Path To God

Path To God
Ch 249. Rapat


Pulau Darah, Pusat Blood Prison


Saat ini seluruh petugas yang memiliki pangkat tinggi serta bala bantuan yang di panggil dari clan dan sekte telah berkumpul di suatu ruangan yang sangat besar.


Rong Dhasa tiba di dalam ruangan bersama dengan dua wakilnya. Wakil pertama Blood Prison adalah Mou Jia dengan tingkat kultivasi Alam Asal Receival Mid dan Wakil kedua Blood Prison adalah Liu Zhun dengan kultivasi Alam Asal Receival Early.


Barisan tersebut sudah lebih kuat dari pemimpin clan seperti clan Feng. Mereka bertiga adalah pilar pendukung Blood Prison. Rong Dhasa, Mou Jia dan Liu Zhun tidak terkait dengan clan atau sekte manapun. Itulah syarat untuk menjadi pemimpin Blood Prison agar tidak semena-mena dalam mengurus Blood Prison.


Rong Dhasa, Mou Jia dan Liu Zhun duduk perlahan di kursi mereka karena tidak mungkin membuat para tamu menunggu.


"Baik. Saya membuat pertemuan mendadak karena sudah mengumpulkan informasi tentang siapa penyerang penghalang pusat Blood Prison terakhir kali. Dia adalah Beast Race kuno yang entah bagaimana bisa ada di Blood Prison." Rong Dhasa membuka suara lalu membuat isyarat.


Seseorang sipir muncul dan membawa alat rekaman yang di ambil oleh sipir yang menyaksikan pertarungan Ren Yuu, Xiao Xiao dan Bai Qing.


Rong Dhasa menyalurkan energi mendalamnya lalu muncul gambar di tengah meja bundar.


Semua individu di dalam ruangan melihat pertarungan tersebut. Mereka semua terkejut melihat bentuk sejati Xiao Xiao. Keserakahan terlihat di banyak mata kultivator karena berniat menjinakkan Xiao Xiao.


Lalu mereka juga terkejut melihat Ren Yuu yang menggunakan Bloody Mist Sword yang membuat anggota Blood Sword Sect tertegun.


Feng Yin, Feng Jiu Er dan Feng Luo juga tercengang melihat Ren Yuu mampu mengendalikan Bloody Mist Sword dan yang lebih mengerikan lagi, semua orang tau bahwa Bloody Mist Sword adalah sesuatu yang sangat berbahaya jika berada di Blood Prison.


Semua tatapan tertuju pada tiga individu yang berasal dari Blood Sword Sect. Tentu saja mereka akan melihat individu yang berasal dari Blood Sword Sect karena Bloody Mist Sword adalah pusaka Blood Sword Sect yang sudah ada sejak zaman dulu. Walaupun jarang yang memegang Pedang tersebut, informasi tentang Bloody Mist Sword masih segar di pikiran semua kultivator kuat.


Setelah melihat Ren Yuu mengendalikan Bloody Mist Sword seperti itu, Rong Dasha, Mou Jia dan Liu Zhun memiliki pemikiran untuk mengambilnya karena Bloody Mist Sword sangat kuat saat menyerap energi di Blood Prison.


Ketiga anggota Blood Sword Sect memasang wajah jelek karena semua orang sudah tau bahwa Bloody Mist Sword sangat kuat jika menyerap seluruh energi di Blood Prison.


Ini hanya diketahui oleh para Tetua Blood Sword Sect. Mereka juga mengambil kesempatan untuk mengklaim Blood Prison untuk mereka sendiri agar meningkatkan kekuatan Bloody Mist Sword.


Gambar rekaman terhenti sejenak. Setelah beberapa saat, Rong Dhasa membuka suara. "Bisakah kau menjelaskan kenapa Bloody Mist Sword berada di Blood Prison, Tan Hong?"


Tan Hong yang merupakan individu terkuat yang datang ke Blood Prison melototi Rong Dhasa. Ia sama sekali tidak takut dengan Rong Dhasa karena memiliki pendukung yang jauh lebih kuat dari Rong Dhasa. Yaitu, monster tua dari clan Tan yang juga merupakan Tetua Agung Blood Sword Sect.


"Bloody Mist Sword sebelumnya telah hilang. Awalnya kami menduga bahwa Bloody Mist Sword diambil oleh anggota clan Feng. Tapi kami tidak dapat menemukannya. Jika tidak salah, lebih dari dua bulan yang lewat ada anggota clan Feng yang di buang ke Blood Prison." Tan Hong berhenti sejenak sambil melihat ke arah Feng Yin yang menyamar serta Feng Zi yang mengurus berkas tentang Ren Yuu.


