Path To God

Path To God
Ch 368. Informasi


Bloody Mist Sword berayun ke arah pemuda tersebut.


Pemuda itu melebarkan matanya karena merasakan bahaya dari Pedang Merah milik Ren Yuu. Ia langsung mengedarkan seluruh energi mendalamnya lalu menggunakan teknik pertahanan.


Srak!!


Teknik pertahanan pemuda itu di robek oleh Bloody Mist Sword yang membuatnya pemuda itu terkejut.


Luka yang lumayan lebar tercetak di dadanya seketika.


Ren Yuu tidak membuang waktu dan langsung menghilangkan Pedang Cahaya di tangannya lalu mengayunkan tinjunya ke arah pemuda di hadapannya.


Tangan Ren Yuu di baluti enegi emas dan biru bersamaan tanda ia menggunakan elemen Yin-Yang bersamaan.


Buak!!


Pukulan sekuat tenaga itu menghantam tepat di wajah pemuda itu dan mematahkan rahangnya.


Pemuda itu terpental sangat jauh menerima pukulan Ren Yuu.


Moonlight Reflection!!


Zhep!!


Ren Yuu muncul di samping pemuda itu sambil mengayunkan Bloody Mist Sword.


"Kau sungguh lemah namun berani mengancam kami!" Dengus Ren Yuu.


"Gaya Kelima, Light Splitting Incision.."


Light God's Sword!!


Sraing!!


Ren Yuu melewati pemuda seketika. Tapi ia sedikit terkejut bahwa pemuda itu masih merespon yang membuat tebasannya tidak mengenai leher pemuda tersebut


Pemuda tersebut merasakan sakit di dekat bahunya karena tebasan Ren Yuu lumayan dalam. Ia langsung mundur menjauh sambil menatap Ren Yuu dengan niat membunuh yang padat.


Tapi, ketika ia melihat kondisi bawahannya, ia terkejut luar biasa. Namun, yang membuatnya terkejut adalah sosok Xiao Xiao dan Xiao Bai dalam wujud Naganya.


"Bagaimana bisa ada Beast Race Naga di sini? Apa Beast Continent sudah mulai menyerang?" Batin pemuda itu. Ia bergetar karena tau Xiao Xiao dan Xiao Bai sangatlah kuat.


Pemuda tersebut juga telah merasakan kultivasi Xueqi yang membuatnya semakin takut. Di kelompoknya, hanya dia kultivator Tier Returnance Late. Selebihnya, hanya empat kultivator Returnance bersamanya dan itu berada di tahap Mid dan Early.


Pemuda itu buru-buru mengeluarkan benda aneh lalu menembaknya ke udara.


Boom!!


Ren Yuu yang melihat itu mengerti bahwa itu adalah suar untuk memanggil bala bantuan. Namun, karena jarak yang lumayan jauh, akan butuh waktu bagi kultivator lain untuk menyusul. Untuk kultivator Returnance, akan butuh waktu sekitar 2 hari mencapai tempat mereka.


Untuk kultivator Reciprocity Early dan Mid, akan butuh waktu sekitar sehari dan untuk kultivator Reciprocity Late, akan butuh waktu sekitar 13-15 jam mencapai tempat mereka.


Kecuali jika kultivator Tier Ilahi mengejar mereka, akan butuh waktu kurang dari 1 jam mencapai tempat mereka berada saat ini.


Ren Yuu sudah memperhitungkan semua itu dan langsung buru-buru mengalahkan lawannya.


"Terlambat bagimu memanggil bala bantuan!"


Setelah mengatakan itu, Ren Yuu membuat gerakannya.


Flash Of Light Night!!


Zhep!!


Sraing! Sraing!


Dua tebasan mendarat di tubuh pemuda tersebut tanpa mampu dia hindari sama sekali. Kekuatan pemuda tersebut lebih lemah dari pada Wuke Xiulang dan Qi Han. Tentu saja tidak akan sulit bagi Ren Yuu untuk membunuhnya.


Pemuda tersebut terkejut karena dua tebasan mendarat di tubuhnya. Ia tidak bisa melihat pergerakan Ren Yuu sama sekali.


Ketika ia ingin berbalik dan menyerang balik, Ren Yuu sudah membuat gerakannya lagi.


"Gaya Kedelapan, A Slash Of Divine Light.."


Light God's Sword!!


Zhep!!


Sraing!!


Tebasan Ren Yuu kali ini mengarah ke bahu pemuda itu dan tebasannya langsung memenggal lengan pemuda tersebut.


"Arrrggghh!"


Pemuda tersebut berteriak keras karena merasakan sakit saat lengannya di tebas. Ia semakin ketakutan karena level Ren Yuu jauh di atasnya.


Ketika pemuda tersebut ingin kabur karena tidak punya pilihan lain, Ren Yuu lebih dulu tiba di belakangnya.


Buak!!


Uhuk!!


Pemuda itu memuntahkan sesuap darah menerima pukulan Ren Yuu.


