
Ren Yuu kini berada di sebuah ruangan kosong juga. Tapi, energi mendalam di udara sangat padat yang membuat seseorang sangat cepat menerobos kultivasi.
Dan juga ada energi lainnya yang di duga Ren Yuu adalah energi spiritual yang padat.
Ren Yuu tidak membuang waktu lalu duduk bersila untuk menyerap energi di udara sekitarnya. Ia menyerap semua energi dengan cepat. Energi yang terkandung sangat murni dan membuat tidak akan lama untuk mengubahnya menjadi miliknya sendiri.
Berbeda dengan energi yang terkandung dari pil. Walaupun energi di dalam pil murni, tapi tetap saja energi di dalam pil adalah energi yang mengamuk. Berbeda dengan energi yang berada di dalam ruangan. Energi di dalam ruangan sangat halus sampai-sampai individu tidak akan memiliki efek apapun ketika menyerapnya.
Hari-hari terus berlalu. Energi di dalam ruangan terserap ke dalam dantiannya serta jiwanya. Jiwa Ren Yuu semakin kuat setiap saat. Juga energi itu membuat jiwa menjadi lebih murni.
Tidak sampai seminggu, seluruh energi di dalam ruangan habis.
Ren Yuu perlahan berdiri lalu memperhatikan sekeliling. Energi di dalam ruangan terisi kembali secara otomatis. Tapi, itu membutuhkan waktu yang lama agar kembali ke keadaan semula.
"Ini juga sebab mengapa Kuil Jiwa hanya di buka 10 tahun sekali." Gumam Ren Yuu pelan lalu langsung menuju ke lantai empat.
Pintu lantai keempat berada di dalam ruangan juga.
Ketika mencapai depan pintu, pintu perlahan terbuka kembali seperti sebelumnya. Ren Yuu tidak membuang waktu dan langsung masuk ke dalam pintu.
Di lantai keempat energi lebih padat dari pada yang ada di lantai sebelumnya. Ren Yuu langsung memulai kultivasinya lagi agar menyerap semua energi yang ada di setiap lantai.
Waktu terus berlalu. Sudah lebih setengah tahun Ren Yuu berada di dalam kuil Jiwa. Saat ini ia sedang berada di lantai sepuluh. Hanya ada dua lantai lagi di atasnya.
Ren Yuu tidak tau bahwa dia sangat cepat menyerap energi. Jika itu individu lain dari clan Feng, di lantai sepuluh mereka akan membutuhkan waktu selama 7-8 bulan.
Saat ini ia sudah menerobos Tier Gold Core tahap keenam selama setengah tahun.
Ketika energi di udara mulai menipis, Ren Yuu mendengar pecahan kaca lagi di benaknya. Ia terus berkultivasi untuk menghabiskan semua energi yang ada. Tidak sampai 1 hari, ia membuka matanya sambil tersenyum.
"Tier Gold Core tahap ketujuh. Inilah mengapa semua anggota clan Feng berusaha keras agar menjadi orang yang memasuki Kuil Jiwa." Gumam Ren Yuu pelan.
Jiwanya sekarang sudah sangat kuat. Hanya masalah waktu sebelum jiwanya sulit untuk di hancurlah bahkan oleh kultivator Immortal Ascension.
Sekarang, jiwanya tidak akan bisa di hancurkan oleh kultivator Ascension kebawah. Ren Yuu tidak menyangka jiwanya akan menjadi sekuat ini hanya dalam tenggang waktu setengah tahun.
"Hanya dua lantai yang tersisa. Aku penasaran apakah energi yang ada di sana dua kali lebih padat dari pada di sini." Ren Yuu berkata sambil berjalan ke arah pintu menuju lantai sebelas.
Ketika mencapai pintu, sama seperti sebelumnya. Pintu langsung terbuka sendiri. Ren Yuu langsung bergerak menuju lantai sebelas agar kekuatannya semakin meningkat.
Ketika sampai di lantai sebelas, Ren Yuu mengerut dengan apa yang di temukan olehnya.
Di lantai sebelas energi yang terkandung memang sangat padat. Tapi, energi itu sangat menindas jiwa.
Energi di dalam ruangan hanya untuk meningkatkan kekuatan jiwa saja. Tidak hanya itu, ada banyak barang di dalam ruangan lantai kesebelasan tidak seperti lantai sebelumnya yang hanya kosong dengan banyak gambar di setiap dinding ruangan.
