
Reruntuhan Kuno
Lan Xiuro mencium Ren Yuu dengan semangat.
Ren Yuu, Yang Sun dan Yuan Ni tidak tau harus bagaimana bereaksi karena keberanian Lan Xiuro.
Ren Yuu dengan lembut mendorong Lan Xiuro karena sudah memiliki kekasih dan tidak tertarik menambahnya lagi. Sebab, tentang bibinya juga tidak di ketahui Ren Yuu bagaimana kedepannya.
Setelah Lan Xiuro mundur, Lan Xiuro malu malu dan pipinya memerah sedikit karena terlalu berani sebagai wanita.
"Maaf, aku kelepasan," bisik Lan Xiuro dengan suara kecil seperti nyamuk.
Mendengar itu, Ren Yuu tidak tau harus tertawa atau menagis melihat gadis yang terlalu berani di depannya.
"Ya, tidak apa apa," jawab Ren Yuu canggung juga karena tidak tau harus bagaimana bereaksi.
Melihat penampilan Lan Xiuro, Ren Yuu mengakui bahwa Lan Xiuro memang sangat cantik. Tapi, Ren Yuu tidak tertarik sama sekali.
Lan Xiuro memiliki penampilan yang bisa di bilang menggairahkan. Tinggi 1,68 dengan tubuh yang sudah sangat dewasa. Bibir merah jambu yang sangat menawan, mata besar berwarna hitam pekat yang terlihat bisa menghipnotis setiap pria. Hidung mungil dan rambut pendek biru tua di bawah bahu sedikit yang membuatnya menjadi wanita panas.
Sementara Yuan Ni memiliki wajah tampan walaupun tidak setampan Ren Yuu. Yuan Ni memiliki tinggi yang sama dengan Ren Yuu yaitu 1,77. Dengan wajah tampan, mata coklat serta rambut hitam diikat ekor kuda panjang. Jika itu di kalangan masyarakat sekarang, Yuan Ni akan menjadi incaran para gadis gadis.
Suasana menjadi canggung karena kejadian itu. Yang Sun yang memiliki wajah tebal memecahkan suasana hening.
"Baik, ayo kita pergi menyusuri reruntuhan kuno ini. Dan, terima kasih telah mengijinkan untuk membuat duplikat dari Ice Flame milikmu. Aku sebagai murid Frozen Sect akan membantumu suatu saat nanti jika kamu kesulitan."
Yuan Ni dan Lan Xiuro juga menganguk. Mereka adalah orang yang tau berterima kasih karena Frozen Sect tidak mengijinkan murid murid mereka bertindak arogan seperti sekte-sekte lainnya di luar sana.
"Tidak masalah, apa kamu tidak melakukan fusi lebih dulu dengan Ice Flame itu?" Tanya Ren Yuu pelan.
"Itu tidak memakan waktu karena Crystal itu terhubung dengan pemiliknya dan ketika digunakan, itu hanya akan memakan waktu selama lima menit. Kita bisa melakukannya sambil bepergian," jawab Yang Sun sambil tersenyum.
Mendengar perkataan Yang Sun, Ren Yuu hanya mengangguk. Lalu mereka langsung bepergian lagi menyusuri reruntuhan kuno untuk menemukan peluang bagus.
Sewaktu di perjalanan, Yuan Ni bertanya kepada Ren Yuu, "Yuu Shawn, apakah kamu tidak berniat bergabung dengan sekte tertentu?"
"Tidak," jawab Ren Yuu pelan setelah merenung sesaat karena Ren Yuu sama sekali tidak tertarik bergabung dengan sekte tertentu.
Walaupun menurut Ren Yuu Frozen Sect akan menjadi pilihan yang bagus, tapi Ren Yuu tidak mungkin bergabung karena mereka melakukan Ice Art yang membuat Ren Yuu akan merasa sulit memakainya karena manual God Body Teknik berbasis energi Yang Ekstrem.
Tapi Ren Yuu tidak tau bahwa jika dia mengolah manual energi Yin, kekuatannya akan meroket ketingkat yang tidak akan di prediksi olehnya. Hampir tidak pernah ada kultivator yang mengolah manual yang memiliki energi berlawanan karena sangat rumit menggabungkannya.
Itu hanya kemungkinan kecil berhasil. Ren Yuu memiliki manual tubuh Yang dan jika digabungkan dengan manual energi Yin, energi mendalam Ren Yuu akan menjadi satu dan menciptakan energi mendalam baru. Sebab, Yin Yang merupakan kesatuan dari energi itu dari awal.
