
"Profound Emperor Darkness?" Tanya Ren Yuu bingung karena tidak tau apa itu. Sebab, ketika dia membangkitkannya, dia kehilangan kesadaran.
Ren Doushi mengerti mengapa Ren Yuu tidak tau karena pasti Ren Yuu kehilangan kesadaran. Ren Doushi agak sedih juga tapi tidak tau bahwa Ren Yuu hanya menderita sesaat.
Moon Sovereign yang mendengar itu terkejut bahwa ada juga pernah individu dari clan Ren yang membangkitkan Profound Emperor Darkness serta satu lagi tentang kelahiran Ren Yuu adalah semua daerah menjadi beku.
"Tidak mungkin Yuu'er memiliki tubuh Ilahi Es. Itu pasti Profound yang setara dengan Emperor Darkness. Tapi, apa itu? Aku tidak pernah mendengarnya," batin Moon Sovereign serta terus menyimak percakapan. Moon Sovereign sedikit menghargai pengetahuan Ren Doushi.
"Tapi, ketika kamu menggunakan kekuatan itu, kamu akan di lahap oleh Kegelapan itu juga. Jadi, hati-hati jika kamu menggunakannya. Sebab, individu sebelumnya yang membangkitkan Profound Emperor Darkness mati karena energinya sendiri," Ren Doushi mengangkat jarinya. Ia menyalurkan energi mendalam ke arah Ren Yuu.
Tubuh Ren Yuu bergetar seketika. Lalu Dagger berwana hitam muncul. Tubuh Ren Yuu juga mengeluarkan kabut hitam pekat.
Ren Yuu terkejut bahwa dia memiliki sesuatu seperti ini di dalam tubuhnya. Lalu Ren Doushi menyudahi itu dan Dagger Ren Yuu menghilang lagi.
"Dagger itu adalah Profound khusus clan Ren. Walaupun hanya beberapa yang bisa membangkitkannya. Dan aura gelap itu adalah Profound Emperor Darkness yang bergabung dengan Dagger milikmu," ujar Ren Doushi.
Moon Sovereign menatap Ren Doushi dengan aneh. "Ho? Aku tidak menyangka seseorang semahir ini hanya berada di Tier Mortal. Jika orang ini naik ke alam Ilahi, sudah di pastikan bahwa orang ini akan menjadi salah satu orang besar di alam Ilahi tingkat menengah."
Moon Sovereign tau betapa sulitnya memunculkan Profound seseorang jika tidak memiliki kendali energi yang tepat. Jika di paksa, tubuh orang yang di paksa memunculkan Profound miliknya pasti terluka.
"Lalu, bagaimana dengan pertarungan yang kakek katakan tadi?" Tanya Ren Yuu lagi.
Ren Doushi mendesah dan memasang wajah sedih.
"Ketika sebelum kamu lahir, orang suruhan dari clan Mu menangkap bibimu..." Ren Doushi berhenti sejenak lalu bertanya, "apakah bibimu bersamamu sekarang?"
Ren Yuu lupa dengan Ren Huanran karena terlalu serius mendengarkan cerita kakeknya. Lalu dia menghubungi Moon Sovereign agar mengeluarkan Ren Huanran.
Ren Huanran muncul tiba-tiba dan merasa bingung. Tatapan Ren Huanran tertuju pada Ren Yuu pertama. Ia ingin bertanya tapi berhenti ketika melihat Ren Doushi.
"Ayah..." Ren Huanran bergetar keras karena masih ingat dengan jelas rupa ayahnya.
Ren Huanran langsung memeluk Ren Doushi sambil menangis karena mengira ayahnya juga sudah terbunuh.
Ren Doushi mencoba menenangkan Ren Huanran sejenak. Setelah Ren Huanran tidak lagi menangis, Ren Huanran duduk di sebelah Ren Yuu karena Ren Doushi ingin menceritakan sesuatu.
Ren Doushi menarik nafas dalam-dalam lalu melanjutkan, "bibimu awalnya di culik tidak sampai satu tahun sebelum kamu lahir."
"Kami mencari keberadaan bibimu tapi tidak pernah menemukannya. Saat itu, ibumu sedang mengandung denganmu. Aku juga baru-baru ini mengetahui bahwa bibimu masih hidup karena kalian berdua di buru."
"Ketika kamu lahir, fenomena aneh itu terjadi. Setelah itu, banyak clan dan sekte yang waspada terhadap sisa clan Ren. Setelah dua bulan kamu lahir, kami mendengar berita bahwa bibimu berada di dimensi kecil milik clan yang sudah punah akibat pertarungan kami."
