
Saat ini Ren Yuu dan Xiao Bai sedang melesat ke arah atas dengan kecepatan yang mengerikan. Tubuh mereka dilindungi oleh energi mendalam pria tua tersebut.
Ada banyak energi seperti sebelumnya yang berada di jalur tersebut tapi energi itu tidak bisa menyentuh Ren Yuu dan Xiao Bai karena dilindungi oleh energi mendalam pria tua sebelumnya.
Tidak sampai sehari kemudian, mereka menabrak sebuah penghalang dan juga dinding yang sangat tebal.
Boomm!!
Mereka keluar dari tempat itu. Namun, lubang yang mereka buat tertutup kembali dengan rapat seolah-olah mereka tidak pernah merusaknya.
"Akhirnya kita keluar juga." Ucap Xiao Bai karena ia sudah bosan berada di jalur tersebut. Jika ia tau Ren Yuu membutuhkan waktu yang sangat lama untuk mencapai Underground World, Xiao Bai pasti akan merasa mati bosan jika ia berada di posisi Ren Yuu.
"Di mana ini?" Lanjut Xiao Bai.
Ren Yuu melayang ke langit sambil mengerutkan dahinya karena ia tau di mana mereka saat ini.
"Aku akhirnya kembali ke benua ini!" Tatapan membunuh terlintas di mata Ren Yuu.
Tempat mereka mendarat adalah Pulau Kematian di Azure Dragon Continent. Dan posisi mereka mendarat adalah gunung yang pernah di singgahi olehnya bersama Gurunya dan Xing Jianying.
"Tunggu. Kenapa di sini sangat padat energi Ilahi?" Xiao Bai terkejut luar biasa merasakan hal itu.
"Ya. Tempat ini memang mengandung banyak energi Ilahi." Jawab Ren Yuu karena masih ingat tentang itu.
"Kita celaka!" Kata Xiao Bai tiba-tiba.
"Kenapa?" Tanya Ren Yuu terkejut tiba-tiba.
"Jika ada energi Ilahi di sini, sudah dipastikan bahwa akan ada kultivator yang mencapai Tier Ilahi!" Ujar Xiao Bai dengan wajah serius.
Ren Yuu melebarkan matanya karena tidak memikirkan kemungkinan itu. Ia menatap ke arah kejauhan dan mengerti masalah sebenarnya saat ini.
"Musuh kali ini pasti jauh lebih kuat dari pada kultivator Reciprocity!" Bisik Ren Yuu. Dengan kekuatannya yang sekarang, ia hanya mampu melawan kultivator Tier Reciprocity Mid. Ia pasti akan kalah melawan kultivator Reciprocity Late. Namun, karena gunung yang memiliki energi Ilahi, lawannya kali ini pasti lebih kuat lagi.
"Aku harus segera mencapai Tier Reciprocity! Jika tidak, konsekuensinya akan berat!" Batin Ren Yuu.
"Ayo Xiao Bai. Kita harus pergi terlebih dahulu!" Ucap Ren Yuu dan langsung terbang ke arah tertentu.
Saat Ren Yuu dan Xiao Bai keluar dari gunung itu, beberapa individu memperhatikan mereka.
"Siapa mereka? Gunung ini adalah tempat suci untuk semua kultivator. Bagaimana mereka bisa masuk ke situ?" Tanya seorang individu yang berada di pinggiran Gunung Suci yang mereka sebut.
"Kita harus melaporkan ini kepada Dewa!" Ucap salah seorang lagi lalu menghilang dalam sekejap.
Ren Yuu dan Xiao Bai tidak tau tentang semua itu. Dan ada juga individu yang menyebut dirinya sebagai Dewa karena kemungkinan dia sudah mencapai Tier Ilahi.
"Semoga mereka baik-baik saja." Batin Ren Yuu. Ia saat ini sedang terbang dengan kecepatan penuhnya keluar dari pulau Kematian.
Ia juga memperhatikan pulau Kematian telah berubah dari hutan belantara menjadi sebuah kota yang sangat besar.
"Sudah 17 tahun aku tidak kembali ke benua ini. Tidak akan mengherankan jika pulau ini telah berubah sepenuhnya karena tempat ini menghubungkan Azure Dragon Continent dengan White Tiger Continent." Batin Ren Yuu.
Ren Yuu juga sudah membuat rencana untuk menghancurkan penghalang yang di buat oleh Pan Gu dari dalam. Dengan kekuatannya yang sekarang dan dengan bantuan Xiao Xiao, Xiao Bai dan Xueqi, tidak akan sulit menghancurkan penghalang itu sesuai dengan apa yang di katakan oleh Gurunya waktu itu.
"Kemana kita pergi?" Tanya Xiao Bai penasaran karena Ren Yuu terlihat buru-buru.
"Tempat persembunyian keluargaku." Jawab Ren Yuu.
