Path To God

Path To God
Ch 258. Sejarah Feng Yin


Blood Prison


Keesokan harinya Ren Yuu terbangun dengan Xiao Xiao di sebelahnya. Tentu saja mereka belum melakukan apa-apa walaupun sudah di nikahkan.


Ren Yuu hanya bisa tersenyum pahit mengingat kejadian beberapa waktu lalu. Ia telah kelelahan mental dengan semua yang terjadi yang membuatnya tiba-tiba tertidur setelah sekian lama.


Setelah mendesah, ia melihat ke arah Xiao Xiao yang juga tertidur dengan wajah senyum karena merasa senang dengan acara sehari yang lalu.


Melihat itu, Ren Yuu tiba-tiba tersenyum kecil lalu membelai rambut Xiao Xiao. Ia kemudian mencium keningnya karena ia memang sudah menerima Xiao Xiao sebagai istrinya. Lebih tepatnya, istri keduanya.


Lalu Ren Yuu perlahan keluar dari ruangan dan setelah itu Xiao Xiao terbangun dengan wajah merah. Ia menutup wajahnya sambil menggumamkan sesuatu.


Ketika sampai di luar, suasana masih seperti biasa. Feng Xuer menatap Ren Yuu dengan tatapan aneh tapi merasa wajar bahwa Ren Yuu tidak bertarung dengan Xiao Xiao kemarin karena tubuh mereka yang kecil.


"Bagaimana ibu? Kapan kita akan bergerak?" Tanya Ren Yuu.


Feng Yin yang berada di ruangan yang sama langsung menjawab. "Aku sudah menerima informasi dari sipir bahwa pemberontakan akan terjadi 2 hari lagi. Saat ini seluruh tahanan dari Tier Gold Core ke atas sedang berkumpul untuk menyerbu pusat Blood Prison."


"Kita akan bergerak setelah mereka melakukan pertempuran untuk menghindari hal yang tidak penting. Aku sudah memiliki jalur untuk menyusup ke sana." Lanjut Feng Yin.


Ren Yuu mengangguk mendengar itu lalu teringat tentang orang yang menendangnya dengan kuat.


"Apa kalian tau orang ini?" Tanya Ren Yuu sambil membuat gambar Feng Zi menggunakan energi mendalamnya. Ia tidak akan lupa dengan wajah orang itu karena sangat ingin membunuhnya.


"Ada apa? Apa orang itu menyiksamu sebelum melemparmu ke Blood Prison?" Tanya Feng Yin sambil terkekeh karena sudah tau mengapa Ren Yuu bertanya tentang Feng Zi.


Feng Xuer marah seketika mendengar itu.


"Ya." Jawab Ren Yuu dan melanjutkan. "Aku sangat ingin membunuh orang itu."


Feng Yin tersenyum kecil lalu mengangkat tangannya. Di lengan kanannya ada gelang berwarna hitam.


Gelang tersebut bersinar sedikit lalu menjatuhkan Feng Zi yang babak belur.


"Dimensional Life?" Gumam Ren Yuu.


"Oh? Kau bahkan tau ini Dimensional Life?" Feng Yin sedikit terkejut karena tidak tau bahwa Ren Yuu memiliki hal yang sama yang jauh lebih hebat.


Ia selalu mengira Ren Yuu memiliki Artefak penyembunyian yang sangat kuat.


"Ya. Karena aku juga memiliki Dimensional Life yang memiliki kelas lebih tinggi dari gelang itu." Jawab Ren Yuu sambil tersenyum tipis lalu melihat ke arah Feng Zi.


Mendengar perkataan Ren Yuu, Feng Yin sekarang mengerti Ren Yuu memiliki Artefak jenis Dimensional Life.


Dimensional Life milik Feng Yin adalah alat penyimpanan yang mampu menyimpan mahluk hidup di dalam. Tapi, itu tidak seperti Dimensional Life milik Ren Yuu yang bisa menumbuhkan herbal dan Dimensional Life milik Feng Yin tidak mengijinkan pengguna masuk ke dalam.


Di sisi lain, Dimensional Life milik Ren Yuu serbaguna. Itu bisa di gunakan di mana saja dan pada siapa saja termasuk dirinya sendiri.


Itulah mengapa Dimensional Life milik Ren Yuu masuk ke kategori Artefak Ilahi kelas rendah.


Feng Zi yang keluar dari Dimensional Life milik Feng Yin sangat terkejut. Ia melihat ke arah Ren Yuu yang tersenyum lebar seperti seorang predator yang menemukan mangsanya.


"Aku sudah menyegel kultivasinya. Lakukan apa yang ingin kamu lakukan tapi jangan bunuh dia untuk saat ini." Feng Yin memperingati.


Feng Zi melihat ke arah Feng Yin lalu bertanya dengan nada marah, "kenapa kau mengkhianati clan Feng, Feng Yin?"