"Ketika kami sampai di sana, kami di jebak oleh banyak clan dan sekte. Semua di rencanakan oleh clan Mu dan clan Chi yang kini telah punah. Pertarungan itu membunuh banyak jiwa. Kami dalam posisi sulit karena jumlah kami sangat sedikit. Lalu ayah dan ibumu meledakkan kultivasi mereka untuk mengulur waktu. Kejadian itu membuat mereka lumpuh."
"Tapi, musuh terlalu banyak. Walaupun ayah dan ibumu mengorbankan kultivasi mereka, hanya lebih setengah dari jumlah musuh yang binasa. Jadi, kakek mengulur waktu bersama dengan teman baik kakek. Kami bertempur bersama. Pertempuran itu memakan waktu lebih dari 3 hari sebelum teman kakek meninggal dan kakek di tangkap lalu di kurung di dimensi pribadi milik clan Mu."
"Ayah dan ibumu yang sudah lumpuh berhasil kabur sambil membawamu pergi. Sementara kakek belum ada dua tahun lepas dari dimensi clan Mu dan kembali ke Aliansi Pendekar Iblis. Ini adalah sesuatu yang kakek ciptakan di jaman dulu tanpa ada yang tau siapa pemimpin dari Aliansi Pendekar Iblis karena lebih sering di kelola oleh tangan kanan kakek."
"Sekarang hanya ada 7 orang yang tersisa dari clan Ren. Tapi, kakek mempunyai banyak bawahan di dalam Aliansi Pendekar Iblis. Kekuatan pasukan Aliansi Pendekar Iblis hanya sedikit lebih rendah dari Kekuatan Dragon Sect atau Heavenly Palace."
"Apakah kamu ingin ikut dalam operasi pembasmian Yuu'er?" Tanya Ren Doushi.
"Ya, apakah aku bisa membasmi Black Hand Family kakek?" Tanya Ren Yuu serius.
"Ya, itu adalah target pertama kita saat ini," kilatan pembunuhan terlintas di mata Ren Doushi.
"kamu akan menjalankan misi untuk saat ini agar kekuatanmu cepat meningkat. Kakek akan mengirimmu ke misi yang lumayan berbahaya setiap saat karena kakek tau kamu tidak akan suka menjalankan misi yang mudah," Ren Doushi melihat Ren Yuu serta menunggu jawaban Ren Yuu.
Ren Yuu tersenyum karena memang itu yang harus di lakukan agar kekuatannya cepat meningkat. Ren Huanran khawatir tapi tidak berkomentar karena memang benar itu adalah sesuatu yang harus di lakukan Ren Yuu.
"Ya, aku akan pergi menjalankan misi, kakek," jawan Ren Yuu sambil tersenyum.
Ren Doushi mengangguk puas lalu melihat ke arah Ren Huanran. "Ayah akan melatihmu mulai sekarang dengan serius."
"Baik ayah," jawab Ren Huanran. Lalu Ren Doushi melihat Ren Yuu lagi sejenak karena memikirkan sesuatu.
"Apakah kamu memiliki hubungan dengan murid Tetua Agung Heavenly Palace?"
Ren Yuu dan Ren Huanran saling memandang. Mereka melihat ke arah Ren Doushi lagi lalu mengangguk.
"Ketika aku berumur 5 tahun..." Ren Yuu menceritakan tentang Cai'Zi kepada kakeknya. Ren Doushi merasa heran tidak menyangka memiliki cucu angkat.
"Apakah benar dia meninggal?" Tanya Ren Doushi agak marah juga karena anggota keluarganya yang lain hilang.
"Tidak, Zi kecil selamat dari itu," jawab Ren Yuu Sambil tersenyum.
Ren Doushi lega mendengarnya. Ia memikirkan suatu hal lagi sambil melihat ke arah Ren Huanran.
"Kakek ingin mengetakan sesuatu, ini tentang bibimu," ucap Ren Doushi pelan. Itu membuat Ren Yuu penasaran.
Ren Huanran seakan mengerti tentang apa itu.
"Bibimu memiliki kasus yang sama dengan adikmu..." Ren Doushi berhenti sejenak dan Ren Yuu langsung melihat bibinya dengan tatapan aneh.
"Bibimu adalah anak dari teman kakek yang berasal dari clan Ren juga. Dan kakek mengadopsi bibimu ketika masih kecil," ucap Ren Doushi. Kata-kata itu membuat tubuh Ren Yuu bergetar keras sambil terus menatap Ren Huanran.
Ren Huanran seakan tidak peduli dengan tatapan Ren Yuu tapi di dalam agak gugup.
Di dalam hati Ren Yuu, ia bersorak dengan semangat tinggi karena tujuannya yang lain akan tercapai.