
Dalam waktu sebulan setelah tambang resmi menjadi milik clan Feng, Ren Yuu hanya berkultivasi setiap saat.
Ren Yuu berkultivasi di dalam gudang yang awalnya adalah tempat penyimpanan Crystal Adamantine Ore.
Saat dia sedang berkultivasi, seseorang perlahan berjalan ke dalam ruangan.
"Feng Yuu, Tetua Yin memanggilmu." Ucap Feng Jue.
Ren Yuu membuka matanya lalu perlahan berdiri. Ia keluar dari ruangan tanpa berbicara sepatah katapun. Feng Jue sudah terbiasa dengan sikap Ren Yuu yang seperti itu.
Ren Yuu sedikit bingung mengapa Feng Yin memanggilnya. Ketika mencapai tempat yang lumayan luas, Feng Yin sudah berada di sana bersama Feng Wu yang sudah pulih dari luka-lukanya.
Ren Yuu tiba lalu membungkuk sejenak. Ia langsung membuka suara, "ada apa Tetua Yin?"
Feng Yin sudah terbiasa juga melihat sikap Ren Yuu yang seperti itu. Ia langsung mengeluarkan alat tertentu seperti bola pipih terbuat dari kaca.
Ren Yuu tau apa itu karena benda itu mampu merekam sesuatu. Benda itu hanya bisa memutar ulang gambar jika menyalurkan energi mendalam ke dalamnya.
Ketika Feng Yin menyalurkan energi mendalamnya ke dalam benda itu, gambar tertentu muncul. Itu adalah saat pertarungan antara Ren Yuu dengan lima anggota clan Feng.
Ren Yuu mengerut melihat gambar itu, ia langsung melihat ke arah Feng Yin dengan tatapan aneh untuk mencari tau apa tujuannya.
Lalu gambar ia pergi menuju Feng Ho Zhun juga terlihat di sana sampai mereka berdua menghilang dari pandangan tidak terlihat lagi.
Ren Yuu sekarang mengerti bahwa Feng Yin mengikutinya selama ia pergi dari clan Feng entah mengapa.
Feng Wu terkejut melihat pertarungan yang di lakukan oleh Ren Yuu. Tapi Feng Yin tidak sama sekali karena memikirkan sesuatu yang sangat penting.
"Aku tidak peduli bahwa kau membunuh Feng Ho Zhun serta membuatnya menjadi idiot. Yang ingin aku katakan adalah..." Feng Yin berhenti sejenak untuk melihat reaksi Ren Yuu.
Melihat wajah Ren Yuu yang seolah-olah itu bukan hal yang luar biasa, Feng Yin tau bahwa Ren Yuu mengetahui ke arah mana pokok permasalahan yang terjadi.
"Lalu apa yang akan kamu lakukan, Tetua Yin? Apakah kamu akan melaporkan saya?" Tanya Ren Yuu datar.
Ren Yuu sudah membuat spekulasi bahwa Feng Yin memiliki tujuan tertentu memanggilnya. Jika tidak, rahasianya akan terbongkar sejak awal.
Feng Wu bingung dengan kata-kata Ren Yuu karena sejak awal Gurunya mengatakan dia tidak peduli bahwa Ren Yuu membunuh Feng Ho Zhun.
"Tidak. Aku ingin kamu mengambil sesuatu di dalam Kuil Jiwa untukku agar informasi ini tidak bocor." Ucap Feng Yin sambil tersenyum.
Ren Yuu terkekeh pelan lalu duduk tidak jauh dari mereka di sebuah batu.
"Kenapa aku harus? Apakah kamu berpikir bahwa aku tidak bisa melarikan diri dari kultivator Immortal Ascension? Jika itu terjadi, aku tidak akan bisa lari dari Ciu Dongfang sebelumnya." Ren Yuu tersenyum kecil.
"Oh? Sepertinya aku terlalu meremehkanmu. Tampaknya rumor tentang jiwamu rusak ketika mencapai Kolam Jiwa adalah kebohongan mutlak." Feng Yin membuat spekulasi.
Feng Wu tercengang mendengar perkataan Gurunya lalu menatap Ren Yuu dengan waspada.
Ren Yuu tidak menjawab sama sekali tentang itu. Ia bertanya balik kepada Feng Yin, "jika saya mengambil benda yang kamu inginkan, apa yang akan kamu beri kepadaku?"