Melihat tatapan itu, Feng Zi langsung berbicara. "Ya. Anak itu bernama Feng Yuu. Aku ingat dengan jelas bahwa penjahat itu tidak membawa apa-apa padanya."


Tan Hong mengerut karena memikirkan suatu hal. Tapi ia merasa itu tidak mungkin karena tidak pernah ada sejarahnya Bloody Mist Sword di simpan pada tubuh pemegangnya.


Wajar jika tidak pernah karena belum ada yang menundukkan Bloody Mist Sword seperti Ren Yuu.


Ruangan hening sejenak karena mencoba memikirkan siapa yang menyeludupkan Bloody Mist Sword ke Blood Prison.


"Itu bisa kita pikirkan nanti." Rong Dhasa berbicara lagi setelah itu melanjutkan rekaman pertarungan.


Pertarungan di rekaman terus di tayangkan sampai Feng Xuer tiba di tempat kejadian. Semua orang mengerut melihat kehadiran Feng Xuer terutama Tan Hong karena ia tidak akan melupakan wajah Feng Xuer sampai kapanpun.


"Jika Tuan muda Tan Yan melihat ini, ia pasti akan mencoba membawanya kembali dengan segala cara." Batin Tan Hong. Ia tau bahwa Tuan mudanya yang bernama Tan Yan sangat menyukai Feng Xuer saat pertama kali bertemu dengannya.


Tan Yan selalu mendesak kakeknya yang merupakan Tetua Agung Blood Sword Sect untuk mencari Feng Xuer bahkan setelah lama menghilang.


Sewaktu dibuang oleh Patriak clan Feng, Feng Xuer tiba-tiba tidak ditemukan dimanapun di Vermilion Bird Continent. Itu membuat Tetua Agung Blood Sword Sect sakit kepala karena desakan Tan Yan.


Anggota clan Feng yang mengawasi pembuangan Feng Xuer juga kehilangan jejaknya dalam beberapa hari. Masih menjadi misteri bagaimana Feng Xuer berakhir di Azure Dragon Continent bahkan untuk Feng Jiu Er, Feng Luo, Patriak dan Tetua Agung clan Feng karena sudah membaca ingatan Feng Xuer sewaktu tubuhnya dibentuk kembali.


Jika wajah Ren Yuu sama seperti saat ia belum berkultivasi, sudah dipastikan bahwa Tetua Agung dan Patriak clan Feng akan mengenali Ren Yuu.


Feng Jiu Er dan Feng Luo sedikit bergetar bahwa Feng Xuer memeluk Ren Yuu dengan erat. Sekarang mereka 100% yakin Ren Yuu adalah cucu mereka.


Awalnya mereka masih memiliki keraguan walaupun Ren Yuu sudah memberitahu nama aslinya. Tapi, dengan rekaman yang ada di hadapan mereka, mereka berdua sudah yakin. Mereka juga sangat senang bahwa Feng Xuer masih sehat setelah dibuang ke Blood Prison.


Feng Yin yang menyaksikan rekaman tersebut tersenyum kecil. Ia hanya perlu Ren Yuu untuk memecahkan giok yang diberinya agar mengetahui posisi Ren Yuu.


"Sepertinya ini akan lebih mudah karena mereka berdua sudah bersama. Berarti saat ini, aku hanya perlu membuat kekacauan agar bisa melarikan diri." Batin Feng Yin.


Setelah itu, rekaman selesai di putar. Rong Dhasa langsung berbicara. "Pertama, orang yang harus dilenyapkan adalah Beast Race serta bocah clan Feng tersebut bersama dengan wanita itu. Setelah itu, kita akan memburu semua penjahat terkuat yang ada di Blood Prison."


"Aku akan memberi informasi tentang orang yang harus kalian hindari. Di Blood Prison, ada tiga individu yang telah mencapai ranah Alam Asal. Dua dari mereka berada di Receival Early dan satu lagi Receival Mid."


"Walaupun mungkin mereka tidak akan sekuat kultivator Alam Asal lain karena energi Blood Prison, tetap saja mereka berada di ranah Alam Asal. Kami bertiga akan mengurus mereka."


"Kalian bersiap-siap karena kita akan langsung bergerak ke dalam Blood Prison. Akan butuh waktu juga untuk memburu mereka semua. Pertemuan selesai!" Rong Dhasa langsung berdiri lalu keluar dari ruangan tanpa menunggu balasan dari semua orang.