Path To God

Path To God
Ch 192. Teknik Baru


Kuil Jiwa


Ren Yuu mulai mengolah manual Myriad Demon God's Soul. Dengan pemahamannya yang sangat tinggi, ia tidak akan memakan waktu lama untuk memahami bagian pertama.


Hampir 1 bulan telah berlalu


Ren Yuu membuka matanya sambil tersenyum kecil. Karena jiwanya sudah kuat, tidak akan sulit untuk mengolah manual Myriad Demon God's Soul.


Ren Yuu kagum dengan manual itu. Bagian pertama membuat jiwanya mampu mengendalikan jiwa yang setara atau bahkan lebih kuat dari dirinya.


Bagian kedua juga sudah di pelajari sedikit oleh Ren Yuu. Bagian kedua manual memperkuat serangan jiwa sampai maksimum. Ketika menguasai bagian kedua, ada juga teknik eklusif yang bisa di gunakan. Sayangnya menguasai bagian kedua tidak akan semudah itu.


Hanya bagian pertama bisa mengendalikan jiwa sudah merupakan sebuah teknik yang hebat. Ren Yuu tidak sabar untuk mencoba bagian pertama manual Myriad Demon God's Soul.


Ren Yuu berdiri lalu mendekat ke Danau Jiwa. Bagian pertama manual mirip dengan Profound Great Soul clan Feng. Ia sudah membuat spekulasi tentang manual yang di olah oleh anggota clan Feng yang membangkitkan Profound Great Soul adalah modifikasi dari bagian pertama manual Myriad Demon God's Soul.


Ren Yuu kemudian mengaktifkan Profound Heavenly Demon Soul Hammer.


Ketika mengaktifkan Profound itu, Palu terbentuk dari energi mendalam serta energi spiritual.


"Ayo kita lihat sampai di mana aku bisa mengendalikan jiwa." Ren Yuu langsung mengarahkan Palu ke Danau Jiwa.


Palu Ren Yuu perlahan menarik banyak jiwa secara bersamaan.


Ren Yuu mengerut karena merasa energi spiritual miliknya di sedot oleh Palunya sendiri. Ia langsung menarik Palu agar berhenti menyedot jiwa. Ia memperhatikan dengan seksama Palu miliknya dengan energi spiritualnya.


"Oh? Ini membuat jiwa itu menjadi budak Palu? Sungguh hebat Profound Heavenly Demon Soul Hammer ini!" Ren Yuu tidak hentinya bangga pada kekuatan miliknya.


Jika Moon Sovereign berada di sini, ia akan langsung menampar Ren Yuu agar tidak besar kepala dengan ketangguhan Profound miliknya.


Ren Yuu terus memperhatikan Palu sambil mengerut sedikit. "Semakin tinggi kekuatan jiwaku, semakin banyak jiwa yang bisa aku kendalikan." Gumam Ren Yuu pelan lalu menarik jiwa lagi dari Danau Jiwa.


Ketika mulai memasukkan satu demi satu jiwa ke dalam, Ren Yuu berhenti karena merasa kapasitas jiwa yang di ikat olehnya di Palu sudah maksimal.


Ren Yuu mengecek lagi ke arah Palu menggunakan energi spiritualnya.


"Hanya sembilan jiwa untuk kekuatanku yang sekarang?" Ren Yuu sedikit tidak puas. Padahal Feng Ho Zhun sebelumnya hanya bisa membuat tiga budak jiwa menggunakan Profound Great Soul miliknya.


"Ayo kita coba teknik baru." Ren Yuu bersemangat mencoba teknik barunya karena mengolah manual Myriad Demon God's Soul.


Soul Summon!!


Satu jiwa perlahan keluar dari Palu sambil mengelilingi Ren Yuu.


Lalu Ren Yuu terus mencoba mengeluarkan jiwa tapi hanya bisa mengeluarkan dua jiwa. Tapi ia sama sekali tidak khawatir karena tau bagaimana cara mengeluarkan seluruh jiwa untuk ikut bertempur.


"Baik. Mari kita coba teknik kedua dari bagian kedua manual walaupun belum sempurna." Bisik Ren Yuu pelan. Ia mengangkat Palu ke langit lalu membenturkannya ke tanah.


Legion Of Soul!!


Bomm!!


Kya! Kya! Kya! Kya!