Tapi Ren Yuu tidak tau karena tidak ada guru yang mengajarkan tentang itu kepadanya.
Yuan Ni mendesah karena ingin mengundang Ren Yuu ke Frozen Sect. Tapi Ren Yuu pasti akan menolak karena tidak tertarik bergabung dengan Frozen Sect.
"Ayo kita pergi," ucap Yuan Ni dan mereka bertiga menganguk lalu mengelilingi reruntuhan kuno.
Tidak sampai satu jam, mereka tiba di sebuah menara bulat yang sangat tinggi dan besar. Tinggi menara mencapai 100 meter dengan lebar 20 meter. Itu terletak di dalam lubang yang berbentuk kawah dan pasti di buat dengan sengaja karena karena ketinggian menara agar tidak menabrak langit langit gua.
Ada sekitar 30 kultivator yang berkumpul karena memperhatikan menara itu. Orang bodoh pun tau kalau menara itu tidak sederhana sama sekali.
"Apa menara ini?" Tanya Yang Sun mengerut sedikit melihat menara di depannya. Ren Yuu juga mengerut melihat menara aneh di depan mereka. Itu terlihat berwarna hitam dan masih terlihat bagus.
"Apakah ini juga penjara dari mahluk hitam itu?" Pikir Ren Yuu menjadi agak waspada sedikit karena sebelumnya juga penjara untuk mahluk hitam itu masih bagus walaupun sudah sangat tua.
"Ayo coba kita lihat, "ucap Ren Yuu serius dan perlahan bergerak mendekati menara itu.
Yang Sun, Yuan Ni dan Lan Xiuro mengikuti Ren Yuu tepat di belakangnya. Banyak juga kultivator yang sudah berkumpul di pinggir menara dan mencoba untuk masuk ke dalam.
Pintu menara di halangi oleh aura berwarna merah gelap. Ren Yuu yang melihat penghalang itu mengerti bahwa itu adalah energi mendalam dari seseorang yang sangat kuat dari anggota clan Song.
"Ayo masuk," Lan Xiuro langsung berjalan perlahan menuju penghalang lalu di tarik oleh Ren Yuu dari belakang.
"Kenapa?" Tanya Lan Xiuro heran sambil melihat kebelakang.
"Jangan masuk, itu berbahaya jika kamu menyentuh energi mendalam itu," Ren Yuu memperingatkan Lan Xiuro agar tidak melanjutkan.
"Dari mana kamu tau?" Tanya Lan Xiuro merasa heran bahwa Ren Yuu tau.
"Aku tidak bisa menjelaskan. Lebih baik tunggu sebentar dan lihat apa yang akan terjadi jika seseorang menyentuh energi itu," jawab Ren Yuu dengan wajah serius yang membuat Lan Xiuro berpikir dua kali. Setelah berpikir sebentar, Lan Xiuro akhirnyanya setuju walaupun masih agak ragu energi terlihat hanya menyeramkan dari warna tetapi tidak aura.
Karena Lan Xiuro tidak jadi masuk, mereka hanya menunggu untuk melihat apa yang terjadi jika seseorang menyentuh penghalang itu.
Semakin banyak waktu berlalu dan semakin banyak orang yang berkumpul. Jumlah orang sudah mencapai lebih dari seratus.
"Bukankah itu nona Lan Xiuro?" Tanya seseorang tiba tiba dari belakang mereka. Mereka semua melihat kebelakang untuk melihat siapa yang berbicara.
Ren Yuu melihat ada 5 orang mendekat dan di pimpin oleh seseorang dengan wajah tampan. Pria itu terlihat seperti laki laki cantik. Wajahnya begitu maskulin berbentuk begitu sempurna untuk seorang pria.
Pria itu memiliki tinggi 1,80. Wajah cantik dengan mata berwarna oranye, rambut merah panjang sampai bahu dan di ikat ekor kuda rendah. Walaupun sederhana, itu terlihat sangat megah karena pakaiannya yang sangat mewah.
Pakaiannya berwarna emas bercampur merah di setiap pinggiran dengan kerah agak tinggi dan kancing terbuka dua di atas membuat kerah itu turun bagian depan. Baju itu memiliki motif naga melingkar di seluruh bajunya. Pria itu memakai celana berwarna hitam dengan kain yang menutupi pinggangnya berwarna emas pucat sampai di dekat lutut.
