Path To God

Path To God
Ch 257. Waktu Santai Berubah Menjadi Situasi Aneh


Blood Prison


Setelah reuni selesai, Feng Yin langsung membuka suara.


"Kita akan berdiam diri lebih dulu karena kita akan bergerak saat pemberontakan terjadi. Jika kita pergi sekarang, kita akan ketahuan dan menjadi buronan di seluruh Vermilion Bird Continent."


Mereka semua menatap Feng Yin dengan wajah serius tiba-tiba.


"Baik. Ayo kita pergi ke kedimanku untuk saat ini." Feng Xuer menyarankan sambil melirik Feng Luo dengan tatapan tidak senang.


Feng Luo yang merasakan tatapan itu hanya bisa merasa pahit. Feng Jiu Er hanya mendesah karena tau bahwa akan sulit bagi putrinya untuk memaafkan suaminya yang pernah membuat kesalahan fatal.


Ren Yuu sama sekali tidak merasakan tatapan ibunya yang tidak puas dengan kehadiran kakeknya. Ia hanya merasa senang bahwa keluarganya berkumpul kembali.


Mereka semua kemudian mengikuti Feng Xuer menuju kediamannya.


Ketika sampai di sana, Ren Yuu tentu saja langsung bersantai karena sudah lama ia tidak bisa bersantai sama sekali.


Hari-hari di lalui dengan berkultivasi, bertarung dan berlatih seperti orang gila. Sudah saatnya untuk menenangkan diri untuk beberapa saat.


Melihat wajah lelah Ren Yuu, semua orang tau Ren Yuu seperti terkena serangan mental karena suatu sebab.


Saat ini Ren Yuu sedang berada di puncak gedung menatap ke arah kejauhan. "Tidak lama lagi aku akan berumur 15 tahun. Jika aku mengkonsumsi pil Divine, tidak akan lama lagi untuk mencapai Tier Immortal Ascension."


Ren Yuu tersenyum kecil lalu tiba-tiba seseorang muncul di belakangnya lalu memeluknya.


"Ada apa ibu?" Tanya Ren Yuu heran.


"Tidak apa-apa, ibu hanya ingin memelukmu." Jawab Feng Xuer setelah melepas pelukannya.


Ia kemudian duduk di sebelah Ren Yuu lalu berbicara, "apa saja yang terjadi setelah ibu pergi sewaktu di Azure Dragon Continent?"


"Sewaktu..." Ren Yuu menceritakan semua yang di alami olehnya dari awal sampai akhir. Ia tidak melewatkan satupun karena itu terasa sangat singkat bagi Ren Yuu.


Feng Xuer terkejut bahwa ia memiliki menantu yang sudah di bawa pergi oleh Guru Ren Yuu. Dan anehnya lagi, ia semakin heran memiliki cucu Beast Race, Yui.


Setelah itu mereka bercerita banyak dan Feng Xian'er juga bergabung dengan pembicaraan.


"Bagaimana menurutmu Xiao Xiao, Yuu'er?" Tanya Feng Xian'er tiba-tiba.


"Xiao Xiao? Ada apa dengan Xiao Xiao, ibu?" Tanya Ren Yuu heran walaupun sudah tau apa maksud ibunya.


"Jangan pura-pura tidak tau. Kamu sudah memiliki istri." Feng Xian'er mendengus. Ia telah tau apa saja yang terjadi padanya karena Feng Xuer telah mengirim semua ingatannya. Sifatnya sewaktu muda kembali keluar sesekali seperti zaman dulu.


Ren Yuu merasa canggung dan tidak tau harus menjawab apa.


"Jika kami memiliki cucu Beast Race, kami juga ingin memantu Beast Race." Ucap Feng Xuer tiba-tiba.


Ren Yuu terbatuk-batuk mendengar perkataan Ibunya. Ia tidak menyadari bahwa Xiao Xiao saat ini sedang menguping sambil menyembunyikan auranya.


Tentu saja itu tidak luput dari perhatian Feng Xuer. Ren Yuu sebenarnya bisa merasakannya tapi ia tidak mengedarkan energi spiritualnya karena saat ini ia sedang ingin bersantai.


Xiao Xiao memerah mendengar perkataan Feng Xuer. Ia berbunga-bunga di dalam. Ia menunggu jawaban Ren Yuu bahwa dia akan setuju.


"Ibu.. aku sudah punya istri.." Ren Yuu tidak tau lagi harus merespon seperti apa.


"Tidak masalah memiliki banyak istri. Itu adalah hal biasa di dunia ini!" Jawab Feng Xuer lepas begitu saja.


Ren Yuu menutup wajahnya karena tidak menyangka ibunya akan seperti itu tiba-tiba. Bayangan ibunya yang baik, lemah lembut sirna dalam sekejap dari ingatannya walaupun hanya sesaat.