"Mengkhianati? Clan Feng terlebih dahulu mengkhianati aku. Jadi, apa peduliku dengan clan Feng? Bahkan jika clan Feng hancur, aku akan bahagia." Jawab Feng Yin santai.


"Apa maksudmu?" Tanya Feng Zi.


Ren Yuu dan Feng Xuer hanya mendengarkan. Mereka berdua penasaran juga mengapa Feng Yin tidak suka clan Feng.


"Kenapa? Tanya pada Tetua Agungmu itu mengapa dia membela Tetua Xu yang sudah lama hilang. Apa kau ingat tentang wanita dari clan cabang yang bernama Feng Meiyan?" Tanya Feng Yin dengan nada kebencian.


Feng Zi tertegun sejenak lalu mengingat siapa Feng Meiyan. Itu adalah wanita cantik dari clan cabang yang memiliki bakat tinggi. Tetua Xu ingin melamar Feng Meiyan tapi di tolak.


Keberadaan putrinya yang bernama Feng Meiyin tidak di temukan lagi saat itu seperti menghilang ke udara tipis.


Tetua Agung tidak mempermasalahkannya karena merasa Tetua Xu lebih berharga dari pada Feng Meiyan yang hanya berasal dari clan cabang.


Tetua Xu tidak di hukum sama sekali oleh perbuatannya. Lalu, 50 tahun lebih kemudian Tetua Xu tiba-tiba menghilang. Pembunuhnya tidak di ketahui siapa. Bahkan jiwa Tetua Xu tidak kembali ke Kolam Jiwa clan Feng.


"Kau..." Feng Zi bergetar karena jelas mengingat tentang itu. Karena banyak Tetua anggota clan cabang yang protes lalu di bunuh akibat Tetua Xu tidak di hukum.


Feng Xuer juga tau tentang sejarah itu. Ia sekarang mengerti mengapa Feng Yin membenci clan Feng.


"Apa yang terjadi?" Tanya Ren Yuu bingung. Feng Xuer langsung mengirim sejarah tentang sejarah keluarga Feng Yin.


Ren Yuu terkejut bahwa Feng Yin memiliki sejarah kelam juga dengan clan Feng.


"Feng Meiyin..." Ucap Feng Zi gemetaran. Ia langsung tau mengapa Feng Yin juga berharap clan Feng binasa.


"Kau sekarang mengerti bukan? Apa menurutmu aku akan memiliki kesetiaan dengan clan Feng setelah kejadian itu?" Dengus Feng Yin.


Jawabannya tentu saja adalah tidak.


Ren Yuu langsung menarik kepala Feng Zi seperti yang di lakukan oleh Feng Zi kepadanya.


"Apa kau ingat dengan adegan ini?" Ren Yuu menyeringai jahat.


Feng Zi tentu saja ingat tentang itu.


Buak!!


Ren Yuu menendang wajah Feng Zi sekuat tenaga dengan lututnya. Ia juga menggunakan energi mendalamnya agar mampu melukai Feng Zi walaupun kultivasinya di segel oleh Feng Yin.


Feng Zi menyemprotkan darah seperti Ren Yuu terakhir kali. Lalu Ren Yuu memaksanya berdiri lalu menendang Feng Zi sekuat tenaga.


Buak!!


Boom!!


Feng Zi menabrak tembok lalu menembus beberapa lapisan. Ia menyemprotkan darah lagi dari mulutnya menerima tendangan itu.


Ren Yuu muncul di depan Feng Zi sambil tersenyum kecil.


"Yuqi, lempar orang ini dari ketinggian 300 meter lalu bawa kembali ke sini." Perintah Ren Yuu.


"Baik!" Jawab Yuqi dan langsung menyeret Feng Zi ke udara lalu menjatuhkannya ke bawah.


"Aaaaaaaa!"


Teriakan Feng Zi terdengar keras di kota yang membuat orang-orang heran.


Tidak lama kemudian, Feng Zi di bawa oleh Yuqi dengan kondisi beberapa tulang patah.


"Bagaimana? Apakah itu sakit?" Tanya Ren Yuu sambil menyeret Feng Zi keruangan semula.


Feng Zi ingin meneteskan air mata karena itu sama persis dengan apa yang di lakukannya pada Ren Yuu terkahir kali.


Feng Xuer langsung menangkap Feng Zi lalu menarik jiwanya. "Aku sangat ingin melemparmu ke dalam penjaraku tapi aku akan menunggu waktu yang tepat."


Feng Xuer langsung menyiksa jiwa Feng Zi. Jiwa Feng Zi berteriak tidak karuan selama beberapa menit sebelum Feng Xuer melepaskannya.


Feng Xuer melempar Feng Zi ke depan Feng Yin setelah merasa sedikit puas menyiksanya.


Feng Yin langsung menyimpan Feng Zi ke dalam Dimensional Life miliknya lagi sambil tersenyum kecil karena menikmati pertunjukan tersebut.