"Bagiamana?" Tanya Ren Yuu lalu muncul di depan pemuda tersebut sambil mencekik lehernya.


"Aku sudah mengatakan sebelumnya bahwa aku akan mencabut kedua matamu itu karena menatap istriku dengan tatapan cabul!"


Setelah mengatakan itu, jari jari Ren Yuu melesat ke arah kelopak mata pemuda tersebut.


Ren Yuu langsung sebelah mencongkel matanya lalu menghancurkannya.


"Arrrggghh!"


Pemuda itu berteriak keras karena sebelah matanya di cabut secara paksa.


Ren Yuu tidak membuang waktu dan langsung mencabut satu lagi bola mata pemuda di hadapannya.


"Arrrggghh!"


Teriakan pemuda itu terdengar di seluruh area yang membuat semua bawahannya gemetaran.


Xiao Xiao, Xiao Bai dan Xueqi membantai musuh satu per satu.


Di sisi Ren Yuu, ia langsung memegang kepala pemuda tersebut.


Devour Teknik!!


Pemuda itu membeku seketika karena ingatannya di baca oleh Ren Yuu.


Ren Yuu juga tidak mau memperpanjang waktu. Ia langsung menusuk jantung pemuda di tangannya dengan Bloody Mist Sword.


Pemuda itu tewas dan perlahan mengering perlahan. Ren Yuu langsung mengambil cincin ruangannya lalu menyimpannya tanpa melihat isinya.


Ren Yuu melihat pertarungan lainnya dan tidak akan butuh waktu bagi Xiao Xiao, Xiao Bai dan Xueqi untuk membereskan musuh.


Kemampuan bertarung Xiao Xiao dan Xiao Bai mencapai Returnance Late walau pun mereka akan kesulitan untuk membunuh kultivator setingkat itu.


Sedangkan Xueqi memiliki kekuatan pertempuran Reciprocity Mid sama seperti dirinya walau pun Ren Yuu dan Xueqi harus bersusah payah untuk mengalahkan kultivator selevel itu. Kemungkinan besar mereka akan kalah jika berhadapan dengan lawan selevel itu.


Ren Yuu saat ini sedang memeriksa ingatan yang di jarahnya.


Tidak ada ingatan tentang kakek, nenek, ayah dan ibu mertuanya serta kakak iparnya yang di tangkap.


Ketika basis Aliansi Pendekar Iblis di musnahkan, mereka semua kabur dan tidak terlihat semenjak itu.


Ren Yuu merasa lega mengetahui hal itu. Namun, ada informasi yang membuat amarahnya sedikit melambung tinggi.


Informasi itu adalah informasi tentang Ratu kerajaan White Tiger.


"Chuahua, sepertinya kau sangat menikmati hidupmu saat ini. Aku tidak menyangka kau akan menjadi kultivator Reciprocity Early. Namun, hari kematianmu tidak akan lama lagi!" Bisik Ren Yuu.


Chuahua yang sebelumnya tinggal di pinggiran Azure Dragon Continent bertemu dengan Raja kerajaan White Tiger. Tidak tau bagaimana, Raja yang menyebut dirinya sebagai Dewa tertarik pada Chuahua dan menjadikannya istrinya.


Saat ini Chuahua yang menjabat sebagai Ratu memiliki dua anak. Tentu saja Ren Yuu akan membantai mereka semua karena awalnya ia sangat membenci Chuahua dan kini, Chuahua menjadi bagian dari musuh yang menginvasi Azure Dragon Continent.


Setelah pembantaian sepihak selesai, Ren Yuu memberi perintah untuk menyerang penghalang bersamaan.


***


Di Kerajaan White Tiger


Raja yang menyebut dirinya sebagai Dewa melihat pesan itu. Pesan itu adalah peringatan musuh yang mengancam seluruh kerajaan White Tiger.


Sang Raja memasang wajah serius seketika melihat itu.


"Jika pesan itu nyata, sepertinya aku harus bergerak sendiri." Ucap sang Raja dengan nada dingin.


"Rajaku, apa yang terjadi?" Chuahua muncul di sebelah sang Raja dan bertanya dengan nada serius.


"Salah satu bawahan kita mengirim pesan bahwa ada ancaman besar yang bisa membuat kerajaan White Tiger runtuh." Jawab sang Raja.


Chuahua mengerutkan keningnya. Ia menatap sketsa wajah Ren Yuu dan Xiao Bai di tangannya.


Ia agak takut membayangkan bahwa kemungkinan itu adalah Ren Yuu karena dia tidak akan pernah melupakan saat Ren Yuu memasuki Mode Bersek yang mengerikan.


Dan saat ini, salah satu bawahan terkuat kerajaan White Tiger mengirim pesan seperti itu.


"Lalu, apa yang akan kamu lakukan, Rajaku?" Tanya Chuahua.


Mendengar pertanyaan Chuahua, sang Raja langsung menjawab. "Aku akan secara pribadi membereskan mereka!"