hampir membunuhnya seketika.


Ren Yuu yang melihat itu menarik bulan sabit di langit yang membuatnya mundur menjauh dari kedua kultivator tersebut karena kultivator yang menahan serangan beberapa saat lalu ingin menyerangnya.


"10 detik..." Gumam Ren Yuu. Ia menghitung waktu hilangnya teknik miliknya. Karena masih memiliki waktu yang cukup, ia langsung bergerak lagi secepat cahaya ke arah mereka berdua.


Tentu saja Ren Yuu akan mengincar yang sudah terluka. Seperti biasa, ia langsung muncul di depan kultivator tersebut sambil mengayunkan Pedangnya.


Kultivator tersebut secara naluriah mengangkat Pedangnya karena sangat dekat dengan kematian. Instingnya bekerja dengan baik menghadapi kematian.


Tring!!


Suara dentingan terdengar yang membuat Ren Yuu mengerut. Ia tidak menyangka lawannya akan mampu mengikuti pergerakannya walaupun hanya sesaat.


Ren Yuu tidak membuang waktu dan langsung mengangkat tangan kirinya ke arah kultivator tersebut.


Kultivator tersebut melebarkan matanya melihat itu karena tau bahwa Ren Yuu akan melepaskan teknik lainnya. Ia ingin menyerah tetapi sudah terlambat.


Moonlight Shockwave!!


Whuzzz!!


Cahaya putih menelan kultivator tersebut.


"Arrrggghh!"


Teriakan kultivator tersebut terdengar lalu perlahan mereda. Lalu kultivator tersebut tewas dan terjatuh ke bawah dengan kulit terkelupas.


Ren Yuu sudah menghitung waktu sebelumnya. Tetapi, karena kultivator tersebut berhasil menahan satu serangannya, ia kehabisan waktu dan tidak mungkin menggunakan teknik berbasis kecepatan lagi. Ia butuh waktu jeda beberapa menit agar mampu menggunakannya lagi.


Bulan sabit dan cahaya putih di tubuh Ren Yuu lenyap karena tekniknya berakhir.


Karena tekniknya sudah menghilang, Ren Yuu sedikit mengerut karena akan sulit untuk melawan satu kultivator yang tersisa. Ia melihat ke arah kultivator terkahir.


Kultivator tersebut sudah menjaga jarak. Tapi, ketika melihat bulan sabit di langit menghilang, ia tersenyum senang.


"Sepertinya teknik milikmu sudah berakhir. Sungguh hebat bocah sepertimu mampu melakukan itu. Tapi, pemenangnya sudah di tentukan!" Kultivator tersebut tersenyum kejam.


Ren Yuu tau bahwa tidak mungkin menang tanpa kecepatan melawan kultivator di depannya. Jadi, ia tidak punya cara lain.


"Benarkah? Jika kau ingin mati, kemarilah!"


Crescent Moonlight!!


Ren Yuu membentuk bulan sabit lagi di tangannya.


Kultivator tersebut tercengang lalu perlahan mundur sambil berkata. "Aku menyerah!"