Path To God

Path To God
Ch 97. Bergerak


Semua orang berbisik di sana-sini karena kedatangan Pelahap.


Moon Sovereign merasa tidak khawatir sama sekali dengan Ren Yuu. Moon Sovereign tau bahwa Pelahap itu sama seperti binatang buas walaupun sedikit lebih istimewa. Jika tidak ada penunggang yang mengendalikannya, Pelahap hanya akan bergerak sesuai insting miliknya.


"Itu adalah makhluk yang mirip dengan yang kita kalahkan sebelumnya," seseorang kultivator berkata dengan takut karena tau kengerian makhluk itu sebelumnya.


"Ya, tidak salah lagi. Walaupun sedikit berbeda, ciri-cirinya tetap sama. Semuanya...! Hati-hati pada makhluk ini. Ini bisa hidup lagi jika kita tidak menghancurkan mayatnya." Seorang kultivator memperingkatkan semua orang karena ikut sebelumnya dalam pertempuran melawan Pelahap.


Semua orang langsung berbisik-bisik di sana-sini membagikan informasi tentang makhluk itu.


Long Jie dan Chu Wentian bergetar mendengarnya dan tau bahwa mereka berdua telah membuat kesalahan hanya dengan membunuh makhluk itu dan tidak menghancurkan mayatnya.


Pelahap tiba di dekat mereka semua. Para kultivator langsung menyebar ke segala arah karena bersiap-siap untuk melakukan pertempuran.


Mereka semua sudah tau apa kelemahan makhluk itu dan para pengguna elemen api bersiap-siap untuk menyerang Pelahap mendadak.


Ren Yuu di sisi lain juga bersiap-siap juga ikut bertempur karena melihat tingginya.


"10 meter... makhluk ini pasti sangat dekat dengan Nascent Soul. Mungkin kekuatannya di setengah langkah Nascent Soul," batin Ren Yuu dan tau bahwa akan sangat sulit melawan Pelahap yang sudah tiba di dekat mereka semua.


Pelahap melihat sekeliling sambil mencicit karena menemukan mangsa.


Pelahap melesat ke arah salah satu kultivator dengan kecepatan mengerikan. Setelah tiba di depan kultivator, Pelahap langsung mengayunkan cakarnya.


Kultivator itu tidak sempat menghindar karena kecepatan Pelahap sangat mengerikan. Tiga cakar langsung menembus tubuhnya dalam sekejap dan membunuhnya.


Setelah itu, Pelahap mengangkatnya dan membuka mulutnya. Pusaran hitam terbentuk dan mulai melahap setiap inci bagian tubuh kultivator itu.


Ren Yuu yang melihat itu bergetar keras di seluruh tubuhnya.


"Devour Teknik!! Bagaimana bisa makhluk ini menggunakan itu? Makhluk ini bahkan tidak memiliki efek samping sepertiku ketika menggunakan Devour Teknik," batin Ren Yuu.


Suara Moon Sovereign terdengar di telinga Ren Yuu tiba-tiba.


"Yuu'er, makhluk itu tidak memiliki akal sehat karena tidak ada yang mengendalikannya. Makhluk itu hanya berpikir untuk melahap apa saja tanpa berpikir. Jangan takut terhadap makhluk itu. Kekuatannya hanya bisa mencapai setengah langkah Nascent Soul karena tidak ada kultivator Gold Core di sini. Makhluk itu membutuhkan kekuatan seseorang yang berada di Gold Core agar bisa menerobos Tier selanjutnya."


Ren Yuu lega mendengarnya karena Gurunya ternyata memperhatikan semua dari Moon Divine Palace.


"Bagaimana cara mengalahkan makhluk itu Guru?" Tanya Ren Yuu.


"Kalahkan dan bunuh langsung. Gunakan api atau energi Yang Ekstrem milikmu. Makhluk itu memiliki kontitusi yang aneh dan bisa bangkit lagi ketika mati dari sisa mayatnya. Jadi, pastikan membakar habis mayatnya ketika makhluk itu di kalahkan." Moon Sovereign memberitahu kelemahan Pelahap.


"Kalahkan dan bunuh langsung?" Ren Yuu berkedut karena Moon Sovereign sangat santai berkata seperti itu.


"Itu sangat kuat Guru... Sangat sulit mengalahkannya," sambung Ren Yuu.


"Tidak akan sulit bagi kalian karna jumlah kalian sangat banyak di sini. Jadikan mereka sebagai tameng untuk menyerang. Dan, jangan lupa ambil intinya karena itu sangat berguna bagimu," ucap Moon Sovereign.


