Path To God

Path To God
Ch 93. Moon Sovereign


Ren Yuu agak takut juga karena jiwa seseorang mampu membunuhnya seketika dan Ren Yuu tau bahwa jiwa itu bukan jiwa sembarangan.


Ketika gumpalan itu memadat, itu membentuk seseorang wanita cantik berambut putih panjang.


Setelah beberapa saat, wanita itu membuka matanya dan melihat ke arah Ren Yuu.


"Sudah sejak lama terakhir kali aku terbangun," wanita itu bergumam pelan.


"Sudah berapa lama waktu berlalu?" Tanya wanita itu kepada Ren Yuu.


Ren Yuu tidak tau harus menjawab apa karena tidak dapat menjelaskan waktu yang di maksud oleh wanita di depannya.


"Apa-apaan jiwa wanita ini? Waktu apa? Tolong jelaskan secara rinci jaman sewaktu kamu hidup," bisik Ren Yuu tapi di dengar oleh wanita itu.


Wanita itu tetap memasang wajah datar seolah-olah tidak peduli dan terus menatap Ren Yuu.


Ren Yuu merasa canggung karena terus di tatap seolah-olah dia mempunyai hutang penjelasan kepada jiwa bergentayangan.


"Maaf nona, bisakah anda mengatakan siapa anda sebenarnya?" Karena tidak bisa menjawab, Ren Yuu bertanya identitas jiwa di depannya.


"Aku adalah Moon Sovereign. Bisakah kamu memberi tahu zaman apa sekarang?" Tanya Moon Sovereign dengan nada lembut.


"Moon Sovereign? Apa-apaan itu? Apakah itu judul?" Batin Ren Yuu.


"Zaman? Bisakah anda menjelaskan secara rinci nona Moon Sovereign?" Tanya Ren Yuu pelan.


Moon Sovereign melihat Ren Yuu dengan tatapan aneh karena tidak mengerti. Padahal mereka menggunakan bahasa kuno yang sama.


"Ceritakan tentang dunia ini dan zaman orang berkuasa di dunia ini," Moon Sovereign tau bahwa Ren Yuu tidak mungkin tau karena kultivasi Ren Yuu hanya semut di matanya.


Ren Yuu merenung sejenak dan tidak tau harus dari mana.


"Benua ini di sebut sebagai Azure Dragon..." Ren Yuu berhenti sebentar untuk melihat reaksinya.


"Azure Dragon? Apakah aku terjatuh sejauh ini?" Moon Sovereign bergumam pelan.


Moon Sovereign melihat Ren Yuu lagi dan berkata, "silahkan lanjutkan."


Ren Yuu merasa seperti seorang pemandu wisata di benua Azure Dragon sekarang. Tapi Ren Yuu takut dengan aura menindas darinya walaupun hanya tersisa jiwa.


"Sekitar 300.000 tahun lalu perang terjadi dan memusnahkan banyak clan dan sekte kuno. Aku tidak tau detailnya. Tapi, Kaisar Pangu bersama beberapa temannya menghentikan invasi." Ren Yuu berhenti lagi sejenak karena itu sejarah tertua yang di ketahui olehnya.


"Pangu? Maksud kamu Pan Gu? Perang dengan siapa?" Tanya Moon Sovereign lagi.


Dari perkataan Moon Sovereign barusan, Ren Yuu tau bahwa orang di depannya sudah sangat tua.


Tapi Ren Yuu agak ragu mendengar nama Pan Gu dan bukan Pangu.


"Itu adalah makhluk humanoid hitam yang memiliki empat tangan dan di kendalikan oleh seseorang," Ren Yuu menjawab lagi karena tau bahwa jiwa di depannya tidak sesederhana itu.


"Oh? Aku tidak menyangka bahwa makhluk Jurang itu menuju dunia ini juga. Pantas saja Pan Gu kembali dari alam Ilahi dan tidak terlihat dalam waktu lama," bisik Moon Sovereign.


Mata Ren Yuu melebar mendengarnya dan tau bahwa jiwa di depannya adalah monster tua nyata karena sangat mengenal Pan Gu. Dan Moon Sovereign juga berkata kembali dari alam Ilahi yang berarti, Pan Gu jauh lebih tua dari 300.000 tahun lalu.


"Apakah anda sudah mendapatkan waktu tentang zaman apa sekarang nona?" Tanya Ren Yuu pelan.


Moon Sovereign mengangguk lembut dan bertanya lagi, "jadi, apa tujuanmu membangunkan aku?"


"Aku..." Ren Yuu tidak tau harus menjawab apa karena ingin mengambil istana yang kemungkinan adalah milik jiwa di depannya.


Moon Sovereign melihat Ren Yuu dan tau apa tujuannya dan menumpahkan air dingin ke arah Ren Yuu, "kamu tidak akan bisa mengendalikan Moon Divine Palace dengan kultivasi di Tier Mortal."


Ren Yuu merasa canggung karena niatnya ketahuan.


Lalu Ren Yuu melihat ke arah Moon Sovereign dan bertanya lagi, "bisakah anda menjelaskan tentang alam Ilahi?"


Moon Sovereign melihat Ren Yuu dengan seksama dan berkata, "percuma aku memberitahu kepadamu karena kamu tidak akan bisa mencapai Tier Ilahi."