Itu adalah permintaan ibunya. Semasa mereka bersama, ibunya tidak pernah meminta apa-apa padanya yang membuat Ren Yuu berpikir dua kali.


"Biarkan waktu yang mengambil jalannya." Batin Ren Yuu sambil mendesah.


Ren Yuu hanya mengangguk dengan permintaan ibunya. Ia merasa hal itu akan masih lama dan mereka masih memiliki waktu.


"Itu baru anak ibu," Feng Xuer memeluk Ren Yuu dengan erat lagi.


Xiao Xiao di sisi lain yang sedang bersembunyi memerah seperti tomat. Jantungnya berdetak cepat. Nafasnya juga tertahan karena takut terdengar ketika ia menghembuskan nafasnya.


Tapi ia ingin melompat ketika mendengar suara Feng Xuer.


"Xiao Xiao, kemarilah..."


Xiao Xiao perlahan berjalan ke arah mereka dengan wajah merah. Ren Yuu sedikit terkejut bahwa Xiao Xiao bersembunyi sambil menguping pembicaraan mereka.


Tapi ia lebih terkejut dengan sikap Xiao Xiao. "Kemana perginya Xiao Xiao yang liar, tidak memiliki aturan, dan berisik?" Batin Ren Yuu. Ia tidak menyangka Beast Race kuno jenis Naga akan terlihat seperti kucing jinak.


Xiao Xiao yang merasakan tatapan Ren Yuu langsung menunduk malu yang membuat Ren Yuu semakin heran.


Feng Xian'er langsung menangkap Xiao Xiao dan membuatnya duduk di pangkuannya. Karena tubuh kecil Xiao Xiao, tidak terlalu mencolok saat seseorang memangkunya.


Feng Xuer dan Feng Xian'er sangat menyukai Xiao Xiao dari pertama kali bertemu. Xiao Xiao adalah gadis mungil super cantik. Tapi, sifatnya sangat lucu yang membuat Feng Xuer dan Feng Xian'er berniat menjadikannya menantunya.


"Xiao Xiao, kenapa kamu bersembunyi tadi?" Goda Feng Xian'er.


Xiao Xiao semakin memerah mendengarnya dan menutup wajahnya yang membuat Feng Xuer dan Feng Xian'er cekikikan.


Ren Yuu hanya mengabaikannya. Ia memang setuju. Tapi, sudah pasti itu mereka akan masih lama bersama karena bukan saatnya untuk menikah.


Tapi Ren Yuu ingin terjatuh saat Feng Xuer berbicara, "Ayo kita laksanakan upacara pernikahan."


"Uhuk.. uhuk.. ibu.. Bukan saatnya untuk bercanda." Wajah Ren Yuu terlihat tidak karuan saat mengatakan itu.


"Apa kamu ingin menarik kembali kata-katamu?" Tanya Feng Xuer sedikit tidak puas. Feng Xian'er juga menganggukkan kepalanya setuju dengan perkataan Feng Xuer.


Jika awalnya Ren Yuu menjawab ia belum memutuskan untuk memiliki istri lain, Feng Xuer dan Feng Xian'er tidak akan memaksanya sama sekali. Tapi Ren Yuu setuju terlebih dahulu yang membuat mereka berdua memaksa Ren Yuu saat ini juga.


Wajah Ren Yuu bergerak-gerak karena tidak tau harus bereaksi bagaimana. Xiao Xiao semakin malu mendengar argumen Feng Xuer.


"Ayo ikut ibu..." Perintah Feng Xuer lalu menyeret Ren Yuu. Ren Yuu merasa seperti akan masuk ke dalam jurang tak berdasar.


"Bagaimana ini? Seharusnya aku tidak setuju sejak awal." Batin Ren Yuu. Ia ingin kabur tapi di tahan oleh aura mendalam Feng Xuer.


Sesampainya di dalam ruangan, Feng Yin, Feng Jiu Er dan Feng Luo heran bahwa Ren Yuu terlihat seperti tahanan saat ini.


"Ada apa Xuer?" Tanya Feng Jiu Er heran karena terlihat bahwa Ren Yuu ingin melarikan diri.


"Hm? Seperti ini ibu..." Feng Xuer menjelaskan percakapan mereka yang membuat mulut Feng Jiu Er terbuka lebar.


Feng Yin merasa heran saat ini karena Ren Yuu terlihat seperti di nikahkan.


Xiao Xiao yang berada di belakang hanya menunduk terus-menerus karena tidak tau harus bagaimana.


Lalu, upacara pernikahan kecil-kecilan di laksanakan dalam waktu yang singkat dengan Ren Yuu yang terlihat seperti patung batu dari waktu ke waktu.