Sembilan jiwa langsung keluar bersamaan sambil berkeliaran di sekitar Ren Yuu mencari musuh untuk di kalahkan.


"Hahaha. Teknik ini sungguh menarik. Aku hanya perlu menaikkan pemahaman tentang bagian kedua manual agar semakin banyak jiwa yang bisa di perbudak." Ren Yuu tertawa senang karena mendapatkan teknik baru.


"Walaupun penggunaan energi spiritual lumayan besar, ini akan menjadi teknik yang hebat dalam membantu mengalihkan perhatian musuh." Ren Yuu merasa puas dengan panennya di dalam Kuil Jiwa.


Ren Yuu melihat ke arah pintu masuk Kuil Jiwa lalu melesat ke arah sana. Sebab, mungkin hanya beberapa waktu lagi agar pintu masuk Kuil Jiwa terbuka.


Ren Yuu juga langsung menyimpan Guci serta tablet batu manual ke dalam Dimensional Life miliknya agar tidak di deteksi oleh Patriak clan Feng.


"Kultivasiku saat ini berada di Tier Gold Core tahap ketujuh. Ini bahkan lebih lambat dari ibu yang sudah setengah langkah Nascent Soul di umur yang sama denganku." Ren Yuu tersenyum dan bangga pada ibunya karena sangat jenius.


Ren Yuu sebenarnya tidak akan lama lagi menerobos tahap kedelapan Gold Core. Energi mendalamnya sudah padat di dalam dantiannya tapi dia belum menerobos karena menunggu energi mendalam di dantiannya hampir tumpah.


Ren Yuu lalu duduk di depan pintu masuk Kuil Jiwa. Ia tidak akan melewatkan waktu sedikitpun dan mulai berkultivasi karena tidak akan lama lagi, tujuan selanjutnya adalah Blood Prison. Ia berencana masuk ke sana ketika mencapai setengah langkah Nascent Soul juga.


Ren Yuu terus berkultivasi dengan serius. Tidak sampai 2 hari kemudian, pintu masuk Kuil Jiwa bergetar tanda pintu akan di buka.


Ren Yuu membuka matanya sambil tersenyum kecil. Setelah keluar dari sini, ia berencana langsung menerobos tahap kedelapan Gold Core. Lalu setelah itu, ia berencana mengelilingi Vermilion Bird Continent beberapa waktu untuk menemukan tempat dengan kepadatan energi yang tinggi agar kecepatan kultivasinya meningkat tanpa merusak fondasinya.


Ren Yuu belum pernah sekalipun menggunakan pil selama tubuhnya di ciptakan kembali. Jika orang-orang tau, mereka akan heran seseorang bisa secepat itu mencapai Tier Gold Core tahap ketujuh di usia 14 tahun.


Pintu kemudian terbuka sepenuhnya. Ren Yuu langsung berjalan perlahan keluar dari pintu. Pintu bangunan kuno clan Feng juga sudah terbuka. Ia tidak membuang waktu sedikitpun karena tidak ada lagi yang perlu di perhatikan di Kuil Jiwa.


Ketika sampai di luar bangunan, banyak Tetua yang menunggunya. Tapi Patriak serta Tetua Agung tidak menunggu dia keluar. Ren Yuu sama sekali tidak mempermasalahkannya karena lebih baik mereka tidak muncul sebab dia juga muak melihat wajah mereka.


"Feng Yuu. Kehadiranmu di butuhkan di Aula Utama. Patriak serta semua Tetua juga akan hadir nantinya di sana untuk membahas sesuatu yang sangat penting." Salah satu Tetua yang menunggunya langsung berbicara.


"Cih. Dasar para manula merepotkan. Tidak bisakah mereka membiarkanku beristirahat sejenak?" Batin Ren Yuu tapi di luar dia hanya mengangguk sambil pergi berjalan ke arah Aula Utama clan Feng.


Beberapa Tetua yang menunggunya di depan pintu masuk Kuil Jiwa hanya mengabaikan sikap Ren Yuu karena sudah tau bahwa Ren Yuu tidak terlalu suka berbicara walaupun itu hanya fasad saja.


Ren Yuu langsung bergerak ke arah Aula Utama. Ia sudah tau apa tujuan pertemuan yang diadakan nantinya.


"Sepertinya aku harus ikut acara itu sebelum pergi ke Blood Prison." Ren Yuu mendesah sambil terus terbang menuju Aula Utama clan Feng.