Moon Sovereign sudah memeriksa umur Ren Yuu dan merasa tidak mungkin mencapai alam Ilahi dengan kecepatan kultivasi Ren Yuu yang sekarang. Tapi Moon Sovereign akan terkejut juga jika mengetahui berapa lama Ren Yuu berkultivasi.


Wajah Ren Yuu gelap karena di remehkan dan berniat menghancurkan jiwa di depannya.


Karena merasa di remehkan, Ren Yuu mengaktifkan God Armor milikinya secara tidak sadar.


"Apakah itu manual God Body Teknik?" Tanya Moon Sovereign pelan.


Ren Yuu membeku karena wanita di depannya langsung tau nama manual yang di olahnya.


"Dari mana kamu tau?" Tanya Ren Yuu serius.


Moon Sovereign tidak menjawab lalu melayang tinggi dan mengangkat tangannya.


"Moon Bright..."


Cahaya putih menimpa Ren Yuu. Tubuh Ren Yuu bergetar hebat dan merasa tubuhnya akan robek kapan saja.


Tulang-tulang Ren Yuu berdecit keras. Ren Yuu di tekan ke arah lantai karena berat yang sangat mengerikan.


Ren Yuu sudah tau bahwa spekulasinya benar bahwa jiwa di depannya bisa membunuh siapa saja di Tier Mortal.


Ren Yuu mengatupkan giginya dan mengeluarkan Artefak Elkaric untuk melindunginya.


Tanda Rune mengelilingi Ren Yuu seketika dan mulai menahan energi Moon Sovereign.


"Artefak Mortal? Ayo kita lihat rahasia lain dari tubuhmu," bisik Moon Sovereign karena merasa ada sesuatu yang istimewa tentang Ren Yuu karena manual yang di olahnya.


Kali ini Moon Sovereign menyerang ke arah jiwa Ren Yuu. Artefak Menara Adven langsung keluar menghadang serangan jiwa karena Menara Adven sangat terkait dengan jiwa Ren Yuu.


"Oh? Menarik..." Moon Sovereign semakin tertarik dan kini serangannya menuju sel-sel dan darah Ren Yuu.


Tubuh Ren Yuu mengeluarkan banyak darah dari seluruh tubuhnya. Tidak terkecuali pori-pori miliknya.


"Sialan!! Kenapa jiwa ini menyerangku?" Batin Ren Yuu dan tau bahwa dia tidak akan bisa bertahan lama.


"Arrrrrggghh!!"


Ren Yuu berteriak keras karena kesakitan dan dari energi Ren Yuu tercipta dua benda karena energi itu di paksa keluar oleh Moon Sovereign. Satu berbasis elemen kegelapan dan satu lagi elemen es. Tapi benda elemen es tidak tercipta seolah-olah di tahan oleh sesuatu.


Benda pertama menjadi Dagger panjang berwarna hitam dan mengeluarkan aura menindas yang sangat kuat.


Mata Moon Sovereign melebar melihat aura kegelapan yang sangat dalam itu. Moon Sovereign tidak tertarik dengan Daggernya tapi tertarik pada aura kegelapan itu.


"Aku tidak menyangka akan menemukan sesuatu yang tidak terduga di dunia tempat Pan Gu berasal," bisik Moon Sovereign dan terus memaksakan energinya agar satu benda lagi terbentuk.


Moon Sovereign melihat ke arah benda ke dua dan mengerut seketika.


"Kutukan? Sepertinya ini akan merepotkan. Kutukan ini adalah pembatas Bloodline. Ayo kita buka sebentar. Aku ingin melihat apa benda itu," bisik Moon Sovereign.


"Moon Seal..."


Pola-pola rumit muncul dari tangan Moon Sovereign dan menuju ke arah energinya yang sedang menyerang Ren Yuu.


Crak.. crak.. crak..


Benda kedua terlihat hancur dan muncul beberapa kali lalu membentuk benda yang ingin di lihat Moon Sovereign.


Di suatu tempat yang sangat jauh dari benua Azure Dragon.


Di sebuah istana besar dan megah. Seorang pria tua sedang bermeditasi. Pria tua itu memiliki rambut putih panjang dan aura es memancar dari tubuhnya.


Tiba-tiba pria tua itu membuka matanya karena terkejut dan merasa takut.


"Apa itu? Kekuatan ini..."


Pria tua itu menghilang seketika dan muncul di atas istana sambil melihat ke arah jauh.


"Ini adalah Kekuatan yang sangat mengerikan. Dan... Orang itu mencoba membuka kutukan pada anggota clan buangan. Apa tujuannya?" Pria tua itu bergetar karena bisa merasakan seseorang mencoba membuka kutukan pembatas Bloodline clan mereka. Dan kekuatan orang yang membukanya jauh lebih kuat darinya.


Pria tua itu mengerut lagi dan merasakan bahwa kutukan bukan di lepaskan tetapi di buka sementara.


"Aku tau orang itu tidak akan gegabah karena jika di buka dengan paksa, orang itu akan tewas," pria tua itu kemudian menghilang lagi karena tau pembatas Bloodline bukanlah hal yang mudah di buka jika tidak tau kuncinya.


Tapi, pria tua itu tidak tau bahwa Moon Sovereign tidak berniat membukanya. Jika Moon Sovereign mau, dia bisa membukanya secara paksa. Itu adalah hal yang mudah bagi orang setingkat Moon Sovereign.