Path To God

Path To God
Ch 228. Blood Prison


Ren Yuu perlahan di seret ke dalam. Ia tiba di tempat alat transportasi lain untuk mengirim Ren Yuu ke pusat.


"Cepat masuk!" Teriak salah satu penjaga sambil mengambil beberapa tahanan yang baru tiba.


Ada sekitar 20 tahanan yang baru tiba. Ren Yuu melihat semua tahanan yang ada dan kebanyakan mereka memang memancarkan aura darah yang kental di tubuh mereka.


Setelah memasuki alat transportasi, mereka terbang cepat menuju pusat pulau Darah. Pusat itu merupakan tempat pemeriksaan sekaligus tempat sumber pesona pulau Darah agar tahanan tidak melarikan diri dari Blood Prison.


Jalur yang mereka tempuh juga terlihat memiliki pesona pelindung yang tidak bisa di tembus bahkan oleh kultivator Immortal Ascension puncak.


Dari sejarah Blood Prison, sangat jarang kultivator Immortal Ascension berada di dalam karena biasanya penjahat dengan kultivasi Tier Immortal Ascension akan di bunuh oleh clan mereka atau kekuatan besar lain. Mereka tidak akan mengambil resiko melempar penjahat sekuat itu ke dalam Blood Prison. Tapi, untuk orang yang lahir di Blood Prison, ada juga banyak yang mencapai Immortal Ascension.


Karena kecepatan alat transportasi milik Blood Prison, mereka tiba dalam 3 hari di pusat penjara.


Ren Yuu tau hanya dengan jarak yang mereka tempuh, kultivator Ascension akan membutuhkan waktu setengah tahun mengintari setengah pulau Darah. Itu membuat Ren Yuu mendesah karena akan sulit untuk menemukan ibunya.


Ia telah di beri giok tanda pemanggilan oleh Feng Yin. Ia menyimpan itu di dalam Dimensional Life miliknya karena Feng Yin tau ia memiliki Artefak itu.


Saat ini Ren Yuu bahkan tidak bisa menggunakan kedua Profound miliknya yang berarti, ia harus bergantung sama seperti pertama kali berkultivasi dengan hanya bermodal teknik eklusif God Armor.


Tapi Ren Yuu yakin tidak akan lama baginya untuk melepaskan kutukan yang ada padanya.


Ketika sampai di pusat penjara, Ren Yuu melihat banyak orang yang berlalu lalang di sana. Pusat penjara merupakan kota yang sangat besar.


Di dalam kota, terlihat banyak bangunan besar tapi memiliki lambang yang berbeda. Setiap bangunan di miliki oleh salah satu clan tertentu.


Tidak akan heran kota ini sangat besar sebab semua clan dan sekte memiliki bangunan di sini untuk bertugas juga menjaga Blood Prison agar tahanan tidak kabur.


Rombongan tahanan Ren Yuu di seret ke sebuah bangunan besar yang di jaga oleh banyak orang juga. Itu adalah pusat kendali dari Blood Prison. Bangunan itu merupakan bangunan tertinggi di kota tersebut.


Lalu tatapan Ren Yuu jatuh pada seorang anggota clan Feng yang menatapnya dengan tatapan menghina.


Individu dari clan Feng tersebut merupakan pemimpin anggota clan Feng di Blood Prison. Ia adalah seorang pria muda yang mendekati usia paruh baya dengan wajah arogan serta menjijikkan.


Ketika rombongan Ren Yuu mendekat individu dari clan Feng tersebut, ia langsung menghampiri Ren Yuu lalu menendangnya sekuat tenaga.


Buak!!


Ren Yuu terpental sangat jauh sambil memuntahkan sesuap darah. Ia merasakan sakit yang sangat hebat di perutnya karena energi mendalamnya di segel.


"Bawa dia ke hadapanku!" Perintah anggota clan Feng tersebut. Lalu beberapa sipir menyeret Ren Yuu seperti sekantung sampah menghadap individu tersebut.


Ia langsung menarik rambut Ren Yuu agar wajah Ren Yuu menatapnya.


"Kau adalah sampah dari clan Feng. Seharusnya kau mati saja dari pada di buang ke Blood Prison. Tapi, Tetua Agung ingin kau merasakan bagaimana rasanya Blood Prison yang terkenal kejam. Bocah sepertimu tidak akan mampu bertahan selama beberapa bulan di tempat hukum rimba paling kental."