Tempat itu adalah basis Aliansi Pendekar Iblis. Di sana, kakek, nenek, ayah dan ibu mertua serta kakak iparnya bersembunyi.
Mendengar jawaban Ren Yuu, Xiao Bai hanya mengangguk dan tidak bertanya lagi.
Karena kultivasi mereka yang lumayan tinggi, mereka langsung mencapai perbatasan Gong Empire dan Chu Empire tempat basis Aliansi Pendekar Iblis berada.
Namun, ketika mencapai sana, Ren Yuu bergetar karena tempat itu sudah hancur. Jalan masuk ke gua bawah tanah juga tidak ada lagi.
"Bagaimana mungkin ada yang bisa merusak penghalang yang di buat oleh Guru?" Tanya Ren Yuu sambil mengepalkan tangannya.
Ren Yuu ingat dengan jelas bahwa Gurunya berkata bahwa tidak akan ada yang bisa menghancurkan penghalang itu di dunia Mortal.
"Bagaimana bisa? Kecuali..." Mata Ren Yuu melebar karena memikirkan kemungkinan lain. Kemungkinan lainnya adalah bahwa ada kultivator Tier Ilahi yang menyerang penghalang dan Gurunya hanya membuat itu tidak bisa di tembus oleh kultivator Mortal.
"Sialan! Sialan! Sialan!!" Ren Yuu berteriak sangat keras dan membuat daerah sekitarnya bergoncang hebat.
"Tenang bodoh! Seseorang akan melacakmu jika melakukan itu!" Teriak Xiao Bai.
Ren Yuu tersadar tapi amarahnya tidak mereda sama sekali. "Siapapun yang melakukan ini, kalian pasti akan menyesal!"
"Ayo kita pergi lebih dulu. Aku merasakan ada individu yang melebarkan energi spiritualnya ke arah kita." Xiao Bai berkata dengan buru-buru. Tentu saja ia akan dapat mendeteksi aura spiritual yang merupakan energi spiritual kultivator Tier Ilahi.
Ren Yuu juga sama dan merasa bahwa ada energi spiritual yang sedang mendekat ke arah mereka.
Ren Yuu dan Xiao Bai langsung bergerak secepat mungkin dari tempat tersebut menuju ke daerah lain untuk menetap sementara.
***
Di suatu ruangan yang sangat megah di Pulau Kematian
Seseorang sedang menutup matanya sambil menyalurkan energi spiritualnya ke arah tempat aura Ren Yuu meledak.
"Hm? Di mana mereka? Aku tidak merasakannya lagi. Apa karena jaraknya terlalu jauh?" Gumam individu tersebut.
Kemudian individu itu membuka matanya lalu melihat ke arah dua bawahannya yang melihat Ren Yuu dan Xiao Bai keluar dari Gunung Suci di pulau Kematian.
"Apa tingkatan kekuatan mereka sehingga bisa menyusup ke Gunung Suci?" Tanya individu itu kepada dua bawahannya.
"Kami merasakan bahwa mereka kultivator Receival Mid dan Late, Yang Mulia." Jawab salah satu bawahan orang yang menyebut dirinya sebagai Dewa.
"Oh? Hanya Receival? Kirim beberapa kultivator Returnance untuk mengejar mereka berdua. Sebarkan sketsa wajah mereka. Kalian pasti ingat wajah kedua orang itu bukan?" Tanya sang Dewa kepada bawahannya.
"Ya, Yang Mulia." Jawab salah satu dari mereka.
"Buat sketsa wajah mereka lalu buru mereka dengan segala cara karena masuk ke Gunung Suci!" Perintah sang Dewa kepada bawahannya.
"Baik!" Jawab kedua bawahannya lalu menghilang dari dalam ruangan.
Setelah pengawal itu pergi, seseorang yang menyebut dirinya sebagai Dewa melihat ke arah samping. Di sampingnya ada seseorang wanita yang sangat cantik.
Namun, jika Ren Yuu berada di sini, ia pasti akan langsung mengenalnya.
"Bagaimana menurutmu Ratuku?" Tanya sang Dewa kepada wanita itu yang menjadi istrinya.
"Ya. Mereka harus mati karena masuk ke Gunung Suci, Rajaku!" Ucap wanita itu.
Raja yang menyebut dirinya sebagai Dewa tertawa lepas lalu perlahan berdiri menghampiri wanita itu lalu menerkamnya.
Di dalam sesi panas mereka, Raja yang menyebut dirinya sebagai Dewa berkata sambil bergerak di sesi panas mereka.
"Kamu tidak berubah sedikit pun saat aku pertama kali menemukanmu, Chuahua!"
Sang Ratu ternyata adalah sang pengkhianat di zaman Ren Yuu saat pertama kali memasuki jalan kultivator.
Chuahua.