Ren Yuu mengambil Palu untuk melawan Pelahap karena Moon Sovereign berkata bahwa inti dari makhluk itu sangat berguna walaupun Ren Yuu tidak tau apa fungsinya.


Ren Yuu tentu saja percaya dengan Gurunya karena Ren Yuu sangat menghargai orang yang di sembahnya sebagai Guru. Ren Yuu merasa bahwa Moon Sovereign akan membimbingnya menjadi sangat kuat suatu hari nanti. Walaupun Ren Yuu belum lama di terima menjadi murid, Ren Yuu memiliki kepercayaan besar pada Gurunya.


Pelahap mulai membantai satu persatu kultivator di sana-sini. Semua orang menyerang bersama juga karena mereka berpikir dengan jumlah mereka, mereka akan bisa mengalahkan Pelahap.


Pelahap terus-menerus menerima serangan dan tidak peduli sama sekali dengan itu. Mereka semua sudah membuat spekulasi bahwa Pelahap tidak memiliki akal sehat dengan reaksinya.


Ren Yuu terus menatap dari kejauhan pertempuran itu. Sudah lebih 100 kultivator tewas dalam waktu beberapa menit.


Ren Yuu tidak akan mau menyerang secara membabi buta dan menunggu Pelahap melemah.


Tapi, angan-angan Ren Yuu tidak akan pernah tercapai karena Cai'Zi berada di dekat Pelahap. Tidak akan lama baginya untuk mendekati Cai'Zi.


Ren Yuu yang tau itu langsung bergerak secepat mungkin karena Ren Yuu tidak akan membiarkan Cai'Zi terbunuh karena Cai'Zi sudah sangat sering membantunya.


Banyak orang yang melihat Ren Yuu bergerak dan banyak juga yang mengenalnya.


"Kenapa orang itu malah bertempur di saat makhluk itu masih sangat kuat?" Long Hu merasa Ren Yuu adalah orang bodoh.


Sementara Oni SiPemenggal melesat juga karena melihat Ren Yuu bergerak.


Luo Sa dan Luo Yan hanya diam karena lebih baik menunggu bagaimana kelanjutannya. Mereka tidak akan mau mempertaruhkan nyawanya walaupun Ren Yuu mungkin memiliki potensi membantu mereka.


Sementara Long Jie bergetar melihat Ren Yuu dan menyerengai kejam karena merencanakan sesuatu untuk menangkap Ren Yuu.


Sementara Chu Wentian sangat marah kepada Ren Yuu karena Ren Yuu telah membunuh adik kembarnya. "Aku akan membunuhmu secara pribadi jika kau bisa selamat," batin Chu Wentian.


Semua anggota sekte dan clan yang berada di sana membiarkan Ren Yuu mendekat. Mereka tau siapa Ren Yuu dan merasa lebih baik Ren Yuu binasa di tangan makhluk brutal yang bergerak kesana kemari.


Pelahap telah tiba di dekat Cai'Zi. Cai'Zi langsung mengaktifkan Royal Bloodline miliknya karena tau Pelahap sangat kuat.


Tapi, Pelahap langsung melihat ke arah Cai'Zi karena sangat tertarik dengan Royal Bloodline Cai'Zi.


Pelahap melesat ke arah Cai'Zi dan berniat untuk melahap Cai'Zi secara langsung. Melihat Pelahap menuju ke arahnya, Cai'Zi menggertakkan giginya dan menggunakan pedangnya untuk melawan.


Pelahap mengayunkan cakarnya ke arah Cai'Zi secara langsung. Cai'Zi juga menyerang sekuat tenaga karena tau bahwa satu serangan Pelahap bisa membunuhnya secara langsung.


Moon Sovereign mengerut karena Ren Yuu bergerak secara langsung dan memperhatikan Cai'Zi juga.


"Royal Bloodline? Aku ingin tau dari mana asal gadis itu dan aku juga penasaran kenapa Yuu'er langsung berlari ke arahnya. Sepertinya aku harus membantu sedikit di sini karena mungkin gadis itu penting bagi Yuu'er," batin Moon Sovereign dan mengangkat tangannya lalu menunjuk ke arah Cai'Zi dari dalam tubuh Ren Yuu.


Cahaya tak kasat mata keluar dari jari Moon Sovereign dan kurang dari satu detik mengenai tubuh Cai'Zi.


"Sepertinya itu cukup," batin Moon Sovereign dan terus menatap pertunjukan yang akan terjadi.