Ketika Ren Yuu melangkah ke dalam, tekanan spiritual yang meringankan tiba-tiba menimpanya.
Semakin Ren Yuu berjalan ke dalam, kekuatan spiritual yang menindas semakin besar. Semakin ia memasuki ruangan ke arah dalam, tekanan terus bertambah.
Bahkan belum mencapai tengah ruangan, Ren Yuu sudah berkeringat di seluruh tubuhnya. Kekuatan menindas itu seperti ingin merobek jiwanya secara langsung.
Ren Yuu sudah tau apa maksud tempat ini. Tekanan yang ada akan memperkuat jiwa secara langsung. Ia langsung duduk bersila agar terbiasa dengan aura menindas yang di arahkan ke jiwanya.
Tidak sampai sehari, Ren Yuu merasa lebih baik dari pada sebelumnya. Jiwanya sudah terbiasa dengan aura menindas itu.
Karena sudah terbiasa, Ren Yuu langsung bergerak perlahan menuju tengah ruangan. Ia merasakan kekuatan menindas itu berasal dari pintu menuju lantai dua belas.
"Jika tekanan yang berasal dari pintu itu saja sudah seberat ini, bagaimana dengan lantai selanjutnya?" Gumam Ren Yuu sambil menelan ludahnya.
Ren perlahan berjalan selangkah demi selangkah. Setiap langkah tekanan akan menjadi lebih berat dari sebelumnya karena mendekat ke arah pintu.
Setelah 10 langkah, Ren Yuu tiba di tengah ruangan dengan keringat bercucuran di dahinya. Ia langsung duduk bersila lagi untuk membiasakan jiwanya menerima tekanan yang sangat berat.
Tidak sampai sehari, Ren Yuu sudah terbiasa dengan tekanan di tengah ruangan. Ia perlahan berdiri lalu melihat semua benda yang ada di dalam ruangan.
Ada beberapa senjata Tier Supreme di dalam. Banyak juga benda-benda yang bagus tapi tidak menarik minat Ren Yuu sama sekali.
Tidak ada Guci yang di tunjukkan oleh Feng Yin sebelumnya yang berarti benda itu ada di lantai terakhir.
Ren Yuu menarik nafas dalam-dalam lalu perlahan berjalan ke arah pintu selangkah demi selangkah. Dia tidak buru-buru sama sekali karena masih memiliki setengah tahun waktu di Kuil Jiwa sebelum keluar.
Setelah melangkah sebanyak 6 langkah, Ren Yuu berhenti lalu bermeditasi agar terbiasa dengan tekanan.
Ren Yuu melakukan hal ini terus-menerus selama hampir 3 hari lalu mencapai pintu yang memancarkan aura menindas yang sangat mengerikan.
Ketika mencapai pintu, pintu kembali terbuka lebar. Ketika pintu terbuka, ada aura yang berusaha menyedot jiwa Ren Yuu.
"Sial!" Ren Yuu langsung melangkah mundur tapi tidak bisa sama sekali. Ia menggertakkan giginya karena tau bahwa lantai dua belas bukanlah lantai biasa.
Ren Yuu terus berdiri di depan pintu sambil menahan aura menindas serta aura yang berusaha menyedot jiwanya.
"Bagi siapapun anak yang masih seusiaku tidak akan mungkin masuk ke dalam lantai kedua belas." Batin Ren Yuu sambil menggertakkan giginya sekuat mungkin untuk menahan dua aura yang menimpanya.
Ren Yuu terus-menerus bertahan selama seminggu di pintu masuk lantai kedua belas sampai dia benar-benar terbiasa.
Ketika sudah mulai terbiasa, Ren Yuu menarik nafas dalam-dalam dan mengerti mengapa Feng Yin menyuruhnya mengambil benda yang hampir tidak mungkin di ambil.
Tapi Ren Yuu harus melakukannya karena membutuhkan bantuan seseorang untuk membantunya nanti ketika masuk ke dalam Blood Prison sewaktu ingin keluar setelah menyelamatkan ibunya dari sana.
"Sesuatu seperti ini tidak akan mampu menahanku!" Batin Ren Yuu sambil terus masuk ke dalam lantai duabelas.