Feng Yin merenung sejenak lalu melempar cincin ruang terlebih dahulu sambil berkata, "aku sudah membereskan Ciu Dongfang sebelumnya serta semua sumber daya yang di angkut olehnya berada di dalam sana."
Ren Yuu tercengang mendengarnya lalu bertanya dengan nada heran, "bukankah kamu berada di sisi Feng Wu dari pertama kali dia pergi? Bagaimana kamu bisa sampai di sini tepat waktu?"
Feng Yin tersenyum kecil lalu menjawab, "itu adalah bawahanku yang menjaga Feng Wu. Sejak awal aku sudah mengikutimu selama setengah tahun. Dan tentang pelarianmu, aku tau itu tentang Artefak yang kau miliki. Memang aku tidak bisa melacakmu jika menggunakan itu. Itu adalah Artefak yang luar biasa. Tapi, sayangnya aku tidak tertarik dengan itu."
Ren Yuu sedikit menyipit karena merasa Feng Yin terlalu menyimpan banyak misteri juga.
"Baik. Jika begitu, benda apa yang kamu inginkan untuk di ambil di dalam sana?" Tanya Ren Yuu kedalaman pokok permasalahan.
"Ada dua benda. Tapi satu benda adalah apa yang akan kau cari di dalam sana. Kau bisa menghafal isinya terlebih dahulu sebelum memberi benda itu kepadaku. Dan yang kedua adalah aku ingin kau membawa benda yang terlihat seperti ini." Feng Yin mengeluarkan sebuah Guci berwarna putih bercampur hitam.
"Ini hanya replika dari benda itu. Jika kau membawanya keluar, kau harus menyembunyikannya sebaik mungkin sebab, semua anggota clan Feng akan merasakan benda itu padamu." Sambung Feng Yin.
Ren Yuu mengerut melihat Guci yang terlihat sangat tidak wajar. Guci terbelah di bagian atas sebanyak 1/4. Lalu motifnya juga sangat aneh. Itu terlihat seperti sekumpulan jiwa yang menari bersama.
Ren Yuu mengambil Guci lalu memperhatikan semua pola dengan seksama. Di bagian bawah pola, ada gambar tidak jelas tapi Ren Yuu tau itu adalah Guci yang utuh.
Guci itu adalah asal dari semua jiwa yang berkeliaran membentuk pola di Guci.
"Artefak Ilahi. Ini adalah Artefak yang sangat terkait dengan jiwa." Ren Yuu membuat spekulasi tentang itu. Tapi masih heran bagaimana bisa Artefak Ilahi sampai di potong 1/4 di bagian atas.
Mata Feng Yin melebar mendengar perkataan Ren Yuu karena hampir tidak ada yang tau tentang Artefak Ilahi. Semua orang hanya mengira Artefak hanya ada satu jenis. Tier Ilahi seperti rumor di empat benua karena tidak ada yang mencapainya sudah sangat lama.
Setelah Immortal Ascension, ada tiga tingkat yang harus di masuki sebelum mencapai Tier Ilahi. Itu adalah Pra menuju Ilahi.
"Ho? Pengetahuanmu sangat dalam. Sepertinya seseorang memang sengaja mengirimu kembali ke clan Feng untuk melakukan sesuatu bukan?" Feng Yin juga membuat spekulasi liar.
Ren Yuu menatap Feng Yin lalu berkata sambil menggelengkan kepalanya, "tidak. Aku memang di kirim agar kekuatanku menjadi lebih baik serta kutukan padaku lepas. Tapi hanya itu. Aku tidak peduli dengan apa yang akan terjadi pada clan Feng. Tidak lama lagi aku akan pergi ke suatu tempat."
Feng Yin mengerut karena perkiraannya melenceng. Kata-kata Ren Yuu sama sekali tidak memiliki kebohongan bahwa tidak ada niat tersembunyi yang di lakukannya di clan Feng.
Mencari orang tua bukanlah niat tersembunyi. Tapi, jika ibunya menderita karena clan Feng, sudah di pastikan bahwa dia akan mencoba menghancurkan clan Feng.
Dari kata-kata Ren Yuu juga tentang dia tau tentang Artefak Ilahi yang berarti, bukan hanya satu kali dia pernah melihat Artefak Ilahi. Itulah yang di pikirkan oleh Feng Yin.