Buak!!


Setelah mengatakan itu, individu itu mengayunkan lututnya ke arah wajah Ren Yuu yang membuat Ren Yuu menyemburkan darah yang sangat banyak.


"Buang dia ke dalam. Aku sudah mengurus dokumen sampah itu!" Perintah individu clan Feng tersebut lalu langsung berbalik.


Ren Yuu yang berlumuran darah di seret ke ke suatu gerbang yang sangat besar. Ada beberapa gerbang yang serupa di tempat dia di seret.


Setelah itu, pintu terbuka sedikit karena seseorang membukanya dari sebuah menara yang terletak di setiap sisi gerbang.


"Lempar dia!" Teriak seseorang dari menara.


Setelah pintu terbuka, Ren Yuu langsung di lempar ke dalam. Jarak antara gerbang dan tanah lumayan jauh.


Bug!!


Uhuk!!


Ren Yuu memuntahkan sesuap darah lagi ketika bertabrakan dengan tanah sebab energi mendalamnya masih di segel.


Ren Yuu perlahan berdiri dari tanah lalu melihat ke arah atas. Jarah antara gerbang dan tanah sekitar 200-300 meter.


Ia lalu melihat ke arah belakangnya. Sejauh mata memandang hanya ada tanah tandus berwarna merah. Beberapa orang yang di lempar ke dalam berjalan perlahan menuju ke arah kejauhan untuk mencari tempat berlindung.


Ren Yuu perlahan bergerak juga karena ingin mencari tempat sepi untuk membuka sedikit energi mendalamnya yang di segel agar bisa masuk ke dalam Dimensional Life miliknya. Jika ia masuk ke dalam Dimensional Life, Xiao Xiao atau ibunya Feng Xian'er akan bisa membantu membuka segel penekan energi mendalam.


Ren Yuu langsung bergerak secepat yang dia bisa sambil menahan rasa sakit di tubuhnya. Jika dia tidak mengolah manual tubuh, sudah di pastikan semua tulang-tulangnya patah ketika di pukul dan di lempar dari tempat yang tinggi.


Sambil bergerak, ia juga memperhatikan tahanan lain. Ia tidak mendekat ke arah tahanan yang lain sebab akan merepotkan nantinya. Lagi pula mereka semua memiliki aura darah yang padat di tubuh mereka sehingga ia lebih baik menjaga jarak untuk berhati-hati karena mungkin dia akan di tusuk dari belakang.


Setelah berjalan selama hampir seminggu, Ren Yuu tiba di daerah bebatuan yang sangat tinggi dan banyak.


Ren Yuu langsung bergerak ke tempat yang sangat sepi. Di tempat tersebut ada juga beberapa tahanan yang lewat.


Setelah menemukan tempat untuk bersembunyi sementara, ia langsung bermeditasi untuk mencoba menyalurkan energi mendalamnya.


"Sial! Segel ini sungguh kuat!" Teriak Ren Yuu sambil terus mencoba mengedarkan energi mendalamnya.


Hari-hari terus berlalu. Dan sudah sebulan Ren Yuu masuk ke dalam Blood Prison.


"Akhirnya!" Keluh Ren Yuu karena ia membutuhkan waktu 3 minggu lebih hanya untuk mengedarkan sedikit energi mendalamnya.


Ren Yuu tidak membuang waktu dan langsung masuk ke dalam Dimensional Life miliknya.


Ketika Ren Yuu masuk, ia merasa seperti baru sampai di surga setelah merangkak dari neraka.


"Yuu-Yuu! Apa yang terjadi padamu?!" Xiao Xiao panik melihat keadaan Ren Yuu yang terlihat seperti pengemis jalanan dengan beberapa memar di tubuhnya.


"Yuu'er!" Teriak Feng Xian'er panik dan mendekat ke arah Ren Yuu juga.


"Tolong buka meridianku yang di segel." Pinta Ren Yuu dengan nada lelah.


Feng Xian'er langsung membuka titik meridian Ren Yuu yang di segel. Ia terkejut karena hampir seluruh titik penting meridian Ren Yuu di segel secara paksa dan segel itu sangat kuat.


Lalu Xiao Xiao dan Feng Xian'er membuka satu per satu titik meridian Ren Yuu yang di segel. Itu membutuhkan waktu hampir seharian. Ren Yuu hanya tertidur karena merasa lelah dalam sebulan terakhir.