Sementara empat orang lainnya memakai baju yang menurut Ren Yuu adalah baju clan mereka berwarna emas pucat dan memiliki lambang di dada sebelah kanan yaitu naga yang menyemburkan api. Dan pakaian itu sama dengan yang di pakai Gong Lay walaupun warnanya berbeda.
"Oh? Ternyata tuan muda Gong Da'i? Ada urusan apa tuan muda Gong Da'i di sini?" Tanya Lan Xiuro balik dengan nada acuh tak acuh. Ren Yuu sedikit heran cara berbicara Lan Xiuro dan menebak bahwa Lan Xiuro bukan dari kalangan biasa dengan cara berbicaranya.
Yang Sun dan Yuan Ni hanya diam saja dan membuat Ren Yuu semakin yakin Lan Xiuro tidak sesederhana kelihatan dari pakaian dan penampilan yang panas yang membuat banyak pria meliriknya dengan tatapan yang tertulis jelas yaitu nafsu birahi.
Gong Da'i hanya tersenyum dan kelihatan sangat tulus. Tapi Ren Yuu jijik melihat senyum pria di depannya.
"Aku sudah mencarimu kemana mana nona Xiuro. Apakah kamu harus begitu tidak peduli dengan calon suamimu?" Tanya Gong Da'i sambil tersenyum.
Mendengar perkataan Gong Da'i, Lan Xiuro mengendus sambil berkata, "aku tidak pernah setuju untuk menikah denganmu Gong Da'i, lagi pula aku sudah punya seseorang yang aku suka."
Yang Sun dan Yuan Ni terkejut mendengar perkataan Lan Xiuro dan bertanya tanya siapa orang itu. Sementara Ren Yuu tidak peduli sama sekali.
Gong Da'i tercengang mendengarnya dan tiba tiba wajah Gong Da'i serius seketika dan bertanya, "siapa itu?"
Ren Yuu yang awalnya tidak peduli tiba tiba terkejut dan ingin menyumpahi Lan Xiuro karena menyeretnya kedalam masalahnya.
Lan Xiuro menggandeng tangan Ren Yuu dan bertingkah manja. "Ini adalah kekasihku. Yuu Shawn!!" Ucap Lan Xiuro dengan bangga.
Yang Sun dan Yuan Ni tercengang dengan perkataan Lan Xiuro. Mulut mereka terbuka dan tertutup tapi tidak mengeluarkan suara sama sekali.
Mata Gong Da'i beralih ke Ren Yuu dan memandang Ren Yuu dengan tatapan membunuh. Jika tatapan itu bisa membunuh orang, Ren Yuu pasti sudah tewas sekarang.
Ren Yuu berkeringat karena jadi kambing hitam dan berkata dalam hati, "kenapa wanita ini menyeretku ke dalam masalah? Sial!! Aku ingin menutupi identitasku karena mereka dari clan Gong. Tapi wanita ini malah menyeretku ke dalam masalah pribadinya."
Dengan tatapan dingin ke arah Ren Yuu, Gong Da'i bertanya, "apakah itu benar?"
Sebelum Ren Yuu menjawab, Lan Xiuro memotongnya dan berkata, "tentu saja itu benar, apakah menurutmu aku mau begitu saja menyentuh pria?"
"Buktikan!!" Gong Da'i berkata dingin dan Lan Xiuro langsung mencium Ren Yuu lagi seperti sebelumnya dan membuat semua orang tercengang. Ren Yuu juga tercengang karena perilaku Lan Xiuro.
"Ada apa dengan wanita ini?" Teriak Ren Yuu dalam hati.
Jawabannya sangat sederhana. Tapi Ren Yuu tidak tau. Pemilik energi Yang Ekstrem akan menarik wanita kearahnya. Wanita tertarik dengan aroma tubuh Ren Yuu dan itu membuat wanita merasa seakan bersemangat dekat dengannya. Sama seperti Xing Jianying yang memiliki energi Yin Ekstrem dan membuat banyak pria tertarik padanya.
Setelah ciuman itu lepas, Lan Xiuro melihat Gong Da'i yang memiliki wajah gelap dengan senyum yang sangat menawan. Ren Yuu terus menerus menyumpahi Lan Xiuro dalam hati.
"Maafkan perilaku nona Lan Xiuro, Yuu Shawn," Yang Sun dan Yuan Ni berkata dalam hati sambil melihat Ren Yuu dengan tatapan kasihan.